Showing posts with label SNP. Show all posts
Showing posts with label SNP. Show all posts
Sunscreen udah jadi hal yang enggak pernah lepas dari skincare routine-ku. Rasanya kurang aja gitu kalau pagi skincare-an tanpa sunscreen, meskipun mostly kegiatanku sekarang di rumah atau di dalam ruangan aja. Meskipun cuma di rumah dan kamarku juga enggak ada akses matahari, aku tetap rajin pakai sunscreen. Menurutku enggak ada ruginya pakai, karena prinsipku adalah selama di luar masih ada matahari, sunscreen enggak boleh skip! Apalagi sekarang aku udah menginjak usia 25 tahun. Kulitku pasti udah enggak seprima dulu, flek hitam bisa muncul kalau enggak dirawat, kerutan juga bisa timbul. Tanpa sunscreen, aku bisa kelihatan lebih tua dari umurku yang sebenarnya.
Nah kali ini aku mau nge-review produk sunscreen yang akhir-akhir ini lagi aku pakai yaitu SNP UV Perfect Air-Cool Sun Cream SPF 50+ PA+++. Pasti kalian udah enggak asing lagi ya sama brand SNP. Di blog ini sendiri produk mereka jadi salah satu yang paling banyak aku review. Tapi ini adalah sunscreen pertama dari SNP yang aku cobain, makanya aku excited banget karena udah lama mau cobain sunscreen mereka. Kebetulan untuk sun cream ini adalah upgraded version dari sunscreen gel mereka yang sebelumnya udah terkenal juga. Kalau kalian penasaran sama reviewnya, scroll terus postingan ini ya!
Yuk bahas klaimnya dulu. Jadi produk ini adalah sunscreen yang katanya waterproof alias tahan air, bisa melindungi kulit kita dari paparan sinar UVA/UVB, dan punya finish yang bisa bikin kulit kita jadi kelihatan glowing secara natural. Wah, jujur dengar klaim kayak gini aku tergoda banget sih, karena aku suka sunscreen yang finishnya glowing, bukan matte, karena kalau glowing muka kita kelihatan kayak sehat aja gitu kesannya hehe.
Produk ini dikemas dalam bentuk tube berwarna biru aquamarine, dengan isi 50g dan harganya Rp180.000. Harganya cukup bersaing ya, karena sekarang sunscreen lokalpun juga udah banyak yang di atas Rp150.000. Untuk link tempat di mana kalian bisa belinya nanti bakal aku sertakan di akhir postingan ya!
Sebenarnya aku belum terlalu lama pakai sunscreen ini, baru beberapa hari lah, tapi dari pemakaian pertama aja aku udah bisa langsung tahu, I'm gonna love this sunscreen. Buatku enggak susah menentukan aku bakal cocok atau enggak sama sebuah sunscreen, cuma butuh paling banyak dua kali pemakaian aja udah bisa ketebak aku suka atau enggak.
Sunscreen ini punya tekstur cream yang menurutku masih termasuk watery. Dia enggak berat, enggak bikin kulit jadi sumpek, enggak bikin muka kelihatan kusam, ataupun berminyak. Finishnya pas banget, bikin kulit glowing yang sehat. Udah gitu rasanya juga melembabkan banget, makanya kenapa aku bisa skip pakai moisturizer di pagi hari karena pakai sunscreen ini aja juga udah cukup. Sunscreen ini enggak perih di mata, enggak pilling, dan dipakai di bawah makeup juga oke oke aja.
Untuk daya lindungnya sih aku belum bisa banyak komentar karena kegiatanku mostly masih di dalam rumah, belum aku tes gimana kalau aku bawa beraktivitas berat di luar ruangan. Tapi nanti kalau ada perkembangan lainnya pasti bakal aku update di Instagram.
Kalian bisa beli SNP UV Perfect Air-Cool Sun Cream SPF 50+ PA+++ di:
Tentunya jangan lupa juga buat follow Instagram @snpofficial.id biar kalian enggak ketinggalan sama promo, produk terbaru, dan giveaway dari SNP!
Siapa di sini yang suka minum kopi? 🙋♀️ Aku termasuk yang enggak pernah bisa skip 1 hari tanpa minum kopi. Bahasa kerennya, I can't function properly before I get my coffee hehe. Karena kesukaanku minum kopi itu, aku jadi suka banget sama semua hal yang berbau kopi, rasanya kalau nyium bau kopi tuh jadi lebih fresh dan segar aja. Nah, baru-baru ini aku nyobain produk baru dari SNP yang ada embel-embel kopinya nih, yaitu SNP Cafferonic Shampoo & Treatment! Wah, penasaran banget enggak sih sama performa produknya? Yuk, simak terus sampai akhir ya!
Who here likes coffee? ️ I'm one of those who can never skip a day without drinking coffee. In other words, I can't function properly before I get my coffee hehe. Because I like drinking coffee, I really like all things that smell of coffee, it feels like when I smell the smell of coffee, I feel refreshed and energized. Well, recently I tried a new product from SNP that has coffee as the main ingredient, namely SNP Cafferonic Shampoo & Treatment! Wow, aren't you curious about the performance of the product? Come on, stay tuned until the end!
Jadi di dalam series SNP Cafferonic ini ada 2 produk: Shampoo & Treatment (conditioner). Seperti biasa, aku bakal bahas dari kemasan luarnya dulu ya. SNP Cafferonic Shampoo & Treatment ini dikemas dalam botol yang mirip dengan produk skincare mereka si Peptaronic dan Cicaronic, cuma bedanya warna botolnya warna coklat kemerahan. Yang shampoo isinya 500ml sementara untuk treatment isinya 310ml dengan harga masing-masing Rp180.000. Botolnya dilengkapi dengan pump, jadi memudahkan untuk ngeluarin botolnya karena cuma perlu dipijit aja tanpa harus angkat-angkat botolnya karena tangan tuh suka licin ya kadang. Dari segi packaging pokoknya aku enggak ada keluhan, menurutku dia khas SNP banget, dan botolnya juga kamar mandi-friendly alias enggak perlu takut selip dari tangan atau insiden lainnya.
Untuk klaim produknya sendiri, SNP Cafferonic ini katanya sih bisa membantu menutrisi dan melembabkan kulit kepala serta rambut kita karena di dalamnya ada kandungan kopi arabica dan 5 jenis hyaluronic acid.
So in this Cafferonic SNP series there are 2 products: Shampoo & Treatment (conditioner). As usual, I'll talk about the outer packaging first. SNP Cafferonic Shampoo & Treatment is packaged in a bottle similar to their skincare products, Peptaronic and Cicaronic, only the color of the bottle is reddish brown. The shampoo contains 500 ml, while the treatment contains 310 ml at a price of IDR 180,000 each. The bottle is equipped with a pump, so it's easy to take the bottle out because you only need to massage it without having to lift the bottle because hands are slippery sometimes. In terms of packaging, I don't really have any complaints, I think he's very typical of SNP, and the bottle is also bathroom-friendly, aka you don't have to be afraid of slipping from your hands or other incidents.
For its own product claims, SNP Cafferonic is said to be able to help nourish and moisturize our scalp and hair because it contains Arabica coffee and 5 types of hyaluronic acid.
SNP Cafferonic Shampoo
Nah, sekarang kita bahas satu-satu mulai dari shampoonya dulu. SNP Cafferonic Shampoo mengandung beberapa kandungan utama yakni: biji kopi arabica, 5 macam hyaluronic acid, 17 macam asam amino, dan 4 macam probiotik. Seperti yang bisa kalian lihat, tekstur shampoonya bening, dan wanginya enaaak banget, wangi kopi yang cenderung ke arah manis. Waktu pertama pakai produknya dan nyium wanginya, langsung bikin mood aku jadi enak. Untuk cara pakainya sama aja ya dengan shampoo pada umumnya, tinggal basahi dulu rambut secara menyeluruh baru pakaikan produknya ke seluruh rambut. Untuk pemakaiannya sendiri sih enggak ada sensasi apa-apa ya pas kena kulit kepala, kan biasanya ada tuh shampoo yang suka ngasih rasa dingin, nah kalau SNP Cafferonic ini enggak.
Biasanya aku shampooan enggak lama-lama, aku pernah nonton di channel YouTube hairdresser luar negeri kalau shampooan itu memang enggak usah dilama-lamain. Jadi selama aku udah ngerasa shampoonya udah merata, yaudah lanjut bilas aja. Aku juga fokus shampooan di area kulit kepala, kalau bagian ujung cukup sekenanya.
Now, let's discuss one by one starting from the shampoo first. SNP Cafferonic Shampoo contains several main ingredients, namely: arabica coffee beans, 5 kinds of hyaluronic acid, 17 kinds of amino acids, and 4 kinds of probiotics. As you can see, the texture of the shampoo is clear, and it smells really good, the smell of coffee tends to be sweet. When I used the product for the first time and smelled the fragrance, it immediately put me in a good mood. For how to use it, it's the same as shampoo in general, all you have to do is wet your hair thoroughly and then apply the product all over your hair. As for the use itself, there is no sensation when it hits the scalp, usually there are shampoos that like to give a cool feeling, so it's not SNP Cafferonic.
Usually I don't shampoo for long, I've watched on the foreign hairdresser's YouTube channel if the shampoo doesn't have to be prolonged. So as long as I feel the shampoo is evenly distributed, then just rinse it off. I also focus on shampooing in the scalp area, if the ends are quite casual.
SNP Cafferonic Treatment
Nah setelah selesai shampooan, lanjut pakai SNP Cafferonic Treatment alias conditionernya. Teksturnya sih sama aja juga ya kayak conditioner pada umumnya, putih dan agak berminyak, lebih licin juga di tangan. SNP Cafferonic Treatment memiliki kandungan yang sama dengan shampoonya yakni: biji kopi arabica, 5 macam hyaluronic acid, 17 macam asam amino, dan 4 macam probiotik. Wanginya sendiri sih mirip dengan varian shampoonya, kopi yang cenderung manis.
Untuk conditionernya aku pakai cukup di ujung rambut aja, karena memang udah jadi kebiasaan kalau conditioner aku pakainya enggak sampai di kulit kepala. Conditioner cenderung bikin lebih berminyak, makanya disebut treatment karena dia lebih ke arah penanganan khusus untuk kondisi rambut tertentu aja. Kondisi rambutku memang kering banget di ujungnya, makanya kenapa conditioner cuma aku pakai di ujung aja untuk menghindari kulit kepala jadi berminyak dan bikin rambut cepat lepek.
Now, after finishing shampooing, continue using SNP Cafferonic Treatment aka conditioner. The texture is the same as a conditioner in general, white and a bit oily, more slippery in the hands too. SNP Cafferonic Treatment contains the same ingredients as the shampoo, namely: arabica coffee beans, 5 kinds of hyaluronic acid, 17 kinds of amino acids, and 4 kinds of probiotics. The scent itself is similar to the shampoo variant, the coffee tends to be sweet.
For the conditioner, I only use it at the ends of my hair, because it's a habit that I don't use conditioner to reach my scalp. Conditioner tends to make it more oily, that's why it's called a treatment because it's more towards special treatment for certain hair conditions. My hair is really dry at the ends, that's why I only use conditioner at the ends to prevent my scalp from becoming oily and making my hair limp.
BACA JUGA: Head & Shoulders Supreme Smooth, Supreme Moisture, and Supreme Anti-Hairfall Shampoo Review
Aku udah pakai kedua produk ini selama dua minggu terakhir, dan aku merasa rambutku jadi enggak bervolume. Aku biasanya keramas 2 hari sekali, enggak bisa lebih dari itu karena memang kulit kepalaku cepat berminyak dan kalau udah berminyak bakal jadi gatal. Mungkin itu kenapa rambutku jadi kelihatan kurang bervolume karena produk ini terlalu melembabkan kulit kepalaku. Bukan berarti produknya enggak oke ya, tapi kurang tepat aja untuk aku. Aku juga menyayangkan wanginya yang kurang nempel di kepala apalagi setelah selesai keramas, padahal wanginya enak banget! Untuk shampoo dan conditionernya sendiri mereka enggak susah untuk dibilas, dan enggak bikin kulit kepala jadi gatal setelahnya. Menurutku produk ini akan cocok banget buat kalian yang kulit kepalanya super duper kering sih.
I've been using both of these products for the past two weeks, and I feel like my hair is losing volume. I usually wash my hair every 2 days, I can't do more than that because my scalp gets oily quickly and when it's oily it gets itchy. Maybe that's why my hair looks less voluminous because this product is too moisturizing for my scalp. That's not to say the product isn't good, but it's just not right for me. I also regret that the scent doesn't stick to my head, especially after washing it, even though it smells really good! As for the shampoo and conditioner, they are not difficult to rinse off, and don't make the scalp itchy afterward. I think this product will be perfect for those of you who have super duper dry scalp.
Oke deh, segitu dulu aja review hari ini, jangan lupa nih buat follow akun @snpofficial.id di Instagram supaya kalian enggak ketinggalan sama promo yang lagi berlangsung! Dan untuk teman-teman yang mau cobain SNP Cafferonic Shampoo & Treatment, kalian bisa cek langsung aja ke toko online resmi SNP di:
Sejak pandemi dimulai, aku jadi sering mengalami kebiasaan untuk skip pakai skincare, entah itu skincare pagi atau malam. Bisa skip salah satunya aja, atau kadang bisa dua-duanya. Kadang bisa skip sehari doang, tapi nggak jarang kebablasan sampai dua bahkan tiga hari nggak skincarean sama sekali. Alasannya cuma satu; keburu malas hehe. Padahal dulu aku termasuk orang yang rajin banget skincarean, makanya produk skincare yang aku pakai bisa sampai 10 produk dalam satu routine karena aku memang suka aja duduk lama-lama di depan cermin pakai ini itu ke muka. Tapi makin lama malah aku jadi merasa beban duluan lihat berapa produk yang harus kupakai.
Kalau udah kayak gini biasanya kulitku langsung jadi dehidrasi dan kusam. Aku memang rentan banget sama dehidrasi, makanya sebenarnya aku nggak bisa kalau kelamaan nggak skincarean karena efeknya bakal buruk ke kulit. Nah kebetulan beberapa hari belakangan ini aku lagi nyobain pakai produk yang punya klaim bisa membantu di dua masalah tersebut yakni SNP Halloasis Sheet Mask. Mereka ini ada dua varian, yang satu untuk Brightening dan satunya lagi untuk Moisture.
BACA JUGA: Review 1 Minggu Pemakaian SNP Prep Cicaronic
Jadi SNP Halloasis Moisture Hill Mask ini mengandung dengan Cactus Stem, Flower, Fruit Extract (Opuntia Ficus Indica) yang dapat menjaga kelembaban dan elastisitas kulit wajah kita. Kandungan Cactus extract ini juga bisa memberikan hidrasi untuk kulit yang dehidrasi. Jadi seperti yang aku bilang tadi, sheet mask ini akan cocok buat aku atau teman-teman yang juga memiliki masalah kulit yang sama yakni dehidrasi. Essence dari sheet mask ini cukup kental, bahan sheet mask nya juga tipis, lembut, dan nggak terasa kasar atau perih ketika dipakai di wajah.
Lembaran sheet masknya benar-benar tertutupi sama essencenya yang cukup banyak, tapi herannya dia nggak bikin berantakan sampai netes kemana-mana. Untuk ukurannya sendiri sih cukup pas di mukaku, kecuali untuk bagian mulut sepertinya sih agak kurang lebar sedikit. Tapi untuk bolongan mata dan hidung udah pas. Efeknya setelah pakai si Moisture Hill Mask ini langsung kerasa banget kulitku yang tadinya terasa bertekstur langsung jadi lebih bouncy dan supple karena mendapat asupan hidrasi yang baik dari sheet masknya bahkan dalam sekali pemakaian langsung. Salah satu downside yang aku kurang suka sih essence sisa yang ada di wajah setelah sheet masknya dilepas butuh waktu cukup lama buat menyerap ke kulit. Untuk aku yang kurang sabaran, hal kayak gini bisa cukup mengganggu.

Nah berikutnya ada SNP Halloasis Brightening Sheet Mask yang punya star ingredients Adenium Obesum Leaf Extract atau yang lebih dikenal dengan atau tanaman bunga Kamboja. Sheet mask ini memiliki klaim dapat membantu melembabkan serta mencerahkan kulit yang kusam. Lagi-lagi pas banget sama permasalahan yang biasa aku hadapi akibat dari kurang rajin skincarean akhir-akhir ini. Kulit memang cenderung gampang kelihatan kusam terutama ketika dehidrasi. Makanya kenapa kalau udah dehidrasi, wajahku juga pasti kusam.
Bahan sheetnya sih aku rasa sama-sama aja dengan varian Moisture Hill, sama-sama tipis dan lembut di kulit, nggak kasar. Bolongan mata dan hidung juga pas, tapi sama juga untuk bagian mulut buatku kurang lebar heheh. Agak repot jadinya karena essence jadi ada sedikit yang masuk ke mulut selama dipakai. Essencenya juga masih sama dengan varian Moisture Hill, bening dan cukup kental jadi nggak gampang netes dari sheetnya.

Untuk yang varian Brightening ini aku lebih takjub lagi waktu lihat hasilnya karena ternyata bisa langsung kelihatan wajahku jadi kelihatan lebih segar, lebih cerah dalam satu kali pemakaian. Sepertinya sheet mask kayak gini cocok buat kalau misalnya kita mau ada acara penting kayak kondangan atau party gitu, beberapa jam sebelum dandan bisa banget pakai sheet mask Halloasis yang varian Brightening biar muka kelihatan fresh!
Overall, aku sih merasa di antara keduanya nggak ada perbedaan signifikan in terms of pengalaman selama pemakaian. Tapi dari hasilnya memang jelas beda, kalau yang Brightening bisa bantu bikin kulit jadi lebih segar. Keduanya juga sama-sama melembabkan kulit. Untuk teman-teman yang mau cobain langsung sheet mask Halloasis dari SNP ini, kalian bisa langsung cek ke Sociolla karena untuk akan ada discount 10% untuk harga per piecesnya dari Rp20.000 jadi Rp18.000, dan discount 20% kalau kalian beli bundle yang berisikan 10 pieces sheet mask dari harga Rp200.000 jadi Rp170.000. Jangan lupa juga untuk follow Instagram SNP untuk mendapat info dan promo menarik lainnya!
Sebagai pemilik kulit berminyak, kalau ditanya apa ingredients skincare kesukaanku, kayaknya aku bakal jawab Centella Asiatica. Udah nggak perlu diragukan lagi, Centella Asiatica ini terbukti memang handy banget kalau udah urusan jerawat. Salah satu masalah utama kulitku adalah jerawat, apalagi karena memang kulitku termasuk yang acne prone alias mudah berjerawat, jadinya kadang nggak ngapa-ngapain sekalipun juga jerawat ya bisa aja muncul. Kalau udah kayak gitu, aku bakal langsung ambil produk skincare yang setidaknya mengandung Centella Asiatica ini karena di aku, Cica selalu berhasil merawat jerawat mulai dari baru muncul, sampai nanti setelah jerawatnya kering.
Centella Asiatica mengandung banyak bahan aktif yang dikenal sebagai terpenoid, yang membentuk sekitar 8% dari berat tanaman. Ada 4 manfaat utama yang telah dipelajari untuk perawatan kulit, di antaranya adalah asam asiatik, asam madekasik, asiatikosida dan madekasosida. Mereka terkadang disertakan dalam suatu produk dalam bentuk murninya, atau bisa juga sebagai campuran dan ditulis sebagai "Centella Asiatica Extract".
Nah kebetulan nih, aku baru-baru ini lagi cobain satu rangkaian produk yang mengusung Centella Asiatica sebagai salah satu main ingredientsnya yaitu SNP Prep Cicaronic. Aku yakin kalian pasti udah nggak asing lagi ya sama skincare line yang satu ini. Setelah sebelumnya sukses merilis series SNP Prep Peptaronic, kali ini SNP kembali lagi dengan series baru yang ditujukan untuk pemilik kulit berjerawat dan sensitif dengan lini Cicaronic. Aku berkesempatan cobain mulai dari cleansing foam, toning essence, ampoule, sampai sheet masknya. Penasaran nggak gimana hasilnya di kulitku? Yuk, lanjut baca kalau mau tahu!
As someone with oily skin, if you asked me what my favorite skincare ingredient is, I'd say centella asiatica. It is out of the question, centella asiatica has been proven many times over to be effective when it comes to acne treatment. One of my main skin problem is acne, since apparently my skin is prone to have them, so even when I don't change my diet, nor trying new products, acne would still find its way to inhabit my skin. When such thing happens, the first thing I do is to grab a skincare product with centella asiatica in it, as it always helps me to treat them pre and post showing.
Centella asiatica’s been in skincare for a long time, but it’s really getting its time in the spotlight at the moment. Centella asiatica contains a bunch of active ingredients known as terpenoids, which make up around 8% of the weight of the plant. The main four that have been studied for their skincare benefits are asiatic acid, madecassic acid, asiaticoside and madecassoside. They’re sometimes included in a product alone in pure form, or in combination as “Centella asiatica extract”.
For the past few days, I've been trying this new set of skincare where they use centella asiatica as their main ingredients, it's the SNP Prep Cicaronic. I'm sure a lot of you are familiar with this line by now. After the release of SNP Prep Peptaronic, SNP comes back with another new series dedicated to people with acne problems and sensitive skin with this Cicaronic line. In this chance, I get to try starting from their cleansing foam, toning essence, ampoule, to their sheet mask. If you wanna know how it affects my skin, then keep on reading!
Sebelum kita masuk lebih jauh ke review produknya, mari kenalan dulu dengan SNP dan apa itu SNP Prep Cicaronic. SNP adalah merek 'Solusi Kulit Total' yang dikembangkan oleh ahli perawatan kulit K-Beauty, tujuannya memberikan solusi terbaik kepada konsumen berdasarkan keahlian perawatan kulit Korea dan bukti ilmiah.
- SCIENCE (Prioritize Clients’ Skin) Berdasarkan penelitian dan pengembangan terus-menerus para ahli kulit, SNP memberikan solusi untuk menghadirkan kulit yang paling muda dan segar bagi pelanggan.
- NATURE (Safe & Verified Effective Ingredients) SNP memanfaatkan kekuatan alami dari bahan-bahan murni dan memberdayakannya dengan sains untuk memperkuatnya guna menciptakan perawatan kulit seefektif mungkin.
- PURITY (Pure Skin) SNP aman untuk kulit sensitif memberikan solusi dengan bahan yang terbukti aman melalui pengujian yang ketat.
SNP Prep diperkaya dengan beberapa lapisan asam hidronik dengan bahan aktif utama, seperti peptides, cica, dan vitamin. Dibuat oleh SD Biotechnologies, salah satu perusahaan Kecantikan dan Perawatan Kulit terkemuka di Asia, untuk menyediakan perawatan kulit berkualitas tinggi dengan bahan yang efektif dan harga yang terjangkau.
Before we go further into the product review, let's get acquainted with SNP and what is SNP Prep Cicaronic. SNP is a ‘Total Skin Solution’ brand developed by K-Beauty skin care experts, providing consumers with the best solutions based on Korean skincare expertise and scientific evidence.
- SCIENCE (Prioritize Clients’ Skin) Based on our skin experts’ constant research and development, SNP provides solutions to bring forth the customers’ most youthful and fresh skin.
- NATURE (Safe & Verified Effective Ingredients) SNP leverages on the natural power of pure ingredients and empowers it with science to strengthen them to create the most effective skin care possible.
- PURITY (Pure Skin) SNP is safe for sensitive skin providing solutions with ingredients proven safe through strict testing.
SNP PREP to bring it back to basics. SNP PREP is enriched with multiple layers of HYALURONIC ACID with key active ingredients, such as PEPTIDES, CICA, and VITAMINS. Created by SD Biotechnologies, one of the leading Beauty and Skin Care companies of Asia, to provide high quality effective ingredient skin care at attractive prices.

SNP PREP CICARONIC MILD CLEANSING FOAM
Rp 180.000/180ml
Yang pertama akan aku bahas adalah cleansing foamnya dulu, sesuai dengan urutan gimana aku pakai produk-produk ini. Produk ini punya klaim untuk membantu membersihkan kulit dari polusi, debu, dan efek dari sinar matahari yang membuat kulit menjadi kusam. Kandungan centella asiatica di dalamnya membantu menenangkan kulit yang iritasi. Selain itu di dalamnya juga terdapat 3 lapis hyaluronic acid untuk melembabkan kulit sehingga setelah dibilas, kulit nggak akan terasa kering ataupun ketarik.
First thing is going to be the cleansing foam, according to the order in which I use these products. This product has a claim to help clean the skin from pollution, dust, and the effects of sunlight that make our skin appear dull. The centella asiatica in it helps soothe irritated skin. In addition, there are also 3 layers of hyaluronic acid to moisturize the skin so that after we rinse it off, the skin won't feel dry or tight.
Ingredients: Water, Myristic Acid, Glycerin, Potassium Hydroxide, Stearic Acid, Glyceryl Stearate, Palmitic Acid, Cocamidopropyl Betaine, Butylene Glycol, Sorbitol, Potassium Benzoate, Sodium Chloride, Polyquaternium-7, Disodium EDTA, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Arachidic Acid, Lauric Acid, Melia Azadirachta Leaf Extract, Coptis Japonica Root Extract, Oleic Acid, Sodium Benzoate, Panthenol, Fragaria Vesca (Strawberry) Leaf Extract, Melia Azadirachta Flower Extract, Propanediul, Centella Asiatica Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Theobroma Cacao (Cocoa) Seed Extract, Dextrin, 1,2-Hexanediol, Anastatica Hierochuntica Extract, Sodium Hyaluronate, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Ethylhexylglycerin, Madecassoside, Thymus Vulgaris (Thyme) Leaf Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Origanum Majorana Leaf Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Fragrance

Cara pakainya standard aja ya, kayak pakai sabun muka pada umumnya aja. Dia wanginya khas centella asiatica, dan teksturnya creamy banget. Sebagai penyuka jenis face wash dengan tekstur gel, menurutku ini termasuk yang lembut banget di kulit. Kulitku jarang cocok sama cleansing foam yang creamy begini karena kadang mereka suka terasa kasar di kulit, tapi pas aku cobain ternyata dia lembut banget! Setelah dibilas juga kulitku nggak terasa kesat, kering, ataupun ketarik. Aku sempat coba diamkan kulitku tanpa dilanjut toner selama 2 menit dengan posisi aku di ruangan ber-AC dan tetap rasanya kulitku nggak kering. Setelah pakai si cleansing foam, kulitku benar-benar kelihatan cerah dan nggak kusam lagi, persis seperti klaimnya!
It's used like how usually do with facial foam in general. It smells like centella asiatica, and the texture is really creamy. As a type of face wash with a gel texture, I think this is one that is really soft on the skin. My skin rarely matches with creamy cleansing foam because sometimes they tend feel rough on the skin, but when I tried it, it was so soft! After rinsing, my skin doesn't feel dry, tight, or tingling. I tried to leave my skin on without the toner for 2 minutes in an air-conditioned room and still didn't feel like my skin was dry. After using the cleansing foam, my skin really looks bright and not dull anymore, just like the claim!
BACA JUGA: SNP Ruby Nutrition Eye Patch Review

SNP PREP CICARONIC TONING ESSENCE
Rp 180.000/220ml
Setelah selesai dengan cleansing foamnya, langsung dilanjut pakai toning essence. Awal-awal ini aku agak bingung dengan label produk sebagai "toning essence", maksudnya dia ini sebagai toner apa essence? Tapi setelah nyobain langsung, menurutku Cicaronic Toning Essence ini lebih cenderung mirip hydrating toner. Masih sama seperti cleansing foamnya, produk ini juga mengandung centella asiatica dan 3 layer hydrating toner untuk membantu melembabkan, menjaga vitalitas, serta menenangkan kulit. Kemasannya mirip dengan lini Peptaronic cuma yang ini warnanya hijau aja. Cara pakainya cuma dituang ke tangan, habis itu diratakan ke kulit dengan cara ditepuk-tepuk.
After finishing with the cleansing foam, I continue with the toning essence. At first, I was a bit confused with the "toning essence" label, is it a toner or an essence? But after trying it out, I think this Cicaronic Toning Essence leans more towards hydrating toner. Just like the cleansing foam, this product also contains centella asiatica and 3 layers of hydrating toner to help moisturize, maintain vitality, and soothe the skin. The packaging is similar to the Peptaronic line, only this one is clad in green.
Ingredients: Water, Dipropylene Glycol, Butylene Glycol, Glycereth-26, 1,2-Hexanediol, Propanediol, Glycereth-25 CA Isostearate, Glycerin, Ethylhexylglycerin, Diphenyl Dimethicone, Triethylhexanoin, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Disodium EDTA, Fragrance, Sodium Hyaluronate, Biosaccharide Gum-1, Polyglyceryl-10 Oleate, Hydrogenated Lecithin, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Panthenol, Fragaria Vesca (Strawberry) Leaf Extract, Centella Asiatica Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Thymus Vulgaris (Thyme) Leaf Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Origanum Majorana Leaf Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Extract, Madecassoside
Teksturnya cair banget, aku sempat kira dia bakal kental dan berat gitu karena dilihat dari warnanya yang agak keruh gitu biasanya agak berat pasti. Tapi ternyata ini ringan banget, dan begitu diratain ke kulit rasanya langsung lembab banget. Kalau biasanya aku butuh paling sedikit 5 layer hydrating toner, pakai toning essence ini aku cuma butuh 2 layer aja. Rasanya benar-benar nyaman, dan terasa banget calmingnya di kulit. Finishnya nggak bikin muka jadi berminyak atau gerah, cuma memang agak kerasa kalau ada lapisan hidrasinya gitu.
The texture is really runny, I thought it would be thick and heavy because you can see from the color it's a bit cloudy, it's usually a bit heavy for sure. But it turns out to be really light, and once applied to the skin it feels really moist. Usually, I need at least 5 layers of hydrating toner, but with this toning essence I only need 2 layers. It feels really good, and feels really calming on the skin. The finish doesn't make your face oily or heavy, but you can definitely feel like there's a bit layer of hydration.
BACA JUGA: SNP Red Ginseng Energy Eye Cream Review

SNP Prep Cicaronic SOS Ampoule
Rp 180.000/7 x 1,5ml
Setelah selesai dengan toning essencenya, kita lanjut ke ampoulenya. Di dalam satu box ini kalian akan dapat 7 buah botol ampoule yang masing-masing isinya 1,5ml. Setiap botolnya dimaksudkan untuk dihabiskan dalam sehari, jadi nggak langsung satu kali pemakaian. Ini dimaksudkan agar kita bisa mendapatkan kulit yang sehat dalam waktu seminggu. Ampoule ini sendiri bisa dipakai baik pagi dan malam, seperti apa yang selama ini aku lakukan karena aku merasa nggak ada ingredients di dalamnya yang akan membuat kulit jadi sensitif sama matahari. Nanti botolnya kalau sudah dibuka, bisa disimpan lagi dengan cara aku balikkan tutupnya untuk menahan supaya cairannya nggak keluar dari botolnya.
After finishing with the toning essence, we move on to the ampoule. In this one box, you will get 7 ampoule bottles, each of which contains 1.5 ml. Each bottle is meant to be used up in a day, so it doesn't take one use right away. This is so that we can get healthy skin within a week. This ampoule itself can be used both morning and night, like what I've been doing because I don't think there are any ingredients in it that will make my skin sensitive to the sun. Later when the bottle is opened, it can be stored again by turning the cap over to hold it so that the liquid doesn't come out of the bottle.
Ingredients: Water, Glycerin, Butylene Glycol, Glycereth-26, Propanediol, 1,2-Hexanediol, Dipropylene Glycol, Centella Asiatica Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Glycereth-25 PCA Isostearate, Ethylhexylglycerin, Carbomer, Tromethamine, Fragrance, Disodium EDTA, Xanthan Gum, Sodium Hyaluronate, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Panthenol, Melia Azadirachta Leaf Extract, Fragaria Vesca (Strawberry) Leaf Extract, Melia Azadirachta Flower Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Extract, Thymus Vulgaris (Thyme) Leaf Extract, Origanum Majorana Leaf Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Madecassoside

Kalau ditanya mana produk yang jadi favoritku dari seluruh rangkaian Cicaronic ini, jawabannya adalah si ampoule! Awalnya aku ragu ini bakal cukup buat pemakaian sehari, karena ukurannya yang kecil. Tapi pas aku coba, bahkan pakai 1/3-nya aja itu udah bikin satu mukaku lembab banget! Teksturnya cair, tapi bukan cuma cair yang kalau kena kulit bakal asal lewat aja. Begitu diratain dia langsung bikin kulit jadi lembab, jerawat kelihatan lebih kalem, dan yang aku suka finishnya di muka bikin kelihatan jadi sehat banget. Kulit jadi kalau dipegang tuh mantul-mantul gitu lho saking lembabnya. Lembut kayak kulit bayi.
If you ask me which product is my favorite from the entire Cicaronic series, the answer is the ampoule! At first I doubted it would be enough for a day's use, due to its small size. But when I tried it, even using 1/3 of it made my face really moist! The texture is liquid, but it's not just liquid, if it comes into contact with the skin, it just passes. Once applied, it immediately makes the skin moist, the pimples look calmer, and what I like is the finish, this makes my face looks really healthy. When I touch my skin, it bounces because it's well moisturized. Soft like a baby's skin.
SNP Prep Cicaronic Daily Mask
Rp 20.000/pcs
Step terakhir dari rangkaian Cicaronic ini adalah sheet masknya. Kalau untuk urusan sheet mask, SNP udah jadi andalan banget sih. Dari semua review sheet mask mereka yang udah pernah aku tulis di blog, semuanya jadi kesukaanku, nggak ada yang aku nggak suka. Di dalamnya juga masih sama, dia mengandung centella asiatica extract dan 3 lapis hyaluronic acid untuk memulihkan kulit yang sensitif dan teriritasi. Kemasan luarnya simple banget, didominasi warna hijau pucat dan putih dengan tulisan klaimnya di bagian depan, dan ingredients list di bagian belakangnya.
The last step in this Cicaronic series is the sheet mask. When it comes to sheet masks, SNP is really a mainstay. From all of their review sheet masks that I've written on the blog, all of them are my favorites, there's nothing that I don't like. Inside it is still the same, it contains centella asiatica extract and 3 layers of hyaluronic acid to restore sensitive and irritated skin. The outer packaging is very simple, dominated by pale green and white with the claim written on the front, and the ingredients list on the back.
Ingredients: Water, Glycerin, Dipropylene Glycol, Butylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Polysorbate 20, Carbomer, Arginine, Hydroxyethylcellulose, Panthenol, Allantoin, Coptis Japonica Root Extract, Schizandra Chinensis Fruit Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Zingiber Officinale (Ginger) Root Extract, Camellia Sinensi Leaf Extract, Xanthan Gum, Ethylhexylglycerin, Dipotassium Glycyrrhizate, Disodium EDTA, Fragrance, Propanediol, Caprylyl Glycol, Dioscorea Japonica Root Extract, Viola Mandshurica Flower Extract, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Ulmus Davidina Root Extract, Laminaria Japonica Extract, Centella Asiatica Extract, Centella Asiatica Leaf Extract, Chamaecyparis Obtusa Leaf Extract, Thuja Orientalis Extract, Pinus Densiflora Leaf Extract, Bambusa Vulgaris Extract, Citrus Unshiu Peel Extract, Sodium Hyaluronate, Cyclodextrin, Madecassoside, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Sodium Acetylated Hyaluronate
BACA JUGA: SNP Jade Soothing Ampoule Sheet Mask Review


Sheet masknya punya essence yang pas, nggak kebanyakan sampai nyisa-nyisa di dalam packagenya. Terus essencenya juga nggak lengket, cepat menyerap ke kulit, jadinya untuk orang seperti aku yang nggak suka nunggu kelamaan untuk lanjut ke step berikutnya, ini cocok banget. Lembaran sheet masknya pas di muka, dan bahannya juga kerasa halus, nggak terasa kasar sama sekali di kulit. Oh iya, kadang ada beberapa sheet mask yang kalau aku pakai, bikin kulit di bagian bawah hidungku jadi terasa pedas gitu, tapi untungnya sheet mask ini nggak begitu. Rasanya setelah pakai sheet mask ini kulitku benar-benar merasa nyaman, lembab pol, dan jerawatku jadi lebih kalem.
The sheet mask has the right amount essence, not too much of it left in the pack. The essence is also not sticky, quickly absorbs into the skin, so for people like me who don't like waiting too long to move on to the next step, this is perfect. The sheet mask fits snugly on the face, and the material also feels smooth, doesn't feel rough at all on the skin. Oh yeah, sometimes there are some sheet masks that if I use them, it makes the skin on the bottom of my nose feel spicy, but luckily this sheet mask isn't like that. It feels like after using this sheet mask my skin feels really comfortable, moisturized, and my acne calms down.
BACA JUGA: Pond's Age Miracle Whip Review


Ini progressnya di kulitku dengan pemakaian selama kurang lebih seminggu dari tanggal 30 November sampai 6 Desember. Well, nggak terlalu banyak perubahan yang terlihat ya. Karena memang masih seminggu juga, biasanya kulitku itu baru bisa menunjukkan hasil pemakaian paling cepat dua minggu sampai satu bulan, jadi nanti setelah ini akan aku lanjutkan lagi untuk lihat gimana efeknya lebih jauh. Tapi menurutku untuk hasil satu minggu aja, this is quite good. Apalagi jerawat di tulang pipi dan pelipisku itu tadinya merah banget dan udah berbentuk pustules yang nggak mau hilang-hilang. Sejak mulai pakai rangkaian skincare dari Cicaronic akhirnya perlahan mereka kering juga, dan sekarang tinggal ngilangin bekasnya aja deh.
Overall, aku cukup suka dengan produk-produk dari SNP Prep Cicaronic ini. Baik cleanser, toning essence, ampoule, dan sheet masknya, semua sangat membantu untuk melembabkan kulit dan bikin jerawat lebih kalem. Kalau ditanya mana produk yang paling aku suka, kayaknya aku bakal pilih si ampoule karena pakai sedikit aja udah bikin lembab banget di kulit. Ini juga nggak terlepas dari keseluruhan produk yang dipakai karena semuanya bisa saling bahu-membahu buat ngelayer hidrasi di kulit.
This is the progress on my skin with usage for about a week from December 1st to December 6th. Well, not too many changes have been seen, huh. Because it's still a week too, usually my skin can only show the results of using it as early as two weeks to a month, so later after this I will continue again to see how the effect is further. But in my opinion, for the results of just one week, this is quite good. Moreover, the pimples on my cheekbones and temples were really red and already in the form of pustules that won't go away. Ever since I started using skincare range from Cicaronic, they finally dry out slowly, and now it's just a matter of removing the scars.
Overall, I quite like the products from SNP Prep Cicaronic. Both the cleanser, toning essence, ampoule, and sheet mask, all really help to moisturize the skin and make acne calmer. When asked which product I like the most, I think I'll go for the ampoule because just using a little bit makes it really moist on the skin. This is also inseparable from the overall product used because all of them can work hand in hand to layer hydration on the skin.
Nah buat teman-teman yang mau cobain produk SNP Prep Cicaronic ini, kalian bisa dapatkan di official online marketplace SNP di:
Wah, udah lama banget rasanya nggak pernah update lagi soal sheet mask empties. Kalian yang udah lama follow aku juga pasti udah paham lah ya kalau udah cukup lama aku berhenti beli, koleksi, ataupun pakai sheet mask. Dulu, sekitar tahun 2018 akhir sampai pertengahan 2019 sih masih suka kalap kalau lihat sheet mask diskon, tapi suatu hari aku sadar kalau sheet mask itu bikin aku boros banget. Pertama, aku sendiri sebetulnya nggak terlalu suka pakai sheet mask, malas banget lah. Aku cuma senang beli dan ngumpulinnya aja. Kalau udah kayak gitu kan jadi nggak ada manfaatnya itu sheet mask haha. Kedua, udah jadi rahasia umum kalau sheet mask sebetulnya menyumbang limbah kecantikan cukup banyak. Ya walaupun sekarang ada jasa seperti Waste 4 Change buat mengolah sampah-sampah kecantikan kita, tapi tetap aja to. Makanya itulah aku perlahan mengurangi pembelian sheet mask, sampai akhirnya benar-benar berhenti beli lagi. Sampai sekarang aku cuma pakai sheet mask yang dikasih dari brand aja, tapi kalau beli sendiri udah nggak ada gairah haha.
Di sheet mask empties kali ini aku berhasil menghabiskan:
- SNP Fresh Vita Firming Jelly Mask — Sebelumnya di blog aku udah pernah review soal sheet mask SNP yang Fresh Vita C dan itu jadi salah satu sheet mask favoritku. Kali ini aku cobain varian lainnya karena kebetulan beberapa waktu lalu waktu dikirimin PR package dari SNP, ternyata mereka nyelipin beberapa sheet mask, termasuk Fresh Vita, jadi ini untuk ngehabisin aja.
- SNP Bird's Nest Aqua Fitting Cell Mask — Masih dari SNP, ini juga salah satu favoritku dari mereka. Menurutku kalau soal sheet mask tuh SNP cukup unggul. Kebanyakan sheet mask mereka aku suka, mulai dari faktor essencenya itu sendiri, ukuran lembaran maskernya, sampai harga yang masih termasuk affordable dan bersaing.
- Mediheal P.D.F AC Dressing — Ngomongin masker favorite, kalau harus milih satu brand aja sih tetap pilihanku jatuh ke Mediheal. Pertama kenal merk ini dari salah satu mutualku di Instagram, dan yang pertama aku cobain itu masker Tea Tree mereka. Banyak masker Mediheal yang jadi favoritku, masker mereka nggak pernah fail. Ukuran lembarannya selalu pas, dan yang paling penting, kayaknya cuma masker Mediheal yang efeknya bisa langsung kerasa setelah pemakaian.
- Mediheal Bio-cellulose Mask — Ini juga sheet mask yang lumayan mahal kalau harganya normal. Aku sempat beli dia waktu diskon dan dapat free sheet mask lainnya, terus malah nggak kepakai karena disayang-sayang harganya yang mahal haha. Sheet mask ini punya tube serum tambahan yang bisa dipakai lebih dari sekali gitu, makanya kenapa dia lebih mahal dibanding sheet mask Mediheal lainnya.
- Pond's Glow Up Instabright Tone Up Milk Mask — Beli karena iseng, aku nggak banyak cobain sheet mask yang ada di Indomaret. Waktu itu rencananya mau beli full collection biar bisa review lengkap tapi ternyata di tengah jalan niatnya hilang haha. It's quite good, satu downfallnya cuma ukuran maskernya yang gede banget!
- Pond's Plump Up Instabright Tone Up Milk Mask — Ini efeknya sama kayak yang varian Glow Up, menjadikanku bertanya-tanya apa bedanya... Hasilnya di muka bikin kelihatan cerah sih.
- Nature Republic Bulgarian Rose — Ini sheet mask yang aku dapat sebagai bonusan dari belanja di online shop gitu. Belum pernah lihat sheet mask Natrep yang desainnya kayak gini sebelumnya, tapi memang dari awal aku sendiri kurang suka sama sheet mask Natrep sih. Dan ternyata yang Bulgarian Rose ini juga kurang sreg di aku...
- SNP Charcoal Mineral Black Mask — Standard sih ini, enak, lembarannya pas, essencenya nggak lengket dan gampang diserap.
- Blithe Abalone Intensive Mask — Ini adalah sheet mask termahal di empties kali ini. Aku dapat ini dari menang giveaway tahun lalu, dan nggak pernah aku pakai karena somehow sayang aja gitu :") Tapi berhubung expirednya udah dekat banget, jadi harus aku pakai sekarang. Sempat takut habis baca-baca reviewnya kalau essence sheet mask ini susah menyerap, tapi setelah cobain langsung ternyata nggak kok. Finishnya nggak lengket dan keringnya juga cepat.
Dari semua sheet mask ini kebanyakan aku suka, cuma satu yang benar-benar aku nggak suka si Nature Republic Bulgarian Rose karena dia bikin pedih di muka, terutama di bagian antara hidung sama mulut. Aku paling nggak suka sama sheet mask yang bikin pedih sih jadi itu udah downside yang nggak bisa aku tolerir, aku pasti nggak akan balik lagi. Untuk sheet mask lainnya sih beberapa ada yang ukuran sheet masknya nggak pas, tapi masih nggak masalah, karena kalau ukuran lembaran sheet mask yang nggak pas bisa aku akalin dengan dilipat-lipat aja. Aku nggak bisa pilih sheet mask favorite sih, mungkin antara Mediheal Bio-cellulose, SNP Bird's Nest, sama Blithe Abalone kali ya.
Teman-teman sendiri masih suka pakai sheet mask nggak sih? Kalau masih, kalian lagi suka pakai sheet mask apa? Dan sesering apa kalian pakai sheet mask?
Kalian tipe yang mementingkan kelembaban nggak sih dalam skincare? Kalau aku, iya banget. Karena kulitku berminyak dan rentan dehidrasi, menjaga tingkat hidrasi dan kelembaban kulit udah kayak masalah kulit yang harus banget diperhatikan supaya kulit nggak semakin memproduksi minyak berlebih. Nah, kalau kalian perhatiin skincare routine aku akhir-akhir ini, kalian pasti notice keberadaan produk satu ini, namanya HDDN Lab Skin Savior Youth Essence. Aku dapat produk ini dari PR package yang dikirimkan sama SNP beberapa waktu lalu, dan sebelumnya juga aku belum pernah dengar tentang brand HDDN=Lab ini. Sebelumnya aku belum pernah coba pakai essence, jadi penasaran deh apa sih experience yang ditawarkan, beda nggak sama serum?
HDDN Lab sendiri adalah branch yang dikembangkan di bawah SNP, sama seperti SNP Lab+. Range harga produk-produk di bawah HDDN=Lab ini jauh lebih tinggi ketimbang produk SNP lainnya, jadi asumsiku sih ini versi boujeenya ya. Produk-produk HDDN=Lab ini semuanya udah tersedia buat dibeli baik di Sociolla, ataupun Shopee resmi SNP.
Sebelum kita masuk lebih jauh tentang produk ini, yuk kenalan dulu sama HDDN=Lab. Aku coba cari lewat website SNP Indonesia tapi nggak bisa nemu info apa-apa. Jadi aku harus main ke website US-nya:
Don’t let the sleek simple beauty of its look & style fool you. hddn=lab contains powerful ingredients that protect and provide some of the most nourishing and protective skin care. hddn=lab protects the skin from URBAN POLLUTION with innovative ingredients developed from patented combination of EWG green level ingredients to be safe for sensitive skin and Hypoallergenic tested to provide NON-STRESS BEAUTY.
Brand HDDN=Lab ini fokus pada produk kecantikan yang aman untuk kulit sensitif, hypoallergenice, melindungi kulit dari polusi dengan ingredients yang sudah dipatenkan. Waktu baca ingredients listnya, aku cukup tertarik karena banyak bahan-bahan yang aku tahu bakal berguna banget buat membantu menjaga kelembaban kulit aku berada di urutan awal-awal listnya seperti glycerin, niacinamide, ceramide, dan filacera yang membantu menjaga ketahanan skin barrier.
Lini The Skin Savior ini nggak cuma ada essencenya aja, tapi ada concentratenya juga, yang dari sepenangkapanku sih si concentrate ini lebih ke arah moisturizer aja. Untuk isi essence sebanyak 30 mL, produk ini dibandrol di harga Rp 497.000. Cukup pricey dan tentunya bukan jenis produk yang ada dalam range hargaku haha. Makanya aku sempat berharap sih produk ini bakal biasa-biasa aja di aku karena repot banget kalau cocok dan jadi nggak bisa lepas karena repurchasenya PR banget ðŸ˜
Ingredients: Water, Glycerin, Butylene Glycol, Propanediol, 1,2-Hexanediol, Niacinamide, Dimethicone, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Artemisia Princeps Leaf Extract, Carbomer, Tromethamine, Ethylhexylglycerin, Glyceryl Polyacrylate, Cyclopentasiloxane, Adenosine, Cyclohexasiloxane, Disodium EDTA, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Pelargonium Graveolens Flower Oil, Polyglutamic Acid, Phenoxyethanol, Sodium Guaiazulene Sulfonate, Butyl Avocadate, Salvia Officinalis (Sage) Oil, Pogostemon Cablin Oil, Gossypium Herbaceum (Cotton) Extract, Cerium Oxide, Pentylene Glycol, Caprylyl Glycol, Sodium Lauroyl Lactylate, Platinum Powder, Ceramide NP, Ceramide AP, Phytosphingosine, Cholesterol, Xanthan Gum, Ceramide EOP.

Dari pertama lihat produknya di dalam PR package, aku langsung tertuju sama essence ini karena dari warnanya dia kelihatan cantik banget! Aku belum pernah punya produk yang warnanya lilac hehe. Terus berbeda dari tipe pipet serum pada umumnya, pipet Youth Essence ini bentukannya bakal naik dan turun otomatis ketika prouknya ditutup dan dibuka, jadi mengurangi chance produknya rusak karena oksidasi. Bentuk pipet kayak begini mengingatkan aku sama Acwell Betaglution Ultra Moisture Milk Oil, keduanya punya mekanisme pipet yang sama. Jadi setiap kali kita buka produknya, tabung pipetnya udah terisi penuh dengan sendirinya, jadi kita nggak perlu neken-neken buat nyedot essencenya. Kalau mau dikeluarin, tinggal dipencet aja kepala tutupnya, nanti essencenya kedispense dengan sendirinya.
Masih mengutip dari website SNP US, Youth Essence difokuskan untuk memenuhi kebutuhan kulit orang-orang yang ada di kota besar. Jadi dia ini bekerja sebagai pelindung kulit kita, supaya kita bisa menjalani hari-hari sibuk di kota besar dengan tanpa kekhawatiran. Beberapa klaimnya adalah:
- Membantu menjaga kulit indah alami Anda dengan lapisan pelindung yang defensif dari paparan perkotaan
- Krim balsem ungu dengan konsentrat tinggi dengan tekstur kaya yang dengan lembut meleleh ke kulit seperti mentega
- Krim multifungsi yang mengurangi sensitivitas, meregenerasi kulit, dan melindungi pelindung kulit untuk memperkuat kulit secara fundamental
BACA JUGA: SNP Jade Soothing Ampoule Sheet Mask Review

Produk ini punya tekstur yang nggak terlalu kental, tapi nggak terlalu cair juga, jadi agak ada di antara gitu lah. Terus dia juga ada wanginya, yang lagi-lagi mengingatkan aku sama produknya Acwell. Youth Essence ini gampang banget diratakan ke kulit, menyerapnya juga cepat, dan finishnya bikin kulit terasa lembab, bouncy, supple, kayak pantat bayi haha! Dalam satu skincare routine biasanya aku pakai beberapa serum sekaligus, dan karena Youth Essence punya tekstur yang lebih berat dibandingkan serum lainnya, biasanya aku taruh dia di urutan terakhir sebelum aku lanjut ke moisturizer.
Sejauh ini selama aku memasukkan produk ini ke dalam skincare routine aku, aku merasa kulitku jauh lebih kuat ketika aku pakai banyak actives sekaligus. Apalagi karena aku sering banget jadiin satu exfoliating toner dengan retinol dalam satu waktu, jadinya kalau nggak hati-hati menjaga kelembaban kulit, justru skin barrierku bisa terganggu dan kulitku rentan berjerawat. Tapi berkat essence ini, kulitku jadi lebih tahan banting. Finishnya nggak lengket sama sekali, makanya aku jadi khawatir sendiri gimana nanti repurchasenya :") Eh, tapi produk ini sekarang lagi diskon 50% lho, siapa tahu teman-teman ada yang mau cobain heheh.
Siapa di sini yang masih suka punya masalah dengan kulit yang memproduksi minyak berlebih? Mungkin kalian pikir, “Oh, itu memang karena jenis kulitku aja yang berminyak”. Eits tapi kalian tahu nggak sih kalau kulit yang berminyak tuh bisa jadi salah satu tanda kalau kulit sedang mengalami dehidrasi? Salah satu followersku pernah tanya soal ini di DM, waktu itu lagi ngomongin kenapa kulitnya tetap berminyak meski udah pakai moisturizer yang oklusif. Jawaban yang paling mungkin adalah kulitnya lagi mengalami dehidrasi.
Dehidrasi ini nggak bisa ditangani hanya dengan pakai moisturizer. Karena moisturizer sendiri fungsinya untuk mengunci hidrasi yang sudah ada di kulit. Tapi ketika kulit dehidrasi, nggak akan ada hidrasi yang bisa dikunci. Oleh karena itu penting untuk memperhatikan kadar hidrasi pada kulit supaya produksi minyak bisa dikontrol. Salah satu trik yang paling aku suka untuk mengatasi kulit yang dehidrasi adalah mencampurkan produk humektan dan oklusif sekaligus. Kali ini aku akan kasih rekomendasi produk yang jadi andalanku, yaitu SNP Intensive Aloe Soothing Gel.
SNP baru-baru ini mengeluarkan formula baru untuk produk Soothing Gel series mereka. Kandungan utama dari Intensive Soothing Gel ini tetap sama, tapi ada tambahan kandungan yang nggak akan menyebabkan alergi ataupun iritasi pada kulit (allergen free). Formula yang baru ini mampu menjaga kelembaban pada kulit kering, menenangkan kulit yang terpapar sinar UV, memberikan cooling effect, serta menutrisi dan menyehatkan kulit. Produk ini juga aman digunakan untuk semua umur dan penggunaannya nggak cuma terbatas untuk kulit muka aja, tapi juga seluruh tubuh lho.
Berikut beberapa tips penggunaan SNP Aloe Vera Intensive Soothing Gel:
- Sebagai pengganti body lotion yang dapat digunakan pada kaki, lengan, siku, maupun lutut yang kering
- Sebagai after shaving cream untuk menenangkan kulit yang sensitif dan memberikan kelembaban pada kulit
- Sebagai eye gel
- Sebagai hair essence untuk memberikan nutrisi pada rambut

Teksturnya ini super duper ringan dan untuk ukuran soothing gel, dia termasuk yang watery. Agak susah kalau mau diambil pakai tangan karena gelnya ini licin banget jadi suka nggak keambil. Aku saranin sih pakai alat seperti spatula aja biar lebih higienis juga. Paling enak kalau pakai soothing gel itu aku taruh dulu di kulkas, biar pas mau dipakai rasanya semakin dingin lagi di kulit, pas banget kalau misalnya kulit habis terbakar kena sinar matahari kan tuh. Wanginya sih standard seperti soothing gel aloe vera pada umumnya, produk ini memang nggak alcohol dan fragrance free, jadi kalau teman-teman punya kulit yang sensitif dengan dua kandungan tersebut, approachnya harus hati-hati ya. Walaupun kadar alcohol dan fragrancenya sangat rendah dan fungsinya untuk memberikan efek segar dan mengecilkan pori-pori.
Di dalamnya ada 9 herbal ingredients: Chamomile, Rosemary, Lavender, Bergamot, Basil, Sage, Oregano, Spearmint, dan Lemon Balm. Produk ini juga bebas dari 5 ingredients berikut: artificial color, animal oil, mineral oil, paraben, dan benzophenone.
Ingredients: Water, Alcohol, Glycerin, Carbomer, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Dipropylene Glycol, Aloe Barbadensis Leaf Juice (4,842 ppm), Phenoxyethanol, Chlorphenesin, Butylene Glycol, Potassium Hydroxide, Allantoin, Fragrance, Propylene Glycol, Centella Asiatica Extract, Sodium Hyaluronate, Portulaca Oleracea Extract, Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract, Potassium Sorbate, Ethylhexylglycerin, Sodium Benzoate.
Baca juga: SNP Jade Soothing Ampoule Sheet Mask Review
Baca juga: SNP Jade Soothing Ampoule Sheet Mask Review


Seperti yang aku bilang di awal, Aloe Vera Intensive Soothing Gel ini nggak cuma bisa dipakai di kulit muka, tapi di seluruh badan juga. Biasanya aku pakai soothing gel untuk badan sebelum aku lanjut ke body lotion/body butter sebagai tambahan hidrasi karena menurutku, soothing gel ini sifatnya humektan banget. Jadi dia memang punya tendensi untuk cepat menguap dari kulit. Untuk menghindari TEWL (Trans Epidermal Water Loss), setelahnya pasti aku lanjut pakai produk yang sifatnya oklusif supaya hidrasi dari soothing gel tadi nggak hilang atau malah membuat kulit semakin kering karena sifat humektan yang dapat menarik air dari dalam kulit sehingga terkadang kulit terasa jauh lebih kering dari sebelumnya.
Cara lainnya adalah dengan mencampurkannya langsung dengan mosturizer yang sedang aku pakai. Mau dilayer satu-satu, atau dicampur barengan seperti aku, menurutku nggak masalah. Terutama kalau selama ini kalian merasa selama ini moisturizer yang kalian pakai punya tekstur yang terlalu berat, begitu dicampur dengan soothing gel bisa bikin teksturnya terasa lebih ringan sedikit.
Yang aku rasain setelah rutin pakai soothing gel ini selama kurang lebih dua minggu, kulitku jadi lebih jarang dehidrasi, dan terasa lebih supple . Di beberapa bagian badanku yang kulitnya suka kering sampai ngelupas juga sejak rutin dipakein soothing gel sekarang udah nggak ngelupas lagi, so happy! Sesuai perkiraanku di awal, menggabungkan produk humektan dengan oklusif sekaligus memang ampuh banget untuk mengatasi kulit yang dehidrasi. Kalau kalian mau tahu lebih lanjut soal produk ini, atau promo-promo lainnya dari SNP, kalian bisa cek langsung Instagram mereka @snpofficial.id!
-----
Where to buy? Shopee
How much? Rp 101.000
Sebagai pemilik kulit berminyak, penting buatku menjaga kulit tetap terjaga hidrasinya supaya kulit nggak memproduksi lebih banyak minyak. Waktu buka question box beberapa waktu lalu, aku kaget karena masih ada yang berpikir kalau kulit berminyak (dibilang) nggak butuh hidrasi atau bahkan pelembab. Ada juga yang nggak bisa membedakan kulit kering dengan kulit dehidrasi. Keduanya memang terasa tipis banget bedanya, tapi kulit yang kering kekurangan minyak, sementara kulit yang dehidrasi kekurangan air. Dan apapun jenis kulitnya—berminyak atau kering—tetap ada kemungkinan untuk mengalami dehidrasi.
Aku sendiri dengan tipe kulit berminyak juga sering mengalami dehidrasi. Salah satu faktor yang menjadi penyebabnya adalah karena aku kadar asupan air yang aku minum setiap harinya nggak terlalu banyak. Selain itu ada juga faktor eksternal seperti efek sabun cuci muka yang terlalu bikin kering di muka, atau produk skincare lainnya dengan kandungan alkohol terlalu tinggi sehingga membuat kulit menjadi lebih kering lagi.
Dari pertama tahu SNP mengeluarkan produk baru dan salah satunya ada hydrating toner, aku langsung masukin ke wishlist. Rasanya udah jadi kebiasaan aja untuk invest ke hydrating toner karena mereka bikin kulitku yang dehidrasi jadi lebih membaik. Tapi lini Peptaronic ini bukan cuma satu-dua produk aja, tapi lima produk sekaligus, termasuk serum, moisturizer, sheet mask, dan tone up cream. Aku nggak langsung beli semuanya sekaligus karena memang belum butuh banget produk lainnya, cuma yang hydrating toner aja karena toner Etude House Soon Jung aku udah habis.
Keseluruhan desain kemasannya simply cantik banget! Nggak ribut, nggak kebanyakan printilan yang norak, dan waktu awal-awal barangnya sampai di tempatku bahkan tonernya penuh sama gelembung-gelembung kecil gitu. Cuma makin lama gelembungnya hilang dan jadi kayak toner biasa aja. Bahkan setelah aku coba untuk kocok botolnya juga dia nggak menghasilkan busa atau gelembung, jadi penasaran juga gelembung-gelembung kecil di awal tuh asalnya dari apa.
Toner ini dinamai Peptaronic karena di dalamnya ada campuran peptide dan hyaluronic acid yang aku yakin pasti udah nggak asing lagi di telinga kalian semua. Hyaluronic acid sering banget kita temui di produk hydrating toner karena dia memang bisa memberikan hidrasi yang oke banget ke kulit. Produk ini punya klaim untuk membantu proses penyembuhan dan memperbaiki kulit, serta menyeimbangkan kadar minyak dan kelembaban pada kulit supaya kulit kita terlihat sehat.
Fungsi dari peptide itu sendiri adalah untuk membangun kembali protein pada kulit. Protein adalah bahan dasar pembentukan kulit. Tanpa peptide, kulit tidak bisa tetap utuh dan hasilnya adalah berkurangnya kekencangan, munculnya keriput, perubahan tekstur, dan kulit yang tidak bouncy seperti dulu. Mereka bekerja dengan cara memberikan sinyal kepada kulit untuk menghasilkan kolagen yang nantinya dapat memberikan efek kulit terlihat kencang dan awet muda. Kombinasi peptide dan hyaluronic acid ini bisa dibilang bagus untuk mengembalikan elastisitas kulit yang biasanya mulai berangsur berkurang karena efek usia.
Dari teksturnya, toner ini persis kayak tonernya Klairs. Nggak cair banget, agak kental gitu, tapi tetap rasanya ringan di kulit dan masih gampang menggelincir di kulit. Rasanya surprisingly soothing banget di kulit. Bukan dingin kayak mint gitu ya, tapi soothing. Selama beberapa hari aku pakai dia, benar-benar mengingatkan aku waktu pertama kali pakai Klairs juga. Di awal-awal aku ngerasa butuh penyesuaian dulu karena aku terbiasa dengan hydrating toner yang konsistensinya cair banget, sementara Peptaronic kan agak kental. Jadi waktu pertama pakai aku nggak terlalu impressed juga, karena sempat ngerasa tonernya malah bikin kulit semakin kering.
Sedikit info, kalau kalian ngerasa hydrating toner kalian bikin kulit kerasa semakin ketarik, itu bukan karena produknya jelek ya, tapi memang itu sifat dari produk dengan humektan di dalamnya. Humektan punya sifat menarik air dari lingkungan sekitar kita, dan kalau kita pakai toner dengan humektan di lingkungan yang kering, humektan itu justru akan menarik air dari lapisan kulit kita yang terdalam buat dibawa ke permukaan. Makanya kadang ada hydrating toner yang rasanya kurang hydrating, karena itu mungkin banget terjadi. Caraku buat menghindari hal tersebut adalah dengan pakai hydrating tonernya dalam keadaan muka masih sedikit basah atau lembab habis dari cuci muka. Biar tonernya mengambil air dari sisa yang ada di muka aja tanpa bikin kulit semakin kering.
Tapi setelah beberapa kali pakai, pagi dan malam hari, aku mulai suka. Rasanya nyaman banget, sangat menghidrasi kulit, dan efeknya produksi minyakku jadi semakin berkurang. Sayangnya sih dia nggak fragrance free, dan memang wanginya cukup ketara cuma aku suka sih karena wanginya enak nggak kayak parfum kencang gitu. Cuma memang di ingredients list si fragrance ini masih ada di list tengah. Jadi kalau kalian kulitnya sensitif, aku nggak merekomendasikan sih.
Oh iya, toner ini isinya banyak banget, 320ml dan untuk harga Rp 160.000, menurutku affordable banget. Biasanya toner isinya 180ml dengan harga yang sama, jadi kalian benar-benar dapat banyak banget sama si Peptaronic ini. Kalau kalian tipe yang nggak terlalu sering gonta ganti produk, this is totally an investment sih.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons