Showing posts with label L'Oreal. Show all posts
Showing posts with label L'Oreal. Show all posts
Halo semuanyaa! Apakah kalian notice ada yang berbeda dari blog aku? :3 Yes, aku akhirnya ganti template! Sebetulnya aku udah dari lama pengen banget ganti template blog, tapi browsing sana-sini susah banget yang bisa pas di hati desainnya. Selama ini aku selalu pakai template gratisan kan, dan sewajarnya template gratis, yang pakai pasti banyak, jadinya susah buat bikin blog terlihat one of a kind. Sampai beberapa waktu lalu waktu aku lagi blogwalking, aku lihat ada yang pakai template cantik banget. Aku klik lah sumber templatenya, dan ternyata template yang blog itu pakai adalah template premium. Pas aku browsing katalognya, aku langsung jatuh cinta dan kepikiran mau beli juga template premium. Long story short, I did buy the template, so here we are now! Gimana menurut kalian, bagus nggak? :3
Okay okay, enough about the new design, hari ini aku mau ngereview salah satu produk yang aku udah punya cukup lama yaitu L'Oreal Infallible Stay Fresh 24H Foundation. Aku ingat banget pertama kali notice keberadaan foundation ini karena dia sering banget disebut-sebut sama Tati di video Youtubenya. Habis itu aku juga lihat salah satu adik tingkatku di kampus pakai ini dan katanya bagus. Ditambah mutualku di Instagram juga ada yang pakai, aku makin tergiur lah mau cobain. Tapi ternyata perjalananku buat membawa dia pulang nggak semudah kelihatannya.
Ketika aku bilang perjalanan meminang dia nggak semudah kelihatannya, aku nggak bercanda. Jadi ceritanya begini, dari awal aku tahu kalau foundation ini dijual di drugstore seperti Watson dan Guardian. Dari awal aku memang nggak berencana untuk beli di toko offline apalagi kedua toko itu karena biasanya beli online lebih murah. Selain biasanya ada diskon, juga karena ada poin-poin belanja yang bisa aku tukarkan untuk nambah potongan harga. Aku cuma main ke toko offline tuh buat memastikan shadenya, karena habis lihat-lihat di internet kok aku kurang yakin aja gitu.
Tapiii, ternyata susah banget nyari shade yang pas buatku di drugstore! Agak bikin kaget karena foundation L'Oreal yang satu ini aslinya ada banyak banget shade yang dikeluarin. Tapi yang aku lihat di drugstore tuh sedikiiit banget, cuma 5 shade itupun nggak lengkap semuanya. Heran aja padahal L'Oreal sama Maybelline satu company tapi somehow aku lebih gampang nyari shade foundationnya Maybelline Fit Me dibanding L'Oreal. Padahal keduanya ngeluarin shade segambreng, tapi L'Oreal ini yang masuk drugstore Indonesia malah sedikit banget. Aku juga sempat cek ke websitenya Sociolla, mereka juga cuma jual 5 shade aja. Waktu itu ada shade 235, shade tergelap yang aku temuin untuk foundation Infallible Stay Fresh 24H ini. Tapi pas beberapa waktu lalu aku cek lagi, shade 235 itu udah nggak ada :")
Akhirnya setelah dipikir lama, sampai kirim email ke L'Oreal Indonesia, aku memutuskan buat settle di shade 150 Radiant Beige sesuai yang disarankan sama L'Oreal-nya. Sempat ragu karena temanku yang kulitnya lebih cerah pakai shade 200, dan biasanya kan semakin gelap shadenya semakin tinggi angkanya, tapi ternyata untuk L'Oreal Infallible Stay Fresh 24H ini nggak begitu 😅
BACA JUGA: BLP Face Base Foundation Shade W30 Review
Dari segi packaging, aku suka banget sama Infallible Stay Fresh 24H ini karena dia udah pakai pump, botolnya terbuat dari kaca yang kerasa super sturdy juga jadi nggak terkesan murah sama sekali. Dari semua foundation yang pernah dikeluarkan sama L'Oreal, aku paling suka kemasan mereka yang model ini. Kalau yang tube seperti modelan Infallible Pro-matte, aku kurang sreg karena terlalu basic aja. Pumpnya ini juga gampang buat diatur mau seberapa banyak kita dispense produknya, jadi nggak perlu khawatir bakal kebanyakan ngeluarin foundationnya. Menurutku itu detail kecil yang sangat penting buat aku pribadi. Males banget kan kalau pumpnya terlalu kencang jadinya produk yang keluar suka kebanyakan, padahal udah jelas nggak akan bisa dimasukin lagi ke dalam botolnya kalau sisa.

Klaim foundation ini sebetulnya banyak banget, tapi satu yang bikin aku kekeuh mau cobain dia adalah karena dia lightweight. Kalau udah klaim itu di complexion product, aku pasti ngelirik deh, dijamin. Karena complexion product itu kan bakal makan space banyak banget di muka kita, dia adalah pondasi dari make-up kita. Udah sewajarnya kita tetap merasa nyaman meski pakai foundation. Dan ternyata memang benar. Tekstur foundation ini cair banget, super liquidy. Dia mengingatkan aku sama foundationnya BLP yang juga lumayan cair. Dengan tekstur cairnya itu, aku kagum foundation ini bisa ngasih coverage yang cukup decent, meski untuk aku pribadi ini masih termasuk light to medium ya belum masuk full coverage.
Judul foundationnya sendiri Stay Fresh 24H but let's be honest, siapa sih yang pakai foundation sampai 24 jam? Aku aja paling lama paling 6 jam aja, jadinya untuk klaim nyaman selama 24 jam itu aku kurang tahu juga ya benar apa nggaknya karena aku nggak ngetes sampai selama itu. Dari pengalamanku pakai foundation ini, dia lumayan oke performanya. Satu yang aku mau acungi jempol itu dia nggak oxidize, nggak bikin muka kelihatan kusam. It does stay true to its name, "stay fresh", bahkan setelah berjam-jam dipakai bercampur keringat dan mungkin polusi juga. Sayangnya sih oil controlnya kurang oke di aku yang memang punya kulit berminyak. I'm a heavy oil producer, dan kalau pakai foundation ini aku harus sering ngeblot muka pakai oil paper. But other than that, dia cukup oke. Nggak gampang geser atau transfer kemana-mana juga. Buat kalian yang nggak suka pakai foundation dengan feeling yang bikin berat di muka, kalian bisa banget cobain produk ini!
Kalau kalian follow Instagramku, kalian pasti tahu betul aku ini pecinta gincu. Total lip products yang aku punya sampai sekarang udah ada 32 produk, dan semuanya itu dikoleksi selama setahun belakangan ini. Kalau soal lipstik memang aku paling susah nahan diri. Apalagi kalau desain kemasannya cantik dan pilihan warnanya juga luas, udah deh, pasti bakal aku incer. Nah waktu L'Oreal ngeluarin liquid lipstick baru, aku langsung jatuh hati pada pandangan pertama karena desain botolnya yang sleek dan minimalist, nggak berisik gitu lho, khas L'Oreal banget. Dari segi harga memang lumayan bersaing sama liquid lipstick dari brand lokal juga. Aku lupa persisnya berapa, kayaknya sekitar Rp. 120.000 lebih? Oh iya ini aku beli langsung di Watson soalnya susah ngira-ngira shade apa yang cocok buat kulitku yang sawo matang.
Dari yang aku cari-cari di Google sih rangkaian L'Oreal Rouge Signature ini ada 12 shade total. Seperti biasa, pilihan warnanya beragam banget. Mulai dari coklat, pink, ungu, sampai merah, ada semua. Ini salah satu alasan kenapa aku cinta banget sama lip product luar negeri. Shade yang mereka keluarin inclusive banget. Padahal cuma 12 shade, tapi bisa mencakup banyak spektrum warna. Mereka nggak takut buat bikin warna-warna yang mungkin kurang practical buat sehari-hari.
Jadi habis L'Oreal ngumumin kalau mereka ngeluarin lip product baru, aku belum langsung beli. Maklum, nabung dulu sebentar hehe. Tapi ternyata mutualku di Instagram udah banyak banget yang coba dan rata-rata mereka suka sama shade 116 I Explore. Hmm, bisa ditebak sih si I Explore ini warnanya nude memang, jadi wajar kalau banyak yang suka. Waktu pertama aku swatch sih aku sendiri nggak langsung pengen bawa pulang I Explore. Tapiii lama kelamaan nggak tahan karena makin sering lihat orang-orang pakai shade ini di Instagram haha.
Masuk ke bagian interiornya nih sekarang. Kayaknya sejak L'Oreal ngeluarin produk Infallible Pro-matte Liquid Lipstick, mereka udah nyaman sama aplikator yang ujungnya runcing dan pipih kayak gini ya. Jujur aku juga memang lebih prefer aplikator liquid lipstick yang model begini karena jauh lebih mudah buat ngebingkai bibir supaya lebih rapi gitu nggak bleber kemana-mana. Ujungnya yang lancip dan body aplikatornya yang pipih ngebantu banget buat menjangkau sudut-sudut dan lekukan bibir. Brushnya pun nggak kebanyakan ngambil produknya, jadi nggak bakal bikin lipstiknya clumpy.
Aku lupa fotoin keseluruhan botolnya tapi kalian bisa coba cari di Google aja. Kali ini benar-benar aku jatuh hati karena botolnya dikemas dengan bahan doff jadi ngasih kesan yang nggak murahan. Karena jujur dibandingin sama Infallible Pro-matte Liquid Lipstick tuh, yang ini lebih enak dipandang mata.
Kalau kalian udah nonton videoku di mana aku ngomongin soal my top 5 daily lipstick, kalian pasti tahu aku jatuh cinta banget sama formulanya. Jadi selain kemasan luarnya yang cantik, ternyata lipstik ini juga bisa bikin aku jatuh cinta sama formulanya. Tekstur Rouge Signature ini benar-benar ringan banget. Waktu disapukan ke bibir rasanya kayak air, mirip lip tint malah. Walaupun begitu warnanya tetap pigmented dalam satu kali pulasan. Biasanya aku agak skeptis sama liquid lipstick yang cair karena harus beberapa kali dipping ke dalam botolnya biar warnanya pekat. Tapi yang ini sekali dipping aja udah cukup buat satu bibir.
Finishnya juga nggak dead matte di bibir. Masih ngasih shine dan cukup reflective sama cahaya. Buatku pribadi juga dia nggak bikin bibir jadi kering, bahkan tanpa harus pakai lip balm dulu. Kalau udah ngeset di bibir, dia lumayan transferproof. Tapi kalau dipakai makan atau minum bakal cepat banget hilangnya. Not surprised sih, secara kan memang finishnya aja nggak matte. Jadi kalau kalian cari lipstik yang tahan banting, mungkin L'Oreal Rouge Signature bukan opsi terbaik.
Gimana menurut kalian? Bakal tergoda buat nyobain kah? Kalau kalian sendiri paling suka sama shade yang mana dari series L'Oreal Rouge Signature ini?
-----
Where to buy? Watson
How much? Rp. 150.000
Kalau aku bisa balik ke masa lalu dan ketemu sama aku di masa lalu buat ngasih saran soal skincare, aku pasti bakal ngasih tahu diri aku dulu buat rajin pakai sunscreen. Memang sih, saat ini aku sendiri belum ngerasain ada masalah kulit yang serius karena kelalaianku pakai sunscreen padahal aku sering berkegiatan di luar, tapi setelah berkecimpung selama hampir 7 bulan di dunia skincare, aku jadi sadar betapa sunscreen memegang peranan yang sangat penting dalam skincare routine aku.
Sunscreen punya fungsi sebagai pemberi perlindungan kulit kita dari teriknya sinar matahari, termasuk sinar UVA dan UVB. Banyak orang meremehkan sunscreen karena ada yang merasa nggak bisa hitam (biasanya pemilik kulit putih), cuma kebakar aja. Aku bisa ngomong gitu karena pacarku punya mindset begitu. Dia kulitnya putih, dan memang lebih susah menggelap daripada aku, tapi dia sering kebakar sampai memerah kayak udang. Dan dalam waktu singkat warna kulit mereka bisa kembali lagi. Tapi efek buruk dari sinar matahari itu nggak bakal kita rasakan dalam hitungan hari lho, melainkan tahunan. Jadi kalau misalnya kalian sampai detik ini belum pakai sunscreen, mulailah pakai. Nggak ada ruginya pakai kok!
Mungkin next time aku bakal bikin postingan terpisah untuk ngebahas soal pentingnya sunscreen, tapi kali ini aku bakal fokus ngomongin soal sunscreen ketiga yang udah aku cobain dalam hidupku, haha. Kali ini aku berhasil diracun sama Kak Stefan @skinchemically, walaupun aku sendiri nggak ada masalah sama sunscreen lamaku si L'Oreal UV Perfect Matte & Fresh.
BACA JUGA: Lacoco Watermelon Glow Mask Review
Mungkin next time aku bakal bikin postingan terpisah untuk ngebahas soal pentingnya sunscreen, tapi kali ini aku bakal fokus ngomongin soal sunscreen ketiga yang udah aku cobain dalam hidupku, haha. Kali ini aku berhasil diracun sama Kak Stefan @skinchemically, walaupun aku sendiri nggak ada masalah sama sunscreen lamaku si L'Oreal UV Perfect Matte & Fresh.
BACA JUGA: Lacoco Watermelon Glow Mask Review
Jadi L'Oreal UV Perfect Super Aqua Essence ini bisa dibilang adalah salah satu varian sunscreen dari L'Oreal dengan packaging serupa. Aku udah pernah cobain yang botolnya warna hijau, atau lebih dikenal dengan yang matte version-nya. Tapi karena banyak yang bilang kalau yang hijau itu suka pilling, akhirnya iseng lah cobain varian lainnya L'Oreal UV Perfect Super Aqua Essence yang digadang-gadang sih jauh lebih nyaman di kulit dibanding yang hijau. Dari segi packaging dia sama persis sama yang hijau, cuma beda warna aja, dan harganya pun sama juga cuma Rp. 99.000 (untungnya udah turun harga yah sist hihi), dan mulut botolnya juga bercorong jadi nggak gampang bleber pas dikeluarin. Dia juga udah bisa dibeli di Watson ya!
Ingredients: Aqua, Alcohol Denat, Diisopropyl Sebacate, Isopropyl Lauroyl Sarcosinate, Ethylhexyl Triazone, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Propylene Glycol, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Titanium Dioxide, Glycerin, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Drometrizole Trisiloxane, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Adenosine, Aluminum Hydroxide, Ammonium Polyacryldimethyltauramide, Benzyl Alcohol, Butylene Glycol, Butylphenyl Methylpropional, Butyrospermum Parkii Seedcake Extract, Caprylyl Glycol, Ceteth-10, Cetyl Alcohol, Citronellol, Dextrin Palmitate, Disodium EDTA, Geraniol, Hexyl Cinnamal, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Limonene, Linalool, Menthoxypropanediol, Palmitic Acid, Phenoxyethanol, Potassium Hydroxide, Stearic Acid, Styrene/Acrylates Copolymer, Tocopheryl Acetate, Parfum

Dibandingkan dengan si hijau, si biru ini memang jauh lebih ringan teksturnya karena namanya juga "super aqua" ya kaan, jadi kebayangnya tuh bakalan ringan kayak air. Kalo kalian udah pernah cobain sunscreennya Biore yang Water Essence, si biru ini rasa-rasanya kurang lebih sama lah secara tekstur kayak Biore, cuma dia agak lebih padat dikit. Gampang dibaurkan dan menyerap di kulit, persis kayak pakai moisturizer. Dia juga masih ada wewangiannya ya tapi ini di bagian bawah ingredient list jadi semoga sih nggak masalah. Wanginya juga nggak terlalu menyengat kok.
Menurutku kandungan yang ada di dalam sunscreen ini udah cukup mumpuni. Pertama, dia mengandung Mexoryl, yang artinya dia memberikan proteksi berupa broad spectrum yang nggak cuma melindungi kita dari sinar UVA, tapi juga sinar UVB. Dia juga mengandung Vitamin E yang berguna sebagai anti-oxidant. Bedanya sama si hijau adalah si biru ini nggak ada klaim bisa bikin muka matte ataupun nggak berminyak. Jadi jangan harap complexion kalian bakal kelihatan paripurna kalo cuma pakai sunscreen aja. Aku biasanya kasih selayer bedak tabur yang juga ada SPF-nya, da lumayan bikin muka jadi lebih terkontrol. Yang paling penting adalah si biru ini nggak bikin masalah di kulitku, nggak bikin breakout, kusam, atau whitecast. Bener-bener aman dan nyaman banget dilayer seukuran 2 jari!
Kalo disuruh milih antara L'Oreal yang hijau atau yang biru ini, aku nggak bisa milih sih, karena tergantung keadaan kulit aja lagi enak dibawa kemana karena keadaan kulitku suka berubah-ubah nggak menentu. Kalo misalnya kalian punya pengalaman yang nggak terlalu oke sama si hijau, aku saranin cobain si biru sih karena walaupun mereka sekilas terlihat sama, tapi kalo udah dicobain bisa kerasa banget bedanya, terutama finishnya di muka. Overall ya aku bakal repurchase, kalo memang belum pengen cobain sunscreen dari brand lainnya.
Kalau misalnya aku disuruh milih buat bawa satu produk make-up buat dibawa ke pulau terpencil, aku bakal milih buat bawa lipstik. Lipstik itu satu-satunya yang nggak bisa aku kasih ke orang lain, meskipun shadenya nggak cocok di aku! Apa ya, ada sesuatu soal kebiasaanku mengumpulkan lipstik yang bikin aku bahagia aja rasanya. Setiap aku ngelihat tumpukan lipstikku yang udah menggunung, rasanya senang aja kayak anak kecil haha. Pacarku bahkan selalu mikir kalau semua lipstik yang aku kumpulin tuh warnanya sama aja. Aduh ya gimana ya, memang dia nggak salah juga sih xD
Hari ini aku bakal ngereview lipstik terbaruku yakni L'Oreal Infallible Pro-Matte Liquid Lipstick Les Chocolats shade 862 Volupto Choco yang aku dapat dari SOCOBOX kemarin. Aku memang udah lama banget pengen cobain produk ini sejak berbulan bulan lalu dari pertama lihat produknya direview sama Tati di channel Youtube-nya, cuma memang waktu itu belum masuk Indonesia. Nah pas banget ternyata setelah dia masuk ke Sociolla, aku cukup beruntung buat bisa nyobain lewat SOCOBOX-nya!
Baca juga: Colourpop Lux Lipstick Shade LA Lady Review
Hari ini aku bakal ngereview lipstik terbaruku yakni L'Oreal Infallible Pro-Matte Liquid Lipstick Les Chocolats shade 862 Volupto Choco yang aku dapat dari SOCOBOX kemarin. Aku memang udah lama banget pengen cobain produk ini sejak berbulan bulan lalu dari pertama lihat produknya direview sama Tati di channel Youtube-nya, cuma memang waktu itu belum masuk Indonesia. Nah pas banget ternyata setelah dia masuk ke Sociolla, aku cukup beruntung buat bisa nyobain lewat SOCOBOX-nya!
Baca juga: Colourpop Lux Lipstick Shade LA Lady Review
Aplikatornya beda dari liquid lipstick pada umumnya. Biasanya kan bentuknya doe-foot gitu ya, tapi si L'Oreal Infallible Pro-Matte ini bentuknya pipih dan ujungnya lancip. Aku jujur suka banget sama bentuk aplikator lipstik seperti ini karena memudahkan buat bikin garis yang lebih rapi, jadinya nggak cemong deh bibirnya haha.
Jadi kalau dapat SOCOBOX itu kan produknya nggak bisa milih ya. Sebelumnya aku pernah dapat lipstik juga tapi ya karena nggak bisa milih warna apa, jadinya nggak kepakai karena shadenya nggak pas sama kulitku, terlalu pucat! Nah kali ini untungnya pas banget di aku. Aku pakai shade 862 Volupto Choco. Semua liquid lipstick L'Oreal yang seri Les Chocolats ini warnanya memang cenderung coklat. Dari yang coklat terang sampai gelap, semuanya ada. Selain itu wangi lipstiknya juga enak banget! Persis kayak susu coklat, yum! Makanya kenapa dinamai Les Chocolats karena terinspirasi dari coklat!
Untuk ketahanannya sendiri dia bagus banget. Bisa aku setarakan dengan Maybelline Superstay Matte Ink, tapi L'Oreal ini nggak sekering Maybelline rasanya. Dia agak susah dibersihkan, nggak bisa pakai micellar water biasa, harus pakai oil-based cleanser.
Halo semuanya! Seperti yang udah aku janjikan, hari ini aku bakal review tentang sunscreen kecintaanku untuk saat ini, yang berhasil menghempaskan cinta lamaku, Biore UV Watery Essence dari singgasananya. Aku sedih sih tiap kali menemukan produk baru yang aku suka dan memutuskan buat berhenti pakai produk yang lama, tapi ya sebagai self-proclaimed beauty blogger, mencoba produk baru adalah occupational hazard hihi. Sekalian juga sih sebenarnya karena yang Biore juga udah habis, dan semua orang lagi ngomongin sunscreen ini, daaan ditambah dia lagi diskon 50% di Sociolla sooo Dyn tentu saja tidak bisa menahan diri tidak untuk check out :p
Sejujurnya ya, aku nggak terlalu berpengalaman soal sunscreen karena ya seperti yang kalian semua tahu, onggokan daging berjalan ini dulu kurang banget self-aware nya soal skincare. Aku bertahun-tahun ke sana kemari nggak pakai sunscreen, bahkan waktu bertugas KKN di Gunung Kidul dulu yang panasnya luar biasa karena matahari menyengat banget. Aku cuma pake sunblock badan, dan itupun merasa udah cukup proteksinya tanpa pakai jaket atau pelindung lainnya karena kupikir my sunblock will do it all. Aku baru mulai pakai sunscreen waktu beli primernya Maybelline yang Baby Pink karena aku nggak tahu harus mulai dari mana buat nyobain sunscreen. Yang Biore aja aku dapat gara-gara ada teman yang nggak cocok dan dia preloved, baru aku beli. But, as always, lebih baik terlambat daripada nggak sama sekali.
Sejujurnya ya, aku nggak terlalu berpengalaman soal sunscreen karena ya seperti yang kalian semua tahu, onggokan daging berjalan ini dulu kurang banget self-aware nya soal skincare. Aku bertahun-tahun ke sana kemari nggak pakai sunscreen, bahkan waktu bertugas KKN di Gunung Kidul dulu yang panasnya luar biasa karena matahari menyengat banget. Aku cuma pake sunblock badan, dan itupun merasa udah cukup proteksinya tanpa pakai jaket atau pelindung lainnya karena kupikir my sunblock will do it all. Aku baru mulai pakai sunscreen waktu beli primernya Maybelline yang Baby Pink karena aku nggak tahu harus mulai dari mana buat nyobain sunscreen. Yang Biore aja aku dapat gara-gara ada teman yang nggak cocok dan dia preloved, baru aku beli. But, as always, lebih baik terlambat daripada nggak sama sekali.

Ingredients: Aqua / Water, Glycerin, Alcohol Denat, Dimethicone, Ethylhexyl Salicylate, Propylene Glycol, Terephtalydene Dicamphor Sulfonic Acid, Silica, Titanium Dioxide, Trethanolamine, Drometrizole Trisiloxane, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid, Octocrylene, Ethylhexyl Triazone, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Tromethamine, Stearic Acid, Potassium Cetyl Phosphate, T-Butyl Alcohol, Tocopherol, Phenoxyethanol, PEG-100 Stearate, Palmitic Acid, Ammonium, Polyacryloydimethyl Taurate, Menthoxypropanediol, Sanguisorba Officinalis Root Extract / Ginger Root Extract, Cinnamomum Cassia Bark Extract, Kaolin, Carbomer, Myristic Acid, Disodium EDTA, Cetyl Alcohol, Butylene Glycol, Butyrospermum Parkii Seedcake Extract / Shea Seedcake Extract, Glyceryl Stearate.
Formula dari sunscreen ini berfungsi untuk melindungi kulit dan mencegah polusi, debu, dan kotoran muka menempel mulai dari partikel mikro berukuran 2,5 mikron sampai debu yang tampak.
Formula dari sunscreen ini berfungsi untuk melindungi kulit dan mencegah polusi, debu, dan kotoran muka menempel mulai dari partikel mikro berukuran 2,5 mikron sampai debu yang tampak.

Packagingnya aku suka banget, karena terkesan simpel dan botolnya yang mungil bikin dia enak dibawa kemana-mana termasuk travelling, nggak bakal nambah beban tas jadi tambah berat. Untuk tempat keluar produknya sendiri ada corongnya, jadi lebih bisa kita kontrol seberapa banyak mau kita keluarin dan produknya pun nggak bakal bleber ke mana-mana. Untuk harga juga masih terjangkau ya, malah masih terjangkau si L'Oreal ini dibandingkan Biore UV. Di Sociolla harganya Rp. 99.000 aja. Di offline store juga udah tersedia di mana-mana kayak Watson ataupun Guardian.

Teksturnya cream pekat, jadi biasanya kalau pakai ini aku nggak go too heavy di moisturizer pagiku, bahkan kadang aku skip aja karena kalau ngelayer ini sama moisturizer yang berat di muka malah bisa bikin break out. Aku cuma kasih hydrating toner Hada Labo Ultimate Light Lotion dan langsung ditemplok sama sunscreen, jadi efek moisturizing-nya tetap dapat dari sunscreen. Untuk baunya sih ada kayak bau kimia yang aku kurang yakin itu bau bahan apa. Tapi khas bau sunscreen, bukan bau yang wangi bunga atau sejenisnya. Baunya menyegarkan sih, dan hilang seiring berjalannya waktu.

Jadi kalau berdasarkan klaim yang ada di kemasannya:
🌞 Broad-spectrum filtering system empowered by Mexoryl and Long UVA filters, to help preventing UV-induced skin darkening, dark spots, and premature skin-ageing
🌞 Powered by 3 astringent plant extracts, the formula helps preventing skin's sebum production. It is also enriched with mattifying pure clays to absorb excessive oil for anti-shine effect on skin. Day after day, imperfections look visibly reduced, skin is brightened, pores are less visible
🌞 Renown anti-pollution ingredient Detoxyl, to help protect skin from adhesion of pollution particles, even PM 2,5
Seperti namanya, "matte and fresh", sunscreen ini sebenarnya menjanjikan finish yang matte sepanjang pemakaiannya. Sayangnya selama aku pakai produk ini, efek matte-nya cuma bertahan selama beberapa jam pertama pemakaian. Biasanya di atas 3 jam mukaku udah mulai berminyak lagi dan kalau aku cuma pakai sunscreen ini tanpa ditimpa bedak, bakal bikin kucel. Aku nggak yakin apakah dia bikin produksi minyak di mukaku tambah heboh dibanding kalau aku nggak pakai dia, tapi dengan minyak yang ada di muka dan pakai mattifying sunscreen kayak gini bikin kulitku merasa pengap aja seakan-akan minyak di mukaku terperangkap di bawah lapisan sunscreen. Padahal dia enak banget di awal-awal pemakaian, bikin kulit jadi halusss banget seolah-olah pakai smoothing primer, makanya kenapa kalau aku perlu make-up di siang hari, primerku ya si sunscreen ini. Karena dia beneran bikin kulit jadi halus dan matte. Tapiii lagi-lagi aku tekankan bagian oil controlnya nggak terlalu oke. Pori-poriku juga nggak terlihat mengecil dan aku malah merasa lama kelamaan dia clogging my pores. Mungkin karena teksturnya terlalu pekat untuk kulit kombinasi cenderung berminyak kayak aku kali ya?
-----
Sampai di bagian kesimpulan, aku nggak yakin mau repurchase sunscreen ini. Beneran deh, aku suka sama dia tapi cintaku nggak bertahan lama haha. Dia bagus di awal, tapi mengecawakan di akhir. Setahuku sunscreen L'Oreal ini ada beberapa versi lainnya, dan aku mau cari yang versi water-based aja siapa tahu lebih ringan di kulit penggorengan ini :")

Wow nggak kerasa ya sebentar lagi lebaran! Gimana nih persiapannya udah berapa persen siap buat terima tamu kawan sejawat atau keluarga besar? Salah satu yang aku sendiri persiapkan adalah tampil syantek di hari raya. Sebelum aku balik ke Bekasi kemarin aku sempat pesan maskara lewat Shopee karena kepikiran aku belum punya maskara dan rasanya ada yang kurang lengkap aja gitu dandanan buat hari raya nanti. Kebetulan maskaranya lagi diskon dan aku udah lama banget pengen nyobain sejak aku lihat reviewnya di channel Youtube-nya Tati. Plusss, banyak teman-temanku yang juga bilang Lash Paradise dari L'Oreal ini bagus banget bahkan buat yang bulu matanya pendek.
Jadi kalau kata orang-orang sih packaging maskaranya ini hampir mirip sama maskaranya Too Faced yang Better Than Sex. Aku sendiri nggak punya si Too Faced jadi nggak bisa bilang beneran sama atau nggak tapi kalau cuma lihat dari warna kemasannya ya lumayan mirip lah. Brushnya ini cukup padat dan erat, biasanya maskara dengan jenis aplikator kayak gini cocok buat bikin bulu mata kelihatan lebih volumized karena dia bisa ngambil produk maskara di dalam tube lebih banyak dan menjangkau sampai ke akar bulu mata. Cuma buat aku pribadi, aplikator kayak gini kalau nggak hati-hati bisa bikin berantakan apalagi buat apply lower lash line buat kita yang bulu matanya udah kayak kurcaci alias hampir nggak ada.
Setahuku maskara L'Oreal ini ada dua tipe, yang waterproof dan satu lagi yang nggak waterproof. Maskara waterproof bakal lebih kering, makanya dia gampang clumpy di bulu mata kamu. Kebalikannya sama maskara yang nggak waterproof. Enaknya pakai maskara waterproof itu dia nggak bakal smudging di bawah mata. Tahu kan, kelihatan kayak kamu pake eyeliner di bawah mata warna hitam kayak anak band rock. Aku sendiri bukan yang tipe matanya gampang berair jadi maskaraku jarang smudging. Tapi kalau mata kalian gampang berair, you might wanna take a note.
Sejujurnya dengan klaim volumizing dan lengthening, aku cukup kecewa sama maskara ini. Entah memang bulu mataku yang memang nggak ada, atau maskaranya b aja efeknya. Padahal aku suka sama warnanya yang super black, jadi bikin bulu mata lebih kelihatan daripada kalau nggak pakai. Tapi tetap aja, seperti yang kalian lihat di foto di atas, perbedaan pakai dan nggak, nggak terlalu signifikan bedanya. Kata mamaku juga aku tetap nggak kelihatan kayak lagi pakai maskara. So, sebagai orang dengan bulu mata nyaris nggak ada, bisa kubilang maskara ini nggak terlalu mantul.
Sejujurnya dengan klaim volumizing dan lengthening, aku cukup kecewa sama maskara ini. Entah memang bulu mataku yang memang nggak ada, atau maskaranya b aja efeknya. Padahal aku suka sama warnanya yang super black, jadi bikin bulu mata lebih kelihatan daripada kalau nggak pakai. Tapi tetap aja, seperti yang kalian lihat di foto di atas, perbedaan pakai dan nggak, nggak terlalu signifikan bedanya. Kata mamaku juga aku tetap nggak kelihatan kayak lagi pakai maskara. So, sebagai orang dengan bulu mata nyaris nggak ada, bisa kubilang maskara ini nggak terlalu mantul.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons