Showing posts with label Sheet mask. Show all posts
Showing posts with label Sheet mask. Show all posts
Sejak pandemi dimulai, aku jadi sering mengalami kebiasaan untuk skip pakai skincare, entah itu skincare pagi atau malam. Bisa skip salah satunya aja, atau kadang bisa dua-duanya. Kadang bisa skip sehari doang, tapi nggak jarang kebablasan sampai dua bahkan tiga hari nggak skincarean sama sekali. Alasannya cuma satu; keburu malas hehe. Padahal dulu aku termasuk orang yang rajin banget skincarean, makanya produk skincare yang aku pakai bisa sampai 10 produk dalam satu routine karena aku memang suka aja duduk lama-lama di depan cermin pakai ini itu ke muka. Tapi makin lama malah aku jadi merasa beban duluan lihat berapa produk yang harus kupakai.
Kalau udah kayak gini biasanya kulitku langsung jadi dehidrasi dan kusam. Aku memang rentan banget sama dehidrasi, makanya sebenarnya aku nggak bisa kalau kelamaan nggak skincarean karena efeknya bakal buruk ke kulit. Nah kebetulan beberapa hari belakangan ini aku lagi nyobain pakai produk yang punya klaim bisa membantu di dua masalah tersebut yakni SNP Halloasis Sheet Mask. Mereka ini ada dua varian, yang satu untuk Brightening dan satunya lagi untuk Moisture.
BACA JUGA: Review 1 Minggu Pemakaian SNP Prep Cicaronic
Jadi SNP Halloasis Moisture Hill Mask ini mengandung dengan Cactus Stem, Flower, Fruit Extract (Opuntia Ficus Indica) yang dapat menjaga kelembaban dan elastisitas kulit wajah kita. Kandungan Cactus extract ini juga bisa memberikan hidrasi untuk kulit yang dehidrasi. Jadi seperti yang aku bilang tadi, sheet mask ini akan cocok buat aku atau teman-teman yang juga memiliki masalah kulit yang sama yakni dehidrasi. Essence dari sheet mask ini cukup kental, bahan sheet mask nya juga tipis, lembut, dan nggak terasa kasar atau perih ketika dipakai di wajah.
Lembaran sheet masknya benar-benar tertutupi sama essencenya yang cukup banyak, tapi herannya dia nggak bikin berantakan sampai netes kemana-mana. Untuk ukurannya sendiri sih cukup pas di mukaku, kecuali untuk bagian mulut sepertinya sih agak kurang lebar sedikit. Tapi untuk bolongan mata dan hidung udah pas. Efeknya setelah pakai si Moisture Hill Mask ini langsung kerasa banget kulitku yang tadinya terasa bertekstur langsung jadi lebih bouncy dan supple karena mendapat asupan hidrasi yang baik dari sheet masknya bahkan dalam sekali pemakaian langsung. Salah satu downside yang aku kurang suka sih essence sisa yang ada di wajah setelah sheet masknya dilepas butuh waktu cukup lama buat menyerap ke kulit. Untuk aku yang kurang sabaran, hal kayak gini bisa cukup mengganggu.

Nah berikutnya ada SNP Halloasis Brightening Sheet Mask yang punya star ingredients Adenium Obesum Leaf Extract atau yang lebih dikenal dengan atau tanaman bunga Kamboja. Sheet mask ini memiliki klaim dapat membantu melembabkan serta mencerahkan kulit yang kusam. Lagi-lagi pas banget sama permasalahan yang biasa aku hadapi akibat dari kurang rajin skincarean akhir-akhir ini. Kulit memang cenderung gampang kelihatan kusam terutama ketika dehidrasi. Makanya kenapa kalau udah dehidrasi, wajahku juga pasti kusam.
Bahan sheetnya sih aku rasa sama-sama aja dengan varian Moisture Hill, sama-sama tipis dan lembut di kulit, nggak kasar. Bolongan mata dan hidung juga pas, tapi sama juga untuk bagian mulut buatku kurang lebar heheh. Agak repot jadinya karena essence jadi ada sedikit yang masuk ke mulut selama dipakai. Essencenya juga masih sama dengan varian Moisture Hill, bening dan cukup kental jadi nggak gampang netes dari sheetnya.

Untuk yang varian Brightening ini aku lebih takjub lagi waktu lihat hasilnya karena ternyata bisa langsung kelihatan wajahku jadi kelihatan lebih segar, lebih cerah dalam satu kali pemakaian. Sepertinya sheet mask kayak gini cocok buat kalau misalnya kita mau ada acara penting kayak kondangan atau party gitu, beberapa jam sebelum dandan bisa banget pakai sheet mask Halloasis yang varian Brightening biar muka kelihatan fresh!
Overall, aku sih merasa di antara keduanya nggak ada perbedaan signifikan in terms of pengalaman selama pemakaian. Tapi dari hasilnya memang jelas beda, kalau yang Brightening bisa bantu bikin kulit jadi lebih segar. Keduanya juga sama-sama melembabkan kulit. Untuk teman-teman yang mau cobain langsung sheet mask Halloasis dari SNP ini, kalian bisa langsung cek ke Sociolla karena untuk akan ada discount 10% untuk harga per piecesnya dari Rp20.000 jadi Rp18.000, dan discount 20% kalau kalian beli bundle yang berisikan 10 pieces sheet mask dari harga Rp200.000 jadi Rp170.000. Jangan lupa juga untuk follow Instagram SNP untuk mendapat info dan promo menarik lainnya!
Halo semuanya! Hari ini aku mau ngereview salah satu produk yang udah lama banget aku terima dan pakai, yaitu Jumiso First Skin Brightening Sheet Mask. Sheet mask ini aku terima dari Jumiso, hasil menang giveaway try & review mereka sekitar tahun 2019 mungkin. Iya, lama banget memang! Dulu aku masih rajin juga ikut event-event try & review dari brand luar karena belum ada regulasi pajak dengan value di bawah $3 karena masih $75 batasnya dulu. Sekarang jadi nggak pernah ikutan lagi padahal lumayan banget event-event try & review tuh karena bisa menghemat budget sekalian nyobain produk baru wkwk.
Well, seperti yang kalian tahu, aku bukan penggemar sheet mask kayak orang-orang kebanyakan. Buat aku pribadi, ngereview sheet mask itu salah satu hal yang susah, sekaligus terasa monoton karena yang diomongin ya itu-itu aja poinnya. Sheet mask itu ada banyak banget jenisnya, kandungannya juga beragam, hampir semua brand skincare ngeluarin. Tapi karena sheet mask ini adalah "one time thing" product, jadinya untuk bisa mereview secara detail, harus dipakai beberapa kali baru ketemu benang merahnya. Too bad di sini aku cuma punya satu dan pakai sekali aja, jadi anggap aja ini review ala ala first impression ya hehe.
Basically, sheet mask ini dinamakan First Skin Brightening karena dia ditargetkan untuk kulit yang kusam disebabkan karena kurang tidur atau gaya hidup yang berantakan. Di dalamnya ada vitamin A dan vitamin E yang diperoleh dari salmon roe. Selain itu sheet mask ini juga mengandung 4 bahan utama yakni gigawhite, redberry complex, ceramide complex, dan niacinamide.
BACA JUGA: Leaders Mediu Amino Pore-Tight Mask Review
Ingredients: Water, Glycerin, Methylpropanediol, Niacinamide, Betaine, Xylitylglucoside, Anhydroxylitol, Xylitol, Malva Sylvestris (Mallow) Extract, Mentha Piperita (Peppermint) Leaf Extract, Primula Veris Extract, Alchemilla Vulgaris Extract, Veronica Officinalis Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Achillea Millefolium Extract, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, Vaccinium Macrocarpon (Cranberry) Fruit Extract, Cornus Officinalis Fruit Extract, Prunus Serotina (Wild Cherry) Fruit Extract, Punica Granatum Fruit Extract, Salmon Egg Extract, Calcium Pantothenate, Sodium Ascorbyl Phosphate, Tocopheryl Acetate, Pyridoxine Hcl, Maltodextrin, Silica, Sodium Starch Octenylsuccinate, Ceramide Np, Ceramide Ns, Triethylhexanoin, Butyrospermum Parkii (Shea Butter), Butylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Hydrogenated Lecithin, Hydroxyethylcellulose, Xanthan Gum, Carbomer, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Ethylhexylglycerin, Glyceryl Caprylate, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Caffeine, Peg-32, Panthenol, Allantoin, Dehydroacetic Acid, Arginine, Peg-60 Hydrogenated Castor Oil, Fragrance, Chlorphenesin, Disodium Edta

Lembaran sheet masknya ini pas di muka, nggak kegedean ataupun kesempitan. Cuma aku kurang suka karena essencenya ini lengket banget! Essencenya juga menurutku kebanyakan, jadinya ya mubazir aja. Karena banyak dan lengket, dia jadi lama banget diserap sama kulitku, seolah-olah kulitku tuh kayak kekenyangan aja jadinya udah nggak sanggup "nelan" hidrasi lagi. Aku bahkan sempat nunggu sampai setengah jam setelah copot sheet masknya, tapi essencenya tetap nangkring aja di muka nggak kering-kering. Aku pribadi nggak suka banget sama tipe essence sheet mask yang begini. Aku juga nggak dapat efek brighteningnya sama sekali, malah yang ada mukaku kelihatan tambah kusam karena essence yang numpuk di muka. Ujung-ujungnya malah aku bilas deh :(
Sebagai pemilik kulit berminyak, kalau ditanya apa ingredients skincare kesukaanku, kayaknya aku bakal jawab Centella Asiatica. Udah nggak perlu diragukan lagi, Centella Asiatica ini terbukti memang handy banget kalau udah urusan jerawat. Salah satu masalah utama kulitku adalah jerawat, apalagi karena memang kulitku termasuk yang acne prone alias mudah berjerawat, jadinya kadang nggak ngapa-ngapain sekalipun juga jerawat ya bisa aja muncul. Kalau udah kayak gitu, aku bakal langsung ambil produk skincare yang setidaknya mengandung Centella Asiatica ini karena di aku, Cica selalu berhasil merawat jerawat mulai dari baru muncul, sampai nanti setelah jerawatnya kering.
Centella Asiatica mengandung banyak bahan aktif yang dikenal sebagai terpenoid, yang membentuk sekitar 8% dari berat tanaman. Ada 4 manfaat utama yang telah dipelajari untuk perawatan kulit, di antaranya adalah asam asiatik, asam madekasik, asiatikosida dan madekasosida. Mereka terkadang disertakan dalam suatu produk dalam bentuk murninya, atau bisa juga sebagai campuran dan ditulis sebagai "Centella Asiatica Extract".
Nah kebetulan nih, aku baru-baru ini lagi cobain satu rangkaian produk yang mengusung Centella Asiatica sebagai salah satu main ingredientsnya yaitu SNP Prep Cicaronic. Aku yakin kalian pasti udah nggak asing lagi ya sama skincare line yang satu ini. Setelah sebelumnya sukses merilis series SNP Prep Peptaronic, kali ini SNP kembali lagi dengan series baru yang ditujukan untuk pemilik kulit berjerawat dan sensitif dengan lini Cicaronic. Aku berkesempatan cobain mulai dari cleansing foam, toning essence, ampoule, sampai sheet masknya. Penasaran nggak gimana hasilnya di kulitku? Yuk, lanjut baca kalau mau tahu!
As someone with oily skin, if you asked me what my favorite skincare ingredient is, I'd say centella asiatica. It is out of the question, centella asiatica has been proven many times over to be effective when it comes to acne treatment. One of my main skin problem is acne, since apparently my skin is prone to have them, so even when I don't change my diet, nor trying new products, acne would still find its way to inhabit my skin. When such thing happens, the first thing I do is to grab a skincare product with centella asiatica in it, as it always helps me to treat them pre and post showing.
Centella asiatica’s been in skincare for a long time, but it’s really getting its time in the spotlight at the moment. Centella asiatica contains a bunch of active ingredients known as terpenoids, which make up around 8% of the weight of the plant. The main four that have been studied for their skincare benefits are asiatic acid, madecassic acid, asiaticoside and madecassoside. They’re sometimes included in a product alone in pure form, or in combination as “Centella asiatica extract”.
For the past few days, I've been trying this new set of skincare where they use centella asiatica as their main ingredients, it's the SNP Prep Cicaronic. I'm sure a lot of you are familiar with this line by now. After the release of SNP Prep Peptaronic, SNP comes back with another new series dedicated to people with acne problems and sensitive skin with this Cicaronic line. In this chance, I get to try starting from their cleansing foam, toning essence, ampoule, to their sheet mask. If you wanna know how it affects my skin, then keep on reading!
Sebelum kita masuk lebih jauh ke review produknya, mari kenalan dulu dengan SNP dan apa itu SNP Prep Cicaronic. SNP adalah merek 'Solusi Kulit Total' yang dikembangkan oleh ahli perawatan kulit K-Beauty, tujuannya memberikan solusi terbaik kepada konsumen berdasarkan keahlian perawatan kulit Korea dan bukti ilmiah.
- SCIENCE (Prioritize Clients’ Skin) Berdasarkan penelitian dan pengembangan terus-menerus para ahli kulit, SNP memberikan solusi untuk menghadirkan kulit yang paling muda dan segar bagi pelanggan.
- NATURE (Safe & Verified Effective Ingredients) SNP memanfaatkan kekuatan alami dari bahan-bahan murni dan memberdayakannya dengan sains untuk memperkuatnya guna menciptakan perawatan kulit seefektif mungkin.
- PURITY (Pure Skin) SNP aman untuk kulit sensitif memberikan solusi dengan bahan yang terbukti aman melalui pengujian yang ketat.
SNP Prep diperkaya dengan beberapa lapisan asam hidronik dengan bahan aktif utama, seperti peptides, cica, dan vitamin. Dibuat oleh SD Biotechnologies, salah satu perusahaan Kecantikan dan Perawatan Kulit terkemuka di Asia, untuk menyediakan perawatan kulit berkualitas tinggi dengan bahan yang efektif dan harga yang terjangkau.
Before we go further into the product review, let's get acquainted with SNP and what is SNP Prep Cicaronic. SNP is a ‘Total Skin Solution’ brand developed by K-Beauty skin care experts, providing consumers with the best solutions based on Korean skincare expertise and scientific evidence.
- SCIENCE (Prioritize Clients’ Skin) Based on our skin experts’ constant research and development, SNP provides solutions to bring forth the customers’ most youthful and fresh skin.
- NATURE (Safe & Verified Effective Ingredients) SNP leverages on the natural power of pure ingredients and empowers it with science to strengthen them to create the most effective skin care possible.
- PURITY (Pure Skin) SNP is safe for sensitive skin providing solutions with ingredients proven safe through strict testing.
SNP PREP to bring it back to basics. SNP PREP is enriched with multiple layers of HYALURONIC ACID with key active ingredients, such as PEPTIDES, CICA, and VITAMINS. Created by SD Biotechnologies, one of the leading Beauty and Skin Care companies of Asia, to provide high quality effective ingredient skin care at attractive prices.

SNP PREP CICARONIC MILD CLEANSING FOAM
Rp 180.000/180ml
Yang pertama akan aku bahas adalah cleansing foamnya dulu, sesuai dengan urutan gimana aku pakai produk-produk ini. Produk ini punya klaim untuk membantu membersihkan kulit dari polusi, debu, dan efek dari sinar matahari yang membuat kulit menjadi kusam. Kandungan centella asiatica di dalamnya membantu menenangkan kulit yang iritasi. Selain itu di dalamnya juga terdapat 3 lapis hyaluronic acid untuk melembabkan kulit sehingga setelah dibilas, kulit nggak akan terasa kering ataupun ketarik.
First thing is going to be the cleansing foam, according to the order in which I use these products. This product has a claim to help clean the skin from pollution, dust, and the effects of sunlight that make our skin appear dull. The centella asiatica in it helps soothe irritated skin. In addition, there are also 3 layers of hyaluronic acid to moisturize the skin so that after we rinse it off, the skin won't feel dry or tight.
Ingredients: Water, Myristic Acid, Glycerin, Potassium Hydroxide, Stearic Acid, Glyceryl Stearate, Palmitic Acid, Cocamidopropyl Betaine, Butylene Glycol, Sorbitol, Potassium Benzoate, Sodium Chloride, Polyquaternium-7, Disodium EDTA, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Arachidic Acid, Lauric Acid, Melia Azadirachta Leaf Extract, Coptis Japonica Root Extract, Oleic Acid, Sodium Benzoate, Panthenol, Fragaria Vesca (Strawberry) Leaf Extract, Melia Azadirachta Flower Extract, Propanediul, Centella Asiatica Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Theobroma Cacao (Cocoa) Seed Extract, Dextrin, 1,2-Hexanediol, Anastatica Hierochuntica Extract, Sodium Hyaluronate, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Ethylhexylglycerin, Madecassoside, Thymus Vulgaris (Thyme) Leaf Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Origanum Majorana Leaf Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Fragrance

Cara pakainya standard aja ya, kayak pakai sabun muka pada umumnya aja. Dia wanginya khas centella asiatica, dan teksturnya creamy banget. Sebagai penyuka jenis face wash dengan tekstur gel, menurutku ini termasuk yang lembut banget di kulit. Kulitku jarang cocok sama cleansing foam yang creamy begini karena kadang mereka suka terasa kasar di kulit, tapi pas aku cobain ternyata dia lembut banget! Setelah dibilas juga kulitku nggak terasa kesat, kering, ataupun ketarik. Aku sempat coba diamkan kulitku tanpa dilanjut toner selama 2 menit dengan posisi aku di ruangan ber-AC dan tetap rasanya kulitku nggak kering. Setelah pakai si cleansing foam, kulitku benar-benar kelihatan cerah dan nggak kusam lagi, persis seperti klaimnya!
It's used like how usually do with facial foam in general. It smells like centella asiatica, and the texture is really creamy. As a type of face wash with a gel texture, I think this is one that is really soft on the skin. My skin rarely matches with creamy cleansing foam because sometimes they tend feel rough on the skin, but when I tried it, it was so soft! After rinsing, my skin doesn't feel dry, tight, or tingling. I tried to leave my skin on without the toner for 2 minutes in an air-conditioned room and still didn't feel like my skin was dry. After using the cleansing foam, my skin really looks bright and not dull anymore, just like the claim!
BACA JUGA: SNP Ruby Nutrition Eye Patch Review

SNP PREP CICARONIC TONING ESSENCE
Rp 180.000/220ml
Setelah selesai dengan cleansing foamnya, langsung dilanjut pakai toning essence. Awal-awal ini aku agak bingung dengan label produk sebagai "toning essence", maksudnya dia ini sebagai toner apa essence? Tapi setelah nyobain langsung, menurutku Cicaronic Toning Essence ini lebih cenderung mirip hydrating toner. Masih sama seperti cleansing foamnya, produk ini juga mengandung centella asiatica dan 3 layer hydrating toner untuk membantu melembabkan, menjaga vitalitas, serta menenangkan kulit. Kemasannya mirip dengan lini Peptaronic cuma yang ini warnanya hijau aja. Cara pakainya cuma dituang ke tangan, habis itu diratakan ke kulit dengan cara ditepuk-tepuk.
After finishing with the cleansing foam, I continue with the toning essence. At first, I was a bit confused with the "toning essence" label, is it a toner or an essence? But after trying it out, I think this Cicaronic Toning Essence leans more towards hydrating toner. Just like the cleansing foam, this product also contains centella asiatica and 3 layers of hydrating toner to help moisturize, maintain vitality, and soothe the skin. The packaging is similar to the Peptaronic line, only this one is clad in green.
Ingredients: Water, Dipropylene Glycol, Butylene Glycol, Glycereth-26, 1,2-Hexanediol, Propanediol, Glycereth-25 CA Isostearate, Glycerin, Ethylhexylglycerin, Diphenyl Dimethicone, Triethylhexanoin, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Disodium EDTA, Fragrance, Sodium Hyaluronate, Biosaccharide Gum-1, Polyglyceryl-10 Oleate, Hydrogenated Lecithin, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Panthenol, Fragaria Vesca (Strawberry) Leaf Extract, Centella Asiatica Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Thymus Vulgaris (Thyme) Leaf Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Origanum Majorana Leaf Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Extract, Madecassoside
Teksturnya cair banget, aku sempat kira dia bakal kental dan berat gitu karena dilihat dari warnanya yang agak keruh gitu biasanya agak berat pasti. Tapi ternyata ini ringan banget, dan begitu diratain ke kulit rasanya langsung lembab banget. Kalau biasanya aku butuh paling sedikit 5 layer hydrating toner, pakai toning essence ini aku cuma butuh 2 layer aja. Rasanya benar-benar nyaman, dan terasa banget calmingnya di kulit. Finishnya nggak bikin muka jadi berminyak atau gerah, cuma memang agak kerasa kalau ada lapisan hidrasinya gitu.
The texture is really runny, I thought it would be thick and heavy because you can see from the color it's a bit cloudy, it's usually a bit heavy for sure. But it turns out to be really light, and once applied to the skin it feels really moist. Usually, I need at least 5 layers of hydrating toner, but with this toning essence I only need 2 layers. It feels really good, and feels really calming on the skin. The finish doesn't make your face oily or heavy, but you can definitely feel like there's a bit layer of hydration.
BACA JUGA: SNP Red Ginseng Energy Eye Cream Review

SNP Prep Cicaronic SOS Ampoule
Rp 180.000/7 x 1,5ml
Setelah selesai dengan toning essencenya, kita lanjut ke ampoulenya. Di dalam satu box ini kalian akan dapat 7 buah botol ampoule yang masing-masing isinya 1,5ml. Setiap botolnya dimaksudkan untuk dihabiskan dalam sehari, jadi nggak langsung satu kali pemakaian. Ini dimaksudkan agar kita bisa mendapatkan kulit yang sehat dalam waktu seminggu. Ampoule ini sendiri bisa dipakai baik pagi dan malam, seperti apa yang selama ini aku lakukan karena aku merasa nggak ada ingredients di dalamnya yang akan membuat kulit jadi sensitif sama matahari. Nanti botolnya kalau sudah dibuka, bisa disimpan lagi dengan cara aku balikkan tutupnya untuk menahan supaya cairannya nggak keluar dari botolnya.
After finishing with the toning essence, we move on to the ampoule. In this one box, you will get 7 ampoule bottles, each of which contains 1.5 ml. Each bottle is meant to be used up in a day, so it doesn't take one use right away. This is so that we can get healthy skin within a week. This ampoule itself can be used both morning and night, like what I've been doing because I don't think there are any ingredients in it that will make my skin sensitive to the sun. Later when the bottle is opened, it can be stored again by turning the cap over to hold it so that the liquid doesn't come out of the bottle.
Ingredients: Water, Glycerin, Butylene Glycol, Glycereth-26, Propanediol, 1,2-Hexanediol, Dipropylene Glycol, Centella Asiatica Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Glycereth-25 PCA Isostearate, Ethylhexylglycerin, Carbomer, Tromethamine, Fragrance, Disodium EDTA, Xanthan Gum, Sodium Hyaluronate, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Panthenol, Melia Azadirachta Leaf Extract, Fragaria Vesca (Strawberry) Leaf Extract, Melia Azadirachta Flower Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Extract, Thymus Vulgaris (Thyme) Leaf Extract, Origanum Majorana Leaf Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Madecassoside

Kalau ditanya mana produk yang jadi favoritku dari seluruh rangkaian Cicaronic ini, jawabannya adalah si ampoule! Awalnya aku ragu ini bakal cukup buat pemakaian sehari, karena ukurannya yang kecil. Tapi pas aku coba, bahkan pakai 1/3-nya aja itu udah bikin satu mukaku lembab banget! Teksturnya cair, tapi bukan cuma cair yang kalau kena kulit bakal asal lewat aja. Begitu diratain dia langsung bikin kulit jadi lembab, jerawat kelihatan lebih kalem, dan yang aku suka finishnya di muka bikin kelihatan jadi sehat banget. Kulit jadi kalau dipegang tuh mantul-mantul gitu lho saking lembabnya. Lembut kayak kulit bayi.
If you ask me which product is my favorite from the entire Cicaronic series, the answer is the ampoule! At first I doubted it would be enough for a day's use, due to its small size. But when I tried it, even using 1/3 of it made my face really moist! The texture is liquid, but it's not just liquid, if it comes into contact with the skin, it just passes. Once applied, it immediately makes the skin moist, the pimples look calmer, and what I like is the finish, this makes my face looks really healthy. When I touch my skin, it bounces because it's well moisturized. Soft like a baby's skin.
SNP Prep Cicaronic Daily Mask
Rp 20.000/pcs
Step terakhir dari rangkaian Cicaronic ini adalah sheet masknya. Kalau untuk urusan sheet mask, SNP udah jadi andalan banget sih. Dari semua review sheet mask mereka yang udah pernah aku tulis di blog, semuanya jadi kesukaanku, nggak ada yang aku nggak suka. Di dalamnya juga masih sama, dia mengandung centella asiatica extract dan 3 lapis hyaluronic acid untuk memulihkan kulit yang sensitif dan teriritasi. Kemasan luarnya simple banget, didominasi warna hijau pucat dan putih dengan tulisan klaimnya di bagian depan, dan ingredients list di bagian belakangnya.
The last step in this Cicaronic series is the sheet mask. When it comes to sheet masks, SNP is really a mainstay. From all of their review sheet masks that I've written on the blog, all of them are my favorites, there's nothing that I don't like. Inside it is still the same, it contains centella asiatica extract and 3 layers of hyaluronic acid to restore sensitive and irritated skin. The outer packaging is very simple, dominated by pale green and white with the claim written on the front, and the ingredients list on the back.
Ingredients: Water, Glycerin, Dipropylene Glycol, Butylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Polysorbate 20, Carbomer, Arginine, Hydroxyethylcellulose, Panthenol, Allantoin, Coptis Japonica Root Extract, Schizandra Chinensis Fruit Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Zingiber Officinale (Ginger) Root Extract, Camellia Sinensi Leaf Extract, Xanthan Gum, Ethylhexylglycerin, Dipotassium Glycyrrhizate, Disodium EDTA, Fragrance, Propanediol, Caprylyl Glycol, Dioscorea Japonica Root Extract, Viola Mandshurica Flower Extract, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Ulmus Davidina Root Extract, Laminaria Japonica Extract, Centella Asiatica Extract, Centella Asiatica Leaf Extract, Chamaecyparis Obtusa Leaf Extract, Thuja Orientalis Extract, Pinus Densiflora Leaf Extract, Bambusa Vulgaris Extract, Citrus Unshiu Peel Extract, Sodium Hyaluronate, Cyclodextrin, Madecassoside, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Sodium Acetylated Hyaluronate
BACA JUGA: SNP Jade Soothing Ampoule Sheet Mask Review


Sheet masknya punya essence yang pas, nggak kebanyakan sampai nyisa-nyisa di dalam packagenya. Terus essencenya juga nggak lengket, cepat menyerap ke kulit, jadinya untuk orang seperti aku yang nggak suka nunggu kelamaan untuk lanjut ke step berikutnya, ini cocok banget. Lembaran sheet masknya pas di muka, dan bahannya juga kerasa halus, nggak terasa kasar sama sekali di kulit. Oh iya, kadang ada beberapa sheet mask yang kalau aku pakai, bikin kulit di bagian bawah hidungku jadi terasa pedas gitu, tapi untungnya sheet mask ini nggak begitu. Rasanya setelah pakai sheet mask ini kulitku benar-benar merasa nyaman, lembab pol, dan jerawatku jadi lebih kalem.
The sheet mask has the right amount essence, not too much of it left in the pack. The essence is also not sticky, quickly absorbs into the skin, so for people like me who don't like waiting too long to move on to the next step, this is perfect. The sheet mask fits snugly on the face, and the material also feels smooth, doesn't feel rough at all on the skin. Oh yeah, sometimes there are some sheet masks that if I use them, it makes the skin on the bottom of my nose feel spicy, but luckily this sheet mask isn't like that. It feels like after using this sheet mask my skin feels really comfortable, moisturized, and my acne calms down.
BACA JUGA: Pond's Age Miracle Whip Review


Ini progressnya di kulitku dengan pemakaian selama kurang lebih seminggu dari tanggal 30 November sampai 6 Desember. Well, nggak terlalu banyak perubahan yang terlihat ya. Karena memang masih seminggu juga, biasanya kulitku itu baru bisa menunjukkan hasil pemakaian paling cepat dua minggu sampai satu bulan, jadi nanti setelah ini akan aku lanjutkan lagi untuk lihat gimana efeknya lebih jauh. Tapi menurutku untuk hasil satu minggu aja, this is quite good. Apalagi jerawat di tulang pipi dan pelipisku itu tadinya merah banget dan udah berbentuk pustules yang nggak mau hilang-hilang. Sejak mulai pakai rangkaian skincare dari Cicaronic akhirnya perlahan mereka kering juga, dan sekarang tinggal ngilangin bekasnya aja deh.
Overall, aku cukup suka dengan produk-produk dari SNP Prep Cicaronic ini. Baik cleanser, toning essence, ampoule, dan sheet masknya, semua sangat membantu untuk melembabkan kulit dan bikin jerawat lebih kalem. Kalau ditanya mana produk yang paling aku suka, kayaknya aku bakal pilih si ampoule karena pakai sedikit aja udah bikin lembab banget di kulit. Ini juga nggak terlepas dari keseluruhan produk yang dipakai karena semuanya bisa saling bahu-membahu buat ngelayer hidrasi di kulit.
This is the progress on my skin with usage for about a week from December 1st to December 6th. Well, not too many changes have been seen, huh. Because it's still a week too, usually my skin can only show the results of using it as early as two weeks to a month, so later after this I will continue again to see how the effect is further. But in my opinion, for the results of just one week, this is quite good. Moreover, the pimples on my cheekbones and temples were really red and already in the form of pustules that won't go away. Ever since I started using skincare range from Cicaronic, they finally dry out slowly, and now it's just a matter of removing the scars.
Overall, I quite like the products from SNP Prep Cicaronic. Both the cleanser, toning essence, ampoule, and sheet mask, all really help to moisturize the skin and make acne calmer. When asked which product I like the most, I think I'll go for the ampoule because just using a little bit makes it really moist on the skin. This is also inseparable from the overall product used because all of them can work hand in hand to layer hydration on the skin.
Nah buat teman-teman yang mau cobain produk SNP Prep Cicaronic ini, kalian bisa dapatkan di official online marketplace SNP di:
Wah, udah lama banget rasanya nggak pernah update lagi soal sheet mask empties. Kalian yang udah lama follow aku juga pasti udah paham lah ya kalau udah cukup lama aku berhenti beli, koleksi, ataupun pakai sheet mask. Dulu, sekitar tahun 2018 akhir sampai pertengahan 2019 sih masih suka kalap kalau lihat sheet mask diskon, tapi suatu hari aku sadar kalau sheet mask itu bikin aku boros banget. Pertama, aku sendiri sebetulnya nggak terlalu suka pakai sheet mask, malas banget lah. Aku cuma senang beli dan ngumpulinnya aja. Kalau udah kayak gitu kan jadi nggak ada manfaatnya itu sheet mask haha. Kedua, udah jadi rahasia umum kalau sheet mask sebetulnya menyumbang limbah kecantikan cukup banyak. Ya walaupun sekarang ada jasa seperti Waste 4 Change buat mengolah sampah-sampah kecantikan kita, tapi tetap aja to. Makanya itulah aku perlahan mengurangi pembelian sheet mask, sampai akhirnya benar-benar berhenti beli lagi. Sampai sekarang aku cuma pakai sheet mask yang dikasih dari brand aja, tapi kalau beli sendiri udah nggak ada gairah haha.
Di sheet mask empties kali ini aku berhasil menghabiskan:
- SNP Fresh Vita Firming Jelly Mask — Sebelumnya di blog aku udah pernah review soal sheet mask SNP yang Fresh Vita C dan itu jadi salah satu sheet mask favoritku. Kali ini aku cobain varian lainnya karena kebetulan beberapa waktu lalu waktu dikirimin PR package dari SNP, ternyata mereka nyelipin beberapa sheet mask, termasuk Fresh Vita, jadi ini untuk ngehabisin aja.
- SNP Bird's Nest Aqua Fitting Cell Mask — Masih dari SNP, ini juga salah satu favoritku dari mereka. Menurutku kalau soal sheet mask tuh SNP cukup unggul. Kebanyakan sheet mask mereka aku suka, mulai dari faktor essencenya itu sendiri, ukuran lembaran maskernya, sampai harga yang masih termasuk affordable dan bersaing.
- Mediheal P.D.F AC Dressing — Ngomongin masker favorite, kalau harus milih satu brand aja sih tetap pilihanku jatuh ke Mediheal. Pertama kenal merk ini dari salah satu mutualku di Instagram, dan yang pertama aku cobain itu masker Tea Tree mereka. Banyak masker Mediheal yang jadi favoritku, masker mereka nggak pernah fail. Ukuran lembarannya selalu pas, dan yang paling penting, kayaknya cuma masker Mediheal yang efeknya bisa langsung kerasa setelah pemakaian.
- Mediheal Bio-cellulose Mask — Ini juga sheet mask yang lumayan mahal kalau harganya normal. Aku sempat beli dia waktu diskon dan dapat free sheet mask lainnya, terus malah nggak kepakai karena disayang-sayang harganya yang mahal haha. Sheet mask ini punya tube serum tambahan yang bisa dipakai lebih dari sekali gitu, makanya kenapa dia lebih mahal dibanding sheet mask Mediheal lainnya.
- Pond's Glow Up Instabright Tone Up Milk Mask — Beli karena iseng, aku nggak banyak cobain sheet mask yang ada di Indomaret. Waktu itu rencananya mau beli full collection biar bisa review lengkap tapi ternyata di tengah jalan niatnya hilang haha. It's quite good, satu downfallnya cuma ukuran maskernya yang gede banget!
- Pond's Plump Up Instabright Tone Up Milk Mask — Ini efeknya sama kayak yang varian Glow Up, menjadikanku bertanya-tanya apa bedanya... Hasilnya di muka bikin kelihatan cerah sih.
- Nature Republic Bulgarian Rose — Ini sheet mask yang aku dapat sebagai bonusan dari belanja di online shop gitu. Belum pernah lihat sheet mask Natrep yang desainnya kayak gini sebelumnya, tapi memang dari awal aku sendiri kurang suka sama sheet mask Natrep sih. Dan ternyata yang Bulgarian Rose ini juga kurang sreg di aku...
- SNP Charcoal Mineral Black Mask — Standard sih ini, enak, lembarannya pas, essencenya nggak lengket dan gampang diserap.
- Blithe Abalone Intensive Mask — Ini adalah sheet mask termahal di empties kali ini. Aku dapat ini dari menang giveaway tahun lalu, dan nggak pernah aku pakai karena somehow sayang aja gitu :") Tapi berhubung expirednya udah dekat banget, jadi harus aku pakai sekarang. Sempat takut habis baca-baca reviewnya kalau essence sheet mask ini susah menyerap, tapi setelah cobain langsung ternyata nggak kok. Finishnya nggak lengket dan keringnya juga cepat.
Dari semua sheet mask ini kebanyakan aku suka, cuma satu yang benar-benar aku nggak suka si Nature Republic Bulgarian Rose karena dia bikin pedih di muka, terutama di bagian antara hidung sama mulut. Aku paling nggak suka sama sheet mask yang bikin pedih sih jadi itu udah downside yang nggak bisa aku tolerir, aku pasti nggak akan balik lagi. Untuk sheet mask lainnya sih beberapa ada yang ukuran sheet masknya nggak pas, tapi masih nggak masalah, karena kalau ukuran lembaran sheet mask yang nggak pas bisa aku akalin dengan dilipat-lipat aja. Aku nggak bisa pilih sheet mask favorite sih, mungkin antara Mediheal Bio-cellulose, SNP Bird's Nest, sama Blithe Abalone kali ya.
Teman-teman sendiri masih suka pakai sheet mask nggak sih? Kalau masih, kalian lagi suka pakai sheet mask apa? Dan sesering apa kalian pakai sheet mask?
Kalian masih ingat nggak sih omonganku soal udara Jogja yang lagi dingin dan kering banget? Yap, kondisi udara kayak gitu masih berjalan sampai sekarang :") Kulitku nggak sekering biasanya sih, tapi akhir-akhir ini selain cuaca yang memang lagi ekstrim, aku sering pulang larut malam bahkan pagi karena saat ini aku lagi liburan semester jadi doyannya main kemana-mana gitu hahaha. Beberapa minggu lalu bahkan aku ke Sarangan dari pagi jam 7 sampai balik lagi ke Jogja itu sekitar jam 3 pagi dan bayangkan badan udah remuk banget, capek, tapi masih harus skincare-an! Padahal kalau kalian tahu Sarangan itu udaranya dinginnn banget. Ditambah cuaca memang lagi mendingin, tambahlah Sarangan jadi super duper dingin.
Sepulangnya aku ke rumah, aku bisa ngerasain kulit mukaku yang teramat kering. Sunscreen bekas dari jam 7 pagi belum dihapus, polusi dan udara dingin yang menerpa mukaku. Jadi sepulangnya dari Sarangan itu aku langsung templokin semua produk hydrating yang aku punya dan salah satunya adalah SNP Fresh Vita C Jelly Mask yang kebetulan dikirimin sama SNP-nya, thank you so much!
Jadi masker Fresh Vita adalah rangkaian sheet mask dengan essence gel yang terbuat dari ekstrak buah-buahan alami yang memberikan dan menjaga kelembapan, menutrisi kulit, menenangkan, dan mencerahkan kulit. Di dalam kandungan Fresh Vita C Jelly Mask ini ada beberapa key ingredient seperti Lemon Extract yang berfungsi untuk mencerahkan kulit, Mango Extract untuk meratakan warna kulit, Pineapple Extract untuk memudarkan bintik hitam, Orange Extract untuk mengangkat sel kulit yang mati, dan Niacinamide yang sudah terkenal untuk mencerahkan kulit. Nah Fresh Vita C Jelly Mask yang aku cobain ini sendiri fungsi utamanya adalah mencerahkan kulit dan antioksidan untuk kulit. Jadi memang sheet mask ini mengandung esktrak buah-buahan dan sayur-sayuran segar untuk menutrisi, melembabkan, mencerahkan, dan mengencangkan kulit.
Nah, rangkaian Fresh Vita ini nggak cuma Fresh Vita C aja, tapi ada juga varian lainnya yakni Fresh Vita Water Jelly Mask untuk melembabkan, serta menjaga dan melindungi kelembaban kulit, Fresh Vita Firming Jelly Mask untuk menutrisi kulit, menghaluskan tekstur kulit, sekaligus mengencangkan kulit, dan Fresh Vita Cool Jelly Mask yang memberikan sensasi dingin untuk menyejukkan kulit yang lelah dan mengecilkan pori-pori.
Baca juga: SNP Bird's Nest Water Sleeping Pack Review
Waktu pertama kali aku pakai sheet mask ini, aku kaget karena essencenya benar-benar kayak jelly. Nggak cair dan super slimy juga baik di kemasannya ataupun essence yang nempel di lembaran sheet mask-nya. Sheet mask memang salah satu tahapan dalam skincare yang selalu aku andalkan sebagai salah satu cara untuk membuat kulit lembab sekaligus menjaga kelembabannya. Kayak yang udah aku bilang di atas, setelah beberapa hari jalan-jalan ke sana kemari, kulitku memang rasanya jadi dull banget. Dan setelah aku pakai sheet mask ini, kulitku benar-benar rasanya kayak restored to its best condition! Percaya deh, aku ini salah satu orang yang picky banget soal sheet mask. Kebanyakan sheet mask rasanya rata-rata cuma melembabkan tanpa ada efek lainnya sebagaimana yang diklaim, tapi Fresh Vita C Jelly Mask ini bikin muka aku jadi glowing dan lembab banget! Aku paling suka sama efek glowingnya.
Jadi biasanya aku pakai sheet mask setelah serum dan sebelum moisturizer. Dan waktu aku selesai pakai Fresh Vita C Jelly Mask, aku nggak lanjut pakai moisturizer lagi karena ternyata sheet mask-nya bikin kulitku lembab dan supple banget. Walaupun essence-nya kental dan kayak jelly gitu tapi dia gampang banget menyerap. Aku paling nggak suka sama essence sheet mask yang susah menyerap sampai harus dibilas, tapi untungnya produk ini essence-nya nggak susah sama sekali, which is something I really love! Aku cuma tepuk-tepuk mukaku sebentar habis itu langsung meresap deh tanpa perlu dibilas. Overall, sheet mask ini akan jadi salah satu sheet mask yang bakal jadi staple buatku ketika kulitku membutuhkan kelembaban dengan bonus jadi glowing!
-----
Oh iya, kalau kalian mau cobain salah satu dari varian Fresh Vita Jelly Mask ini, kalian bisa beli di Sociolla yang akan launching tanggal 1 Agustus 2019 nanti! :D Jangan lupa kalau kalian bisa pakai kode SBNUNI24 buat dapat diskon Rp. 50.000 tapi belanjanya harus minimal Rp. 250.000 ya hehe. Yaaa siapa tahu kalian mau borong sheet mask-nya yang banyak gitu kan, soalnya buatku sheet mask ini bagus dan worth it banget. Apalagi buat kalian yang mukanya kusam.
Visit SNP:
Beberapa waktu lalu waktu aku dikontak sama pihak SNP untuk cobain beberapa produk mereka dari lini Bird's Nest, aku udah tahu aku bakal dapat sheet masknya. Kebetulan aku udah pernah cobain sheet mask SNP dan aku lumayan suka walaupun bukan yang varian Bird's Nest. Dari segi harga, sheet mask-nya SNP ini termasuk agak mahal ya terutama untuk yang ampoule-nya. Karena ada juga beberapa yang murah di kisaran harga Rp. 20.000-an. Terkhusus buat SNP yang SNP Bird's Nest Aqua Ampoule Mask ini dibanderol di harga Rp. 39.000 dan yang SNP Bird's Nest Aqua Fitting Cell Mask di harga Rp. 47.500. Nah, kali ini aku akan membahas soal dua sheet mask dari lini Bird's Nest ini, pas banget kan aku sendiri juga belum pernah cobain dan ingredient sarang burung walet dalam produk skincare emang lagi hits banget akhir-akhir ini.
Klaim:
1. Hydration - Menjaga kelembapan kulit secara optimal
2. Soothing - Membantu menenangkan kulit yang stress setelah beraktivitas3. Skin Emollient - Melembutkan kulit dengan mengembalikannya ke tekstur yang sebenarnya
4. Vitalizing - Meremajakan kulit dari faktor usia, polusi, sinar UV, dan lingkungan
Di dalam sheet mask ini ada 25 ml serum. Waktu dikeluarin dari kemasannya masih banyak sisa-sisa essence di dalamnya dan langsung aku keluarin buat diapply ke muka dan tangan karena rasanya enak banget di kulit. Kebetulan waktu aku cobain ini pertama kalinya itu aku masih posisi di Bekasi, dan udaranya lagi kering dan gerah, jadi kulitku suka berminyak nggak jelas gitu. Aku cobain lah pakai sheet mask ini siang hari (padahal biasanya pakai sheet mask itu malam).
Jadi karena ini masih dari lini Bird's Nest, tentunya di dalamnya ada kandungan swiftlet nest extract yang dapat meningkatkan kadar kelembaban di kulit, supaya kulit yang kering bisa terlihat lebih halus dan bersih. Ada salah satu ingredient-nya juga yang aku suka dari sheet mask ini yaitu centella asiatica. Kalau kamu pecinta skincare pasti udah nggak asing lagi sama namanya. Centella asiatica ini terkenal dengan kemampuan soothing-nya yang luar biasa. Lembaran maskernya juga terbuat dari material masker cellulose bertekstur lembut dan berbahan dasar serat tumbuhan dan 7 kali lebih kuat dari bahan masker biasa.
Nah, apakah kemudian sheet mask ini beneran stay true to its claim buat melembabkan kulit? Yes! Tapi menurutku ya lembabnya sama aja kayak sheet mask pada umumnya. Aku paling susah menilai efek dari suatu sheet mask karena ada beberapa faktor penentu, salah satunya adalah karena essence yang ada di sheet mask itu kan nggak aku pakai setiap hari. Aku aja beli sheet mask sekarang udah jarang, dan untuk tahu ada efek yang lebih dari sekedar melembabkan atau nggak itu kan nggak bisa dinilai cuma dari satu kali pakai produknya. Dari 4 klaim di atas, aku rasa sheet mask ini memenuhi poin 1 sampai 3, tapi untuk poin nomor 4 aku kurang yakin.
Baca juga: SNP Bird's Nest Water Sleeping Pack Review
Klaim:
1. Meningkatkan elastisitas kulit
2. Melembapkan dan melembutkan kulit wajah
3. Mencegah penuaan dini
4. Meningkatkan vitalitas kulit
Sama kayak versi ampoule-nya, di dalam sheet mask-nya ada 25 ml essence. Kebetulan sheet mask ini aku sama sekali belum pernah lihat di Guardian atau di toko-toko offline, dan baru bener-bener cobain pas dikasih sama SNP ini. Lalu aku kaget dong waktu pertama buka kemasannya karena ternyata lembaran sheet mask-nya ini ada kayak lapisan pelindungnya gitu. Bukan cuma di satu sisi, tapi di dua sisinya. Awalnya aku nggak tahu, jadi ada deh tuh 2 menit kayaknya aku pakai sheet mask tapi pelindung yang satunya belum dicopot haha. Tekstur lembarannya juga unik banget, hampir kayak jelly, dan dia agak rapuh gitu jadi pas mau copot pelindungnya itu kalian harus banget hati-hati karena kalo nggak lembarannya bisa robek.
Jadi kalau kata SNP-nya sih, "Sarang burung wallet dibuat dari saliva yang tercipta dari kelenjar glandula di tenggorokan burung wallet. Sarang burung wallet mengandung kolagen, protein, glikoprotein dan zat-zat lainnya. Kebaikan zat-zat tersebut terkandung dalam selembar masker Bio-Cellulose yang terbuat dari serat tumbuhan, teksturnya lebih tipis, lembut, transparan dan mampu melekat dengan sempurna. Karena kualitasnya yang tinggi, Bio-Cellulose tidak akan terasa seperti memakai masker ketika digunakan".
Beda sama waktu pakai sheet mask lainnya, untuk si Bird's Nest Aqua Fitting Cell Mask ini aku pakainya lumayan lama di muka karena efek soothingnya di kulitku tuh lama banget, nggak cuma kerasa beberapa menit pertama aja. Dia beneran nggak berasa kayak lagi pakai sheet mask karena bahan lembarannya yang beda. Aku pakai mungkin 20 menit lebih di muka, dan jadinya agak kering mungkin baru aku lepas. Dan mungkin karena kering itu jadinya pas dilepas dari muka lembarannya sampai robek karena lengket ke kulit haha. Essence-nya ini agak beda sama yang tipe ampoule, yang cell mask ini lebih pekat dan warnanya putih agak transparan.
Overall, efeknya di aku ya cuma melembabkan aja seperti sheet mask kebanyakan. Aku nggak menemukan efek yang bikin aku ngerasa wow sama sheet mask ini. Tapi seenggaknya memang itu yang dijanjikan sama produknya itu sendiri. Buat kamu yang mau nyobain sheet mask ini, bisa kalian beli di marketplace resmi SNP seperti Sociolla, Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli.
Beda sama waktu pakai sheet mask lainnya, untuk si Bird's Nest Aqua Fitting Cell Mask ini aku pakainya lumayan lama di muka karena efek soothingnya di kulitku tuh lama banget, nggak cuma kerasa beberapa menit pertama aja. Dia beneran nggak berasa kayak lagi pakai sheet mask karena bahan lembarannya yang beda. Aku pakai mungkin 20 menit lebih di muka, dan jadinya agak kering mungkin baru aku lepas. Dan mungkin karena kering itu jadinya pas dilepas dari muka lembarannya sampai robek karena lengket ke kulit haha. Essence-nya ini agak beda sama yang tipe ampoule, yang cell mask ini lebih pekat dan warnanya putih agak transparan.
Memasuki bulan baru, berarti saatnya sheet mask empties, yay! Kebetulan di bulan Mei kemarin produk yang habis cuma hydrating toner aku, entah kenapa susah banget ya ngabisin produk skincare tuh haha padahal dipakainya tiap hari. Aku ngelihat orang-orang bisa cepet banget ngehabisin berbotol-botol toner dan serum, meanwhile aku sendiri bisa sampai 5 bulan apa-apa tuh baru habis. Maka dari itu seperti biasa kita akan bahas sheet mask empties aja yang memang paling gampang dihabisin!
Baca juga: Sheet Mask Empties Bulan Desember
Baca juga: Sheet Mask Empties Bulan Desember
Bulan Mei kemarin aku bertekad buat stop pembelian segala jenis sheet mask karena mereka udah numpuk banyak banget dan mencoba buat ngehabisin dulu stok yang ada. Harapannya sih juga karena sheet mask itu hitungannya cukup mahal buat produk yang satu kali pakai aja, apalagi essence yang suka nyisa-nyisa di kantongnya itu nggak baik kalau mau dipakai lagi, jadi memang semua harus segera dibuang. Sheet mask sekarang harganya macem-macem, bahkan ada yang sampai di atas Rp. 100.000 :( Padahal ditambah beberapa ribu lagi udah bisa beli toner/serum, sayang kan? Ya walaupun balik lagi ke kemampuan finansial masing-masing orang sih hehe.
Jadi sheet mask empties bulan kemarin aku pakai:
🍃 Mediheal Tea Tree, Collagen, Vita Lightbeam
🍃 Missha Tea Tree
🍃 Holika Holika Lemon
🍃 Garnier Pure Charcoal
🍃 SNP Jeju Marine Water, Diamond Ampoule
🍃 Secriss White Pearl
Dari semuanya, aku paling suka sama Mediheal Collagen yang kuning. Dari segi lembaran maskernya emang Mediheal udah nggak usah diragukan lagi, dia selalu fit di muka aku. Essence-nya Collagen ini enak banget, pas nggak kebanyakan dan nggak lama menyerap ke kulit. Dibiarin beberapa menit udah hilang aja menyerap nggak lengket dan nggak perlu dibilas lagi. Efeknya di kulit juga jadi kenyal dan mencerahkan banget, walaupun cuma sesaat ya haha.
Sisanya sih nggak ada yang terlalu signifikan, cuma ngasih hydration aja ke kulit. Yang paling aku nggak suka dari sheet mask kemarin cuma si Garnier. Padahal harapannya udah tinggi banget nih, secara kan ini salah satu varian sheet mask terbarunya Garnier. Aku sih pernah pakai yang varian Pomegranate dan rasanya sama aja kayak Pure Charcoal ini, agak bikin perih di sekitar mulut dan hidung karena kulitku di sekitar situ sensitif.
Kalau kalian bulan kemarin udah ada empties apa belum? Share di kolom komentar ya!
Kalau ditanya sebetulnya aku termasuk orang yang pemalas buat pakai sheet mask. Kalau lagi rajin ya bisa lah lebih dari sekali seminggu tuh. Aku lebih milih pakai sheet mask kalau memang lagi ada tujuan tertentu, misal lagi butuh sesuatu yang calming, atau lagi jerawatan dan butuh sembuh cepat. Jadi aku bukan tipe yang harus nyobain semua jenis sheet mask. Memang sih, kebanyakan sheet mask sekarang menggiurkan banget mulai dari klaim sampai aplikasinya di muka. Lain waktu aku pernah lihat di Instagram sheet mask yang bagian essence dan lembarannya dikemas terpisah, unik deh, tapi lupa dari brand apa. Aku juga makin ke sini makin mencoba mengurangi penggunaan sheet mask supaya nggak nambah limbah lebih banyak. At the end of the day, kebanyakan sheet mask yang aku beli kalau ditotal bisa nambah toner baru haha, jadi lebih mending ditabung aja uangnya daripada buat beli sheet mask yang sekali pakai.
Sheet mask dari Naruko ini sekaligus jadi produk pertama dari Naruko yang aku cobain. Karena jujur, lihat harga mereka di Watson agak bikin dompetku nangis haha. Aku kira awalnya Naruko itu brand lokal lho, ternyata brand luar ya, tepatnya dari Taiwan. Dan pas banget bulan lalu Sociolla lagi free ongkir dan diskon banyak sheet mask-nya jadi why not, ya kan?
Sheet mask dari Naruko ini sekaligus jadi produk pertama dari Naruko yang aku cobain. Karena jujur, lihat harga mereka di Watson agak bikin dompetku nangis haha. Aku kira awalnya Naruko itu brand lokal lho, ternyata brand luar ya, tepatnya dari Taiwan. Dan pas banget bulan lalu Sociolla lagi free ongkir dan diskon banyak sheet mask-nya jadi why not, ya kan?

Untuk ukuran kemasannya dia termasuk kecil, lebih kecil dari kemasan sheet mask kebanyakan. Harga normalnya dibandrol di harga Rp. 24.000 kalau di Sociolla. Aku kurang tahu kalau offline store ada dijual di mana aja, karena di Watson-pun aku jarang lihat juga karena kebanyakan produk Naruko yang dijual itu cuma face wash-nya aja. Jadi mungkin kalau kalian mau cobain, bisa beli online aja di Sociolla atau di Shopee. Aku kaget waktu tahu lembaran sheet mask-nya warnanya hitam, karena kupikir sama kayak sheet mask Mediheal yang tea tree, sheet mask-nya Naruko ini juga warnanya putih. Salah satu yang paling aku suka dari sheet mask tuh kalau lembarannya warnanya hitam, entah kenapa kesannya eksklusif aja haha.

Ingredients: Asam Salisilat, Saw Palmetto, Ekstrak Biji Kacang, Phytoferulin , Ekstrak Witch Hazel, Tranexamic Acid, Piroctone Olamine, Faktor peremaja pori, Hyaluronic Acid, Minyak Pohon Teh, Minyak Mentha Piperita
Cara pakai:
1. Setelah membersihkan wajah, ambil masker.
2. Pakaikan masker pada wajah dimulai dari bagian atas ke bawah.
3. Gunakan jari untuk menekan air dari bagian tengah dahi ke samping. Atur agar masker bisa terpasang pas pada bagian hidung. Kemudian atur agar bagian bawah masker juga menempel dengan pas pada rahang.
4. Lepaskan masker setelah 5-10 menit

Kalau dari websitenya Sociolla sih sheet mask ini punya klaim untuk mengurangi produksi minyak berlebih dan mencegah jerawat karena dia ada kandungan karbon aktifnya. Jadi asumsiku sheet mask seperti ini harus dipakai rutin karena yang namanya produksi minyak ataupun jerawat kan nggak mungkin teratasi dengan mudah dalam sekali pemakaian. Selain itu sheet mask ini juga mengklaim membuat kulit jadi lebih bercahaya dan menghidrasi kulit.
Dari apa yang aku rasain dalam sekali pemakaian sheet mask ini sih, aku sempet kaget karena ternyata dia punya cooling sensation yang lumayan menusuk kulit banget. Rasanya kayak kalau kita kebanyakan makan mentos, jadinya hidung jadi pedes kalau dipakai nafas, nah ya kayak gitu persis rasanya, bedanya cuma rasa pedesnya kerasa di kulit. Setelah aku baca-baca review di internet juga banyak yang bilang mereka ngerasain sensasi yang sama karena memang ada cooling sensationnya. Biasanya kalau ada rasa cekit-cekit gitu tandanya aku nggak cocok sama sheet mask-nya tapi pagi hari setelah pakai sheet mask ini sih nggak ada tanda-tanda jerawat atau hal buruk lainnya. Malah kulitku jadi supple, dan halus banget. Essencenya gampang menyerap di kulit dan bikin mukaku jadi segar.
-----
Oh iya, satu lagi, sheet mask ini nggak mengandung paraben atau pengawet lainnya. Jadi kalau kalian sensitif dengan paraben nggak perlu khawatir ya. Untuk repurchase atau nggak, mungkin aku nggak akan repurchase karena aku tetep nggak suka dengan rasa cekit-cekitnya. Tapi karena kulit orang beda-beda jadi reaksinya bisa beda-beda juga.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons