Showing posts with label Cushion. Show all posts
Showing posts with label Cushion. Show all posts
Siapa di sini yang suka banget pakai cushion? Banyak orang yang memilih menggunakan cushion untuk keperluan sehari-hari dibandingkan foundation karena formula cushion yang biasanya lebih ringan dibanding foundation. Nah hari ini, aku mau mengulas tentang produk baru dari Masami yang aku yakin bakal menarik buat kalian pecinta cushion, yaitu Masami Loveskin BB Cushion SPF 50+ PA++++.
Seperti biasa, sebelum kita masuk ke formulanya, aku akan mulai bahas dari bagian luar alias exteriornya dulu. Cushion Masami ini punya desain yang benar-benar simple, nggak banyak corak yang menghiasi bagian luarnya. Kemasannya berwarna hitam dengan logo Masami tertulis di bagian depannya, dan informasi shade di bagian belakang. Kalau dibandingkan dengan cushion lainnya yang aku punya, Masami ini termasuk yang kemasannya cukup besar dan bulky. Bahkan dia nggak muat untuk dimasukkan ke dalam rak akrilik aku heheh. Cushion ini sendiri isinya 15g/0.52oz dan dibanderol di harga Rp 250.000.
Untuk series Loveskin BB Cushion ini, Masami mengeluarkan 4 shade yaitu: Soft Beige, Warm Vanilla, True Beige, dan Medium Olive. Kalian tahu lah ya gimana opini aku soal shade range yang sempit hehe. Aku sendiri di awal-awal cukup kebingungan mau pilih shade yang mana karena deskripsi shadenya agak rancu. Setelah lihat dari referensi yang dikasih pihak Masami-nya, aku memutuskan buat pakai shade tergelapnya aja, Medium Olive. Kalau berdasarkan deskripsinya sih medium olive ini, ‘medium beige with yellow undertone’. Harusnya pas ya di kulitku karena memang aku punya yellow undertone.
Cushion ini juga udah mengandung SPF 50, dan beberapa ingredients yang penting untuk menjaga kulit tetap sehat selama kita menggunakan make-up seperti: niacinamide untuk mencerahkan kulit, hyaluronic acid untuk memberikan kelembaban selama pemakaian, hibiscus extract sebagai sumber kolagen untuk memperkuat skin barrier, dan allantoin untuk menenangkan kulit. Klaim produk ini cocok digunakan oleh kulit normal, kering, kombinasi, ataupun berminyak. Dia juga aman digunakan oleh kulit sensitif, dan dapat menyamarkan pori-pori.
Aku selalu suka dengan produk-produk complexion yang di dalamnya udah ada SPF-nya, karena bisa menambah proteksi untuk kulit dari sinar matahari. Meski begitu, aku tetap menyarankan teman-teman untuk pakai sunscreen dulu sebelum pakai cushion karena keefektifan SPF itu hanya bisa bekerja kalau kita pakai sesuai takaran. Karena nggak memungkinkan untuk pakai cushion sebanyak takaran sunscreen, jadi daripada underapplying, sebaiknya tetap pakai sunscreen dulu ya!
Ingredients: Aqua, Cl 77891, Hibiscus abelmoschus extract, Ethylhexyl methoxycinnamate, Cyclopentasiloxane, Dibutyl adipate, Cyclohexasiloxane, Silica, Methyl methacrylate crosspolymer, Cetyl ethylhexanoate, Phenyl trimethicone, Cl 77492, Lauryl peg-10 tris (Trimethylsiloxy), Silylethyl dimethicone, Niacinamide, Diethylamino hydroxybenzoyl hexyl benzoate, Cetyl peg/ppg-10/1 dimethicone, Dipropylene glycol, Sorbitan sesquioleate, C13-16 isoparaffin, Diatomaceous earth, Sodium chloride, Ethyl hexanediol, Dimethicone/Vinyl dimethicone crosspolymer, Heptyl undecylenate, Disteardimonium hectorite, Triethoxycaprylyisilane, Cl 77491, Aluminum hydroxide, 1,2-Hexanediol, Cl 77499

Salah satu yang membedakan cushion ini dari cushion lainnya adalah puffnya yang bukan cuma punya sisi melingkar, tapi juga sisi lancip untuk memudahkan menjangkau sudut-sudut muka yang biasanya susah kalau pakai puff berbentuk melingkar. Puffnya juga halusss banget permukaannya, nggak meninggalkan bekas ketika produk diratakan ke kulit. Kan biasanya ada tuh ya bekas puff waktu kita tap puffnya ke kulit, yang kalau nggak kita blend dengan benar malah kelihatannya aneh. Untungnya puff Masami ini karena teksturnya yang halus dan nggak kebanyakan pola, jadinya dia nggak ngebekas waktu diapply ke kulit.

Awal-awal pakai produknya, sebetulnya agak kaget karena warnanya kelihatan jauh lebih terang dari kulitku. Tapi aku tunggu dulu beberapa waktu sebelum akhirnya warnanya ngeset dan mulai nyatu sama warna kulit asliku. Agak concerning sih karena meskipun aku sawo matang, aku termasuk sawo matang yang nggak gelap-gelap banget. Tapi di sini aku aja masuk ke shade tergelapnya. Semoga nanti ke depannya Masami bakal nambah shade seiring berjalannya waktu. Sementara itu untuk segi coveragenya menurutku ini light to medium ya. Karena aku butuh beberapa kali layer untuk bisa nutupin bekas-bekas jerawatku. Sebagai pecinta high coverage tentu aja aku merasa kerepotan dengan produk ini karena cukup menghabiskan banyak waktu untuk ngebuild coveragenya. Meski begitu buat kalian yang suka coverage yang sheer, bisa banget cobain cushion ini. Aku rasa bakal cocok untuk pemakaian sehari-hari karena nggak akan bikin muka terlalu pangling. Oh iya, finish cushion ini juga nggak terlalu matte yang sampai bikin muka kelihatan nggak bernyawa. Kelihatannya malah muka seperti glowing yang sehat gitu, which I really like karena kalau terlalu matte malah jadinya flat banget muka.
Selama beberapa hari ini aku pakai untuk kegiatan sehari-hari, aku merasa cushion ini cukup tahan banting sih. Dia nggak geser, nggak gampang hilang juga, dan mukaku nggak kelihatan tambah kusam yang mana artinya dia nggak oxidize di aku. Cuma untuk aku yang kulitnya sangat berminyak, cushion ini oil controlnya nggak terlalu oke, jadi aku harus sering-sering blot pakai oil paper. Kalau kena keringat atau misal air ketika harus ibadah gitu, selama aku nggak menggosok muka terlalu heboh, dia akan tetap stay dan nggak hilang. Overall, menurutku cushion ini cukup decent lah, terutama untuk pemakaian sehari-hari karena rasanya ringan banget di kulit kayak nggak pakai apa-apa. Untuk teman-teman yang tertarik buat cobain langsung produk ini, kalian bisa cek langsung ke Shopee dan websitenya Kay Collection!
Kalau disuruh milih antara foundation sama cushion, dulu aku bakal jawab foundation pasti. Karena harus aku akui, kulitku banyak imperfectionnya jadi kalau ada acara atau keperluan yang mengharuskan aku tampil all out, foundation jauh lebih bisa diandalkan. Kenapa? Karena kalau soal complexion product, yang aku cari nomor satu adalah coveragenya. Aku kurang suka sama produk yang coveragenya ringan, kayak nggak puas aja gitu. Makanya meskipun udah sempat cobain cushion, tetap aja aku bakal ngambilnya foundation kalau mau dandan. Itu dulu, sebelum ketemu sama Looke Holy Flawless BB Cushion.
Beberapa waktu lalu aku ditawari sama Looke untuk cobain salah satu produk hits mereka, yaitu cushionnya. Karena aku udah sering lihat review orang-orang yang positif banget sama produk ini, aku jadi penasaran dan mengiyakan untuk cobain langsung, kayak apa sih cushion Looke ini. Bakal beda nggak ya dari cushion lainnya yang udah pernah aku coba?
BACA JUGA: BLP Face Base Foundation Shade W30 Review
Jadi Looke Holy Flawless BB Cushion ini punya klaim medium to full coverage, yang bisa bikin tampilan make-up kita kelihatan flawless makanya namanya "holy flawless". Shade yang aku punya di sini adalah shade Clio, deskripsi shadenya sih bilang ini medium beige dengan warm undertone. Kebetulan memang bisa pas banget kulitku punya undertone warma dan biasanya kalau untuk ukuran complexion product, aku biasa pakai yang medium beige. Sejauh ini yang aku lihat Looke baru punya 3 shade untuk cushionnya, which is a little concerning karena untuk ukuran kulitku yang sawo matang ternyata Clio adalah shade kedua dari tiga, padahal biasanya aku termasuk shade paling gelap. Semoga untuk ke depannya sih Looke bakal nambahin shade lagi ya supaya banyak dari kita yang bisa cobain produk ini.
Meskipun ini adalah produk yang notabenenya termasuk make-up, tapi di dalam cushion ini juga terkandung bahan yang bagus untuk merawat kulit kita selama kita pakai si cushion. Ada green tea extract yang dapat mengontrol sebum dan merawat kulit berjerawat serta kemerahan pada wajah, dan hyraluronic acid yang bagus untuk menjaga kelembaban kulit sehingga secara tidak langsung bantu mengurangi produksi minyak berlebih juga karena kulit kita udah dapat kelembaban yang cukup.
Selama ini aku kalau punya cushion kemasannya itu pasti bulat, karena memang itu bentuk kemasan yang paling umum ya. Makanya pas lihat Looke keluar dengan kemasan kotak seperti ini, rasanya kayak penyegaran aja karena beda dari yang lain. Udah gitu tebal kemasannya juga nggak setebal cushion pada umumnya. Dia termasuk yang lumayan tipis, jadi pas digenggam rasanya sleek apalagi dengan warna body yang full hitam jadi bikin kelihatan elegan banget. Oh iya, dia ini modelan tutupnya tuh yang pakai magnet, jadi nggak bikin ribet deh buat bukanya.
Puffnya ini salah satu favoritku sih. Meski aku belum terlalu banyak coba cushion, tapi sejauh ini puffnya Looke itu yang ternyaman yang pernah aku coba. Puffnya tipis, tapi empuk, ngeblend produknya bagus banget, dan yang paling aku suka adalah dia nggak menyerap terlalu banyak produk padahal tekstur cushionnya ini cair banget. Karena dia tipis, jadinya untuk menjangkau sudut-sudut muka juga jadi lebih handy. Plus, sponge yang warnanya gelap kayak gini buat aku pribadi kelihatan lebih cantik aja karena nggak gampang kelihatan kotor. Selain itu produk ini juga dilengkapi dengan Rippled Sponge Technology yang mampu menjaga formula yang ada di dalamnya biar nggak tumpah saat dibawa ke mana aja, dan mentransfer formula secara maksimal ke area wajah.

Seperti yang kalian lihat, kelihatan kan kalau coveragenya tuh ada banget. Aku benar-benar kagum sih, karena di foto itu aku cuma pakai satu layer aja dan pakainya juga tipis-tipis karena aku mau lihat dulu initial coverage dia gimana, dan apakah bisa dibuild up. Ternyata di layer pertama aja aku udah merasa puas dan jadi nggak berhenti ngaca karena hasilnya bikin kulit kelihatan flawless banget, nggak kayak pakai complexion product. Aku juga di situ nggak pakai primer tapi pori-poriku kelihatan tersamarkan kan :") Asli, baru kali ini merasa senang banget ketemu cushion padahal sebelumnya ya udah pernah pakai cushion juga. Tapi Looke Holy Flawless BB Cushion ini udah bikin aku jatuh hati dari pemakaian pertama sih.
Untuk ketahanannya sendiri dia juga termasuk yang oke banget. Karena finishnya ini sendiri udah matte, kadang aku nggak set pakai bedak, dan cushionnya tetap awet di muka nggak geser ataupun hilang-hilangan meski udah kecampur sebum ataupun keringat. Dia juga nggak transfer ke masker sama sekali jadi aku bersyukur banget bisa akhirnya menemukan dia :") Menurutku ini sepadan dengan harganya sih, jadi kalau kalian lagi nyari cushion yang tahan banting, aku saranin cobain deh Look Holy Flawless BB Cushion.
Kalau kalian udah lama jadi pembaca blog ini, kalian pasti hapal kalau aku sebenarnya dulu nggak terlalu suka pakai cushion. Aku baru pertama kali punya cushion bahkan menjelang akhir 2019 kemarin, karena kebetulan produknya lagi diskon dan penasaran apa sih enaknya cushion dibanding foundation. Setelah cobain langsung sendiri, aku sekarang paham kenapa cushion banyak disukai sama orang-orang. Dia memang praktis, mudah dibawa ketika travelling karena nggak akan tumpah-tumpah, dan aplikatornya juga nggak makan tempat. Jadilah aku memutuskan buat explore lagi macam-macam jenis cushion, terutama cushion dari brand lokal. Kali ini aku mau bahas cushionnya Purbasari yang baru beberapa bulan lalu mereka launch yaitu Purbasari Pore Perfecting BB Cushion.
Ini tampilan depan dan belakang dari cushionnya Purbasari. Dikemas dengan packaging warna hitam, dengan logo Purbasari di depan dan informasi mengenai shadenya di belakang. Cushion Purbasari ini tersedia dalam tiga shade aja: Light Beige, Honey Beige, dan Caramel. Aku sih berharapnya ke depannya nanti, brand lokal nggak lagi stuck di tiga shade aja setiap ngeluarin cushion. Kemarin Pixy udah nambahin shade baru ke rangkaian cushion mereka dan aku happy banget karena masih banyak orang Indonesia yang kulitnya belum tercakup ke dalam pilihan shade yang disuguhkan. Aku sendiri bahkan yang kulitnya ada di medium dark, masih merasa kesusahan menemukan shade cushion yang pas di beberapa brand.
Untuk desain cushionnya secara keseluruhan aku cukup suka karena sejauh ini kan Purbasari masih belum melakukan redesign logo mereka, jadinya kesan tua-nya masih ada, cuma cara pengemasan cushionnya termasuk chic dan sleek, nggak heboh atau overdone sama sekali.
Cushionnya berbentuk sponge, bukan mesh, di dalamnya udah ada aplikator berwarna hitam dengan tulisan Purbasari di tengahnya. Produk ini punya klaim yang dapat membantu mengurangi produksi sebum, menyamarkan pori-pori, dan melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari karena dia udah dilengkapi dengan SPF 18 PA+++ sehingga kulit tampak elastis, halus, lembab, dan bercahaya. Ini jadi poin plus lainnya karena cushionnya itu sendiri udah ada SPF sendiri, jadi bisa ngasih kalian protection lebih ketika dipakai siang hari. Tapi tetap ya, jangan jadi nggak pakai sunscreen lagi karena gimanapun juga kalian harus pakai sunscreen sesuai takaran dan menjadikan BB cushion sebagai pengganti sunscreen itu kurang tepat.
BACA JUGA: Colourpop No Filter Concealer Shade Medium Dark 35 Review
BACA JUGA: Colourpop No Filter Concealer Shade Medium Dark 35 Review

Di sini udah aku kasih lihat gimana coverage dari cushion Purbasari ini. Dari warna shadenya sih pas ya, dan yang aku suka adalah cushion ini nggak oxidize atau menggelap di aku. Malah sebetulnya dia bikin mukaku kelihatan jauh lebih cerah dan segar tanpa kelihatan abu-abu, padahal nggak ada klaim kalau dia ngasih efek tone up. Dari sisi coverage sih menurutku dia light to medium, harus dibuild up untuk bisa nutupin bekas jerawat gitu. Aku biasanya pakai dua layer baru merasa cukup dengan coveragenya. Aku juga suka dengan performa aplikatornya yang nggak banyak menyerap produk, jadinya produk nggak terbuang percuma, semua bisa nempel ke kulit dan diblend dengan baik.
Finishnya matte, walaupun di awal kelihatan dewy, tapi setelah beberapa lama nanti dia akan jadi matte. Dia nggak terlalu bagus buat nutupin pori-pori sih, aku saranin kalian pakai pore filling primer kalau kalian punya pori-pori yang besar karena mengandalkan cushion ini aja nggak cukup. Selain itu untuk oil controlnya juga cukup oke, selama kalian set dengan loose powder yang mattifying juga. Dia nggak bikin mukaku tambah berminyak setelah pemakaian selama 4 jam. Menurutku satu-satunya downside dari cushion ini cuma coveragenya sih.
Jujur, sejak cushion mulai populer di kalangan beauty enthusiast Indonesia, aku sendiri kurang merasa tertarik. Apalagi dulu belum banyak brand lokal yang ngeluarin cushion, jadi kebanyakan masih dari brand Korea dan selain harganya yang mahal sekali, shade yang dikeluarkan juga terbatas dan nggak cocok di kulitku yang cenderung medium dark :( Makin ke sini, brand lokal makin banyak yang ngeluarin cushion dan sebetulnya aku juga nggak terlalu tertarik, nggak ngoyo banget buat cobain. Terus kenapa akhirnya sekarang tiba-tiba punya adalah karena beberapa waktu lalu Pixy ngeluarin bundle set buat cushion dan refillnya dengan harga yang murah yakni cuma Rp 135.000 aja. Menurutku itu udah great deal banget karena kalau beli cushionnya aja harganya cuma beda Rp 10.000.
Waktu aku beli, shadenya cuma ada 3, tapi tenang aja karena sekarang cushion Pixy ini udah ketambahan dua shade baru yang lebih gelap, biar kita-kita yang kulitnya sawo matang cenderung gelap bisa cobain formulanya. Aku sendiri pakai yang shade 301 Medium Beige dan warnanya sih cukup pas di aku, cuma aku notice di beberapa jenis lighting, hasilnya entah kenapa agak ashy di kulit. Mungkin efek dari loose powdernya juga sih, tapi kalau mau turun satu shade lagi nggak cocok karena bakal kegelapan. I assume, cushion ini undertonenya cenderung netral sementara undertone aku warm makanya jadi ashy.
Ini interior dari cushion Pixy Make It Glow. Beneran deh, series Pixy yang Make It Glow ini benar-benar upgrade dari produk-produk mereka yang sebelumnya. Dari luar dia sama persis kayak produk complexion Pixy lainnya dari series yang sama, cuma beda bentuknya aja karena si cushion ini lebih tebal dan bulky. Dia udah dapat sponge dan kacanya juga, walaupun jujur aku nggak pernah pakai kacanya haha. Spongenya sih enak, nggak susah dipakai buat ngeblend produknya di kulit, dan nggak bikin cushionnya kelihatan patchy. Cuma karena bentuknya yang bulat aku suka ngerasa susah buat apply produknya ke bagian muka yang sudut-sudut karena nggak bisa precise.
Oh iya jadi ingat, salah satu alasan kenapa aku dulu nggak terlalu tertarik coba cushion adalah karena cushion menurutku mahal di tempatnya, padahal isinya sedikit. Banyak yang bilang cushion itu praktis karena bisa dibawa kemana-mana, jadi kalau mau touch up gampang. Tapi aku sendiri nggak pernah touch up pakai produk liquid seumur-umur hehe. Kalau touch up dandanan ya paling pakai bedak translucent. Makanya aku kurang bisa melihat urgensi cushion dalam kehidupan make-up ku.

Karena ini pertama kalinya aku punya cushion, sejujurnya aku nggak terlalu tahu coverage yang bakal aku expect tuh segimana. Tapi dari performa cushion ini sih menurutku dia memang light to medium coverage ya, jadi nggak seberat foundation ataupun setebal concealer. Makanya kalau untuk sehari-hari dia cocok banget, karena nggak akan terasa berat di muka tapi cukup buat menyamarkan noda-noda imperfection di muka kita. Aku cukup suka, karena jujur aku nggak terlalu suka pakai bedak, dan nggak mungkin juga setiap hari aku pakai foundation, kalau concealer sih masih mungkin tapi cuma untuk daerah bawah mata. Tapi setelah cobain formula Pixy Dewy Cushion ini, aku jadi prefer cushion ketimbang concealer. Walau begitu cushion ini sih nggak bisa nutupin dark circle aku, cuma bisa buat nutup redness aja.
Untuk ketahanannya sendiri juga cukup oke, nggak geser sama sekali sih di aku. Diset ataupun nggak sama bedak, dia bagus-bagus aja. Ini pertama kalinya aku pakai complexion product dengan finish dewy dan jujur aku suka banget! Awalnya kukira bakal kelihatan lebih becek lagi tapi ternyata hasilnya bikin mukaku kelihatan glowing dan sehat aja. Aku sih saranin kalian nggak usah set pakai bedak karena bakal bikin hasilnya jadi matte, tapi kalau muka kalian berminyak banget dan takut cushionnya pudar, pakai aja.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons