Showing posts with label Body wash. Show all posts
Showing posts with label Body wash. Show all posts
Kalau ngomongin soal bodycare, sejujurnya aku bukan termasuk orang yang high maintenance. Aku cuma pakai sabun, kadang ditambah pakai scrub pas waktu mandi, terus dilanjut pakai body lotion setelahnya. It's pretty simple, right? Dulu sempat sih ada di masa super niat dengan campurin face oil ke body lotion biar efek melembabkannya lebih dapat, apalagi karena aku juga jarang pakai face oil kan, jadinya biar enggak kebuang sia-sia ya aku campur aja ke body lotion. Pernah juga diniatin tiap habis mendi meski enggak kemana-mana tetap pakai parfum. Katanya bisa bantu naikin mood haha. Tapi kebiasaan itu enggak bertahan lama. Memang kalau udah pada dasarnya mageran ya mageran aja, Dyn!
Anyway, di review kali ini aku lagi-lagi mau kelarin draft postingan yang udah luamaaaa banget ngendon enggak dipost-post. Kalian pasti udah enggak asing ya sama brand St. Ives. Brand ini jadi salah satu brand yang aku pakai di awal-awal aku explore skincare karena dia terkenal banget kan sama face scrub-nya. Nah, kali ini aku mau nge-review sabun badan mereka nih!
BACA JUGA: Kojiesan Skin Lightening Soap Review
Waktu lihat produk ini di Watson aku langsung tertarik karena dia udah mengandung scrub di dalamnya. Sebagai manusia mageran yang maunya serba cepat, tentu ini kelihatan menggoda wkwk. Jadi ya udah aku cobalah siapa tahu cocok gitu kan. Tapiii ternyata sabun badan yang di dalamnya udah ada scrub-nya bikin kulit jadi jauh lebih kering. Rasanya malah rada perih gitu lho setelah mandi pas badan udah dikeringin. Rasanya malah kayak mau nyiram badan pakai hydrating toner setelahnya :") Mungkin emang kurang cocok aja ya sama kulit badanku produk-produk kayak gini. Next time kayaknya aku bakal pilih sabun yang lebih hydrating aja.
Sebagai beauty reviewer, aku selalu merasa harus keep up dengan banyak produk yang lagi hype di masyarakat. Makanya kenapa aku mulai menghidupkan kembali Twitter aku yang udah lama nggak dipakai, bekas jadi fanaccount buat boyband EXO haha. Setelah kembali aktif di Twitter, aku baru tahu ternyata sekarang ada modelan akun-akun berupa menfess (mention confess) yang merupakan akun bot di mana orang-orang bisa kirim DM dan bakal ditweet otomatis. Menfess ini jenisnya banyak banget, dan tentunya yang menarik buat aku follow adalah menfess-menfess beauty.
Dari menfess beauty inilah aku jadi hapal orang-orang lagi sibuk ngomongin produk apa sih. Salah satunya yang paling sering muncul dan sering menimbulkan kontroversi adalah Kojiesan Kojic Acid Soap. Kenapa aku bilang kontroversial? Karena sabun ini banyak banget dijadiin konten sama orang-orang dengan cara dicampurin sama susu Bear Brand dan diklaim bisa bikin kulit jadi putih instan! Eh, tapi emang bener ya?
Sabun Kojiesan ini punya star ingredient yakni kojic acid atau asam kojic yang memiliki fungsi menghambat dan mencegah pembentukan tyrosine yang mana adalah asam amino yang dibutuhkan oleh kulit untuk membentuk melanin. Melanin itu sendiri adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit, rambut, dan mata. Dan karena kojic acid ini menghambat produksi melanin, maka dia diklaim memiliki efek mencerahkan. Ingat ya, mencerahkan, bukan memutihkan.
Apakah kojic acid aman untuk digunakan pada wajah dan badan? Yes, it's very safe! Kojic acid yang boleh ada di dalam produk kecantikan biasanya konsentrasinya ada di bawah 1%. Kebanyakan produk yang mengandung kojic acid juga biasanya merupakan produk wash off alias harus dibilas, karena sebenarnya kojic acid bukan ingredients yang mudah diserap oleh kulit. Tapi yang perlu diingat, penggunaan kojic acid dalam jangka waktu lama akan meningkatkan tingkat sensitifitas kulit terhadap sinar matahari jadi kalau kalian pakai ini (baik untuk wajah maupun badan) jangan lupa pakai sunscreen ya!
Aku sendiri udah nggak ingat kapan terakhir kali aku pakai sabun batangan kayak gini. Selalu dan selalu, untuk sabun badan aku pakai sabun cair karena menurutku lebih higienis karena nggak terekspos udara setiap saat, dan mudah dipindah dari satu wadah ke wadah lainnya juga jadinya travel friendly. Orang-orang sih pakai sabun Kojiesan ini untuk wajah, tapi aku nggak tega sama diri sendiri, jadi aku prefer cobain dia ke badan aja :") Mukaku paling sensitif sama sabun muka jadi nggak berani coba-coba apalagi sama yang bentuknya batangan begini.
Selama pemakaian satu batang Kojiesan ini di badan, aku nggak melihat ada perubahan apa-apa. Yang ada kulitku jadi semakin kering dan jadi gatal-gatal karena efek terlalu keringnya itu. Aku nggak bisa lama-lama nggak kena body lotion setelah mandi karena benar-benar rasanya kering dan perih lama kelamaan. Apakaha aku bakal coba lagi? Nope, cukup sekali aja buat produk ini. Apalagi untuk ukuran sabun batang juga dia lumayan mahal.
Ah, Scarlett by Felicya Angelista, siapa sih yang nggak tahu brand bodycare satu ini? Produknya udah banyak banget dibahas di berbagai kalangan, dan klaimnya untuk mencerahkan kulit dalam waktu singkat itu jujur, memang menarik banget. Sebagai pemilik kulit sawo matang, aku gampang banget gosong kalau terlalu terekspos sinar matahari. Kulitku jadi gelap, dan bahkan di beberapa bagian tubuh ada yang belang, dan belangnya itu cenderung lama sekali hilangnya. Maka dari itu aku selalu tertarik dengan produk bodycare yang memang punya tujuan mencerahkan (bukan memutihkan ya) supaya belang di kulitku bisa semakin memudar dan kembali ke warna kulit asliku.
Nah kebetulan nih, aku mendapatkan kesempatan buat cari tahu sendiri secara langsung apakah benar produk-produknya bekerja sebagaimana apa kata orang-orang. Di sini aku dikirimin satu paket rangkaian bodycare dari Scarlett yang terdiri dari body scrub, shower scrub, dan body lotion mereka. Yuk simak reviewnya satu-satu!
Body lotionnya ada dua varian; Romansa dan Charming , shower scrub; Pomegranate, Mango, dan Cucumber , serta body scrubnya dengan satu varian saja yaitu Romansa . Ketiga produk Scarlett ini semuanya mengandung glutathione dan vitamin E yang terkenal bagus untuk mencerahkan, melembabkan, serta menutrisi kulit . Glutathione itu sendiri adalah antioksidan alami yang ditemukan dalam sel manusia yang menetralkan radikal bebas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendetoksifikasi tubuh. Dia juga dapat mencerahkan kulit dengan mengubah melanin menjadi warna yang lebih terang dan menonaktifkan enzim tyrosinase, yang membantu menghasilkan pigmen.
Baik varian Charming, Romansa, atau Fantasia, semuanya sama-sama memiliki fungsi untuk membantu mencerahkan kulit, makanya kenapa mereka bisa bekerja lebih efektif kalau dipakai berbarengan dalam satu rangkaian. Oh iya, semua produk Scarlett Whitening juga sudah terdaftar di BPOM, tidak dites pada binatang, dan harganya masing-masing hanya Rp 75.000 saja . Sayangnya sih entah kenapa bagian ingredients listnya malah ditutupi label, jadinya kan kita konsumen nggak bisa lihat secara langsung dan harus lihat di internet.
Baca juga: Love Beauty & Planet Coconut Water and Mimosa Flower Lotion & Body Wash Review
Baca juga: Love Beauty & Planet Coconut Water and Mimosa Flower Lotion & Body Wash Review
Body Scrub Romansa
Buat yang belum tahu, aku ini pecinta body scrub/lulur. Aku paling suka luluran karena rasanya satisfying banget ngelihat sel-sel kulit mati berjatuhan pas digosok. Kebetulan karena aku sendiri orangnya gampang berkeringan dan punya banyak aktivitas di luar ruangan, jadinya kotoran dan sel kulit mati bisa menumpuk dengan cepat. Jadi dalam seminggu itu aku bisa scrubbing badan tiap dua hari sekali. Waktu tahu di dalam paketnya ada body scrub, aku excited banget buat nyobain, karena penasaran sama performanya. Tekstur body scrub Romansa ini kering, jadi dia bukan tipe scrub yang basah gitu. Dan karena tipenya ini kering, jadinya dia bisa efektif banget buat ngangkat sel kulit mati dan daki di kulit . Kalau yang tipe scrub basah biasanya nggak terlalu kuat, dan aku sendiri juga prefer yang tipenya kering. Dari wangi sih menurutku dia kayak bedak bayi gitu, enak dan wanginya bertahan lama di badan bahkan setelah dibilas dengan sabun. Aku pakainya selalu dalam kondisi kulit masih kering, jadi sebelum mulai mandi aku scrubbing badan dulu pakai body scrub Romansa. Setelah diratakan ke seluruh badan, baru digosok dan nanti sel kulit mati bakal berjatuhan deh.
Oh iya, untuk teman-teman yang punya kulit sensitif, mungkin harus pelan-pelan ketika pakai body scrub ini karena butiran scrubnya yang besar-besar bisa bikin kulit jadi merah-merah. Digosoknya pelan-pelan aja, atau kalau terlalu kering dan bikin perih di kulit, bisa dikasih air sedikit baru scrubbing seperti biasa. So far aku suka sama performanya, cuma yang bikin repot sih dia susah dibilas dan residunya bikin licin banget di kulit .
Baca juga: Lulur Madu Olive & Honey Rice Scrub by Ibu Soraya Review
Baca juga: Lulur Madu Olive & Honey Rice Scrub by Ibu Soraya Review
Shower Scrub Pomegranate
Nah, kalau si shower scrub ini agak membingungkan sih. Visualnya cantik banget ngomong-ngomong, karena sabunnya warnanya pink terus di dalamnya ada butiran scrub biru sama ungu gitu, so cute! Wanginya mengingatkanku sama sabun anak-anak, bahkan pacarkupun bilang aku wanginya kayak anak-anak haha. Dia bukan jenis sabun yang susah dibilas, jadi nggak akan bikin kulit lengket setelah mandi. Aku tahu banyak orang yang nggak suka tipe sabun seperti itu. Setelahnya agak bikin kulit kering , jadi aku saranin langsung pakai body lotion aja.
Walaupun namanya shower srub, tapi sejujurnya aku kurang merasakan efek scrubbingnya. Mungkin karena aku sudah terbiasa pakai scrub yang butirannya besar-besar kali ya. Kalau body scrub Romansa dirasa masih terlalu harsh di kulit, bisa sih cobain pakai shower scrubnya karena dia menurutku cukup mild. Wanginya nempel banget di kulit , tapi beberapa jam kemudian bakal memudar perlahan sih.

Body Lotion Charming
Nah, mungkin ini bagian yang paling ditunggu-tunggu karena body lotionnya ini yang paling dicari sama orang-orang karena klaim mencerahkannya yang instan. Kalau yang aku lihat sih selama ini, dia memang bisa bikin kulit kelihatan cerah langsung setelah pemakaian, karena body lotionnya itu sendiri ada efek tone upnya. Walaupun awalnya aku sempat ragu sih karena kulitku kan termasuk sawo matang, dan kebanyakan produk bodycare yang punya efek tone up biasanya either bakal bikin aku kelihatan abu-abu, atau malah nggak kelihatan tone up sama sekali. Body lotion Scarlett ini tapi surprisingly bisa kelihatan tone upnya di aku. Dia juga nggak lengket sama sekali ketika diapply ke kulit, dan wanginya itu lho, aduh… enak banget! Body lotionnya yang varian Charming ini banyak yang bilang wanginya mirip banget sama parfum Baccarat Rouge 540 EDP . Aku sendiri belum pernah cium wangi Baccarat kayak apa, jadi nggak bisa mengkonfirmasi, tapi memang enak banget wanginya. Manis, dan ngasih kesan mewah banget. Wanginya itu tahan lama banget bahkan waktu malam mau tidur aku pakai, paginya masih harum semerbak.
Lotionnya juga ada safety locknya , jadi kalau mau kalian bawa-bawa travelling, dia sangat handy karena nggak perlu khawatir bakal tumpah kemana-mana karena nggak sengaja kedispense. Sayangnya, body lotion ini nggak terlalu melembabkan di kulitku :( Bahkan setelah dipakai berlayer-layer pun rasanya tetap kurang melembabkan. Kulitku masih sering pecah-pecah dan ngelupas.

Aku sudah pakai ketiga rangkaian produk Scarlett ini selama kurang lebih dua minggu. Aku pakai tiga produk ini religiously setiap hari, dan sejujurnya perubahan yang terlihat di kulit termasuk pelan sekali. Aku coba fokus ke belang di bagian kakiku yang udah lama nggak bisa pudar karena sering terpapar matahari, dan bisa dilihat di foto di atas, belangnya masih ada. Tapi memang lebih pudar dan kondisi kulit kakiku juga kelihatan membaik karena di foto pertama, bagian kulit yang menggelap kelihatan kering banget dan pecah-pecah, sementara di foto kedua sudah jauh lebih sehat dan nggak pucat lagi.
At the end of the day, masih banyak faktor yang menentukan produk mencerahkan seperti ini buat bekerja secara maksimal. Seperti warna kulit alami kita sendiri, dan faktor ekesternal lainnya. Kebetulan memang aku ini kan sudah dari sananya sawo matang, jadi pasti ada batasan seberapa bisa badanku jadi cerah. Ada beberapa cara yang bisa dibarengi ketika sedang fokus mencerahkan atau mengembalikan warna kulit:
- Pakai perlindungan physical seperti: baju lengan panjang/sarung tangan, topi, kaos kaki
- Sebisa mungkin mencari tempat teduh ketika ada matahari
- Rutin scrub badan 2-3x seminggu agar sel kulit mati dan kotoran terangkat, sehingga body lotion yang dipaka ke badan bisa bekerja lebih maksimal
Kalau ditanya mana yang paling jadi favorit, aku pilih body scrub sama body lotionnya karena aku suka scrubbing dan wangi body lotionnya yang tahan lama bikin aku jadi nggak perlu pakai parfum hihi. Kalian bisa dapatkan semua produknya di Instagram mereka di @scarlett_whitening!
Beberapa waktu lalu aku dihubungin sama The Soap Story. Mereka adalah brand lokal yang fokus di bidang bodycare, khususnya sabun, buat nyobain beberapa produk mereka. Tapi selain bodycare, mereka juga punya beberapa produk skincare kayak masker organik dan face oil. Setelah aku cek ternyata nama The Soap Story nggak cuma ada di Indonesia, jadi jangan salah anggap ya karena kayaknya The Soap Story yang aku maksud di sini nggak ada hubungannya sama yang di luar negeri.
Jadi waktu ditawarin buat cobain produk dari mereka, aku langsung tertarik sama sabun homemade mereka. Tadinya mau coba masker atau face oil-nya tapi aku sadar diri aku sendiri nggak rajin maskeran dan nggak terlalu suka face oil. Aku dibolehin milih 3 produk, jadi aku pilih dua sabun batang dan satu sabun cair. Tadinya malah mau pilih 3 sabun batang karena beneran deh kalian harus cek langsung Instagram mereka, semua desain dan variannya bikin mupeng!
Ini pertama kalinya aku nyobain sabun homemade. Kalau kalian mau bikin sendiri, kalian juga bisa beli peralatannya di The Soap Story. Nanti mereka sediakan print out panduannya juga. Nah di sini aku nyobain sabun batang yang varian Coffee Latte sama Honey & Goat Milk. Tiap varian sabun benar-benar beda, mulai dari harum sampai teksturnya. Contohnya si Coffee Latte ini karena dia berfungsi sebagai body scrub juga, jadinya di dalam sabunnya ada butiran butiran bubuk kopi. Sementara kalau Honey & Goat Milk tekstur sabunnya lebih halus dengan fungsi untuk melembabkan dan menghaluskan kulit.
Dari segi pengemasan produknya, aku cukup amazed ya. Mulai dari ingredients list-nya lengkap ditulis, PAO, sampai tanggal expirednya juga semua udah dicantumkan. Brand ini juga bebas dari mineral oil, paraben, dan udah cruelty free, yay! Kemasannya pun ramah lingkungan karena bisa didaur ulang.
Seperti yang aku bilang sebelumnya, dua sabun batang yang aku coba keduanya benar-benar berbeda dari segi tekstur dan wangi. Awalnya kupikir mungkin rasanya akan sama aja, tapi ternyata keduanya beda, menyesuaikan sama fungsinya. Di antara dua varian yang aku coba, aku paling suka sama yang Honey & Goat Milk karena wanginya tuh lezat banget kayak susu manis dan teksturnya super duper halus di kulit. Sementara itu yang varian Coffee Latte baunya kayak ampas kopi hitam cuma wanginya nggak tahan lama di kulit. Butiran kopinya juga cukup kasar untuk ukuran sabun batang, jadi pas buat
Bukan cuma sabun batangnya, tapi buat kemasan sabun cairnya pun semua informasinya juga lengkap. Mulai dari ingredients sampai PAO, semuanya udah tertera dengan jelas. Wanginya yang varian lavender ini enak banget, nggak aneh sama sekali dan bikin rileks. Sebetulnya ini sabun badan, tapi ukurannya kecil banget jadi pasti bakal habis dalam beberapa kali pakai. Jadi aku pakai buat jadi pembersih peralatan make-up dan surprisingly kekuatan membersihkannya bagus banget! Dari segi tekstur sabun ini cair banget, persis air. Aku pribadi lebih suka sabun cair yang teksturnya gel sih karena kalau terlalu cair kayak air malah jadi boros banget.
-----
Buat teman-teman yang mau cobain sabun homemade dari The Soap Story, kalian bisa main ke Instagram mereka @thesoapstory_ dan lihat-lihat katalognya. Sabun batangnya dibanderol Rp. 45.000 per batang dan Rp. 65.000 buat sabun cair ukuran 100ml.
Aku ingat banget waktu awal-awal brand Love Beauty & Planet ini dikabarkan resmi masuk ke Indonesia di bawah Unilever, satu jagat beauty community Indonesia langsung heboh! Desain kemasannya termasuk yang cukup menarik di mata karena kelihatan fun dan memberikan vibe yang santai banget. Waktu baru fresh banget launching, aku sempat kesusahan nyari produknya di Jogja karena seharusnya dia dijual di Guardian, tapi Guardian Jogja sendiri banyak yang telat masukin produk ini. Aku sampai harus nanya orang-orang di Instagram kalau nyari di Jogja produk-produk LBP tuh kemana, akhirnya nemu juga di hypermart kayak Carrefour. Tapi tenang, sekarang LBP udah merata masuk ke Guardian dan Watson juga kok! Nah sebelum kita masuk ke reviewnya, aku bakal kasih short brief tentang brand Love Beauty & Planet itu sendiri.
Brand Love Beauty & Planet ini punya satu tujuan: "Untuk merawat kecantikanmu secara alami, tanpa merusak bumi. Kami ingin membuat perubahan kecil setiap harinya, melalui perawatan tubuh. Mulai dari pemilihan kandungan bahan alami yang diproses secara bertanggung jawab, penggunaan botol dari plastik daur ulang, hingga pemilihan partner sosial, merupakan beberapa bentuk #smallactsoflove kami untuk kecantikanmu dan bumi". Mereka ini termasuk brand yang vegan dan cruelty free. Jadi maksudnya, ingredients yang ada di produk-produk Love Beauty & Planet semuanya berasal dari tumbuhan, bukan dari hewan, dan mereka juga nggak menguji produknya pada hewan.
Bukan cuma itu aja, ternyata kemasan produk-produknya Love Beauty & Planet ini juga terbuat dari 100% recyclable plastic lho! Salah satu produknya, vegan shampoo, sudah bebas dari sulfate, silicon, dan paraben juga. Makanya kenapa aku tertarik banget sama Love Beauty & Planet karena filosofi brand mereka adalah bukan cuma memberikan produk perawatan kulit buat kita, tapi juga tetap berkontribusi menjaga lingkungan.
Varian produk Love Beauty & Planet yang masuk ke Indonesia ada 5; Murumuru Butter & Rose, Argan Oil & Lavender, Coconut Water & Mimosa Flower, Tea Tree Oil & Vetiver, dan Coconut Oil & Ylang Ylang. Kebetulan karena aku pecinta warna biru, otomatis aku langsung ngincer si Coconut Water & Mimosa Flower haha. Jadi memang nggak nyari dari wanginya, tapi dari warna kemasannya :p Pertamanya itu aku beli lotionnya di Carrefour. Waktu milih di counter, produknya nggak bisa aku endus wanginya karena kemasannya dikunci gitu. Akhirnya capcipcup aja berharap cocok sama wanginya. Dan begitu dicoba, ternyata enaaaaak banget! Aku pribadi kurang tahu mimosa flower itu seperti apa, dan wanginya juga kayak apa. Tapi yang varian biru ini cenderung ke arah coconut-nya. Baunya kayak topping toasted coconut di atas muffin, tahu nggak? xD
Di sini aku cuma kasih foto tekstur lotionnya. Sebetulnya dari segi tekstur baik lotion ataupun body wash-nya sih standar ya, nggak ada yang wah. Lotionnya warna putih, body wash-nya bening kayak gel. Untuk lotionnya sih aku lumayan suka. Dia teksturnya ringan, dan kemampuan melembabkannya bisa sampai berjam-jam. Wanginya tahan sampai 6 jam. Body wash-nya sendiri justru performanya agak kurang. Habis mandi baunya nggak tahan lama, tapi enaknya sih dia bukan tipe sabun yang susah dibilas atau meninggalkan residu licin. Sayangnya walaupun dipakai berbarengan, si sabun nggak bikin wangi lotionnya jadi lebih tahan lama.
Overall aku lebih suka performa lotionnya karena wanginya lebih bisa dinikmatin. Jadi kemungkinan bakal repurchase lotion aja. Selain lotion dan body wash, Love Beauty & Planet juga punya produk haircare seperti shampoo dan conditioner lho, bahkan ada hand cream-nya juga tapi belum masuk Indonesia sih. Kita tunggu aja lah ya hihi.
As a person who comes from a middle-class family, The Body Shop is a little out of my "comfort zone" to be quite honest. When everybody can at least buy their products without having to think of how to save up money afterwards, I have to save up my pocket money to at least afford dicount items lol. But hey! I don't mind! It makes the whole saving money journey even worth the while because I love the excitement of buying new stuffs for myself after waiting for some time.
Anyway, I have only shopped once from The Body Shop and it was years ago. Okay, not exactly years ago, probably somewhere in early 2016. I bought a perfume, the strawberry one and it was for the sake of my ex-boyfriend because he really liked the smell. True, the smell was everything. You can never go wrong with The Body Shop's perfumes. This time though, I scored a different type of item; their shower gel. I don't typically spend a lot of money just for my bathroom needs but I couldn't help myself not to try this one when the whole store was throwing off a massive discount on most of their items! I got this one on sale and I didn't regret any single drop of it. It smells so good, it's hydrating, the smell stays for hours after you take a bath.
I can't recommend you enough to try The Body Shop's shower gel variants as well, if you haven't. Since it seems like I'm the only person in this planet that hasn't taken this brand seriously haha!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons