Showing posts with label Body lotion. Show all posts
Showing posts with label Body lotion. Show all posts
Dari pertama aku kenal sama klinik kecantikan Erha, sampai detik ini aku belum pernah cobain service mereka, terutama dalam hal perawatan muka. Padahal kalau ditanya mau ya mau heheh. Ya maklum lah, memang buatku, Erha itu masih di luar budget aja. Makanya aku lebih banyak coba-coba produk otc karena mereka lebih affordable. Erha sendiri juga sebetulnya mengeluarkan produk otc alias produk yang bisa dibeli tanpa resep dokter, jadi nggak perlu konsul dulu ke dokter mereka walaupun tentunya konsul lebih direkomendasikan, apalagi buat kita-kita yang masih buta tentang skincare. Meski begitu ya tetap aja aku belum pernah menginjakkan ke gerai Erha buat lihat-lihat ada produk otc apa aja di konter mereka. Keburu insecure aja dompet wkwkwk.
Tapi menjadi beauty reviewer ada perksnya tersendiri. Salah satunya adalah mendapatkan tawaran kerjasam untuk mencoba produk-produk untuk kemudian direview. Selama malang melintang 3 tahun jadi beauty reviewer, aku bersyukur banyak brand yang mau menawarkan kerjasama dengan Beauty With Dummy, termasuk Erha. Ini kayaknya udah kedua kalinya kami kerjasama, tapi baru kali ini aku tahu kalau ternyata Erha punya produk bodycare. Sebelumnya aku tahu mereka mengeluarkan produk skincare (pastinya ya), dan beberapa waktu lalu baru tahu juga kalau ada produk haircare. Nah kali ini baru ngeh ternyata Erha udah merambah ke bodycare juga. Berarti memang lengkap banget ya Erha ini.
Waktu ditawarin untuk nyobain produk bodycare dari Erha ini marketingnya bilang kalau ini bakal cocok untuk kulit badanku yang kering. Aku memang suka mengeluhkan di social media kalau kulit badanku tuh bertolak belakang dengan kulit muka. Mukaku memang berminyak banget, tapi badanku super duper kering. Aku udah sering nyobain body lotion dari merk-merk yang banyak dipakai sama orang lain, yang hypenya tinggi, tapi ternyata hasilnya biasa aja di kulitku, ujung-ujungnya kulitku tetap terasa kering. Waktu marketingnya bilang gitu aku jadi hopeful dong.
Body moisturizer aka body lotion ini mengandung bahan utama seperti ceramide complex, centella asiatica extract, vitamin E, dan kandungan anti inflammatory. Ukurannya sendiri sepertinya ada beberapa varian, kebetulan yang aku punya di sini yang ukuran 30g. Cukup mini sih kalau dipikir-pikir karena ini kan body lotion ya hahah. Tapi justru handy juga karena menghindari produk expired dan nggak sempat dihabiskan. Produk ini diperuntukkan untuk kita yang kulitnya kering dan juga sensitif. Dia mengandung silikon, jadinya pas diratakan ke kulit akan terasa oklusif.

Tekstur body lotion ini sesuai sama apa yang harapkan sih. Oklusif, tapi nggak terasa berat ataupun lengket di kulit. Menyerapnya juga cepat banget lho, and I mean it karena nggak lama setelah aku pakai, aku coba cuci tangan dan dia nggak meleleh terus jadi licin nggak jelas gitu. Tahu kan, biasanya beberapa body lotion bikin licin kalau baru diaplikasikan ke kulit terus kita kena air, tapi Erha ini nggak gitu. Rasanya benar-benar bikin kulitku yang kering kayak Gurun Sahara jadi adem lagi, seolah-olah ditumbuhi tanaman hijau dan muncul oase.
Cuma ternyata untuk bagian kulitku yang udah sampai ngelupas sih dia masih belum sanggup melembabkan kalau cuma satu layer aja jadi harus dilayer beberapa kali, itupun tetap terasa kasar tapi ngelupasnya ketutup. Aku memang punya beberapa bagian badan yang kondisinya agak emergency, yaitu bagian sikut dan mata kaki yang teksturnya sampai kasar dan menebal saking keringnya. Tapi overall produk ini efeknya termasuk yang oke banget, dan aku mungkin akan beli dia lagi if I had the chance.
Kalau ngomongin produk bodycare lokal, aku yakin brand Scarlett ini yang paling nyantol di kepala. Hayo, bener nggak? Kayaknya nggak mungkin deh nggak ada yang kenal sama brand satu ini. Selain terkenal dengan rangkaian produk bodycare-nya, Scarlett sekarang juga udah masuk ke dunia skincare dengan mengeluarkan serum dan face wash lho! Dan nggak main-main, peminatnya benar-benar banyak banget. Nah di kesempatan kali ini, aku bakal ngereview varian lotion mereka yang terbaru yaitu Freshy. Setiap varian body lotion Scarlett ini udah ada warna pembedanya masing-masing dan lotion Freshy ini labelnya berwarna kuning, buat menggambarkan kesan segar.
Varian Freshy ini adalah varian terbaru dari lini body lotion yang dikeluarkan oleh Scarlett. Untuk fungsi dan klaimnya sendiri masih sama dengan varian lainnya yakni untuk mencerahkan kulit, bukan memutihkan! Ingat ya, beda soalnya mencerahkan dengan memutihkan. Body lotion Scarlett mengandung glutathione yang udah terkenal banget ampuh buat bantu mencerahkan kulit, ditambah kandungan vitamin E untuk memastikan kulit tetap lembab. Sayangnya di bagian ingredients list botol Scarlett ini entah kenapa ya selalu ditutupi sama label cara pakai lotionnya... Sebelumnya aku punya lotion mereka juga yang Charming dan sama juga, posisi info ingredients list-nya ketutupan label lainnya.
Tapi tenang aja, karena untuk keamanannya tentu bisa dijamin karena seluruh produk Scarlett udah ber-BPOM, halal, dan cruelty free. Untuk wanginya sendiri, Freshy ini punya base note patchouli, buah pear, dan fressia putih. Katanya sih yang ini dupe dari parfumnya Jo Malone, walaupun aku sendiri kurang tahu juga karena aku belum pernah nyium parfum Jo Malone kayak apa hehe. Dari namanya udah ketebak banget ya, Freshy ini bakal punya wangi yang segar-segar gitu, dan sejujurnya aku sendiri bukan termasuk penyuka wewangian segar karena aku lebih suka wangi manis. Tapi tentunya ini balik ke masalah selera masing-masing orang aja, kebetulan mungkin buat yang selama ini masih merasa kurang sreg sama wangi varian lotion Scarlett yang udah ada kayak kurang segar gitu, nah si Freshy ini akhirnya hadir sebagai jalan keluarnya!
Untuk kemasannya masih sama aja kayak lotion Scarlett lainnya. Ketika kalian beli produknya, di bakal dibungkus ketat dengan plastik dan pumpnya sendiri juga udah ada lock/penguncinya, jadi kalau sewaktu-waktu mau dibawa bepergian juga aman-aman aja. Di sini nggak aku tunjukin posisinya sama pengunci karena sorry banget, penguncinya udah menggelinding entah kemana huhu.
Baca juga: Kojiesan Skin Lightening Soap Review


Untuk teksturnya sendiri, menurutku dibandingkan dengan varian lotion Scarlett yang sebelumnya, Freshy ini teksturnya lebih creamy dan mudah diratakan. Dia juga gampang menyerap, dan kalau kena keringat atau dibasuh air nggak bikin licin sama sekali, which is a plus point! Karena kan di masa pandemi begini aku sering cuci tangan, pakai lotion, cuci tangan lagi, begitu terus sampai nggak kehitung. Jadi aku butuh lotion yang bisa nyaman meski diguyur air. Kemampuan melembabkannya juga jauh lebih oke ketimbang varian lainnya, aku nggak harus ngelayer banyak-banyak supaya lembabnya terasa. Menurutku lotion Freshy ini udah jadi improvement dari Scarlett sih. Sementara buat efek brighteningnya sih menurutku masih standard aja, mungkin karena aku kulitnya tan jadi agak susah buat kelihatan ya.
Cuma sayangnya seperti yang aku bilang di awal, karena aku bukan penyuka wewangian yang segar, jadinya aku kurang enjoy pakai dia haha. Aku lebih suka wanginya Charming, karena ada hint manisnya gitu. Tapi kalau dari segi formula sih aku suka banget sama Freshy ini.
-----
Where to buy? Shopee
How much? Rp 75.000
Ah, Scarlett by Felicya Angelista, siapa sih yang nggak tahu brand bodycare satu ini? Produknya udah banyak banget dibahas di berbagai kalangan, dan klaimnya untuk mencerahkan kulit dalam waktu singkat itu jujur, memang menarik banget. Sebagai pemilik kulit sawo matang, aku gampang banget gosong kalau terlalu terekspos sinar matahari. Kulitku jadi gelap, dan bahkan di beberapa bagian tubuh ada yang belang, dan belangnya itu cenderung lama sekali hilangnya. Maka dari itu aku selalu tertarik dengan produk bodycare yang memang punya tujuan mencerahkan (bukan memutihkan ya) supaya belang di kulitku bisa semakin memudar dan kembali ke warna kulit asliku.
Nah kebetulan nih, aku mendapatkan kesempatan buat cari tahu sendiri secara langsung apakah benar produk-produknya bekerja sebagaimana apa kata orang-orang. Di sini aku dikirimin satu paket rangkaian bodycare dari Scarlett yang terdiri dari body scrub, shower scrub, dan body lotion mereka. Yuk simak reviewnya satu-satu!
Body lotionnya ada dua varian; Romansa dan Charming , shower scrub; Pomegranate, Mango, dan Cucumber , serta body scrubnya dengan satu varian saja yaitu Romansa . Ketiga produk Scarlett ini semuanya mengandung glutathione dan vitamin E yang terkenal bagus untuk mencerahkan, melembabkan, serta menutrisi kulit . Glutathione itu sendiri adalah antioksidan alami yang ditemukan dalam sel manusia yang menetralkan radikal bebas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendetoksifikasi tubuh. Dia juga dapat mencerahkan kulit dengan mengubah melanin menjadi warna yang lebih terang dan menonaktifkan enzim tyrosinase, yang membantu menghasilkan pigmen.
Baik varian Charming, Romansa, atau Fantasia, semuanya sama-sama memiliki fungsi untuk membantu mencerahkan kulit, makanya kenapa mereka bisa bekerja lebih efektif kalau dipakai berbarengan dalam satu rangkaian. Oh iya, semua produk Scarlett Whitening juga sudah terdaftar di BPOM, tidak dites pada binatang, dan harganya masing-masing hanya Rp 75.000 saja . Sayangnya sih entah kenapa bagian ingredients listnya malah ditutupi label, jadinya kan kita konsumen nggak bisa lihat secara langsung dan harus lihat di internet.
Baca juga: Love Beauty & Planet Coconut Water and Mimosa Flower Lotion & Body Wash Review
Baca juga: Love Beauty & Planet Coconut Water and Mimosa Flower Lotion & Body Wash Review
Body Scrub Romansa
Buat yang belum tahu, aku ini pecinta body scrub/lulur. Aku paling suka luluran karena rasanya satisfying banget ngelihat sel-sel kulit mati berjatuhan pas digosok. Kebetulan karena aku sendiri orangnya gampang berkeringan dan punya banyak aktivitas di luar ruangan, jadinya kotoran dan sel kulit mati bisa menumpuk dengan cepat. Jadi dalam seminggu itu aku bisa scrubbing badan tiap dua hari sekali. Waktu tahu di dalam paketnya ada body scrub, aku excited banget buat nyobain, karena penasaran sama performanya. Tekstur body scrub Romansa ini kering, jadi dia bukan tipe scrub yang basah gitu. Dan karena tipenya ini kering, jadinya dia bisa efektif banget buat ngangkat sel kulit mati dan daki di kulit . Kalau yang tipe scrub basah biasanya nggak terlalu kuat, dan aku sendiri juga prefer yang tipenya kering. Dari wangi sih menurutku dia kayak bedak bayi gitu, enak dan wanginya bertahan lama di badan bahkan setelah dibilas dengan sabun. Aku pakainya selalu dalam kondisi kulit masih kering, jadi sebelum mulai mandi aku scrubbing badan dulu pakai body scrub Romansa. Setelah diratakan ke seluruh badan, baru digosok dan nanti sel kulit mati bakal berjatuhan deh.
Oh iya, untuk teman-teman yang punya kulit sensitif, mungkin harus pelan-pelan ketika pakai body scrub ini karena butiran scrubnya yang besar-besar bisa bikin kulit jadi merah-merah. Digosoknya pelan-pelan aja, atau kalau terlalu kering dan bikin perih di kulit, bisa dikasih air sedikit baru scrubbing seperti biasa. So far aku suka sama performanya, cuma yang bikin repot sih dia susah dibilas dan residunya bikin licin banget di kulit .
Baca juga: Lulur Madu Olive & Honey Rice Scrub by Ibu Soraya Review
Baca juga: Lulur Madu Olive & Honey Rice Scrub by Ibu Soraya Review
Shower Scrub Pomegranate
Nah, kalau si shower scrub ini agak membingungkan sih. Visualnya cantik banget ngomong-ngomong, karena sabunnya warnanya pink terus di dalamnya ada butiran scrub biru sama ungu gitu, so cute! Wanginya mengingatkanku sama sabun anak-anak, bahkan pacarkupun bilang aku wanginya kayak anak-anak haha. Dia bukan jenis sabun yang susah dibilas, jadi nggak akan bikin kulit lengket setelah mandi. Aku tahu banyak orang yang nggak suka tipe sabun seperti itu. Setelahnya agak bikin kulit kering , jadi aku saranin langsung pakai body lotion aja.
Walaupun namanya shower srub, tapi sejujurnya aku kurang merasakan efek scrubbingnya. Mungkin karena aku sudah terbiasa pakai scrub yang butirannya besar-besar kali ya. Kalau body scrub Romansa dirasa masih terlalu harsh di kulit, bisa sih cobain pakai shower scrubnya karena dia menurutku cukup mild. Wanginya nempel banget di kulit , tapi beberapa jam kemudian bakal memudar perlahan sih.

Body Lotion Charming
Nah, mungkin ini bagian yang paling ditunggu-tunggu karena body lotionnya ini yang paling dicari sama orang-orang karena klaim mencerahkannya yang instan. Kalau yang aku lihat sih selama ini, dia memang bisa bikin kulit kelihatan cerah langsung setelah pemakaian, karena body lotionnya itu sendiri ada efek tone upnya. Walaupun awalnya aku sempat ragu sih karena kulitku kan termasuk sawo matang, dan kebanyakan produk bodycare yang punya efek tone up biasanya either bakal bikin aku kelihatan abu-abu, atau malah nggak kelihatan tone up sama sekali. Body lotion Scarlett ini tapi surprisingly bisa kelihatan tone upnya di aku. Dia juga nggak lengket sama sekali ketika diapply ke kulit, dan wanginya itu lho, aduh… enak banget! Body lotionnya yang varian Charming ini banyak yang bilang wanginya mirip banget sama parfum Baccarat Rouge 540 EDP . Aku sendiri belum pernah cium wangi Baccarat kayak apa, jadi nggak bisa mengkonfirmasi, tapi memang enak banget wanginya. Manis, dan ngasih kesan mewah banget. Wanginya itu tahan lama banget bahkan waktu malam mau tidur aku pakai, paginya masih harum semerbak.
Lotionnya juga ada safety locknya , jadi kalau mau kalian bawa-bawa travelling, dia sangat handy karena nggak perlu khawatir bakal tumpah kemana-mana karena nggak sengaja kedispense. Sayangnya, body lotion ini nggak terlalu melembabkan di kulitku :( Bahkan setelah dipakai berlayer-layer pun rasanya tetap kurang melembabkan. Kulitku masih sering pecah-pecah dan ngelupas.

Aku sudah pakai ketiga rangkaian produk Scarlett ini selama kurang lebih dua minggu. Aku pakai tiga produk ini religiously setiap hari, dan sejujurnya perubahan yang terlihat di kulit termasuk pelan sekali. Aku coba fokus ke belang di bagian kakiku yang udah lama nggak bisa pudar karena sering terpapar matahari, dan bisa dilihat di foto di atas, belangnya masih ada. Tapi memang lebih pudar dan kondisi kulit kakiku juga kelihatan membaik karena di foto pertama, bagian kulit yang menggelap kelihatan kering banget dan pecah-pecah, sementara di foto kedua sudah jauh lebih sehat dan nggak pucat lagi.
At the end of the day, masih banyak faktor yang menentukan produk mencerahkan seperti ini buat bekerja secara maksimal. Seperti warna kulit alami kita sendiri, dan faktor ekesternal lainnya. Kebetulan memang aku ini kan sudah dari sananya sawo matang, jadi pasti ada batasan seberapa bisa badanku jadi cerah. Ada beberapa cara yang bisa dibarengi ketika sedang fokus mencerahkan atau mengembalikan warna kulit:
- Pakai perlindungan physical seperti: baju lengan panjang/sarung tangan, topi, kaos kaki
- Sebisa mungkin mencari tempat teduh ketika ada matahari
- Rutin scrub badan 2-3x seminggu agar sel kulit mati dan kotoran terangkat, sehingga body lotion yang dipaka ke badan bisa bekerja lebih maksimal
Kalau ditanya mana yang paling jadi favorit, aku pilih body scrub sama body lotionnya karena aku suka scrubbing dan wangi body lotionnya yang tahan lama bikin aku jadi nggak perlu pakai parfum hihi. Kalian bisa dapatkan semua produknya di Instagram mereka di @scarlett_whitening!
Buatku, The Body Shop itu salah satu brand yang ada di antara mahal dan nggak mahal. Beberapa produknya ada yang murah, tapi kebanyakan suka bikin mikir jutaan kali buat dibeli. Makanya kenapa setiap kali mereka ada diskon besar-besaran, aku nggak pernah absen buat ikutan beli hehe. Kali ini aku berkesempatan buat nyobain body yogurt mereka yang varian Wonderfully Wonky Banana. Dari namanya aja udah langsung hijau mataku, karena pisang itu buah favoritku! Senang banget waktu tahu produk ini ikut kena diskon 50% dari harga normal Rp. 199.000 jadi Rp. 99.000 aja!
Jadi awalnya aku bertanya-tanya, apa sih maksudnya 'wonky banana'? Karena setahuku, wonky itu artinya kurang lebih seperti bengkok. Nah habis baca dari websitenya The Body Shop, ternyata varian body yogurt Wonky Banana ini diperkaya dengan puree pisang organik dari Community Trade yang tidak akan dijual ke industri makanan karena bentuknya kurang menarik. Kalau kalian sering lihat ada pisang yang bentuknya beda sendiri, atau nggak sesuai kemauan pasar, nah produk ini terbuat dari semua pisang-pisang itu!
Baca juga: The Body Shop Japanese Cherry Blossom Shower Gel Review
Sebelumnya aku belum pernah cobain produk body yogurt-nya The Body Shop, aku malah baru tahu mereka punya produk ini. Jadi waktu pertama beli nggak ada ekspektasi apa-apa. Begitu aku cobain, ternyata enak banget di kulit. Teksturnya nggak berat sama sekali di kulit, nggak bikin lengket ataupun jadi plisket nggak nyaman. Makanya kenapa namanya body yogurt karena rasanya persis kayak yogurt di kulit!
Untuk wanginya sendiri, dia jauh lebih enak dibandingkan sama varian pisang lainnya dari The Body Shop. Yang ini nggak terlalu kentara kalau artificial, artinya masih kecium wangi manis khas pisang. Wanginya juga tahan cukup lama di badan. Dan yang kusuka lagi adalah kalau dipakai pas badan masih dalam kondisi basah gitu nggak bikin jadi nggak nyaman.
Aku ingat banget waktu awal-awal brand Love Beauty & Planet ini dikabarkan resmi masuk ke Indonesia di bawah Unilever, satu jagat beauty community Indonesia langsung heboh! Desain kemasannya termasuk yang cukup menarik di mata karena kelihatan fun dan memberikan vibe yang santai banget. Waktu baru fresh banget launching, aku sempat kesusahan nyari produknya di Jogja karena seharusnya dia dijual di Guardian, tapi Guardian Jogja sendiri banyak yang telat masukin produk ini. Aku sampai harus nanya orang-orang di Instagram kalau nyari di Jogja produk-produk LBP tuh kemana, akhirnya nemu juga di hypermart kayak Carrefour. Tapi tenang, sekarang LBP udah merata masuk ke Guardian dan Watson juga kok! Nah sebelum kita masuk ke reviewnya, aku bakal kasih short brief tentang brand Love Beauty & Planet itu sendiri.
Brand Love Beauty & Planet ini punya satu tujuan: "Untuk merawat kecantikanmu secara alami, tanpa merusak bumi. Kami ingin membuat perubahan kecil setiap harinya, melalui perawatan tubuh. Mulai dari pemilihan kandungan bahan alami yang diproses secara bertanggung jawab, penggunaan botol dari plastik daur ulang, hingga pemilihan partner sosial, merupakan beberapa bentuk #smallactsoflove kami untuk kecantikanmu dan bumi". Mereka ini termasuk brand yang vegan dan cruelty free. Jadi maksudnya, ingredients yang ada di produk-produk Love Beauty & Planet semuanya berasal dari tumbuhan, bukan dari hewan, dan mereka juga nggak menguji produknya pada hewan.
Bukan cuma itu aja, ternyata kemasan produk-produknya Love Beauty & Planet ini juga terbuat dari 100% recyclable plastic lho! Salah satu produknya, vegan shampoo, sudah bebas dari sulfate, silicon, dan paraben juga. Makanya kenapa aku tertarik banget sama Love Beauty & Planet karena filosofi brand mereka adalah bukan cuma memberikan produk perawatan kulit buat kita, tapi juga tetap berkontribusi menjaga lingkungan.
Varian produk Love Beauty & Planet yang masuk ke Indonesia ada 5; Murumuru Butter & Rose, Argan Oil & Lavender, Coconut Water & Mimosa Flower, Tea Tree Oil & Vetiver, dan Coconut Oil & Ylang Ylang. Kebetulan karena aku pecinta warna biru, otomatis aku langsung ngincer si Coconut Water & Mimosa Flower haha. Jadi memang nggak nyari dari wanginya, tapi dari warna kemasannya :p Pertamanya itu aku beli lotionnya di Carrefour. Waktu milih di counter, produknya nggak bisa aku endus wanginya karena kemasannya dikunci gitu. Akhirnya capcipcup aja berharap cocok sama wanginya. Dan begitu dicoba, ternyata enaaaaak banget! Aku pribadi kurang tahu mimosa flower itu seperti apa, dan wanginya juga kayak apa. Tapi yang varian biru ini cenderung ke arah coconut-nya. Baunya kayak topping toasted coconut di atas muffin, tahu nggak? xD
Di sini aku cuma kasih foto tekstur lotionnya. Sebetulnya dari segi tekstur baik lotion ataupun body wash-nya sih standar ya, nggak ada yang wah. Lotionnya warna putih, body wash-nya bening kayak gel. Untuk lotionnya sih aku lumayan suka. Dia teksturnya ringan, dan kemampuan melembabkannya bisa sampai berjam-jam. Wanginya tahan sampai 6 jam. Body wash-nya sendiri justru performanya agak kurang. Habis mandi baunya nggak tahan lama, tapi enaknya sih dia bukan tipe sabun yang susah dibilas atau meninggalkan residu licin. Sayangnya walaupun dipakai berbarengan, si sabun nggak bikin wangi lotionnya jadi lebih tahan lama.
Overall aku lebih suka performa lotionnya karena wanginya lebih bisa dinikmatin. Jadi kemungkinan bakal repurchase lotion aja. Selain lotion dan body wash, Love Beauty & Planet juga punya produk haircare seperti shampoo dan conditioner lho, bahkan ada hand cream-nya juga tapi belum masuk Indonesia sih. Kita tunggu aja lah ya hihi.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons