Showing posts with label Pixy. Show all posts
Showing posts with label Pixy. Show all posts
Kalau ngomongin soal make-up, step kesukaanku adalah pakai foundation. Ada sesuatu sama aktivitas ngeratain foundation pakai beauty sponge yang bikin aku jadi puas aja gitu, ngelihat gimana warna nggak merata di kulit yang disebabkan karena bekas jerawat menghitam atau kemerahan perlahan menghilang dan berakhir sama lembaran kosong yang siap digambar. Ih sok puitis banget aku ya haha. Eh tapi benar lho, aku paling suka kalau udah pakai foundation, concealer, terus bedak. Rasanya muka udah siap aja diajak tempur bareng. Bukan berarti aku nggak pede tanpa make-up karena imperfection di muka aku ya, cuma aku menganggap mukaku itu sebagai canvas aja. Begitu dikasih foundation, aku jadi lebih inspired untuk pakai eyeshadow, blush, lipstik dll karena canvasnya udah "bersih".
Makanya ketika memilih foundation, aku mengutamakan coverage dan kenyamanan pakai. Karena ya namanya foundation ya, kalau coveragenya loyo menurutku mending pakai bedak two way cake aja atau cushion. Toh foundation memang nggak aku pakai setiap hari, hanya untuk ocassion tertentu aja. Cuma dengan kriteria coverage yang oke dan nyaman dipakai itu kadang jadi susah nyari yang pas. Karena kebanyakan foundation dengan coverage tinggi suka terasa berat di kulit. That is, sampai aku ketemu Pixy Stay Last Serum Foundation.
Jadi dari pertama Pixy ngeluaring produk ini aku langsung tertarik karena complexion product Pixy tuh cocok banget di aku. Sebelumnya aku udah cobain cushion dan two way cake mereka dan dua-duanya aku suka. Sempat diece sama beberapa orang karena kemasan Stay Last Serum Foundation ini mirip banget sama produknya Nyx sih, tapi aku nggak terlalu peduli haha. Toh kemasan kayak gini nggak iconic ya, terlalu umum aja jadi kalau Pixy mau pakai botol serum begini ya ngga perlu jadi masalah besar.
Aku tertarik untuk cobain karena tentu saja dengar-dengar dia coveragenya mantep banget, tapi tetap kerasa ringan di kulit. Wah, kalau udah kayak gitu aku mana bisa tahan kan. Pas lihat harganya juga nggak memberatkan karena cuma Rp 65.000, standard lah ya produknya Pixy memang nggak pernah mahal-mahal. Untuk belinya sih kemarin aku beli di Sociolla karena aku masih punya SOCO points buat ditukarkan jadi bisa motong sampai separuh harga, jadi kemarin aku cuma bayar Rp 30.000-an haha.
BACA JUGA: BLP Face Base Foundation Shade W30 Review

Produk ini teksturnya memang cair banget sih, menurutku dia yang paling cair dari semua foundation yang aku punya. Produknya juga wangi banget, kayak wangi body lotion gitu. Untuk coveragenya sendiri seperti yang kalian bisa lihat, dia benar-benar bisa nutupin banyak banget jenis discoloration di kulit. Mulai dari bekas jerawat yang kehitaman, sampai yang kemerahan, semua bisa ditutup. Coveragenya termasuk medium to full, dia buildable banget dan benar-benar nggak kerasa dempulan. Untuk shade 04 Golden Tan ini awalnya dia kelihatan kayak lumayan whitecast gitu, tapi lama-lama bisa ngeset dan jadi satu warnanya sama kulitku. Agak oxidize sedikit, tapi masih kelihatan oke di muka nggak bikin kusam.
Untuk oil controlnya sendiri menurutku standard sih, mukaku yang memang udah dari sananya tipe yang berminyak ya tetap berminyak di bagian T-zone apalagi setelah lewat 3 jam pemakaian. Tapi masih standard berminyaknya, nggak yang sampai heboh banget. Dia juga nggak geser dan nggak hilang meski kena minyak. Mungkin karena pengaruh loose powdernya juga ya yang bisa ngunci foundation ini dengan baik. Kalau misalnya kalian butuh complexion product yang coveragenya tinggi dengan harga yang super duper murah, kalian bisa banget cobain Pixy Stay Last Serum Foundation.
Jujur, sejak cushion mulai populer di kalangan beauty enthusiast Indonesia, aku sendiri kurang merasa tertarik. Apalagi dulu belum banyak brand lokal yang ngeluarin cushion, jadi kebanyakan masih dari brand Korea dan selain harganya yang mahal sekali, shade yang dikeluarkan juga terbatas dan nggak cocok di kulitku yang cenderung medium dark :( Makin ke sini, brand lokal makin banyak yang ngeluarin cushion dan sebetulnya aku juga nggak terlalu tertarik, nggak ngoyo banget buat cobain. Terus kenapa akhirnya sekarang tiba-tiba punya adalah karena beberapa waktu lalu Pixy ngeluarin bundle set buat cushion dan refillnya dengan harga yang murah yakni cuma Rp 135.000 aja. Menurutku itu udah great deal banget karena kalau beli cushionnya aja harganya cuma beda Rp 10.000.
Waktu aku beli, shadenya cuma ada 3, tapi tenang aja karena sekarang cushion Pixy ini udah ketambahan dua shade baru yang lebih gelap, biar kita-kita yang kulitnya sawo matang cenderung gelap bisa cobain formulanya. Aku sendiri pakai yang shade 301 Medium Beige dan warnanya sih cukup pas di aku, cuma aku notice di beberapa jenis lighting, hasilnya entah kenapa agak ashy di kulit. Mungkin efek dari loose powdernya juga sih, tapi kalau mau turun satu shade lagi nggak cocok karena bakal kegelapan. I assume, cushion ini undertonenya cenderung netral sementara undertone aku warm makanya jadi ashy.
Ini interior dari cushion Pixy Make It Glow. Beneran deh, series Pixy yang Make It Glow ini benar-benar upgrade dari produk-produk mereka yang sebelumnya. Dari luar dia sama persis kayak produk complexion Pixy lainnya dari series yang sama, cuma beda bentuknya aja karena si cushion ini lebih tebal dan bulky. Dia udah dapat sponge dan kacanya juga, walaupun jujur aku nggak pernah pakai kacanya haha. Spongenya sih enak, nggak susah dipakai buat ngeblend produknya di kulit, dan nggak bikin cushionnya kelihatan patchy. Cuma karena bentuknya yang bulat aku suka ngerasa susah buat apply produknya ke bagian muka yang sudut-sudut karena nggak bisa precise.
Oh iya jadi ingat, salah satu alasan kenapa aku dulu nggak terlalu tertarik coba cushion adalah karena cushion menurutku mahal di tempatnya, padahal isinya sedikit. Banyak yang bilang cushion itu praktis karena bisa dibawa kemana-mana, jadi kalau mau touch up gampang. Tapi aku sendiri nggak pernah touch up pakai produk liquid seumur-umur hehe. Kalau touch up dandanan ya paling pakai bedak translucent. Makanya aku kurang bisa melihat urgensi cushion dalam kehidupan make-up ku.

Karena ini pertama kalinya aku punya cushion, sejujurnya aku nggak terlalu tahu coverage yang bakal aku expect tuh segimana. Tapi dari performa cushion ini sih menurutku dia memang light to medium coverage ya, jadi nggak seberat foundation ataupun setebal concealer. Makanya kalau untuk sehari-hari dia cocok banget, karena nggak akan terasa berat di muka tapi cukup buat menyamarkan noda-noda imperfection di muka kita. Aku cukup suka, karena jujur aku nggak terlalu suka pakai bedak, dan nggak mungkin juga setiap hari aku pakai foundation, kalau concealer sih masih mungkin tapi cuma untuk daerah bawah mata. Tapi setelah cobain formula Pixy Dewy Cushion ini, aku jadi prefer cushion ketimbang concealer. Walau begitu cushion ini sih nggak bisa nutupin dark circle aku, cuma bisa buat nutup redness aja.
Untuk ketahanannya sendiri juga cukup oke, nggak geser sama sekali sih di aku. Diset ataupun nggak sama bedak, dia bagus-bagus aja. Ini pertama kalinya aku pakai complexion product dengan finish dewy dan jujur aku suka banget! Awalnya kukira bakal kelihatan lebih becek lagi tapi ternyata hasilnya bikin mukaku kelihatan glowing dan sehat aja. Aku sih saranin kalian nggak usah set pakai bedak karena bakal bikin hasilnya jadi matte, tapi kalau muka kalian berminyak banget dan takut cushionnya pudar, pakai aja.
Sebagai orang dengan kulit berminyak dan pori-pori yang besar, kadang aku suka bingung sendiri sebetulnya aku butuh bedak atau nggak. Jujur, sebelum ketemu Pixy Make It Glow Silky Powdery Cake, aku benci banget sama yang namanya bedak. Kenapa? Karena di satu sisi, rasanya aku butuh sesuatu buat nahan minyak di muka, tapi di sisi lainnya, bedak bikin mukaku berat dan gampang clogging pori-pori, akhirnya jerawatan dan bikin komedo. Hampir semua bedak yang aku coba juga malah bikin tekstur di mukaku jadi tambah kelihatan, dan bikin kering juga.
Sampai akhirnya waktu aku share di Instastory soal kebingunganku ini, ada salah satu adik tingkatku yang ngerekomendasiin bedak ini. Awalnya aku tetap skeptis nggak bakal ada bedanya. Tapiii, ternyata aku salah besar. Lanjut baca buat tahu alasannya! ;)
Akhirnya waktu aku balik ke Jakarta buat ambil data skripsi, aku sempetin main-main ke Senayan City dan memutuskan lihat-lihat ke Watson. Itu pertama kalinya aku main ke Watson di Jakarta dan isinya lengkap banget dibandingin sama Watson di Jogja, sampai pangling haha. Pas ngelewatin raknya Pixy, kucoba swatch bedaknya di tangan. First impressionnya biasa aja sih jujur, nggak bikin aku berdecak kagum dan langsung pengen bawa pulang. Tapi berhubung aku memang butuh banget bedak padat karena selama ini selalu pakai loose powder dan buatku itu sangat kurang, akhirnya langsung kubawa ke counter dan check out deh. Karena kulitku cenderung medium dark, jadi aku pilih shade 301 Medium Beige yang jadi shade paling gelap dari rangkaian complexion dari Pixy Make It Glow. Eh tapi dengar-dengar beberapa hari lalu Pixy nambah dua shade gelap lagi buat cushionnya sih.
Sekarang bahas dulu interior dari produknya nih. Dari luar sih dia agak susah dibedain sama produk complexion Pixy Make It Glow lainnya. Karena selain Silky Powdery Cake, Pixy juga punya BB Cream to Powder dan tentunya si Dewy Cushion. Kalau sama cushionnya sih masih bisa lah ya dibedakan karena dari ukurannya aja udah beda, tapi kalau sama BB cream-nya, harus benar-benar jeli baca tulisan di kemasan luarnya. Salah-salah malah keliru beli produk :(
Di dalam kemasannya, as always, udah ada kacanya sendiri dan udah dapat puff-nya juga. In my opinion sih selama pakai bedak ini, aku kurang suka sama puff-nya. Nggak terlalu keras, tapi nggak terlalu empuk juga. Puff-nya ngambil banyak banget produk dan susah ngeblend bedaknya di kulit jadinya malah ngedempul yang nggak rata gitu. Jadi buat apply bedaknya aku nggak pakai puff, tapi pakai brush. Jauh lebih bisa dikontrol mau seberapa coveragenya dan lebih rata juga ngeblendnya, jadi nggak kelihatan cemong. Ada juga beberapa temanku yang apply pakai beauty sponge yang udah dibasahin biar lebih nyatu sama kulit.
Baca juga: Etude House Zero Sebum Review
Sebetulnya aku agak bingung awalnya. Bedak ini kan ada dalam series Pixy Make It Glow, dan kalau dari sepengalamanku sama cushionnya, series ini fokus ke glowy, dewy look gitu. Jadi nggak bakal bikin muka kelihatan matte. Nah, pertamanya tuh nggak kepikiran aja gimana finish dari bedak yang bikin kelihatan dewy. Bedaknya Pixy ini cukup impressive sih dari segi ingredients. Klaimnya bedak ini nggak bakal bikin kering kulit karena ada moisturising agents-nya, dan udah ada SPF 35 PA+++ juga. Walaupun begitu aku tetap pakai sunscreen dulu karena sunscreen dalam bedak rasanya kurang aja hehe.

Karena ini adalah jenis bedak two way cake, jadi kalau soal coverage nggak perlu diragukan lagi. Coveragenya buildable, kalau kalian mau yang tipis-tipis aja bisa, atau mau lebih ngecover juga bisa tinggal ditambahin aja layer by layer. Walaupun aku sendiri nggak suka ngelayer bedak karena rasanya bakal jauh lebih ngedempul dan nutupin pori-pori banget. Finishnya halus banget di muka, dan yang aku suka adalah walaupun dia nggak nahan minyak banget, tapi justru ketika mukaku berminyak dan nyatu sama bedaknya, finishnya jadi tambah cantik karena mukaku kelihatan glowing yang sehat gitu haha. Bedak ini juga ternyata benar kalau dia nggak bikin tekstur di mukaku jadi tambah kelihatan, benar-benar smooth! Coveragenya itu sendiri juga tahan lama banget, nggak gampang hilang walaupun berminyak atau keringetan.
Ini pertama kalinya aku sejatuh cinta itu sama bedak. Menurutku dia worth it banget buat kalian coba, in case kalian juga kurang suka pakai bedak karena selalu encounter masalah yang sama kayak aku. Hasil akhirnya di kulit cantik banget, dan buat sehari-hari dia cukup banget. Kalau biasanya aku pakai concealer sama loose powder aja masih kelihatan lusuh, sekarang pakai bedak ini aja udah kelihatan fresh.
-----
Where to buy? Watson
How much? Rp. 56.000
Pertama kali cobain lip cream ini waktu aku lagi di kosan teman dan aku langsung jatuh cinta sama warna shadenya karena aku selalu bingung nentuin warna nude yang pas buat warna kulitku itu kayak gimana. Ternyata shade 10 Sweet Choco ini pas banget!
Baca juga: L'Oreal Rouge Signature Shade 116 I Explore Review
Aplikatornya sendiri berbentuk doe foot. Teksturnya creamy banget dan kerasa tebal waktu diaplikasikan, tapi dia keringnya lumayan cepat, jadi aku harus gerak cepat kalau pakai lip cream ini buat nutupin bibir full dalam sekali swipe karena seperti yang aku bilang tadi, dia keringnya cepat. Aku nggak terlalu merekomendasikan double layering karena teksturnya yang cukup creamy dan tebal bikin produknya jadi gampang menggumpal kalau ditimpa beberapa kali. Kalau memang mau dilayer, jangan tunggu sampai dia kering karena bakal nggak enak banget rasanya di bibir.
Baca juga: Colourpop Ultra Matte Lip Shade Bumble Review
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons