Showing posts with label Face wash. Show all posts
Showing posts with label Face wash. Show all posts
Ya ampun, enggak sadar ternyata udah lama banget aku enggak ngepost apa-apa di blog! Tahu-tahu udah ganti bulan aja dan sekarang udah Oktober :") Maaf ya guys, jujur bulan September kemarin aku lagi hectic banget di kantor. Benar-benar kerjaan lagi banyak banget dan super padat, jadinya buat ngereview aja aku keteteran. Karena kerjaanku sehari-hari tuh nulis, jadinya pas udah clock out aku udah enggak ada tenaga lagi buat duduk dan nulis review karena kepala udah keburu meledug haha. But I hate neglecting my blog, belum pernah kayaknya benar-benar enggak ngereview apa-apa selama sebulan penuh, I feel ashamed!
Jadi hari ini aku bakal ngereview salah satu produk yang sempat aku terima dari Female Daily beberapa waktu lalu yaitu La Roche Posay Effaclar Deep Cleansing Foaming Cream. Aku dapat ini barengan sama spot treatment mereka (yang akan aku review terpisah nantinya). La Roche Posay ini buatku termasuk brand yang lumayan high end, karena harganya tidaklah murah hahaha. Kalau bukan karena FD mungkin aku enggak akan bisa nyobain produknya, so thank you, Female Daily!
Kalau ngomongin soal sabun muka, kalian yang udah lama ngikutin aku pasti hapal kalau aku suka sama sabun muka dengan tekstur gel. Aku enggak masalah kalau sabunnya enggak ngasih busa banyak karena buatku busa itu cuma tambahan aja, buat sekedar entertainment. In most cases, aku justru suka menghindari yang foaming karena biasanya mereka bikin muka kering. Makanya pas baca deskripsi produk ini aku agak deg-degan bakal cocok apa enggak. Dari pengalaman, sabun muka yang foaming cenderung bikin kulitku dehidrasi dan kalau udah dehidrasi, jerawat bisa merajalela.
La Roche Posay Effaclar Deep Cleansing Foaming Cream kayaknya cocok buat orang dengan kulit berminyak, karena klaimnya yang bantu membersihkan kulit berminyak dari pori-pori tersumbat. Produk ini mengandung salicylic acid yang dikenal bagus untuk jerawat, dan glycerin yang dapat memberikan hidrasi pada kulit.
Ingredients: Aqua/Water, Dipropylene Glycol, Glycerin, Betaine, Propanediol, Pentylene Glycol, PEG-8, Polysorbate20, PEG/PPG/Polybutylene, Glycol-8/5/3 Glycerin, Sodium Hyaluronate, Ammonium Polyacrylotldimethyl Taurate, Hydroxyacetophenone, Caprylyl Glycol, Citric Acid, Acetyl Dipeptide-1 Cetyl Ester.

Meskipun ada rasa takut dia bakal bikin kulit dehidrasi (karena udah pernah ada pengalaman kurang menyenangkan dengan cleanser yang bikin kering), aku tetap penasaran dan langsung cobain produknya setelah sampai. First impressionku cobain sabun muka ini aku ngerasa dia hampir sama seperti foaming cleanser lainnya, menghasilkan banyak busa dan setelah dibilas bikin muka jadi lebih "bersih". Tapi yang membedakan adalah, setelah beberapa lama aku biarkan, dia enggak bikin kulitku jadi kering banget kayak foaming cleanser pada umumnya. Akhirnya aku pakai dia sebagai sabun muka utamaku selama beberapa hari buat lihat cocok apa enggak di kulitku yang lumayan sensi ini.
Hasilnya? Ternyata kulitku enggak kenapa-kenapa. Malah aku kagum sama daya bersihnya. Biasanya kan habis cuci muka aku selalu usap muka pakai toner buat ngecek udah bersih atau belum cleansingku, dan waktu pakai Effaclar Deep Cleansing Foaming Cream mukaku benar-benar bersih enggak ada sisa kotoran di kapas. Menurutku ini adalah sabun muka yang cukup oke buat dicoba, karena dari sisi cleansingnya dia bagus, dan di kulit pun enggak bikin kering.
Siapa di sini yang cinta mati sama sabun muka yang gentle, cung! Aduh kalau ditanya, aku tuh udah nggak bisa lagi lepas dari sabun muka dengan experience yang gentle. Buatku, mereka adalah the first step untuk memastikan kulitku nggak semakin dehidrasi. Karena susah banget lho punya kulit yang rentan dehidrasi. Salah-salah, produk yang aku pakai malah bikin dehidrasinya makin parah. Percaya atau nggak, mulai dari cleanser aja kita udah harus pintar-pintar memilih karena cleanser punya chance yang besar bikin kulit kita dehidrasi, apalagi kalau sabun muka kalian ngasih finish yang kesat atau kering. Itu justru pertanda kalau sabun muka yang kalian pakai terlalu harsh di kulit.
Nah, hari ini, aku mau ngereview salah satu sabun muka yang easily becomes my favorite karena dia ngasih experience yang nyaman dan tentunya nggak bikin kulit semakin dehidrasi yaitu Avoskin Natural Sublime Facial Cleanser! Kalian pasti udah pernah dengar kan sebelumnya, tapi nggak banyak orang yang ngomongin produk ini dan aku heran aja karena pas aku cobain sendiri, produknya bagus banget!
Avoskin Natural Sublime Facial Cleanser adalah sabun muka yang mengandung ingredients layaknya serum. Jadi selain tentunya bisa untuk membersihkan muka, dia juga bantu menutrisi kulit. Di dalamnya ada 2% niacinamide dan hyaluronic acid yang menjaga kulit agar tetap lembab. Kayak yang aku bilang sebelumnya, penting buat cari sabun muka yang nggak bikin kulit jadi kering. Cuma memang tantangan dari sabun muka seperti ini adalah daya bersihnya. Mereka juga cenderung lebih butuh waktu buat dibilas. Makanya nyari sabun muka yang pas itu juga nggak gampang. Harus benar-benar bisa pas antara kering sama licinnya.
Sabun muka ini udah alcohol free, SLS free, paraben free, fragrance free, dan silicon free. Termasuk sabun muka dengan pH rendah sehingga nggak akan mengganggu skin barrier. Ini juga penting ya, karena ketika skin barrier kita terganggu, kulit kita akan lebih mudah menimbulkan masalah kulit kinerja skin barrier berkurang jadinya bakteri gampang nempel di kulit dan kulit nggak ada pertahanan.
Ingredients: Water, Cocamidopropyl Betaine, Glycerin, Lauramidopropyl Hydroxysultaine, Sodium Cocoyl Glycinate, Sodium Chloride, Hydroxypropyl Methylcellulose, Niacinamide, Disodium Cocoyl Glutamate, Polysorbate 20, Citric Acid, Coconut Acid, Sodium Cocoate, Xanthan Gum, Pentylene Glycol, Saccharide Isomerate, Butylene Glycol, Sodium Benzoate, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Hydrolyzed Vegetable Protein, Disodium EDTA, Sodium Bisulfite, Cereus Grandiflorus (Cactus) Flower Extract, Potassium Sorbate, Sodium Hyaluronate, Sclerocarya Birrea Seed Oil, Leuconostoc/Radish Root Ferment Filtrate, Sodium Citrate, Rosa Damascena Flower Water, Rosa Damascena Flower Oil
BACA JUGA: Biyu Pure Gentle Cleanser Review

Sabun muka ini punya tekstur gel yang ringan dan terasa soft di kulit. Beberapa sabun muka dengan tekstur gel gini ada yang kadang berat banget jadinya pas diusap ke kulit rasanya kayak nyeret gitu, ngerti nggak? Dia juga nggak butuh banyak-banyak buat bikin konsistensi sabun yang pas, jadinya pemakaian bisa diirit apalagi karena isinya yang cukup besar yaitu 100ml. Ukuran sebiji jagung juga udah cukup banget buatku. Busanya sendiri termasuk yang sedikit, dia nggak bikin foam besar macam Senka gitu. Kemampuan membersihkan mukanya bagus, aku udah cek beberapa kali dengan toner kalau setelahnya kulitku nggak ada sisa residu atau kotoran apapun, which is a good sign! Karena kalau sebuah sabun muka nggak bisa membersihkan muka dengan baik, apa gunanya? Ya nggak? Fortunately this one cleans my face just fine dan experience yang dikasih juga nyaman banget di kulit. Would I buy this again? Definitely! Aku rekomen banget buat kalian yang masih nyari-nyari sabun muka yang bersahabat di kulit dan di kantong!
Produk ini sebetulnya udah lama nongkrong di draft, dan aku juga nerimanya udah tahun lalu thanks to Sociolla. Agak kaget sih karena sempat ngira nggak jadi dikirimin karena barangnya sampai di luar jadwal yang ditentukan. Tapi tiba-tiba suatu hari aku terima paket gede banget dengan tulisan Sociolla dan ternyata yang datang adalah dua produk ini. Sebelumnya aku sendiri belum pernah dengar brand Huang Jisoo. Awalnya malah aku kira dia brand dari Taiwan kayak Naruko, tapi ternyata bukan, Huang Jisoo ini asalnya dari Korea, kalian bisa langsung cek detailnya di website mereka. Huang Jisoo sendiri resmi dibawa sama Sociolla di Indo, jadi kalau kalian mau cobain produk mereka bisa beli di Sociolla langsung aja.
BACA JUGA: Biyu Pure Gentle Cleanser Review

Waktu pertama barangnya sampai, aku langsung penasaran sama sabun muka ini karena kemasan produknya yang termasuk beda dari sabun muka pada umumnya. Pure Daily Foaming Cleanser punya beberapa jenis dan bisa dibedakan berdasarkan warna kemasannya; Anti Skin Trouble (kuning), Deep Clean (ungu), Moisturizing (coklat), Brightening (hijau), dan Anti Pollution (merah). Jadi kalian bisa sesuaikan mau pakai cleanser yang mana tergantung masalah ataupun kondisi kulit, di sini aku dapat yang varian Deep Clean. Sebetulnya ini bukan pilihanku sih, tapi dari Sociolla-nya udah dipilihkan langsung dan buatku nggak masalah.
Cleanser ini diklaim bisa membersihkan make-up (wow!) sampai ke pori-pori. Hmm, as interesting as it sounds, aku penasaran dengan klaimnya karena tekstur produk ini tuh soft banget, nggak seperti sabun muka deep cleansing pada umumnya yang punya tekstur lebih berat atau creamy. Produk ini punya kandungan utama Mentha Arvensis Extract, Cucumber Fruit Extract, Grapefruit Extract, dan Lavender Extract yang cocok untuk membersihkan kulit dan pori-pori dari minyak berlebih. Jadi asumsiku ini bakal cocok buat mereka yang kulitnya oily (like me!). Cleanser buat orang dengan kulit berminyak tuh memang tricky ya. Di satu sisi kita pengen cleanser bisa bikin muka kita ngasih rasa bersih, tapi di sisi lainnya cleanser dengan clean feel justru bisa bikin kulit terasa kesat dan berujung pada dehidrasi.
Ingredients: Sodium Cocoyl Apple Amino Acids, Water, Mentha Arvensis Extract, Triticum Vulgare (Wheat) Seed Extract, Allium Cepa (Onion) Bulb Extract, Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract, Opuntia Coccinellifera, Schizandra Chinensis Fruit Extract, Diospyros Kaki Leaf Extract, Trehalose, Arctium Lappa Root Extract, Glycerin, Citrus Paradisi (Grapefruit) Fruit Extract, Silybum Marianum Extract, Cinnamomum Cassia Bark Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Scutellaria Baicalensis (Baikal Skullcap) Root Extract, Morus Alba (White Mulberry) Leaf Extract, Panax Ginseng Root Extract, 1·2-Hexanediol, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract, Chrysanthemum Morifolium Flower Extract, Laminaria Japonica Extract, Artemisia Vulgaris Extract, Lithospermum Erythrorhizon Root Extract, Sophora Angustifolia Root Extract, Arginine, Propanediol, Beta-Glucan, Caprylic/Capric Triglyceride, Butylene Glycol, Caprylyl Glycol, Salvia Sclarea (Clary) Oil, Orchid Oil, Citrus Reticulata (Tangerine) Leaf Oil
Cleanser ini tuh jenis cleanser yang pas dikeluarin bentuknya langsung busa gitu, kayak cleansernya Kylie Skin yang pink, tahu kan? Sebelumnya aku belum pernah punya cleanser busa kayak gini, jadi pas awal-awal pakai tuh norak sendiri wkwk. Tapi kalau kalian biarin beberapa lama nanti busanya bakal menghilang dan keliatan deh sabunnya yang punya tekstur cair dan ringan banget.
Terus gimana performanya? Honestly, biasa aja sih. Untuk ukuran cleanser dengan harga Rp399.000, dia underperformance. Inilah kenapa aku nggak pernah mengeluarkan uang buat cleanser mahal-mahal karena cleanser itu udah cukup yang penting bisa membersihkan muka dengan tuntas aja. Kalau buat bikin kondisi muka jadi lebih baik, jangan mengandalkan cleanser tapi produk kayak toner atau serum. Cleanser itu selama dia bisa membersihkan dengan baik dan nggak bikin kulit jadi kesat atau ketarik, itu udah oke. Nah si Huang Jisoo Pure Daily Foaming Cleanser ini rasanya sebenarnya biasa aja, nggak bikin kulit berasa jadi gimana-gimana. Is it bad? No. Tapi dengan price point segitu, menurutku nggak worth it aja heheh. Masih banyak banget cleanser yang performancenya oke dengan harga jauh lebih murah. Tapi kalau kalian mau cobain sensasi cleanser harga Rp399.000, silahkan aja guys.
Salah satu produk yang paling gampang ketahuan cocok atau nggaknya di kulitku adalah sabun muka. Waktu awal-awal aku baru mulai mengenali kulit tuh aku pakai sabun muka dari Senka dan itu bikin kulit aku dehidrasi parah sampai jerawatan dan bruntusan di daerah dahi nggak berhenti-berhenti. Karena waktu itu juga belum paham betul ya soal sabun muka yang baik dan benar, jadinya waktu itu aku nggak sigap langsung ngeh kalau ternyata penyebab masalah kulitku tuh si sabun muka. Begitu ganti ke sabun muka yang lebih gentle di kulit, langsung deh nggak pakai lama, jerawat langsung minggat dari kulit.
Dari pengalaman inilah aku memutuskan buat bikin rekomendasi sabun muka yang selama ini udah pernah aku coba dan menurutku worth it buat dicoba terutama buat teman-teman yang mungkin masih mencari sabun muka yang gentle. Tapi sebelumnya aku mau disclaimer dulu, kalau gentle di sini maksudku bukan semata-mata gentle secara formula aja, tapi lebih ke experience saat pemakaiannya. Karena ada lho, sabun muka yang secara formula udah gentle, tapi secara experience ternyata masih kurang nyaman di kulit. Kalau aku pribadi contohnya sabun mukanya Hada Labo Gokujyun yang warna putih strip hijau, itu padahal formulanya nggak ada yang irritating, tapi di kulitku rasanya bikin kulit jadi kering, ketarik, dan kesat. Sebaik-baiknya sabun muka adalah sabun muka yang nggak bikin kulit jadi kering, karena itu artinya sabun mukanya terlalu harsh buat kamu.
As always, rekomendasi produk berarti produknya udah pernah aku cobain semua, tapi belum tentu cocok di kulit semua orang. Kulitku sendiri tipenya berminyak, dan masalah kulit yang paling sering aku hadapi itu jerawat. Nah, berikut rekomendasi face wash gentle untuk kulit berminyak:
- Innertrue Awakening Cleansing Gel — Salah satu face wash lokal kesukaanku karena teksturnya ringan banget. Dia mudah dibilas dan nggak meninggalkan residu di muka, daya bersihnya juga cukup oke. Setelahnya nggak bikin kulit terasa kering
- Ertos Facial Treatment — Sabun muka yang kemasannya cukup unik karena ada kayak physical exfoliator di ujung botolnya. Dia biasa aku pakai kalau misalnya aku habis ada aktivitas di luar yang bikin kulit berasa kotor banget, exfoliatornya cukup handy buat memastikan komedo terangkat. Sabunnya itu sendiri juga super nyaman di kulit dan nggak meninggalkan residu
- Biyu Pure Gentle Cleanser — Teksturnya ringan, wanginya enak, dan dia busanya hampir nggak ada walaupun udah aku coba gosok-gosok yang keras juga tetap sedikit banget. Rasanya enak di kulit, dan setelah dibilas kulit jadi terasa lembab
- Base Nourishing Cleanser — Aku sempat bingung mau masukin ini ke dalam rekomendasi atau nggak karena skincare dari Base kan semuanya custom ya formulanya alias tiap orang bisa beda-beda. Tapi menurutku face wash dari Base ini memang juara banget karena daya bersih oke dan bikin kulit terevitalisasi apalagi kalau kulit lagi rewel-rewelnya
- Clinelle Deep Cleansing Gel — Salah satu face wash yang nggak neko-neko, to the point banget dan super simple. It cleanses the face and that's it. Cocok banget buat yang skincarean simple dan nggak kebanyakan step
- Saga Gentle Cleanser — Lagi-lagi face wash lokal favoritku karena nyaman banget di kulit. Nggak bikin kulit terasa kesat habis dibilas dan tentunya daya bersihnya juga oke banget. Dia soft gitu lho pas diapply ke kulit, gelnya nggak terasa kasar atau berat
- Rovectin Skin Essentials Conditioning Cleanser — Probably one of my holy grail face wash karena dia super duper oke dari segi performa sampai experience, formula wise juga udah benar-benar gentle, walaupun agak harus ngerogoh dompet lebih dalam sih karena harganya nggak bisa dibilang murah juga
- COSRX Low pH Good Morning Gel Cleanser — Nah kalau yang ini udah nggak usah ditanya lagi, dia selain berfungsi untuk membersihkan kulit juga bagus banget buat bantu mempercepat hilangnya jerawat karena ada kandunga tea tree-nya. Tekstur gelnya soft di kulit, mudah dibilas, nggak bikin kulit terasa ketarik, it's a perfect product for acne prone like me!
Nah itu aja beberapa rekomendasi produk face wash yang gentle versi aku. Kalau misalnya ada dari kalian yang jadi beli salah satunya habis baca postingan ini, boleh dong ceritain gimana impressionnya, ada perbedaan atau nggak sebelum dan sesudah ganti face wash?
Sebagai pemilik kulit acne prone, masalah yang dihadapi itu nggak cuma satu aja, tapi ada beberapa dan rentetan biasanya. Ya jerawatnya, ya merah karena jerawat, ya bekasnya setelah jerawat hilang :") Makanya kalau ada yang bilang udah frustrasi sama jerawat tuh ya nggak salah juga karena memang kalau kulit udah tumbuh jerawat, yang harus dilakuin tuh banyak. Untungnya sekarnag kalau untuk mentackle jerawat aku udah ada produk andalan sendiri. Cuma kalau buat bekasnya memang masih dalam masa pencarian. Nah di sini aku berkesempatan untuk cobain produk-produk dari Clinelle WhitenUp series yang fokusnya memang untuk mencerahkan kulit terutama buat hyperpigmentation. Series WhitenUp ini ada banyak sebenarnya produknya, tapi yang aku cobain ada 4 aja; cleanser, toner, essence, sama spot treatmentnya (serum). Aku bakal bahas satu-satu produknya sesuai urutan pakainya ya.
Clinelle WhitenUp series ini diformulasikan dengan teknologi terdepan anti-photoaging yang mampu melindungi kulit dari penuaan dini akibat paparan radiasi sinar UV. Mengandung 3 bahan utama:
- Ekstrak Japanese Purple Rice — Meningkatkan kemampuan vitamin C dalam mencerahkan, mengencangkan, dan melembabkan
- Vitamin C — Merupakan antioksidan yang baik dalam mengembalikan tekstur kulit dan mencerahkan warna kulit
- Ekstrak bunga Daisy — Dapat membantu mengurangi pigmentasi, kulit kusam, dan meratakan warna kulit
BACA JUGA: Pratista Derma Pure Gel Treatment Review
CLINELLE WHITENUP BRIGHTENING CLEANSER
Jadi yang pertama aku mulai dulu dari cleansernya. Cleanser ini diformulasikan tanpa SLS, which I super love karena kulitku paling sensitif sama SLS. Kalau kena cleanser dengan SLS pasti nanti langsung dehidrasi dan kalau udah dehidrasi kalian bisa tebak sendiri, jerawat bakal mulai bermunculan. Makanya kenapa aku sebisa mungkin pilih cleanser yang nggak mengandung SLS dan untungnya Clinelle ini juga udah tanpa SLS.
Tekstur produknya lumayan heavy sih, dan dia rasanya kayak tipikal gel cleanser pada umumnya aja, agak licin dan makan waktu buat dibilas tapi buatku hal itu nggak pernah jadi masalah karena dengan begitu kulitku jadi nggak dehidrasi. Rasanya enak banget di muka, tapi aku perhatiin kayaknya daya bersih cleanser ini kurang oke deh. Soalnya aku pasti suka ngetes setelah double cleansing ini mukaku udah bersih apa belum pakai toner dan kapas, dan kalau pakai cleanser Clinelle ini aku masih suka lihat ada sisa kotoran yang menempel. Agak disayangkan sih karena aku suka sama cleanser yang nggak bikin kering di kulit tapi pada akhirnya sebuah cleanser harus bisa membersihkan kulit dengan baik.
BACA JUGA: Harlow All Day Glow Cream Review
CLINELLE WHITENUP BRIGHTENING TONER
Setelah pakai cleanser, dilanjut sama tonernya. Tonernya ini datang dalam bentuk udah ada sprayernya jadi enak banget buat yang suka buru-buru atau mageran karena nggak perlu tuang-tuang ke tangan, tinggal semprot aja habis itu selesai. Toner begini juga cocok buat dibawa kemana-mana karena gampang diaplikasikan on the go. Buat yang suka pakai toner dulu sebelum reapply sunscreen, toner seperti ini bisa jadi pilihan kamu buat dibawa pergi.
Semprotannya itu sendiri lumayan oke, nggak nyemprot di satu arah dan bikin kaget, mistnya lumayan halus. Cuma aku nggak pandai menakar berapa banyak spray yang aku butuhkan buat full satu muka, jadi jatuhnya malah cepat habis dan boros karena banyak spray yang kebuang. Makanya setelah beberapa kali percobaan akhirnya aku akalin dengan spray aja ke tangan atau kapas kayak biasa. Jadi agak nggak guna ya ada spray wkwk tapi aku merasa lebih nyaman gitu sih.
In terms of its hydrating effect, menurutku biasa aja. Kalau aku punya kulit yang kering sekaligus dehidrasi, kayaknya aku bakal butuh sesuatu yang lebih dari ini. Untungnya kulitku tipe yang berminyak, walaupun dehidrasi. Jadinya toner ini aja masih bisa mencukupi tapi itu juga harus diboost dengan hydrating product lainnya, kalau cuma mengandalkan toner ini nggak akan cukup di aku. Salah satu trik yang aku pakai juga dengan toner ini adalah menjadikan dia untuk moisture sandwich. Jadi tiap habis ngelayer dengan suatu produk, aku spray mukaku pakai toner ini buat memastikan kulit tetap lembab karena kulit yang lembab membantu penetrasi produk lebih baik kan.
CLINELLE WHITENUP BRIGHTENING SERUM
Habis pakai toner aku lanjut pakai serumnya. Iya, aku pakai serumnya dulu baru essence karena setelah lihat tekstur kedua produk, ternyata serumnya lebih ringan dibanding essence. Aku selalu pakai produk dengan urutan dari yang paling ringan ke yang paling berat makanya aku dahulukan serum di sini. Tekstur serumnya seperti gel lotion, dan ini kayaknya produk terfavorit dari lini Clinelle WhitenUp yang aku cobain karena efek melembabkannya enak banget! Serumnya ini sendiri punya klaim buat mencerahkan kulit dan menyamarkan garis halus serta kerutan. Cuma satu yang jadi kekurangannya sih entah kenapa pumpnya agak aneh, tiap mau ngeluarin produknya pasti produknya muncrat jauh huhu. Nggak tahu ini botolku aja apa yang lain juga mengalami hal yang sama :(
CLINELLE WHITENUP BRIGHTENING SPOT CORRECTOR ESSENCE
Nah kalau ini baru essencenya yang sebetulnya lebih seperti spot treatment menurutku karena anjuran pakainya dia untuk area yang memang bermasalah aja atau area yang ada hyperpigmentationnya. Teksturnya juga hampir sama sih dengan serumnya, cuma lebih berat aja, dan dari segi warna juga lebih pekat. Dia gampang menyerap di kulit, nggak berat, nggak meninggalkan rasa lengket juga, dan yang aku suka ya dia nggak pilling. Aku udah paling males kalau ada produk yang pilling apalagi udah di tengah-tengah skincare routine karena rasanya pengen ngulang aja deh wkwkwk. Tapi untungnya essence ini nggak pilling.

KESIMPULAN
Buat yang belum tahu, tipe kulitku ini berminyak, dan setelah mencoba langsung semua produk ini, aku nggak merasakan ada ketidaknyamanan di kulit. Nggak ada produk yang rasanya terlalu heavy di kulit, nggak ada produk yang bikin kulit pengap atau gerah, dan semua produk bisa digunakan baik pagi ataupun malam hari. Aku sendiri pakai mereka di kedua waktu buat mencapai hasil yang lebih maksimal. Meskipun aku bilang tonernya kurang menghidrasi, tapi serum dan essencenya bisa menutupi kekurangan dari toner tersebut jadi menurutku it's a fair game. Kalau tonernya terlalu berat malah bisa jadi nggak nyaman di kulit waktu dilayer dengan produk selanjutnya.
Selama 10 hari pemakaian rangkaian Clinelle WhitenUp series ini, aku sih belum melihat ada perbedaan yang benar-benar wah, cuma memang kelihatan ada progress terutama kulit yang tadinya banyak kemerahan udah berkurang jauh banyak. Menurutku untuk waktu yang lumayan singkat progressnya udah sampai segini tuh udah sangat mendingan sih karena kita semua tahu yang namanya bekas jerawat itu ngilanginnya susah bukan main, apalagi ini baru dipakai 10 harian belum ada sebulan. Aku bakal lanjut terus pakai produknya buat lihat lebih jauh progressnya gimana.
Sebagai pemilik kulit berminyak, kalau ditanya apa ingredients skincare kesukaanku, kayaknya aku bakal jawab Centella Asiatica. Udah nggak perlu diragukan lagi, Centella Asiatica ini terbukti memang handy banget kalau udah urusan jerawat. Salah satu masalah utama kulitku adalah jerawat, apalagi karena memang kulitku termasuk yang acne prone alias mudah berjerawat, jadinya kadang nggak ngapa-ngapain sekalipun juga jerawat ya bisa aja muncul. Kalau udah kayak gitu, aku bakal langsung ambil produk skincare yang setidaknya mengandung Centella Asiatica ini karena di aku, Cica selalu berhasil merawat jerawat mulai dari baru muncul, sampai nanti setelah jerawatnya kering.
Centella Asiatica mengandung banyak bahan aktif yang dikenal sebagai terpenoid, yang membentuk sekitar 8% dari berat tanaman. Ada 4 manfaat utama yang telah dipelajari untuk perawatan kulit, di antaranya adalah asam asiatik, asam madekasik, asiatikosida dan madekasosida. Mereka terkadang disertakan dalam suatu produk dalam bentuk murninya, atau bisa juga sebagai campuran dan ditulis sebagai "Centella Asiatica Extract".
Nah kebetulan nih, aku baru-baru ini lagi cobain satu rangkaian produk yang mengusung Centella Asiatica sebagai salah satu main ingredientsnya yaitu SNP Prep Cicaronic. Aku yakin kalian pasti udah nggak asing lagi ya sama skincare line yang satu ini. Setelah sebelumnya sukses merilis series SNP Prep Peptaronic, kali ini SNP kembali lagi dengan series baru yang ditujukan untuk pemilik kulit berjerawat dan sensitif dengan lini Cicaronic. Aku berkesempatan cobain mulai dari cleansing foam, toning essence, ampoule, sampai sheet masknya. Penasaran nggak gimana hasilnya di kulitku? Yuk, lanjut baca kalau mau tahu!
As someone with oily skin, if you asked me what my favorite skincare ingredient is, I'd say centella asiatica. It is out of the question, centella asiatica has been proven many times over to be effective when it comes to acne treatment. One of my main skin problem is acne, since apparently my skin is prone to have them, so even when I don't change my diet, nor trying new products, acne would still find its way to inhabit my skin. When such thing happens, the first thing I do is to grab a skincare product with centella asiatica in it, as it always helps me to treat them pre and post showing.
Centella asiatica’s been in skincare for a long time, but it’s really getting its time in the spotlight at the moment. Centella asiatica contains a bunch of active ingredients known as terpenoids, which make up around 8% of the weight of the plant. The main four that have been studied for their skincare benefits are asiatic acid, madecassic acid, asiaticoside and madecassoside. They’re sometimes included in a product alone in pure form, or in combination as “Centella asiatica extract”.
For the past few days, I've been trying this new set of skincare where they use centella asiatica as their main ingredients, it's the SNP Prep Cicaronic. I'm sure a lot of you are familiar with this line by now. After the release of SNP Prep Peptaronic, SNP comes back with another new series dedicated to people with acne problems and sensitive skin with this Cicaronic line. In this chance, I get to try starting from their cleansing foam, toning essence, ampoule, to their sheet mask. If you wanna know how it affects my skin, then keep on reading!
Sebelum kita masuk lebih jauh ke review produknya, mari kenalan dulu dengan SNP dan apa itu SNP Prep Cicaronic. SNP adalah merek 'Solusi Kulit Total' yang dikembangkan oleh ahli perawatan kulit K-Beauty, tujuannya memberikan solusi terbaik kepada konsumen berdasarkan keahlian perawatan kulit Korea dan bukti ilmiah.
- SCIENCE (Prioritize Clients’ Skin) Berdasarkan penelitian dan pengembangan terus-menerus para ahli kulit, SNP memberikan solusi untuk menghadirkan kulit yang paling muda dan segar bagi pelanggan.
- NATURE (Safe & Verified Effective Ingredients) SNP memanfaatkan kekuatan alami dari bahan-bahan murni dan memberdayakannya dengan sains untuk memperkuatnya guna menciptakan perawatan kulit seefektif mungkin.
- PURITY (Pure Skin) SNP aman untuk kulit sensitif memberikan solusi dengan bahan yang terbukti aman melalui pengujian yang ketat.
SNP Prep diperkaya dengan beberapa lapisan asam hidronik dengan bahan aktif utama, seperti peptides, cica, dan vitamin. Dibuat oleh SD Biotechnologies, salah satu perusahaan Kecantikan dan Perawatan Kulit terkemuka di Asia, untuk menyediakan perawatan kulit berkualitas tinggi dengan bahan yang efektif dan harga yang terjangkau.
Before we go further into the product review, let's get acquainted with SNP and what is SNP Prep Cicaronic. SNP is a ‘Total Skin Solution’ brand developed by K-Beauty skin care experts, providing consumers with the best solutions based on Korean skincare expertise and scientific evidence.
- SCIENCE (Prioritize Clients’ Skin) Based on our skin experts’ constant research and development, SNP provides solutions to bring forth the customers’ most youthful and fresh skin.
- NATURE (Safe & Verified Effective Ingredients) SNP leverages on the natural power of pure ingredients and empowers it with science to strengthen them to create the most effective skin care possible.
- PURITY (Pure Skin) SNP is safe for sensitive skin providing solutions with ingredients proven safe through strict testing.
SNP PREP to bring it back to basics. SNP PREP is enriched with multiple layers of HYALURONIC ACID with key active ingredients, such as PEPTIDES, CICA, and VITAMINS. Created by SD Biotechnologies, one of the leading Beauty and Skin Care companies of Asia, to provide high quality effective ingredient skin care at attractive prices.

SNP PREP CICARONIC MILD CLEANSING FOAM
Rp 180.000/180ml
Yang pertama akan aku bahas adalah cleansing foamnya dulu, sesuai dengan urutan gimana aku pakai produk-produk ini. Produk ini punya klaim untuk membantu membersihkan kulit dari polusi, debu, dan efek dari sinar matahari yang membuat kulit menjadi kusam. Kandungan centella asiatica di dalamnya membantu menenangkan kulit yang iritasi. Selain itu di dalamnya juga terdapat 3 lapis hyaluronic acid untuk melembabkan kulit sehingga setelah dibilas, kulit nggak akan terasa kering ataupun ketarik.
First thing is going to be the cleansing foam, according to the order in which I use these products. This product has a claim to help clean the skin from pollution, dust, and the effects of sunlight that make our skin appear dull. The centella asiatica in it helps soothe irritated skin. In addition, there are also 3 layers of hyaluronic acid to moisturize the skin so that after we rinse it off, the skin won't feel dry or tight.
Ingredients: Water, Myristic Acid, Glycerin, Potassium Hydroxide, Stearic Acid, Glyceryl Stearate, Palmitic Acid, Cocamidopropyl Betaine, Butylene Glycol, Sorbitol, Potassium Benzoate, Sodium Chloride, Polyquaternium-7, Disodium EDTA, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Arachidic Acid, Lauric Acid, Melia Azadirachta Leaf Extract, Coptis Japonica Root Extract, Oleic Acid, Sodium Benzoate, Panthenol, Fragaria Vesca (Strawberry) Leaf Extract, Melia Azadirachta Flower Extract, Propanediul, Centella Asiatica Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Theobroma Cacao (Cocoa) Seed Extract, Dextrin, 1,2-Hexanediol, Anastatica Hierochuntica Extract, Sodium Hyaluronate, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Ethylhexylglycerin, Madecassoside, Thymus Vulgaris (Thyme) Leaf Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Origanum Majorana Leaf Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Fragrance

Cara pakainya standard aja ya, kayak pakai sabun muka pada umumnya aja. Dia wanginya khas centella asiatica, dan teksturnya creamy banget. Sebagai penyuka jenis face wash dengan tekstur gel, menurutku ini termasuk yang lembut banget di kulit. Kulitku jarang cocok sama cleansing foam yang creamy begini karena kadang mereka suka terasa kasar di kulit, tapi pas aku cobain ternyata dia lembut banget! Setelah dibilas juga kulitku nggak terasa kesat, kering, ataupun ketarik. Aku sempat coba diamkan kulitku tanpa dilanjut toner selama 2 menit dengan posisi aku di ruangan ber-AC dan tetap rasanya kulitku nggak kering. Setelah pakai si cleansing foam, kulitku benar-benar kelihatan cerah dan nggak kusam lagi, persis seperti klaimnya!
It's used like how usually do with facial foam in general. It smells like centella asiatica, and the texture is really creamy. As a type of face wash with a gel texture, I think this is one that is really soft on the skin. My skin rarely matches with creamy cleansing foam because sometimes they tend feel rough on the skin, but when I tried it, it was so soft! After rinsing, my skin doesn't feel dry, tight, or tingling. I tried to leave my skin on without the toner for 2 minutes in an air-conditioned room and still didn't feel like my skin was dry. After using the cleansing foam, my skin really looks bright and not dull anymore, just like the claim!
BACA JUGA: SNP Ruby Nutrition Eye Patch Review

SNP PREP CICARONIC TONING ESSENCE
Rp 180.000/220ml
Setelah selesai dengan cleansing foamnya, langsung dilanjut pakai toning essence. Awal-awal ini aku agak bingung dengan label produk sebagai "toning essence", maksudnya dia ini sebagai toner apa essence? Tapi setelah nyobain langsung, menurutku Cicaronic Toning Essence ini lebih cenderung mirip hydrating toner. Masih sama seperti cleansing foamnya, produk ini juga mengandung centella asiatica dan 3 layer hydrating toner untuk membantu melembabkan, menjaga vitalitas, serta menenangkan kulit. Kemasannya mirip dengan lini Peptaronic cuma yang ini warnanya hijau aja. Cara pakainya cuma dituang ke tangan, habis itu diratakan ke kulit dengan cara ditepuk-tepuk.
After finishing with the cleansing foam, I continue with the toning essence. At first, I was a bit confused with the "toning essence" label, is it a toner or an essence? But after trying it out, I think this Cicaronic Toning Essence leans more towards hydrating toner. Just like the cleansing foam, this product also contains centella asiatica and 3 layers of hydrating toner to help moisturize, maintain vitality, and soothe the skin. The packaging is similar to the Peptaronic line, only this one is clad in green.
Ingredients: Water, Dipropylene Glycol, Butylene Glycol, Glycereth-26, 1,2-Hexanediol, Propanediol, Glycereth-25 CA Isostearate, Glycerin, Ethylhexylglycerin, Diphenyl Dimethicone, Triethylhexanoin, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Disodium EDTA, Fragrance, Sodium Hyaluronate, Biosaccharide Gum-1, Polyglyceryl-10 Oleate, Hydrogenated Lecithin, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Panthenol, Fragaria Vesca (Strawberry) Leaf Extract, Centella Asiatica Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Thymus Vulgaris (Thyme) Leaf Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Origanum Majorana Leaf Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Extract, Madecassoside
Teksturnya cair banget, aku sempat kira dia bakal kental dan berat gitu karena dilihat dari warnanya yang agak keruh gitu biasanya agak berat pasti. Tapi ternyata ini ringan banget, dan begitu diratain ke kulit rasanya langsung lembab banget. Kalau biasanya aku butuh paling sedikit 5 layer hydrating toner, pakai toning essence ini aku cuma butuh 2 layer aja. Rasanya benar-benar nyaman, dan terasa banget calmingnya di kulit. Finishnya nggak bikin muka jadi berminyak atau gerah, cuma memang agak kerasa kalau ada lapisan hidrasinya gitu.
The texture is really runny, I thought it would be thick and heavy because you can see from the color it's a bit cloudy, it's usually a bit heavy for sure. But it turns out to be really light, and once applied to the skin it feels really moist. Usually, I need at least 5 layers of hydrating toner, but with this toning essence I only need 2 layers. It feels really good, and feels really calming on the skin. The finish doesn't make your face oily or heavy, but you can definitely feel like there's a bit layer of hydration.
BACA JUGA: SNP Red Ginseng Energy Eye Cream Review

SNP Prep Cicaronic SOS Ampoule
Rp 180.000/7 x 1,5ml
Setelah selesai dengan toning essencenya, kita lanjut ke ampoulenya. Di dalam satu box ini kalian akan dapat 7 buah botol ampoule yang masing-masing isinya 1,5ml. Setiap botolnya dimaksudkan untuk dihabiskan dalam sehari, jadi nggak langsung satu kali pemakaian. Ini dimaksudkan agar kita bisa mendapatkan kulit yang sehat dalam waktu seminggu. Ampoule ini sendiri bisa dipakai baik pagi dan malam, seperti apa yang selama ini aku lakukan karena aku merasa nggak ada ingredients di dalamnya yang akan membuat kulit jadi sensitif sama matahari. Nanti botolnya kalau sudah dibuka, bisa disimpan lagi dengan cara aku balikkan tutupnya untuk menahan supaya cairannya nggak keluar dari botolnya.
After finishing with the toning essence, we move on to the ampoule. In this one box, you will get 7 ampoule bottles, each of which contains 1.5 ml. Each bottle is meant to be used up in a day, so it doesn't take one use right away. This is so that we can get healthy skin within a week. This ampoule itself can be used both morning and night, like what I've been doing because I don't think there are any ingredients in it that will make my skin sensitive to the sun. Later when the bottle is opened, it can be stored again by turning the cap over to hold it so that the liquid doesn't come out of the bottle.
Ingredients: Water, Glycerin, Butylene Glycol, Glycereth-26, Propanediol, 1,2-Hexanediol, Dipropylene Glycol, Centella Asiatica Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Glycereth-25 PCA Isostearate, Ethylhexylglycerin, Carbomer, Tromethamine, Fragrance, Disodium EDTA, Xanthan Gum, Sodium Hyaluronate, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Panthenol, Melia Azadirachta Leaf Extract, Fragaria Vesca (Strawberry) Leaf Extract, Melia Azadirachta Flower Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Extract, Thymus Vulgaris (Thyme) Leaf Extract, Origanum Majorana Leaf Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Madecassoside

Kalau ditanya mana produk yang jadi favoritku dari seluruh rangkaian Cicaronic ini, jawabannya adalah si ampoule! Awalnya aku ragu ini bakal cukup buat pemakaian sehari, karena ukurannya yang kecil. Tapi pas aku coba, bahkan pakai 1/3-nya aja itu udah bikin satu mukaku lembab banget! Teksturnya cair, tapi bukan cuma cair yang kalau kena kulit bakal asal lewat aja. Begitu diratain dia langsung bikin kulit jadi lembab, jerawat kelihatan lebih kalem, dan yang aku suka finishnya di muka bikin kelihatan jadi sehat banget. Kulit jadi kalau dipegang tuh mantul-mantul gitu lho saking lembabnya. Lembut kayak kulit bayi.
If you ask me which product is my favorite from the entire Cicaronic series, the answer is the ampoule! At first I doubted it would be enough for a day's use, due to its small size. But when I tried it, even using 1/3 of it made my face really moist! The texture is liquid, but it's not just liquid, if it comes into contact with the skin, it just passes. Once applied, it immediately makes the skin moist, the pimples look calmer, and what I like is the finish, this makes my face looks really healthy. When I touch my skin, it bounces because it's well moisturized. Soft like a baby's skin.
SNP Prep Cicaronic Daily Mask
Rp 20.000/pcs
Step terakhir dari rangkaian Cicaronic ini adalah sheet masknya. Kalau untuk urusan sheet mask, SNP udah jadi andalan banget sih. Dari semua review sheet mask mereka yang udah pernah aku tulis di blog, semuanya jadi kesukaanku, nggak ada yang aku nggak suka. Di dalamnya juga masih sama, dia mengandung centella asiatica extract dan 3 lapis hyaluronic acid untuk memulihkan kulit yang sensitif dan teriritasi. Kemasan luarnya simple banget, didominasi warna hijau pucat dan putih dengan tulisan klaimnya di bagian depan, dan ingredients list di bagian belakangnya.
The last step in this Cicaronic series is the sheet mask. When it comes to sheet masks, SNP is really a mainstay. From all of their review sheet masks that I've written on the blog, all of them are my favorites, there's nothing that I don't like. Inside it is still the same, it contains centella asiatica extract and 3 layers of hyaluronic acid to restore sensitive and irritated skin. The outer packaging is very simple, dominated by pale green and white with the claim written on the front, and the ingredients list on the back.
Ingredients: Water, Glycerin, Dipropylene Glycol, Butylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Polysorbate 20, Carbomer, Arginine, Hydroxyethylcellulose, Panthenol, Allantoin, Coptis Japonica Root Extract, Schizandra Chinensis Fruit Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Zingiber Officinale (Ginger) Root Extract, Camellia Sinensi Leaf Extract, Xanthan Gum, Ethylhexylglycerin, Dipotassium Glycyrrhizate, Disodium EDTA, Fragrance, Propanediol, Caprylyl Glycol, Dioscorea Japonica Root Extract, Viola Mandshurica Flower Extract, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Ulmus Davidina Root Extract, Laminaria Japonica Extract, Centella Asiatica Extract, Centella Asiatica Leaf Extract, Chamaecyparis Obtusa Leaf Extract, Thuja Orientalis Extract, Pinus Densiflora Leaf Extract, Bambusa Vulgaris Extract, Citrus Unshiu Peel Extract, Sodium Hyaluronate, Cyclodextrin, Madecassoside, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Sodium Acetylated Hyaluronate
BACA JUGA: SNP Jade Soothing Ampoule Sheet Mask Review


Sheet masknya punya essence yang pas, nggak kebanyakan sampai nyisa-nyisa di dalam packagenya. Terus essencenya juga nggak lengket, cepat menyerap ke kulit, jadinya untuk orang seperti aku yang nggak suka nunggu kelamaan untuk lanjut ke step berikutnya, ini cocok banget. Lembaran sheet masknya pas di muka, dan bahannya juga kerasa halus, nggak terasa kasar sama sekali di kulit. Oh iya, kadang ada beberapa sheet mask yang kalau aku pakai, bikin kulit di bagian bawah hidungku jadi terasa pedas gitu, tapi untungnya sheet mask ini nggak begitu. Rasanya setelah pakai sheet mask ini kulitku benar-benar merasa nyaman, lembab pol, dan jerawatku jadi lebih kalem.
The sheet mask has the right amount essence, not too much of it left in the pack. The essence is also not sticky, quickly absorbs into the skin, so for people like me who don't like waiting too long to move on to the next step, this is perfect. The sheet mask fits snugly on the face, and the material also feels smooth, doesn't feel rough at all on the skin. Oh yeah, sometimes there are some sheet masks that if I use them, it makes the skin on the bottom of my nose feel spicy, but luckily this sheet mask isn't like that. It feels like after using this sheet mask my skin feels really comfortable, moisturized, and my acne calms down.
BACA JUGA: Pond's Age Miracle Whip Review


Ini progressnya di kulitku dengan pemakaian selama kurang lebih seminggu dari tanggal 30 November sampai 6 Desember. Well, nggak terlalu banyak perubahan yang terlihat ya. Karena memang masih seminggu juga, biasanya kulitku itu baru bisa menunjukkan hasil pemakaian paling cepat dua minggu sampai satu bulan, jadi nanti setelah ini akan aku lanjutkan lagi untuk lihat gimana efeknya lebih jauh. Tapi menurutku untuk hasil satu minggu aja, this is quite good. Apalagi jerawat di tulang pipi dan pelipisku itu tadinya merah banget dan udah berbentuk pustules yang nggak mau hilang-hilang. Sejak mulai pakai rangkaian skincare dari Cicaronic akhirnya perlahan mereka kering juga, dan sekarang tinggal ngilangin bekasnya aja deh.
Overall, aku cukup suka dengan produk-produk dari SNP Prep Cicaronic ini. Baik cleanser, toning essence, ampoule, dan sheet masknya, semua sangat membantu untuk melembabkan kulit dan bikin jerawat lebih kalem. Kalau ditanya mana produk yang paling aku suka, kayaknya aku bakal pilih si ampoule karena pakai sedikit aja udah bikin lembab banget di kulit. Ini juga nggak terlepas dari keseluruhan produk yang dipakai karena semuanya bisa saling bahu-membahu buat ngelayer hidrasi di kulit.
This is the progress on my skin with usage for about a week from December 1st to December 6th. Well, not too many changes have been seen, huh. Because it's still a week too, usually my skin can only show the results of using it as early as two weeks to a month, so later after this I will continue again to see how the effect is further. But in my opinion, for the results of just one week, this is quite good. Moreover, the pimples on my cheekbones and temples were really red and already in the form of pustules that won't go away. Ever since I started using skincare range from Cicaronic, they finally dry out slowly, and now it's just a matter of removing the scars.
Overall, I quite like the products from SNP Prep Cicaronic. Both the cleanser, toning essence, ampoule, and sheet mask, all really help to moisturize the skin and make acne calmer. When asked which product I like the most, I think I'll go for the ampoule because just using a little bit makes it really moist on the skin. This is also inseparable from the overall product used because all of them can work hand in hand to layer hydration on the skin.
Nah buat teman-teman yang mau cobain produk SNP Prep Cicaronic ini, kalian bisa dapatkan di official online marketplace SNP di:
Dari pertama aku belajar tentang skincare, aku langsung disadarkan kalau terkadang, permasalahan kulit nggak melulu butuh produk baru buat menyelesaikannya. Sesederhana mengganti produk yang menjadi penyebab masalah kulit tersebut bisa jadi solusinya malah. Dalam kasusuku, di awal aku belajar skincare, aku pakai sabun muka yang terlalu keras di kulit. Keras di sini dalam artian, dia bikin kulitku jadi kering dan kasar, akhirnya kulitku marah dan jerawat serta bruntusanku nggak mau berhenti. Setelah aku perhatiin polanya, aku memutuskan untuk ganti cleanser dari yang formulasinya harsh, ke yang lebih gentle. Langsung semua permasalahan kulitku hilang. Sejak saat itu aku jadi lebih pemilih kalau soal sabun muka karena ternyata memang kulitku sensi banget sama cleanser yang keras.
Nah di postingan kali ini, aku akan kenalin ke kalian teman baru kulitku. Ini adalah Biyu Pure Gentle Cleanser, masih terbilang baru karena memang baru kemarin dia launching. Aku berkesempatan buat cobain sample size ukuran 3ml mereka untuk dicoba beberapa hari. Dan karena aku puas banget dengan hasilnya karena semua ekspektasiku tercapai, aku mau share reviewnya ke kalian!
Sepertinya gentle cleanser juga akhir-akhir ini lagi naik daun ya? Aku perhatikan semakin banyak brand yang keluar dengan cleanser yang formulanya gentle, which is totally a good thing! Karena akhirnya aku punya opsi lebih banyak, apalagi jadi nggak harus bergantung sama cleanser merk luar karena dari brand lokal udah menyuguhkan banyak pilihan. Pure Gentle Cleanser ini adalah gel cleanser yang diklaim lembut dan cocok untuk kulit sensitif karena dia diformulasikan tanpa alkohol, fragrance, essential oil, paraben, ataupun musuh bebuyutan kulitku yakni surfaktan seperti SLS. Untuk keberadaan SLES dalam cleanser itu sendiri aku pribadi nggak masalah karena SLES masih terbilang oke untuk kulit dibandingkan SLS. Selama ini juga aku pakai cleanser dengan SLES nggak ada problem apa-apa, jadi memang yang paling aku hindari dari sebuah cleanser itu SLS.
Ngomong-ngomong ini pertama kalinya aku ngereview produk yang ukurannya sample begini haha. Aku agak khawatir hasilnya akan jadi kurang maksimal, tapi berhubung ini cleanser, jadi bisa lebih cepat direview karena bisa langsung kerasa dan kelihatan gitu lho aku suka atau nggak. Oh iya tadi aku cek di website Biyu, kayaknya kita bisa minta sample size ini cuma dengan daftarin email kita ke website mereka deh. Lumayan sih karena isinya 3 sachet dan masing-masing dapat 3ml bisa dipakai minimal 6x cuci muka.
Kalau untuk ukuran full sizenya, produk ini dibanderol di harga Rp 99.000 untuk ukuran 80ml. Menurutku harganya masih termasuk affordable, ya walaupun standard affordable bagi setiap orang tuh bisa beda-beda. Aku sendiri untuk cleanser jarang mau invest di harga yang fantastis karena cleanser itu fungsinya yang penting bisa membersihkan muka dengan baik aja, jadi nggak perlu sampai overclaim. Batas budget cleanserku itu di angka Rp 120.000, jadi harga Biyu Pure Gentle Cleanser ini masih reasonable.
Ingredients: Aqua, Hamamelis Virginiana Leaf Water, Decyl Glucoside, Sodium Cocoamphoacetate, Disodium Cocoyl Glutamate, Polyacrylate Crosspolymer-6, Glycerin, Sodium PCA, Sericin, Dihydroxypropyl Arginine HCl, Citric Acid, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Phenoxyethanol, Ethylhexylglycerin, Disodium EDTA

Setelah menghabiskan 3 sachet sample size ini, aku bisa menarik kesimpulan kalau aku suka sama cleansernya! Nggak sulit untuk lihat apakah kulitku match sama sebuah cleanser atau nggak karena kalau nggak cocok pasti langsung bereaksi. Konsistensi gelnya itu sendiri menurutku cukup pekat kalau dibandingkan sama semua gel cleanser yang udah pernah aku coba sebelumnya. Dia juga nggak ada wangi apapun, yang kecium sih wangi khas sabun gitu. Terus produk ini juga nggak menghasilkan foam yang terlalu banyak, standard cleanser dengan less surfactant memang biasanya foamnya nggak banyak ya.
Setelah dibilas dia nggak bikin kulitku terasa kering atau ketarik dan perih gitu, which is a good sign! Bahkan setelah aku diamkan selama beberapa lama setelah dibilas tanpa langsung dikasih toner juga kulitku nggak terasa kering. Kemampuan membersihkannya tapi agak kurang sih. Untuk aku yang setiap hari pakai sunscreen, pakai cleanser ini aja nggak cukup bersih, harus dibarengi dengan first cleanser. But all in all, I can see myself repurchasing this product!
Kalau ngomongin soal brand Hada Labo, aku jadi flashback ke jaman-jaman awal belajar tentang skincare. Produk pertama mereka yang aku cobain itu Hada Labo AHA+BHA Face Wash. Aku pakai face wash itu tanpa tahu apa itu AHA dan BHA, sempat ngerasa bikin muka kesat banget tapi aku kira dulu itu berarti sabun mukanya bagus untuk membersihkan kulit secara mendalam. Well, little did I know, sabun muka apapun yang bikin muka terasa kering itu berarti dia nggak cukup gentle untuk kulit kita. Akhirnya aku tinggalkan lah Hada Labo dan beralih ke gel cleanser karena aku ngerasa gel cleanser jauh lebih nyaman di kulitku.
Sampai akhirnya baru-baru ini, setelah sekian lama nggak pakai foaming cleanser, aku iseng cobain sabun muka adekku, yaitu Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Face Wash. Sepertinya ini masih satu line sama hydrating toner mereka yang jadi kesukaanku, kebetulan udah pernah aku review juga tonernya. Sabun muka ini aku beliin buat adik aku karena dia mau belajar pakai skincare, jadi aku mulailah kasih rekomendasi produk yang secara formula seenggaknya udah gentle di kulit. Walaupun untuk yang satu ini aku pribadi belum pernah coba sendiri wkwk. Tapi lumayan lah jadi bisa ikutan icip-icip kan.
Nah seperti yang bisa kalian lihat di sini, produk ini udah nggak mengandung fragrance, colorant, dan alcohol juga, makanya kenapa secara formula dia udah bisa dikatakan sebagai cleanser yang gentle. Meski menurut aku pribadi, "gentle" itu bisa juga maksudnya experience yang diberikan terasa gentle di kulit, jadi nggak cuma terpaku sama formulanya aja. Aku nggak tahu sih sebelumnya formulanya gimana, karena untuk tonernya si Hada Labo ini sempat reformulasi dari yang masih ada alcoholnya jadi nggak ada. Mungkin memang Hada Labo udah menuju ke formulasi yang gentle ya.
Produk ini di dalamnya mengandung hyaluronic acid yang lebih tinggi dibanding produk sejenis lainnya, makanya kenapa dia nggak bikin kulit kering. Ukuran pH-nya juga di antara 5-6, jadi sesuai sama pH kulit buat mengurangi tingkat iritasinya. Biasanya kalau pH cleanser terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa mengganggu skin barrier, dan cara untuk counter pH yang ketinggian atau kerendahan bisa dengan paka toner setelahnya supaya pH kulit netral lagi.
Dari wangi, nggak ada wangi apa-apa. Teksturnya juga termasuk creamy, dan dia lumayan menghasilkan busa banyak sih. Busanya nggak terasa kasar di kulit, cuma ternyata tetap aja kalau aku ketemu foaming cleanser jadinya tetap terasa kering setelah cuci muka. Kayaknya memang preference kulitku lebih oke sama yang teksturnya gel aja sih dibanding foaming cleanser kayak gini. Aku juga milih sabun muka ini buat adik aku karena banyak mutualku di Instagram yang suka sama produk ini, cuma setelah nyobain langsung ternyata aku tetap nggak bisa berpaling dari gel cleanser haha. Udah kebiasa aja sih, dan sebenarnya ini juga nggak ngasih efek negatif ke kulitku, nggak berlebihan rasa keringnya.
Apalagi karena produk ini juga relatif gampang ditemukan, dan harganya juga nggak mahal-mahal banget, masih di bawah Rp 50.000, jadi bisa jadi opsi kalau misal kalian butuh cleanser dengan formula gentle yang affordable dan ada di drugstore.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons