Showing posts with label Concealer. Show all posts
Showing posts with label Concealer. Show all posts
Ini review yang udah lama banget nangkring di draft postingan. Aku beli concealer ini udah lama banget, waktu jamannya Fit Me lagi naik banget dan semua orang ngehype foundationnya mereka. Waktu itu aku baru punya concealer dari Colourpop, dan karena malas kalau mau beli Colourpop harus nunggu lama, aku coba cari penggantinya yang ada di drugstore biar kalau habis juga bisa tinggal beli aja nggak perlu nyari di online marketplace. Aku udah foto produknya dari lama banget sebetulnya, cuma dulu fotonya belum sama vibenya kayak yang sekarang jadi aku memutuskan retake fotonya. Makanya kemasannya udah agak bocel sana sini karena memang udah lama banget aku punya dia tuh.
Aku dulu kan suka follow online shop yang jual-jualin kosmetik KW ya, biar tahu produk apa aja yang sekarang udah ada KW-nya. Nah aku kaget dong dulu pas tahu ternyata concealer Maybelline juga di-KW-in! Sejak itu aku kalau beli cuma mau langsung di drugstore aja deh, malas kalau online takut ketipu huhu. Sayang banget deh pokoknya kalau duit dipakai buat beli kosmetik KW. Nggak seberapa sama efeknya di kulit di kemudian hari.
Karena belinya ini udah lama banget, aku jadi belum terlalu experienced pas milih shadenya. Walaupun belinya juga langsung di toko tapi nggak ada testernya waktu itu, jadi aku cuma nebak-nebak aja dari tampilan luar botolnya bakal masuk apa nggak warnanya di kulit. Kebiasaan kadang brand luar walaupun aslinya punya banyak shade, begitu masuk Indo tiba-tiba shadenya jadi sedikit banget. Nah Maybelline ini juga gitu. Ya mungkin karena menyesuaikan sama range kulit orang Indo ya tapi menurutku masih suka kurang pas aja shade yang masuk. Ujung-ujungnya harus tetap beli online, kayak waktu aku beli foundation Wet N Wild yang sebenarnya gerainya ada di Watson dan Guardian, tapi shade yang tersedia rata-rata buat kulit light atau medium aja, jadinya aku yang medium dark harus nyari online.
Nah di concealer Fit Me ini jadinya aku pilih shade 30 Honey dengan jurus capcipcup karena biasanya kulitku memang ada unsur "honey"nya. Perkiraanku sih shade dengan nama kayak gitu pasti punya warma undertone dan seenggaknya ada di tengah-tengah, nggak bakal terlalu gelap atau terlalu terang. Berhubung aku kalau pakai concealer biasanya buat bagian bawah mata juga, jadi wajar kalau lebih terang dibanding area muka lainnya sekalian buat efek highlighting.
Buat aplikatornya ini mirip aplikator liquid lipstick yang bentuknya doe foot gitu. Tongkatnya juga cukup slim, mengikut ukuran tubenya yang ramping. Panjang tongkatnya nggak pelit dan ujung doe footnya pas buat menjangkau bagian muka yang sempit atau di sudut-sudut gitu. Ngepack concealernya juga enak, nggak kebanyakan atau terlalu sedikit yang sampai harus dipping beberapa kali.

Nah ini before after pas udah diblend. Somehow, aku merasa dia agak abu-abu di kulitku nggak tahu kenapa. Apa aku salah undertone, tapi pas diswatch di tangan sih warnanya udah betul warm. Apa mungkin sebenarnya undertoneku itu netral atau cool, aku malah jadi bingung sendiri haha. Atau kayaknya undereye aku harus dikasih corrector dulu ya biar nggak ashy? Selama ini sih selalu pakai complexion product dengan warm undertone selalu pas, jadi harusnya benar warm. Coveragenya ini termasuk oke, medium tapi kalau dibuild sampai full kayaknya nggak bisa. Dia udah aku coba buat nutupis dark spot gitu masih suka kelihatan jadi nggak benar-benar bisa nutupin. Terus juga kalau udah lewat beberapa jam suka ngecrease, apalagi kalau aku mulai keringetan di bagian undereye. Gampang banget hilang, kecuali diset pakai powder bisa tahan lamaan sedikit.
Siapa di sini yang sempat ngikutin "drama" Dear Me Beauty waktu mereka mau launching concealernya? Aku adalah orang yang memang udah niat buat langsung cobain concealer mereka bahkan jauh sebelum tanggal launchingnya. Pertama tahu Dear Me Beauty punya concealer tuh dari videonya Tasya Farasya, iseng aja padahal, aku nggak pernah nonton dia tapi somehow itu satu video muncul di timelineku wkwk. Di situ Tasya cobain produk-produk baru dan aku langsung kepincut sama concealer Dear Me Beauty. Aku langsung cari lah ke semua online marketplace mereka tapi nggak ada produknya, ooo berarti belum resmi launching nih.
Pas hari H yang dinantikan tiba, concealer Dear Me Beauty akhirnya launching! Kalau biasanya aku selalu nunggu review orang dulu baru bisa memutuskan mau beli apa nggak, kali ini aku nekat aja, biar tahu gimana rasanya nyobain produk di awal-awal launching haha. Apalagi karena di Sociolla diskon 40% kalau nggak salah, lumayan banget kan?
Sayangnya sebelum barangnya sampai di tangan, terjadi sebuah drama yang menurutku one of the biggest blunder yang dilakuin sama Dear Me Beauty, mana kejadiannya pas banget menjelang launching mereka. Salah satu admin TikTok mereka sempat ngebales komen dengan kalimat yang kurang mengenakkan soal protes salah satu customer soal shade range concealer mereka. Akupun juga setuju soal shadenya yang benar-benar sempit banget. Bahkan waktu milih warnanya di website Sociolla aku sempat bingung lama banget karena deskripsi sama warna yang tertera kayak nggak sama gitu. But we'll talk more about it later at the end of this post.
Setelah proses berpikir yang lama dan nanya ke followers di Instagram juga, akhirnya aku check out shade yang W02 Rich Beige. Biasanya untuk complexion product lokal tuh aku pakai shade yang kedua dari yang tergelap. Jadi nebak-nebaknya masih lumayan gampang lah. Shade W02 ini punya warm undertone dan warnanya cenderung medium tan. Warna label sama yang di botol kelihatan beda jadi benar-benar bikin misleading banget. Di label bawah botolnya kelihatan terang memang, sama seperti warna di dalam botolnya, tapi nanti dia bakal ngeset jadi satu sama kulit ke warna yang di kemasan kotaknya. Jadi kalian bisa patokan sama warna yang di kotaknya aja.
Aplikator concealer tuh macam-macam, hampir sama beragamnya kayak aplikator liquid lipstick. Sejauh ini aplikator concealer yang aku punya bentuknya doe foot gitu, pengecualian buat concealer Colourpop yang bentuknya kayak paddle dan super lentur jadinya mudah ngikutin kontur mata. Beda lagi nih ternyata si Dear Me Beauty, kepala tongkatnya ini gendut banget, kayak sendok (?) wkwk. Nggak tahu ya dengan bentuk seperti ini jadi lebih memudahkan apa nggak, menurutku sih sama-sama aja. Seenggaknya pakainya jadi cuma butuh sedikit dan nggak perlu bolak balik ngedip ke dalam botolnya karena sekali celup juga udah dapat banyak.
Concealer ini bisa menutupi garis halus dan bintik hitam. Hmm, ya bintik hitam memang bisa ditutupi dengan make-up, tapi garis halus? Mungkin maksudnya concealernya nggak akan creasing di garis halus kali ya karena sepanjang pengalaman aku garis halus pada wajah susah ditutupi pakai make-up. Di dalamnya juga terdapat kandungan niacinamide dan vitamin E, jadi harusnya dia nggak akan terasa kering.

Oke jadi setelah aku coba sendiri, aku baru paham gimana concealer ini ternyata bisa nutupin tekstur juga, bikin kulit kita mulus seakan-akan nggak ada masalah. Untuk bagian bawah mata yang gelap juga coveragenya lumayan, bisa benar-benar bikin kulit kelihatan rata, dan dia creasing di aku cuma creasingnya biasa aja, nggak sampai kelihatan ada lipatan concealer yang belum diratain gitu. Concealernya juga lumayan waterproof, aku pakai wudhu beberapa kali dia masih stay banget bahkan tanpa diset dengan powder.
Well, all in all, it's not so much of a bad product, isn't it? Tapi tentunya mengingat gimana cara admin Dear Me Beauty ngehandle pertanyaan customer waktu itu bikin aku kurang sreg sama produk ini. Katanya juga ini bukan pertama kalinya Dear Me Blunder jawab pertanyaan customer, bahkan aku dapat laporan dari followersku kalau dia pernah diblock sama Dear Me Beauty cuma karena perkara nanya soal ingredients produk mereka. Karena insiden ini, pihak Dear Me Beauty nambahin shade foundation mereka sebagai bentuk permintaan maaf ke customer. Well, aku harap sih industri kecantikan di Indonesia bisa semakin bersifat inklusif, supaya nggak ada lagi kita-kita yang merasa ditinggalkan karena merasa nggak bisa menemukan shade foundation atau concealernya, apalagi di produk lokal.
Akhirnya concealer yang udah lama ditunggu-tunggu reviewnya tayang juga di blog! Sebetulnya review singkatnya udah dipost di Instagram duluan sih. Mungkin nggak banyak dari kalian yang tahu kalau aku punya undereye yang cukup gelap, nyaris keunguan karena aku sering begadang dan jam tidurku lumayan berantakan sejak kuliah. Sebelum punya Makeup Revolution Conceal & Define Concealer ini, aku pakai concealer dari Colourpop dan Maybelline. Tapi keduanya nggak memuaskan sama sekali, padahal si Colourpop No Filter Concealer itu digadang-gadang jadi dupe dari Tarte Shape Tape. Review lengkapnya soal concealer Colourpop bisa kalian baca di sini.
Jadilah aku go on a quest untuk menemukan concealer yang bakal bisa menutupi bawah mataku yang semakin menggelap karena waktu cobain punya Maybelline pun aku tetap nggak puas karena jatuhnya bawah mataku jadi berwarna ashy, mungkin karena undertonenya beda. Brand Makeup Revolution ini sendiri pertama kali aku dengar dari channelnya Jeffree Star waktu dia collab bikin video bareng Tana Mongeau, dan videonya Jaclyn Hill waktu dia shopping spree make-up drugstore, lagi-lagi produk ini muncul. Makin penasaran lah aku, karena sekali lagi, concealer dari Makeup Revolution ini digadang-gadang jadi dupe paling dekat sama Tarte Shape Tape.
Beda sama aplikator concealernya Colourpop dan Maybelline yang lebih kecil kayak aplikator liquid lipstick, aplikatornya Makeup Revolution ini lebih besar dan padat, sekilas memang hampir mirip sama aplikatornya Tarte. Tapi walaupun aplikatornya besar kayak gini aku nggak mengalami masalah buat aplikasi produknya jadi kamu nggak perlu khawatir.
Nah, ini seperti yang bisa kalian lihat kondisi bawah mataku waktu pakai concealer dan nggak pakai. Kelihatan banget kan bedanya? Dari pertama coba sampai sekarang, aku jatuh cinta banget sama finishnya yang masih kelihatan natural dan nggak dempulan. Dia benar-benar ringan di kulit, nggak creasing sama sekali di aku, dan yang paling penting adalah dia nggak oxidize! Jadi kalau di awal dia warnanya bagus, ya warna itu bakal bertahan terus sampai nanti. Dia bikin kulitku jadi terlihat lebih halus dan nggak bertekstur, duh speechless lah pokoknya.
Menurutku kalau kalian memang butuh concealer yang coveragenya lumayan, kalian musti banget cobain concealernya Makeup Revolution ini. Dari sisi harga, dia masih sangat amat terjangkau karena di bawah Rp. 200.000, dan shade range-nya juga banyak banget ada 25 shade dengan beragam undertone. Di Indonesia sendiri memang dia nggak ada dijual di counter offline tapi kalian bisa coba cari di marketplace kayak Shopee, akupun beli ini lewat Shopee dan lagi diskon dari Rp. 160.000 jadi Rp. 125.000 hihi. Mungkin downsidenya ya dia nggak nahan minyak, cuma itu menurutku bukan downside juga sih toh namanya concealer ya fungsi utamanya buat memberikan complexion yang apik di kulit. Gimana menurut kalian? Tertarik buat nyobain?
Hai semua! Apa kabar nih? Gimana so far bulan Mei-nya? ;)
Hari ini aku mau ngereview soal complexion product kesayangan aku yaitu si Colourpop No Filter Concealer! Jadi waktu pertama mulai serius mau belajar make-up, aku beli concealer bukannya foundation, karena dulu kulitku ga sejelek sekarang wkwkwk, jadi ga banyak yang harus ditutup gitu lho. Plus, waktu itu juga belum tahu mau beli foundation apa. Meanwhile, aku udah sering denger banyak beauty guru yang bilang kalo concealernya Colourpop ini oke banget, dan dibilang jadi dupe-nya Tarte Shape Tape yang harganya Rp. 350.000 :") Colourpop ini udah aku bilang kan paling juara soal harga karena mereka bener-bener affordable tapi kualitasnya juga ga main-main.
Hari ini aku mau ngereview soal complexion product kesayangan aku yaitu si Colourpop No Filter Concealer! Jadi waktu pertama mulai serius mau belajar make-up, aku beli concealer bukannya foundation, karena dulu kulitku ga sejelek sekarang wkwkwk, jadi ga banyak yang harus ditutup gitu lho. Plus, waktu itu juga belum tahu mau beli foundation apa. Meanwhile, aku udah sering denger banyak beauty guru yang bilang kalo concealernya Colourpop ini oke banget, dan dibilang jadi dupe-nya Tarte Shape Tape yang harganya Rp. 350.000 :") Colourpop ini udah aku bilang kan paling juara soal harga karena mereka bener-bener affordable tapi kualitasnya juga ga main-main.

Packagingnya simple—sleek, botolnya terbuat dari botol kaca, dengan tutup warna putih dan aplikator pipih. Sekilas dia senada sama packaging liquid lipstick dan Supershock shadows-nya Colourpop, cuma beda di warna tutupnya aja. Botolnya itu sendiri ga terlalu berat, dan isinya juga ga terlalu banyak untuk ukuran harga Rp. 120.000. Tergantung lagi ya kalian beli di mana karena harga bisa beda beda. Kalo kalian tanya ini aku beli di mana, kebetulan aku nitip di temenku waktu itu, karena dulu kan aku ga tahu mau beli shade apa dan agak susah nyari yang jual shade lengkap di Shopee. Tapi sekarang udah menjamur kok di mana-mana.
Aplikator paddle kayak gini menurutku sendiri sangat cocok buat aplikasi concealer karena dia lentur dan kaku, jadi bisa mengikuti kontur muka sampe ke pelosok-pelosok. Beda sama concealer dari, misal, Maybelline Fit Me yang bentuknya doe foot, itu kan kaku ya, kayak aplikator liquid lipstick. Sementara si Colourpop ini enak bisa ngelentur.
Aplikator paddle kayak gini menurutku sendiri sangat cocok buat aplikasi concealer karena dia lentur dan kaku, jadi bisa mengikuti kontur muka sampe ke pelosok-pelosok. Beda sama concealer dari, misal, Maybelline Fit Me yang bentuknya doe foot, itu kan kaku ya, kayak aplikator liquid lipstick. Sementara si Colourpop ini enak bisa ngelentur.

Teksturnya super creamy! Menurutku, yang baru pertama kali pake concealer, ini ga terlalu cair ataupun pekat, jadi di antaranya. Aku suka ngebiarin concealernya beberapa lama gitu di atas kulit terutama buat concealer di bagian bawah mata karena kalo agak kering baru diblend gitu dia jadi lebih pekat dibanding kalo misal langsung diblend habis diaplikasiin ke muka. Baunya sih hampir kayak bau spidol ya haha. Ya bau concealer pada umumnya aja, bukan bau yang mengganggu.


Jadi kalo kata websiteya sendiri, concealer ini sih; "A lightweight, creamy, full-coverage concealer formulated with soft-blurring pigments to create the ultimate matte, flawless complexion. Finish Matte". Dengan klaim full coverage seperti itu ekspektasiku ya concealer ini bakal bisa dipake sendiri tanpa foundation. Aku sendiri punya kondisi kulit bertekstur dan kalo kalian perhatiin ada kemerahan dan urat mukaku juga lumayan kelihatan. Kalo misalnya concealer ini memang full coverage harusnya dia bisa menutupi semua imperfection itu dan seperti yang kalian lihat di atas, ternyata memang bisa nutupin kondisi kulit yang tidak paripurna ini! Enaknya lagi adalah concealer ini buildable, jadi kalo misal memang kamu butuh coverage yang lebih lebih lagi, bisa kamu timpa atau kamu layer. Tentunya habis dia kering ya biar efek layeringnya kelihatan.
Sayangnya downside dari concealer ini, dia masih oxidize. Aku paling benci sama complexion product yang oxidize apalagi yang oxidizenya jauh banget, karena seberapa turun oxidizenya bakal nentuin shade yang bakal kita beli kan. Sejatinya concealer harusnya lebih muda satu tingkat dari warna kulit kita supaya dia bisa ngasih highlighting effect, walaupun in my case, aku juga suka concealer yang sesuai warna kulit kalo misal lagi males pake foundation. Cuma ya jadinya karena dia oxidize, concealer ini bikin mukaku jadi agak gelap kalo udah lewat dari dua jam. Tapi ini bisa diakalin dengan ngeset dia pake bedak tabur yang lebih cerah sih.
Sayangnya downside dari concealer ini, dia masih oxidize. Aku paling benci sama complexion product yang oxidize apalagi yang oxidizenya jauh banget, karena seberapa turun oxidizenya bakal nentuin shade yang bakal kita beli kan. Sejatinya concealer harusnya lebih muda satu tingkat dari warna kulit kita supaya dia bisa ngasih highlighting effect, walaupun in my case, aku juga suka concealer yang sesuai warna kulit kalo misal lagi males pake foundation. Cuma ya jadinya karena dia oxidize, concealer ini bikin mukaku jadi agak gelap kalo udah lewat dari dua jam. Tapi ini bisa diakalin dengan ngeset dia pake bedak tabur yang lebih cerah sih.
-----
Well that's it for today's review. I hope you enjoy going through this post with me. If there's anything you guys want me to review, please just hop into my email or reach me out on my social media and I'll see what I can do. Thanks for reading and have a nice day!

Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons