Beauty With Dummy | Indonesian Beauty & Lifestyle Blog
  • About
    • The Author
    • FAQ
    • Partnership
  • Beauty
    • Beauty Empties
    • Beauty Haul
    • Beauty Tools
    • Best Beauty Finds
    • J-Beauty
    • K-Beauty
    • Local Brand
    • Skincare 101
    • Skincare Routine
  • Skincare
    • Ampoule
    • Cleansing Balm
    • Cleansing Oil
    • Essence
    • Eye Treatment
    • Face Mask
    • Face Oil
    • Face Spray
    • Face Wash
    • Make-up Remover
    • Moisturizer
    • Retinol
    • Serum
    • Sheet Mask
    • Spot Treatment
    • Soothing Gel
    • Sunscreen
    • Toner
  • Make-up
    • Blush
    • Bronzer
    • Brows
    • Concealer
    • Cushion
    • Eyeshadow
    • Foundation
    • Highlighter
    • Lip Balm
    • Lip Gloss
    • Lip Stain
    • Lipstick
    • Liquid Lipstick
    • Mascara
    • Powder
    • Primer
    • Setting Spray
  • Bodycare
    • Body Lotion
    • Body Scrub
    • Body Wash
    • Deodorant
    • Hand Cream
    • Scents
  • Haircare
    • Conditioner
    • Hair Oil
    • Shampoo
  • Lifestyle
    • Culinary
    • Fashion
    • Music
    • Shopping
    • Travel
      • Bandung
      • Depok
      • Jakarta
      • Klaten
      • Magelang
      • Sarangan
      • Yogyakarta

Local Brand

Skincare Routine

Skincare 101

Subscribe to my Newsletter


Kalau ngomongin complexion product, kalian lebih suka pakai apa? Foundation kah, concealer kah, atau bedak? Aku sendiri sih fleksibel ya, yang penting itu performa produknya. Buat sebagian orang, mereka memilih style make-up yang kelihatan natural, jadi nggak harus punya coverage tinggi. Tapi buat aku, aku justru suka banget sama complexion product yang high coverage. Karena aku suka ngelihat muka yang mulus, nggak kelihatan bekas jerawat, bahkan beberapa juga ada yang menyamarkan pori-pori ketika dipakai. Tapi nyari complexion product dengan high coverage yang nyaman dipakai seharian itu susah lho. Ngaku deh, ketika kalian mendengar kata "high coverage" pasti langsung kebayang betapa pegalnya muka pas lagi pakai produk itu, apalagi kalau harus dipakai berjam-jam. Nah di sinilah misiku dimulai, untuk mencari complexion product yang bisa memenuhi kebutuhanku akan coverage yang tinggi tapi sekaligus nyaman dipakai dalam jangka waktu panjang.

Nah beberapa waktu lalu aku berkesempatan untuk cobain lagi lagi complexion product dari brand lokal yaitu Looke Holy Perfecting Pressed Powder. Produk ini dikirimin sama My Skin But Better, so thank you so much MSBB! Sebelumnya aku udah pernah review produk dari Looke, yaitu cushion mereka yang aku juga suka banget karena coveragenya yang sangat oke tapi tetap nyaman dipakai tanpa bikin kulit berat atau muka kelihatan dempulan.

BACA JUGA: BLP Loose Powder Shade Medium Beige Review


Looke Holy Perfecting Pressed Powder ini punya 3 shade;  Maia, Aurora, dan Febe.  Aku pilih shade Maia karena dia adalah yang paling gelap. Di sini Maia deskripsinya medium beige dengan yellow undertone, dan nebak-nebak sih harusnya bakal cocok sama skin tone aku karena aku sawo matang dengan warm undertone. Biasanya juga kalau pakai complexion product lokal nama shadeku itu antara medium beige atau medium dark. Kalau tebakanku sih 3 shade ini cuma mengcover medium, light, sama fair. Soalnya sebetulnya aku nggak gelap-gelap banget kulitnya meski termasuk sawo matang. Semoga ke depannya Looke bisa nambah shade lagi ya biar banyak yang bisa cobain juga karena sayang kan kalau produknya bagus tapi shadenya sedikit.

BACA JUGA: Pixy Make It Glow Silky Powdery Cake Shade 301 Medium Beige Review


Di dalamnya udah dapat kaca dan juga sponge aplikator, standard lah ya. Aku sendiri belum sempat cobain spongenya karena nggak tahu ya ngerasa sayang aja kalau dipakai karena jadi kotor :") Waktu aku pencet sih rasanya empuk, tapi kurang tahu juga performanya. Aku sendiri untuk pengaplikasian bedak baik tabur ataupun padat kayak gini tetap mengandalkan brush karena kalau pakai sponge suka terlalu tebal di awal sementara brush lebih gampang aku takar.

BACA JUGA: POND'S BB Magic Powder Review


Waktu baca klaim kalau bedak ini coveragenya medium to full, aku benar-benar intrigued karena bedak tuh paling tinggi bisa nutup imperfection sampai setinggi apa sih, ya nggak? Biasanya coverage bedak tuh medium lah. Tapi begitu aku coba produk ini, aku kaget sendiri karena wow... bukan cuma bekas jerawat yang ketutup, tapi juga pori-pori! Kulit aku kelihatan flawless banget, dan rasanya juga ringan di kulit nggak berasa kayak pakai bedak yang full coverage. Dia baru aku tes di dalam ruangan dengan AC belum aku pakai buat beraktivitas di luar yang sampai kena terik matahari dan keringat gitu-gitu, cuma aku pakai wudhu beberapa kali sih dia masih lumayan nempel. Beberapa bagian aja yang agak pudar tapi nggak benar-benar hilang semuanya. Untuk oil control juga lumayan oke. Menurutku ini produk yang bisa jadi pilihan buat yang nggak suka pakai foundation untuk sehari-hari tapi tetap butuh coverage setara dengan foundation. It's so good!
Foundation Rose All Day

Haloo selamat weekend semuanya! Hari ini aku kembali lagi dengan review produk complexion dari brand lokal yang akhir-akhir ini produknya lagi jadi kecintaanku banget yaitu Rose All Day The Realest Lightweight Foundation. Aku udah naksir sama foundation dari lama banget, dan baru bisa kebeli sekitar bulan November tahun kemarin karena foundation diskon dari harga Rp 200.000 jadi Rp 125.000 aja di websitenya. Namanya juga wishlist ya, sayang banget dong kalau dilewatkan. Jadi aku check out lah dia. Aku pertama kali kepincut buat cobain foundation Rose All Day ini karena baca reviewnya Mbak Mon yang bilang kalau ini foundation kesukaannya dia. Dan pas banget, karena shade kulit kita sama, jadi aku tinggal nyontek aja shadenya heheh.

BACA JUGA: L'Oreal Infallible Stay Fresh 24H Foundation Shade 150 Radiant Beige Review

Foundation Rose All Day Shade Warm Honey

Aku memutuskan buat beli yang shade Warm Honey karena udah pengalaman ternyata memang shadeku dengan Mbak Mon banyak yang match. Memang udah paling enak kalau bisa menemukan sesama blogger yang skin tonenya sama karena sampai detik ini aku masih suka takut aja kalau beli complexion product online. Foundation ini punya klaim kalau dia ringan, tahan lama, hasilnya menyatu dengan kulit jadi nggak akan terlihat dempulan. Foundation ini juga udah mengandung UV protection walaupun nggak tertulis SPF-nya berapa, jadi menurutku jangan rely on this foundation alone, selalu pastikan kalian pakai sunscreen dulu sebelum make-up.

Di dalam foundation ini juga mengandung ingredients yang menjaga kulit tetap lembab seperti hyaluronic acid, vitamin E, ada zinc juga, bahkan vitamin C. Aku selalu suka complexion product yang ingredientsnya udah kayak skincare. Ngerti kan maksudku, jadi kita pakai make-up tanpa bikin kulit capek atau malah jadi nggak terawat apalagi buat kita-kita yang jam terbang pakai make-upnya cukup tinggi. Dan karena foundation itu adalah base make-up kita dan areanya paling luas, aku selalu lebih tenang kalau foundationku mengandung ingredients yang bisa bantu merawat kulit sekaligus.

BACA JUGA: Pixy Stay Last Serum Foundation Shade 04 Golden Tan Review


Packaging foundation Rose All Day ini memang bukan modelan botol pada umumnya, dia bentuknya tube sama seperti L'Oreal Infallible Pro-matte. Cuma bedanya foundation ini udah pakai pump sementara L'Orael kan belum ya. Aku sangat bersyukur sih dengan foundation yang ngasih pump karena pump itu ngebantu banget dalam mengeluarkan produknya supaya nggak kebanyakan di awal. Produk juga jadi lebih higienis karena nggak terpapar udara terlalu sering, dan untuk foundation dengan harga Rp 200.000 menurutku udah wajar lah dapat pump tuh. Kalau nggak mungkin aku nggak akan tertarik beli hahaha. Tapi foundationnya sendiri overall kerasa ringan banget, bahkan waktu pertama tiba tuh aku kira lebih besar lagi tapi ternyata kecil juga. Walaupun begitu dia isinya 30ml jadi sama aja kayak foundation pada umumnya. Kalau mau dibandingin, isinya sama kok kayak Maybelline Fit Me.

BACA JUGA: Wet N Wild Photofocus Foundation Shade Desert Beige Review


Sejujurnya walaupun aku baca dia reviewnya cukup banyak yang positif, aku tetap menjaga ekspektasiku supaya nggak ketinggian. Tapi setelah beberapa kali pakai entah itu buat kondangan atau rekaman video di Youtube, akhirnya aku berani mendeklarasikan kalau dia adalah foundation terbaik yang pernah aku coba. Kalau bahasa kerennya "no cap" alias nggak ngadi ngadi. Foundation ini beneran sesuai klaimnya; lightweight. Dia kerasa ringan banget di kulit, dilayer beberapa kali pun nggak kerasa dempulan. Hasilnya juga kelihatan apik nggak mempertegas tekstur muka.

Dia nggak oxidize, coveragenya medium to full, dan oil controlnya cukup oke walaupun untuk aku yang kulitnya oily memang agak susah sih kalau mau benar-benar kering nggak berminyak mukanya. Jadi dalam skala orang dengan kulit berminyak, performa foundation ini bisa kubilang oke. Dia juga nggak gampang geser, nggak gampang hilang di bagian kulit yang berminyak. Ini adalah dream foundationku yang kalau disuruh pilih satu foundation untuk dipakai seumur hidup, I'd choose this foundation. Good job, Rose All Day!

Menuru kalian eye treatment itu penting nggak sih? Selama ini aku dilema mau mikir ini penting apa nggak. Produk eye treatment pertamaku tuh bentuknya eye patch. Ingat banget dulu tiap lihat eye patch tuh langsung mupeng pengen coba, apalagi eye patch kan dulu tuh bentukannya cantik-cantik ya. Brand eye patch pertama yang aku coba itu dari Heimish. Cantik sih memang, rasanya pengen dilihatinnn aja itu eye patch nggak buat dipakai haha. Tapi kemudian aku bosan pakainya padahal baru beberapa kali aja. Selanjutnya aku dapat lagi eye patch, tapi dari SNP. Sama aja nasibnya kayak Heimish, cuma sempat beberapa kali pakai sebelum kebosanan melanda. Akhirnya sekarang dua produk ini nongkrong aja di pojokan rak nggak tersentuh, bahkan mungkin sekarang udah expired.

Move on dari eye patch, the next eye treatment yang aku coba adalah eye serum dan brand pertama yang aku cobain adalah Lacoco. Sampai produknya habis, aku nggak melihat ada perubahan apapun sama daerah sekitar mataku. Di situ aku semakin bertanya-tanya, apa sih bedanya eye serum sama serum muka biasa? Aku semakin skeptis tiap lihat produk eye treatment. Menurutku dia bukan lagi skincare tersier, tapi benar-benar skintertainment aja alias produk yang benar-benar dibeli kalau gabut aja atau hiburan aja. Nah terus gimana dengan produk dari Avoskin ini? Ngaruh nggak ya, apa sama aja kayak produk eye treatment lainnya yang udah aku coba?

BACA JUGA: Lacoco Intensive Eye Serum Review


INFO PRODUK

  • Nama brand: Avoskin
  • Nama produk: Avoskin Advanced Actions Eye Ampoule
  • Jenis produk: Eye treatment
  • Ukuran: 12 ml
  • PAO: 6 bulan
  • Harga: Rp 199.000
  • Tempat beli: Shopee Official Avoskin
  • BPOM: NA18202000165

Aku udah terima produk ini dari lama banget, dan selama itu juga produk ini aku pakai serajin mungkin. Kenapa aku bilang serajin mungkin, karena aku hapal banget dengan diri ini kalau produk-produk eye treatment tuh gampang banget terlupakan. Terutama untuk hari-hari di mana aku malas skincarean lama-lama, maunya yang cepat aja, jadi eye treatment pasti diskip. Atau ya karena memang nggak terbiasa aja pakai eye treatment, jadi suka lupa belum pakai, tapi udah keburu apply moisturizer. Padahal klaim produk ini baru bisa kelihatan hasilnya kalau dipakai rutin selama 28 hari. So take my review with a grain of salt karena aku akui memang aku pakainya seingatnya aja.

Tapi aku cukup kagum dengan diriku sendiri karena berhasil menghabiskan produk ini sampai harus kubuka dulu tutupnya dan aku aduk isinya supaya sisa-sisa produk di pinggiran botolnya bisa ke tengah.

Ingredients: Water, Butylene Glycol, Pullulan, Niacinamide, Propanediol, Sodium Polyacrylate, 1,2-Hexanediol, Caprylhydroxamic Acid, Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract, Lactobacillus Ferment Lysate, Camellia Sinensis Leaf Extract, Punica Granatum Extract, Caprylyl Glycol, Sodium Hydroxide, Lactobacillus Ferment, Acetyl Tetrapeptide-5, Caffeine, Acetyl Hexapeptide-8.

BACA JUGA: Heimish Bulgarian Rose Water Hydrogel Eye Patch Review


Kayak produk eye treatment pada umumnya, produk ini cara ngeluarinnya tinggal dipump aja. Pumpnya nggak keras, nggak susah juga buat ditakar. Cuma botolnya kalau produknya udah tinggal sedikit jadi susah buat dipump keluar karena tekstur produknya juga yang lumayan heavy, jadi dia nggak mengikuti kontur botol dan bakal stay di situ-situ aja. Kayak yang aku bilang di paragraf atas, harus agak dibuka dan diaduk kalau udah mulai tinggal sedikit supaya produknya rata lagi dan bisa dipump lagi.

BACA JUGA: SNP Red Ginseng Energy Eye Cream Review


Aku udah coba beberapa eye treatment mulai dari eye patch, eye cream, eye serum, dan yang terakhir dari Avoskin ini eye ampoule. Menurutku persoalan eye treatment ini buat tiap orang perjalanannya beda-beda karena seperti yang kita tahu, kulit sekitar mata itu kan sensitif ya, jadi perawatannya harus super hati-hati. Nggak bisa kena produk yang terlalu heavy, ingredientsnya juga jangan yang langsung keras atau abrassive. Dulu aku sempat mikir eye treatment itu sebetulnya produk skincare biasa yang bisa dipakai di daerah wajah lainnya tapi kemudian sadar kalau gimanapun juga memang kulit daerah mata itu beda. Makanya produk eye treatment muncul karena untuk memenuhi kebutuhan itu, terutama buat yang kulit sekitar matanya gampang muncul milia, nggak mungkin kan pakai moisturizer yang berat dipakaikan di sekitar mata.

That being said, eye treatment itu progressnya paling lama dibanding produk lainnya. Harus tahu betul apa concern daerah sekitar mata yang bisa dihandle dengan produk eye treatment dan apa yang nggak bisa diapa-apain. Misal, daerah bawah mata yang gelap karena efek genetik, mau dipakaikan eye treatment apapun juga nggak akan ngaruh karena memang udah genetik aja. Kalau untuk Avoskin Advanced Action Eye Ampoule ini sendiri punya klaim selain untuk mencerahkan, juga untuk menghidrasi kulit supaya nggak muncul kerutan. Dari selama pemakaian aku merasanya dia lebih ke yang kedua, jadi memang menjaga supaya kulit sekitar mata diberikan pelumas, biar garis-garis halus nggak terlalu kelihatan. Tapi kalau dari segi mencerahkannya aku kurang merasakan.

Apakah dengan ini aku jadi tergerak untuk mulai invest di eye treatment? Bisa jadi, kalau memang ada budgetnya. Karena kebanyakan eye treatment harganya lebih mahal ketimbang produk yang diperuntukkan untuk bagian wajah lainnya jadi harus dipikir-pikir dulu. Tapi menurutku kalau memang ada budget, bisa dipikir buat invest ke eye treatment karena ini produk yang hasilnya baru kelihatan nanti di kemudian hari terutama untuk masalah kerutan yang akan muncul seiring bertambahnya umur.

2020 benar-benar jadi tahun yang penuh dengan struggle. Bukan cuma buat aku, tapi buat kita semua aku yakin. Buat aku pribadi, aku struggling nyari kerja. Lulus bulan Januari 2020, dan udah setahun lebih aku nganggur. Rasanya campur aduk banget memang, nggak langsung dapat kerjaan setelah lulus tuh. Apalagi ketika teman-teman yang lain udah mulai pada dapat kerja bahkan ada yang udah mulai nikah juga. Rasanya capek juga buat mengingatkan ke diri sendiri kalau semua orang punya timelinenya masing-masing dan aku nggak perlu buru-buru.

Tapi hari ini aku membawa kabar gembira hehe. Jadi hari ini, tanggal 1 Maret 2021, akhirnya aku dapat kerja. Akhirnya. Setelah satu tahun menganggur, akhirnya aku resmi jadi melepas masa pengangguranku :") Dan yang lebih bikin terharunya lagi adalah, aku keterima di perusahaan media yang udah jadi impianku dari dulu. Hari ini buat pertama kalinya aku merasakan yang namanya orientasi karyawan baru, ikut meeting, brainstorming sama team, dan dapat pekerjaan yang harus diselesaikan dalam beberapa jam wahahahah 😂 Menantang tapi seru banget.

"Remember that sometimes not getting what you want is a wonderful stroke of luck."

Di sini aku mikir, ternyata selama ini rejekiku tuh di sini. Ditolak di sana sini, ternyata karena rejekiku bukan di sana. Aku jadi keinget satu tweet yang pernah lewat di timeline aku, Kalau sekarang kamu belum kerja, bisa jadi itu karena pekerjaan buat kamu bahkan belum tercipta sampai detik ini. Dan itulah yang terjadi. Kalau bukan karena ada departemen baru di kantorku yang butuh hiring, aku nggak akan ada di sini sekarang.

Intinya, aku bersyukur dengan segala kegagalan yang udah aku lalui. Kalau aku nggak ditolak di sana sini, aku nggak akan keterima di kantorku sekarang. Masih nggak percaya aku bisa keterima di perusahaan yang jadi impianku sejak dulu. Emang kadang tuh rencana Tuhan suka bikin kaget, tapi selalu tepat waktu.
Avoskin PHTE

Haloo, wah udah masuk bulan Maret aja kita. Gimana kabarnya teman-teman semua? Aku tepat per tanggal 1 ini akhirnya memulai lembaran baru dalam hidupku karena akhirnya aku keterima kerja :") Yes, setelah setahun lebih menganggur, akhirnya aku diterima kerja di perusahaan. Well, sebetulnya kalau dilihat-lihat lagi ya nggak benar-benar menganggur ya karena kegiatan beauty reviewing ini cukup makan waktu apalagi aku mengerjakan semuanya sendirian dan semakin hari semakin banyak partnership dengan brand yang masuk juga jadi ya setahun itu aku nggak gabut-gabut banget lah heheh.

Hari ini akan mereview soal salah satu produk dari brand lokal yang sepertinya udah jadi kesukaan banyak orang tapi aku baru coba akhir-akhir ini yaitu Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence. Aku dihubungi sama pihak Avoskin pertengahan Februari lalu dan ditawarin untuk cobain produk ini. Kebetulan banget ternyata mereka lagi mau mengeluarkan PHTE edisi khusus valentine, jadinya sekalian aku dikirimin yang packagingnya warna pink ini deh, lucu banget yaa? Skincare tuh kalau kemasannya udah warna pink gitu pasti deh kelihatan lebih menggoda :")

BACA JUGA: Skin Game Theory of Everything Essence Review


INFO PRODUK

  • Nama brand: Avoskin
  • Nama produk: Perfect Hydrating Treatment Essence
  • Jenis produk: Essence
  • Ukuran: 100 ml
  • PAO: 6 bulan
  • Harga: Rp 299.000
  • Tempat beli: Website Official Avoskin
  • BPOM: NA18200105520

Kalau dilihat dari namanya aja pasti udah ketebak ya fungsinya apa. Avoskin PHTE adalah essence yang memiliki klaim membantu melembapkan dan menjaga kesegaran kulit, sekaligus membuat muka terlihat lebih cerah. Produk ini diformulasikan tanpa paraben, fatty alcohol, dan udah cruelty free juga. Yang menarik dari ingredients listnya adalah ternyata essence ini mengandung ethyl ascorbic acid, yaitu turunan dari vitamin C yang lebih stabil dan merupakan antioksidan yang baik untuk meningkatkan produksi kolagen dan mengurangi kerutan. Aku juga suka lihat ingredients listnya yang nggak kebanyakan bahan aktif, it's pretty simple if you look at it.

Ingredients: Aqua, Ethyl Ascorbic Acid, Propylene Glycol, Glycerin, Chamomile (Anthemis Nobilis) Extract, Carrot (Carota Sativa) Oil, Rosa Canina Fruit Oil (Rosehip), Carborner, Triethanolamine, Alcohol

BACA JUGA: Whitelab Galactomyses + Hyaluronate Hydrating Face Essence Review

Tekstur Avoskin PHTE

Botolnya ini terasa cukup berat karena dia terbuat dari botol kaca, jadi aku sarankan hati-hati kalau mau bawa dia terutama ketika bepergian karena botol seperti ini tentunya rentan pecah. Bagian mulut botolnya ini lumayan sempit, jadinya produk nggak gampang bleberan kemana-mana ketika mau dituang, tapi memang jadinya lebih effort aja karena harus digojlok kayak mau ngeluarin saos sambal hahah. Aku suka parno sendiri takut botolnya selip dari tangan ketika lagi digojlok dan jatuh :") Produknya sih nggak susah keluar, cuma kalau nggak digojlok ya nggak akan keluar. Essencenya sih cair tapi menurutku desain tutup botolnya bikin produknya nggak mau netes gitu aja.

Aku mulai masukin essence ini ke dalam skincare routine aku sejak 14 Februari, jadi pas banget produknya baru sampai langsung aku coba malamnya. Dan aku jadi paham kenapa banyak banget yang suka sama PHTE. Rasa lembapnya memang enak banget, bikin kalem di kulit, dan dia ngasih rasa segar dingin-dingin gitu, mungkin dari alcoholnya ya heheh. Termasuk ringan dibandingkan essence lain yang pernah aku coba, dan dia juga gampang banget menyerap ke kulit tanpa ninggalin finish yang lengket. Nyaman buat dilayer beberapa kali juga, tapi di kulitku yang gampang dehidrasi ini dua kali layer aja udah pas banget, selama kemudian dikunci dengan produk yang oklusif karena kalau nggak nanti hidrasinya lepas lagi.

So far dari klaimnya yang melembabkan itu memang terbukti sih. Aku takjub banget mana rasanya tuh emang pas dipakai ke muka segarnya kerasa, apalagi kalau essencenya dimasukin ke kulkas dulu, wuuuh nggak kebayang kayak apa rasanya pasti enak banget. Tapi dari sisi mencerahkannya aku kurang bisa notice sih. Entah belum full effect atau memang kulitku udah mentok cerahnya segini aja wkwkwk. Tapi aku sangat merekomendasikan essence ini terutama buat kalian yang kulitnya dehidrasi juga kayak aku. It's really worth the shot!
Older Posts Home

new video on the tube!

this week's highlight

  • 11 Rekomendasi Online Shop Make-up dan Skincare Original, Murah, dan Terpercaya di Shopee
  • Love Beauty & Planet Coconut Water and Mimosa Flower Lotion & Body Wash Review
  • September Beauty Haul: Discount Hunting?
  • Review Serum Baru Scarlett Whitening: Brightly Ever After Serum & Acne Serum
  • The Aubree Niacinamide Skin Booster Serum Review
  • BLP Loose Powder Shade Medium Beige Review
  • Miniso Perfume Champagne Life Review
  • Banila Co Clean It Zero Cleansing Balm Review
  • Nature Republic Vitapair C Toner Review
  • Maybelline The Loaded Bolds Shade Audacious Blue Review

Follow by Email

archive

  • ▼  2021 (23)
    • ▼  March (5)
      • Looke Holy Perfecting Pressed Powder Shade Maia Re...
      • Rose All Day The Realest Lightweight Foundation Sh...
      • Avoskin Advanced Action Eye Ampoule Review
      • What Being Jobless For A Year Has Taught Me
      • Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence Review
    • ►  February (9)
    • ►  January (9)
  • ►  2020 (109)
    • ►  December (9)
    • ►  November (14)
    • ►  October (13)
    • ►  September (8)
    • ►  August (10)
    • ►  July (11)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (6)
    • ►  March (9)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2019 (115)
    • ►  December (9)
    • ►  November (11)
    • ►  October (12)
    • ►  September (11)
    • ►  August (8)
    • ►  July (12)
    • ►  June (9)
    • ►  May (8)
    • ►  April (8)
    • ►  March (9)
    • ►  February (7)
    • ►  January (11)
  • ►  2018 (47)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (6)
    • ►  September (6)
    • ►  August (4)
    • ►  July (6)
    • ►  June (6)
    • ►  May (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
  • ►  2017 (31)
    • ►  December (2)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (3)
    • ►  August (2)
    • ►  July (4)
    • ►  June (5)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (5)
  • ►  2016 (19)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
    • ►  August (3)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2015 (49)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (7)
    • ►  July (2)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (5)
    • ►  March (8)
    • ►  February (8)
    • ►  January (6)
  • ►  2014 (27)
    • ►  December (2)
    • ►  November (4)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (6)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (10)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (25)
    • ►  December (2)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (7)
    • ►  August (3)
    • ►  July (4)
    • ►  June (5)

browse by brand

2SOL Acwell Aeris ARRA Beauty Aubree Avoskin Axis-y Aztec Secret Banila Co Barry M Beau Kirana Becca Benton Bertie Cody Bioaqua Biore Biyu Blithe BLP Beauty Brun Brun By Wishtrend Catrice Clinelle Colourpop Corine de Farme COSRX Cressida Beauty Dal Cuore Dear Me Beauty Dove Dr. Ceuracle eBright Skin Elsheskin Emina Erha Erto's ESQA Essen HERB Etude House Fenty Beauty Focallure For Skin's Sake Garnier Glamglow Hada Labo Hanasui Harlow HDDN Lab Head & Shoulders Heimish Herbal Essences Holika Holika Implora Innertrue Innisfree iUNIK Jacquelle Beaute Joylab Jumiso Klairs Kleveru Kojiesan Kose L'Oreal Lacoco Laneige Leaders Looke Love Beauty & Planet Lovely Kefir Lululun Lulur Madu Luxcrime MAC Macaria Make Over Makeup Revolution Mario Badescu Masami Maska Maybelline Mediheal Miniso Missha Moist Diane Naruko Nature Republic Neogen Nivea Nu Skin O.TWO.O Original Source Physicians Formula Pixy POND'S Pore Hero Beauty Pratista Purbasari Purivera Botanicals Qiansoto Revlon Rimmel Rose All Day Rovectin Runa Beauty Safi Scarlett Whitening Secriss Senka Shu Uemura Simple Skin Aqua Skin Game Skin1004 Skinfood SNP Somethinc Studio Tropik Sugarpot Sulamit The Bath Box The Body Shop The Face Shop The Ordinary The Soap Story Uriage Wardah Wet N Wild Whitelab YSL

followers

pageviews hits

beautywithdummy

SnapWidget · Instagram Widget

Copyright © Beauty With Dummy | Indonesian Beauty & Lifestyle Blog. Designed by OddThemes