Showing posts with label Luxcrime. Show all posts
Showing posts with label Luxcrime. Show all posts
Luxcrime bukan brand yang dari awal menyita perhatianku sejujurnya. Cuma ketika mereka mulai ngerombak packagingnya, aku jadi mulai ngelirik. Aku lupa mana yang aku punya duluan, two way cake mereka atau highlighternya. Tapi yang pasti sebagai bucin packaging aku jadi tergerak buat mulai cobain produk-produknya Luxcrime. Nah di postingan kali ini aku mau bahas two way cake mereka yang udah lama banget keluar (tapi baru bisa aku review sekarang haha). Aku sempat lama banget nentuin mau coba shade apa, karena kalau two way cake gini dia pasti ngasih sedikit coverage kan, nggak kayak translucent powder. Untungnya aku punya beberapa mutual yang shade kulitnya sama kayak aku, jadi aku pantengin terus tuh mereka dan akhirnya pilihanku jatuh ke shade Opera!
Dari segi packaging emang produk Luxcrime sekarang udah oke banget, kelihatan beda dan unik, bisa punya ciri khasnya sendiri. Kalau kalian pernah lihat kemasan highlighter mereka yang baru, bentuknya sama juga kayak si powder ini. Warnanya hijau lumut, tekstunya doff, dan di bagian tutupnya ada ilustrasi sementara di bagian belakang ada label shadenya. Untuk warna labelnya sendiri aku kurang tahu ya beda-beda nggak setiap shade atau sama aja. Di dalamnya juga udah ada cermin dan puff sendiri jadi memudahkan kalau kalian mau pakai bedak ini sambil on the go karena dia compact banget. Walaupun aku pribadi jarang sih pakai puff buat apply bedak, lebih suka pakai brush aja karena lebih smooth finishnya.
BACA JUGA: BLP Loose Powder Shade Medium Beige Review
Bedak ini punya klaim buat nahan minyak, nutupin imperfection (mungkin maksudnya kayak warna kulit nggak merata kali ya), bikin kulit kelihatan lebih smooth, dengan finish yang matte. Kalau baca dari klaimnya aja memang bedak ini kayak dream come true terutama buat aku yang punya banyak bekas jerawat dan kulit berminyak. Aku sendiri suka pakai two way cake untuk sehari-hari apalagi di masa-masa pandemi kayak sekarang yang ke mana-mana harus pakai masker. Menurutku two way cake yang bagus bisa jadi pengganti foundation untuk dipakai sehari-hari karena jelas mereka lebih ringan.

Kalau untuk dipakai sendiri sebenarnya coveragenya sih nggak terlalu tinggi ya, dia nggak bisa benar-benar nutupin bekas jerawat yang membandel gitu, cuma tapi menurutku tetap lumayan sih karena efek blurring dan softeningnya benar-benar kelihatan. Mattifyingnya juga bagus, nggak bikin kulit kayak dead matte gitu, tetap masih bisa ngasih glow jadinya kayak second skin aja. Kalian bisa lihat di foto before-after, pori-poriku kelihatan lebih kecil kan ketika udah diaplikasikan si two way cake. Padahal dulu aku kurang suka pakai powder karena mereka bisa emphasize pori-pori dan skin texture tapi si Luxcrime ini ternyata hasilnya benar-benar bikin muka jadi smooth. Butiran powdernya juga lembut banget dan rasanya ringan di muka nggak kerasa pakai bedak. Cuma di aku sendiri dia kurang tahan lama sih jadi harus ditouch up.
Semakin ke sini, keinginan buat beli produk dari brand luar semakin menurun. And it's probably for the better! Terutama untuk make-up sih ya, kalau skincare majority produk yang aku punya masih didominasi sama brand luar, terutama Korea. Tapi beda jumlahnya nggak terlalu jauh kok, dan semoga suatu hari nanti bisa mulai perbanyak beli produk lokal aja supaya brand lokal semakin maju. Kalau lihat perkembangan brand lokal makin ke sini memang makin membanggakan. Meskipun aku pribadi nggak punya brand (duh, I hope one day!), tapi aku ikut merasakan senangnya tiap brand lokal release produk baru yang baik dari segi packaging sampai performa bisa bersaing dengan produk brand luar. Baik make-up ataupun skincare lokal jadi semakin inclusive dan banyak orang yang bisa relate sama produk serta konsepnya.
Nah in honor to that, kali ini aku mau share review salah satu produk dari brand lokal yang lagi aku getol banget pake; Luxcrime Ultra Highlighter! Kalau diingat-ingat, setahun dua tahun yang lalu mungkin aku nggak akan punya jawaban kalau ditanya rekomendasi highlighter dari brand lokal. Tapi sejak aku mulai nyobain kayak dari Dear Me Beauty dengan liquid highlighternya, dan sekarang si Luxcrime juga udah repackage highlighter mereka yang lama, aku jadi nggak ragu buat jawab. Fyi, ini aku beli bulan lalu dan sejujurnya sih nggak ada di wishlist alias ini pembelian impulsif :p But I don't regret it karena memang ini cantik banget! You'll know why.
Jadi sebelumnya Luxcrime ini memang udah pernah mengeluarkan highlighter, kalau nggak salah masih dengan nama yang sama, tapi packagingnya cuma cardboard biasa bentuknya kotak gitu. Banyak yang bilang mirip sama Make Over punya malah. Dulu shadenya cuma ada dua; Stardust sama Thunderstorm. Nah yang terakhir ini mereka selain repackage dengan packaging baru, mereka juga nambahin dua shade baru yaitu Milky Way dan Pegasus. Di sini aku punya Milky Way karena dari semua shade yang ada, aku rasa dia akan pas banget di skin tone aku. Baik Stardust atau Thunderstorm kelihatan terlalu warm dan coklat agak orange gitu, takutnya malah nggak masuk. Sementara Pegasus warnanya lilac, jadi nggak terlalu versatile untuk dipakai.
Kemasan barunya ini beda jauh dari yang lama. Kali ini Luxcrime nggak lagi pakai cardboard, mereka udah pakai compact packaging yang terbuat dari plastik dengan warna tema lilac. Di bagian depan ada ilustrasi orang khas Luxcrime dan di bagian belakangnya ada nama shadenya. Packaging ini juga satu tema dengan compact powder mereka yang warnanya hijau tua. Menurutku ini jauh lebih unik dan bakal diingat orang sebagai packaging yang Luxcrime banget dibandingkan yang dulu.
Dari semua highlighter dengan formula powder yang udah pernah aku coba, Luxcrime ini udah yang paling lembut dan buttery. Well, sebetulnya jam terbangku dengan highlighter powder belum banyak sih hehe, aku cuma pernah coba dari Wet N Wild untuk powder formula gini. Tapi memang benar, Luxcrime kalau diswipe pakai jari aja udah langsung kerasa "lumer" gitu, dan nggak perlu ditekan keras-keras juga akan langsung pigmented. Aku sempat dengar dari mutualku di Twitter katanya formula yang lama punya butiran shimmer yang keras dan besar-besar, jadinya banyak yang kurang suka. Karena aku belum pernah coba formula highlighter mereka yang lama, aku nggak bisa bandingin ya, cuma memang si Milky Way ini menurutku shimmernya kecil-kecil dan rapat, jadinya begitu kena cahaya, pantulannya jadi lebih natural karena seragam.

Nah ini hasilnya pemakaian Luxcrime Ultra Highlighter shade Milky Way di kulitku. Asli, lihat nggak sih betapa cantik dan kelihatan naturalnya dia? Aku jatuh cinta banget dari pemakaian pertama. Dia sama sekali nggak emphasize skin texture kayak powder highlighter kebanyakan, benar-benar halus banget di kulit, ngasih kesan glass skin. Buat kalian yang suka takut pakai highlighter bikin tekstur kulit jadi semakin heboh, kalian harus banget cobain highlighter ini.
Powdernya gampang diblend, dan itu hal yang menurutku penting juga dalam menilai highlighter karena kalau nggak gampang diblend, jatuhnya pasti nanti awkward di muka karena kelihatan banget kalau pakai highlighter. Karena sebisa mungkin pemakaian highlighter kita itu subtle dan effortless, jadi formula yang creamy is important! Meskipun Milky Way mungkin kelihatan kayak terang banget, tapi di kulitku yang medium dark ini dia masih bisa nyatu, thanks to its blendable formula!
Sebagai pecinta gincu, aku tuh paling susah menahan godaan buat nggak beli lipstik lagi dan lagi. Apalagi kalau diskonnya bertebaran di mana-mana, aduh udah deh, baik baik mending m-banking dihapus aja dari handphone hahaha. Sejak beberapa minggu lalu, ada gerakan di Twitter dalam bentuk hashtag #lokalinaja, di mana kita sharing produk-produk lokal andalan kita, baik skincare, make-up, pokoknya semua yang berhubungan sama kecantikan lah. Tujuannya untuk mengenalkan ke publik kalau ini lho, brand lokal Indonesia udah semaju ini sekarang.
Makanya waktu Sociolla gelar diskon dalam rangka International Lipstick Day beberapa waktu lalu, aku langsung berniat buat beli lipstik dari brand lokal demi menyemarakkan koleksi lipstikku yang boleh dibilang, sekarang udah didominasi sama produk dalam negeri hihi. Kebetulan banget aku belum pernah coba produk apapun dari Luxcrime. Aku sempat tanya followersku di Instagram dan Twitter apa yang worth it buat dicoba dari brand ini, dan mostly jawabnya lip product terbaru mereka dan maskernya. Karena aku bukan pecinta masker, jadi aku memutuskan buat cobain Luxcrime Airy Lip Mousse aja.
Ngelihat kemasan luarnya ini mengingatkan aku sama vibe natal banget haha. Kebetulan shade yang aku pilih soalnya merah dengan undertone orange, jadi berasa lagi lihat pohon natal. Semua informasi mengenai lipstiknya udah ditulis di boxnya lengkap, mulai dari klaim, ingredients, sampai warna dan nama shadenya juga ada di bagian bawah (atau atas?) boxnya. Aku memutuskan pilih shade Pumpkin Kisses karena akhir-akhir ini lagi bosan banget sama lipstik nude 😂 Shade Luxcrime Airy Lip Mousse ini lumayan banyak, walaupun nggak terlalu beragam in terms of base color karena hampir semuanya cenderung mauve dan pink nude.
Aplikatornya standard lah, bentuknya doe foot dan nggak ada modifikasi macam-macam. Untuk pengaplikasiannya di bibir gampang banget, ngambil produknya juga nggak kebanyakan, cuma dia banyak yang nempel di tangkai aplikatornya aja. Oh iya, seri Airy Lip Mousse dari Luxcrime ini wanginya tuh enaaak banget, kayak wangi susu coklat! Katanya sih semua shadenya wanginya enak-enak hihi. Aku selalu suka sama lip product yang ada wanginya, pas dipakai jadi bikin mood enak aja.
Aku langsung jatuh cinta pada percobaan pertama hahaha. Benar-benar warnanya persis apa yang aku cari. Warna kayak gini selalu jadi pilihanku kalau lagi malas dandan tapi mau tetap kelihatan ada 'warna' di mukaku. Udah beberapa kali coba pakai nude lipstick, atau ombre lips, tapi tetap nggak ada yang bisa ngalahin betapa versatilenya warna lipstik kayak gini. Kalau aku pakai lipstik yang warnanya nude, aku harus extra di bagian make-up mata, tapi karena warna Pumpkin Kisses ini sendiri udah lumayan jadi attention seeker, jadinya tanpa make-up mata yang proper pun aku tetap kelihatan dandan.
Formulanya super duper nyaman di bibir, lembuttt banget, dan coveragenya juga oke di bibirku yang gelap. Aku cuma butuh sekali celup aja untuk bisa nutupin seluruh bibir aku pakai Airy Lip Mousse. Finishnya sih ke arah matte, tapi dia nggak transferproof. Waktu aku wear test, berjam-jam setelah diaplikasikan lipstiknya tetap transfer warnanya walaupun sedikit, tapi untungnya pigmen warnanya itu sendiri nempel banget di bibir, jadi nggak gampang hilang juga. Overall, aku suka in terms of kenyamanannya, nggak masalah dia nggak transferproof juga, dan this will be my new daily lipstick!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons