Showing posts with label Scents. Show all posts
Showing posts with label Scents. Show all posts
Sebagai orang yang kerja di bidang media, aku jadi sering banget ketemu sama banyak klien buat bahas partnership, bahkan enggak jarang juga harus berhadapan sama narasumber acara. Jadinya kalau misalnya enggak pakai parfum sehari aja itu udah mustahil banget deh! Apalagi kerjaanku bikin aku harus bisa bergerak mobile dari satu tempat ke tempat lainnya.
Aku sendiri termasuk orang yang gampang banget keringetan. Apalagi kemana-mana aku mostly jalan kaki. Dari rumah ke stasiun, dari stasiun ke kantor, dari kantor lanjut entah ke mana lagi. Dan untuk bisa mengikuti ritme kerjaku yang kayak gitu aku butuh banget parfum tahan banting yang enggak gampang hilang, plus wanginya harus cocok dong kaannn.
Here comes Teratu Perfume! Beberapa minggu lalu aku sempat dikirimkan sama teman-teman baik hati dari Teratu untuk cobain parfum mereka. First and foremost, aku baru tahu kalau Teratu punya produk parfum, jadi aku kaget dong pas mereka nawarin aku untuk cobain. I immediately said yes karena penasaran banget mau cobain parfum dari brand lokal. Yuk, lanjut baca buat tahu my impression on them!
BACA JUGA: Miniso Perfume Champagne Life Review
Jadi buat yang belum tahu, Teratu ini punya 8 pilihan parfum yang bisa kamu sesuaikan sama mood dan personality kamu. Kebetulan di sini aku punya 3: White, H.E.R.S, dan Vintage Rose. Dari segi packagingnya cukup simple ya, bagian badannya bening jadi bisa kelihatan isinya langsung, bagian tutup parfumnya pakai warna silver, and that's it. Menurutku pribadi yang bucin packaging, desainnya termasuk yang biasa aja, nothing wow banget, but it serves its purpose. Cuma nih ya intermezzo dikit, waktu datang nih aku sempat deg-degan kalau parfum si H.E.R.S ini jadi rusak karena warnanya kuning sendiri haha.
Menurut kalian gimana gengs soal packaging Teratu ini?
Parfum pertama yang akan kubahas adalah si Vintage Rose. Dari klaimnya parfum ini bisa dipakai enggak cuma cewek aja tapi cowok juga. Dan aku setuju karena warnanya menurutku deep banget gitu lho, ngerti enggak? Bukan yang manis atau light, tapi kayak ada hint musky-nya gitu.
- Top notes: Baie rose, raspberry, red rose
- Middle notes: Roses, cambodia blossom, Raspberry blossom, jasmine
- Base notes: Patchoulli, amber, sandalwood, paper reed, white musk
Aku pribadi kurang suka sama wangi yang Vintage Rose ini karena aku lebih masuk sama wangi-wangian manis. Tapiiii pacarku suka banget, dia bahkan selalu pakai Vintage Rose kalau di rumah hahah. Jadi benar ya apa yang diklaim Teratu kalau parfum ini cocok juga buat cowok. But for me personally, terlalu strong dan like I said, aku prefer wangi yang manis kayak gula atau madu hehe. Wanginya sih mengingatkan aku sama old lady vibe?
Lanjut ke parfum kedua, H.E.R.S, dan langsung aku spill aja lah ya kalau ini favoritku dari 3 parfum Teratu yang aku cobain! Kadang aku masih suka heran ya sama diri sendiri bahkan sebelum lihat notes-notes-an parfumnya, badan ini tuh tahu aja mana wangi yang emang disukain sama enggak. Karena ternyata pas kulihat di base notes H.E.R.S tuh ada vanilla which is my favorite scent!
- Top notes: Apple, bergamot, peach, blackcurrant, mandarin orang
- Middle notes: Freesia, lily, jasmine, gardenia, magnolia
- Base notes: Sandalwood, patchouli, amber, musk, vanilla
Dari ketiga parfum yang udah kucoba, ini yang wanginya paling aku banget! Very soft, very light, enggak nusuk hidung, benar-benar segar banget buat dipakai sehari-hari. Bahkan saking sukanya juga di rumah aku pakai karena wanginya nagih, bikin mood jadi enak. Manisnya sih enggak terlalu ketara ya menurutku, dia masih lebih condong ke kayak wangi fresh linen gitu, kayak baju abis dilaundry, but with a hint of sweetness.
Aaaand last but not least, White! Ini dari wanginya aja langsung bikin aku throwback waktu jalan-jalan ke Sarangan dan harus lewatin hutan yang dingin di antara pohon-pohon pinus tinggi. Wanginya kayu banget, dan menurutku ini bakal cocok sama cowok kebanyakan sih. Wanginya ngasih vibe yang maskulin tapi enggak nusuk hidung.
- Top notes: Bergamot, pink pepper, aldehydes, fig
- Middle notes: Rose, ylang-ylang, lavender, iris, violet, geranium, carnation, hyacinth, orchid
- Base notes: Patchouli, sandalwood, vetiver, vanilla, cashmeran, oakmoss, tonka bean
Sejujurnya aku belum sering pakai White (karena way too obsessed sama si H.E.R.S, pardon me hihi), tapi kalau yang H.E.R.S udah abis aku kayaknya bakal lanjut pakai White karena wanginya masih masuk di aku.
Semua parfum di atas diklaim punya ketahanan kurang lebih 5 jam sebelum aplikasi berikutnya. Dari sepengalamanku sih biasanya aku apply di jam 8 pagi, jam 1 siang udah mulai agak ngilang memang jadi klaimnya cukup akurat ya. It breaks down nicely kalau kena keringat, dan yang paling penting adalah parfumnya enggak bikin kulitku jadi merah-merah, yay!
Untuk parfum ukuran 60ml ini bisa kamu beli di harga Rp99.000, dan ada juga versi kecilnya di 5ml dengan harga Rp15.000. Ramah banget di kantong kan?
Buat yang mau cek katalog lengkap parfum Teratu bisa langsung aja cek Instagram mereka di @teratubeauty. Dan buat yang mau langsung check out bisa cusss meluncur ke Shopee mereka!
Tolong jangan kaget kenapa tiba-tiba aku ngereview produknya Miniso lagi setelah sekian lama :") Jadi, seperti biasa, aku ini punya kebiasaan kalau ngeblog tuh prosesnya kayak gini: setelah selesai foto-foto produk, bakal aku lanjut editing dan resizing, habis itu aku upload foto-fotonya dan disimpan ke draft blog biar aku ingat apa-apa aja yang harus direview. Tapi kadang tuh sekali upload draft nggak cuma satu atau dua produk aja, kadang bisa di atas 5. Malah kadang ujung-ujungnya banyak produk yang udah harus direview karena habis, malah jadi ketimbun sama produk baru. Mana aku tuh buat produk yang non sponsored sebetulnya jarang banget ada jadwal postingnya. Kalau sponsored kan jelas ya ada deadline yang harus dipenuhi, tapi kalau untuk produk gift atau belanja sendiri yang mau direview ya seenaknya aja gitu mana yang paling gampang direview, aku review duluan haha.
Anyway, postingan ini udah nangkring di draft blog dari Februari 2019, which means, udah hampir satu setengah tahun yang lalu! Waktu masih getol-getolnya aku main ke Miniso karena waktu itu Miniso lagi hype banget terutama untuk produk parfumnya yang emang beragam banget itu. Nah waktu itu aku ikutan cobain lah beli parfum mereka, berhubung kan harganya masih affordable banget parfum Miniso tuh. Dan karena aku penyuka wewangian manis, pilihanku jatuh ke Champagne Life!
Sejak ada toko-toko kayak Miniso dan Usupso berdiri di Indonesia, kehidupan mall aku makin bertambah konsumtif, haha. Ya gimana engga, toko ini unik banget! Rasanya apa aja bisa dijual sama Miniso dan Usupso. Kalo disuruh milih lebih suka belanja di mana, ya tergantung barang yang mau dibeli apa dulu, karena walaupun sekilas kedua toko itu kesannya sama, tapi tetep ada barang yang cuma dijual di Miniso, dan ada juga yang cuma dijual di Usupso.
Seingetku Miniso itu awalnya cuma jual tas-tas jelly dan boneka awalnya. Sampe beberapa waktu yang lalu waktu aku ke Mall Malioboro tiba-tiba mereka punya satu rak full buat body product mereka sendiri kayak bath salt yang aku juga udah pernah beli, sunscreen, body lotion, dan masih banyak lagi lah. Sekarang bahkan Miniso udah sampe punya face mist dan toner lho! :") Gila memang toko itu berkembangnya pesat sekali hahaha. Banyak juga perkakas rumah tangga, peralatan makan, pakaian dalam, dan notes, bahkan alat pertukangan kayak obeng juga dijual. Sejujurnya bingung Miniso itu toko apa tapi karena mereka desainnya lucu-lucu jadi I'll let it slide.
BACA JUGA: Miniso Bath Salt in Grape Seed review
Kemasan dari parfum ini cantik, dan nggak terlalu simple, tapi nggak terlalu berisik norak juga haha. Baik dari desain botol maupun font yang dipakai untuk label produknya menurutku pas banget. Terus wangi Champagne Life ini benar-benar sesuai sama wangi yang biasa aku suka dari Original Source, wanginya manis kayak permen tapi nggak bikin eneg. Kayaknya ini satu-satunya wangi manis yang enak dari semua rangkaian parfum Miniso deh. Karena kebanyakan parum mereka lebih ke wewangian yang segar. Untuk ketahanannya juga nggak begitu buruk kok, di aku wanginya bisa tahan sampai setengah hari, dan kalau nempel di maju nggak meninggalkan noda gitu, dan malah wanginya bisa tahan lebih lama.
Ini jadi mengingatkanku kenapa aku jarang review parfum, alasannya karena aku nggak jago menggambarkan wangi ke dalam tulisan huhu. Aku juga nggak tahu parfum ini masih ada di Miniso atau nggak karena beberapa kali ke Miniso juga aku udah nggak lihat Champagne Life lagi, sedih banget. But anyway, nulis review parfum ini jadi throwback waktu awal-awal aku baru merintis Beauty With Dummy haha. Oh I wish I could get this perfume again!
Kalau kalian sering cuci mata di Watson dan Guardian, kalian pasti nggak jarang ngelewatin merk Original Source. Brand asal Inggris ini punya banyak produk buat badan, salah satunya adalah body mist yang murah meriah. Sejauh ini aku udah cobain sabun badan dan body lotion mereka, dan aku cukup suka. Tapi untuk body mist-nya ini, aku memang baru akhir-akhir ini memutuskan buat beli karena sepenasaran itu sama performanya. Kebetulan tiap aku ngelewatin produk ini di rak toko, aku selalu sempetin buat ngendus baunya yang enak banget.
Baca juga: Lulur Madu Olive & Honey Rice Scrub by Ibu Soraya Review
Baca juga: Lulur Madu Olive & Honey Rice Scrub by Ibu Soraya Review
Kalau nggak salah di Indonesia sendiri varian body mist Original Source ini ada 4. Aku lupa nama lengkap variannya apa aja, tapi singkatnya ya, ada yang wangi mint, mangga, kelapa, dan satu lagi si vanilla dan raspberry ini. Harga body mist-nya termasuk super duper murah, karena dia dijual di bawah Rp. 40.000. Original Source juga gampang banget ditemui, karena dia nggak terbatas cuma di Watson atau Guardian tapi di hypermart sekalipun juga ada.
Baca juga: Miniso Bath Salt in Grape Seed Review
Dari warna kemasan botolnya pasti udah kebayang wangi yang super manis, dan yup, memang wanginya super duper manis kayak strawberry kena gula. Wanginya cukup strong, 4 kali semprot ke badan aja wanginya bisa menuhin satu ruangan. Jadi kalau kalian bukan pecinta wewangian manis, kalian pasti nggak akan suka sama body mist ini. Aku pribadi sih karena memang doyan sama wangi manis, wangi body mist ini jadi kerasa enak banget. Kalau diibaratkan sama eyeshadow, dia udah pigmented banget gitu lah :p Semprotannya juga halus, nggak gampang macet ataupun bocor. Ukurannya pas buat dibawa ke mana-mana, dan nggak makan tempat atau bikin tas berat.
Kalau untuk ketahanannya, dia cukup long-lasting kalau disemprot ke badan. Bisa lebih dari sehari. Di baju juga dia cukup bertahan, cuma nggak selama kalau di kulit. 10/10 bakal repurchase sih hihi.
-----
Where to buy? Guardian
How much? Rp 36.000
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons