Showing posts with label Empties. Show all posts
Showing posts with label Empties. Show all posts
Wah, udah lama banget rasanya nggak pernah update lagi soal sheet mask empties. Kalian yang udah lama follow aku juga pasti udah paham lah ya kalau udah cukup lama aku berhenti beli, koleksi, ataupun pakai sheet mask. Dulu, sekitar tahun 2018 akhir sampai pertengahan 2019 sih masih suka kalap kalau lihat sheet mask diskon, tapi suatu hari aku sadar kalau sheet mask itu bikin aku boros banget. Pertama, aku sendiri sebetulnya nggak terlalu suka pakai sheet mask, malas banget lah. Aku cuma senang beli dan ngumpulinnya aja. Kalau udah kayak gitu kan jadi nggak ada manfaatnya itu sheet mask haha. Kedua, udah jadi rahasia umum kalau sheet mask sebetulnya menyumbang limbah kecantikan cukup banyak. Ya walaupun sekarang ada jasa seperti Waste 4 Change buat mengolah sampah-sampah kecantikan kita, tapi tetap aja to. Makanya itulah aku perlahan mengurangi pembelian sheet mask, sampai akhirnya benar-benar berhenti beli lagi. Sampai sekarang aku cuma pakai sheet mask yang dikasih dari brand aja, tapi kalau beli sendiri udah nggak ada gairah haha.
Di sheet mask empties kali ini aku berhasil menghabiskan:
- SNP Fresh Vita Firming Jelly Mask — Sebelumnya di blog aku udah pernah review soal sheet mask SNP yang Fresh Vita C dan itu jadi salah satu sheet mask favoritku. Kali ini aku cobain varian lainnya karena kebetulan beberapa waktu lalu waktu dikirimin PR package dari SNP, ternyata mereka nyelipin beberapa sheet mask, termasuk Fresh Vita, jadi ini untuk ngehabisin aja.
- SNP Bird's Nest Aqua Fitting Cell Mask — Masih dari SNP, ini juga salah satu favoritku dari mereka. Menurutku kalau soal sheet mask tuh SNP cukup unggul. Kebanyakan sheet mask mereka aku suka, mulai dari faktor essencenya itu sendiri, ukuran lembaran maskernya, sampai harga yang masih termasuk affordable dan bersaing.
- Mediheal P.D.F AC Dressing — Ngomongin masker favorite, kalau harus milih satu brand aja sih tetap pilihanku jatuh ke Mediheal. Pertama kenal merk ini dari salah satu mutualku di Instagram, dan yang pertama aku cobain itu masker Tea Tree mereka. Banyak masker Mediheal yang jadi favoritku, masker mereka nggak pernah fail. Ukuran lembarannya selalu pas, dan yang paling penting, kayaknya cuma masker Mediheal yang efeknya bisa langsung kerasa setelah pemakaian.
- Mediheal Bio-cellulose Mask — Ini juga sheet mask yang lumayan mahal kalau harganya normal. Aku sempat beli dia waktu diskon dan dapat free sheet mask lainnya, terus malah nggak kepakai karena disayang-sayang harganya yang mahal haha. Sheet mask ini punya tube serum tambahan yang bisa dipakai lebih dari sekali gitu, makanya kenapa dia lebih mahal dibanding sheet mask Mediheal lainnya.
- Pond's Glow Up Instabright Tone Up Milk Mask — Beli karena iseng, aku nggak banyak cobain sheet mask yang ada di Indomaret. Waktu itu rencananya mau beli full collection biar bisa review lengkap tapi ternyata di tengah jalan niatnya hilang haha. It's quite good, satu downfallnya cuma ukuran maskernya yang gede banget!
- Pond's Plump Up Instabright Tone Up Milk Mask — Ini efeknya sama kayak yang varian Glow Up, menjadikanku bertanya-tanya apa bedanya... Hasilnya di muka bikin kelihatan cerah sih.
- Nature Republic Bulgarian Rose — Ini sheet mask yang aku dapat sebagai bonusan dari belanja di online shop gitu. Belum pernah lihat sheet mask Natrep yang desainnya kayak gini sebelumnya, tapi memang dari awal aku sendiri kurang suka sama sheet mask Natrep sih. Dan ternyata yang Bulgarian Rose ini juga kurang sreg di aku...
- SNP Charcoal Mineral Black Mask — Standard sih ini, enak, lembarannya pas, essencenya nggak lengket dan gampang diserap.
- Blithe Abalone Intensive Mask — Ini adalah sheet mask termahal di empties kali ini. Aku dapat ini dari menang giveaway tahun lalu, dan nggak pernah aku pakai karena somehow sayang aja gitu :") Tapi berhubung expirednya udah dekat banget, jadi harus aku pakai sekarang. Sempat takut habis baca-baca reviewnya kalau essence sheet mask ini susah menyerap, tapi setelah cobain langsung ternyata nggak kok. Finishnya nggak lengket dan keringnya juga cepat.
Dari semua sheet mask ini kebanyakan aku suka, cuma satu yang benar-benar aku nggak suka si Nature Republic Bulgarian Rose karena dia bikin pedih di muka, terutama di bagian antara hidung sama mulut. Aku paling nggak suka sama sheet mask yang bikin pedih sih jadi itu udah downside yang nggak bisa aku tolerir, aku pasti nggak akan balik lagi. Untuk sheet mask lainnya sih beberapa ada yang ukuran sheet masknya nggak pas, tapi masih nggak masalah, karena kalau ukuran lembaran sheet mask yang nggak pas bisa aku akalin dengan dilipat-lipat aja. Aku nggak bisa pilih sheet mask favorite sih, mungkin antara Mediheal Bio-cellulose, SNP Bird's Nest, sama Blithe Abalone kali ya.
Teman-teman sendiri masih suka pakai sheet mask nggak sih? Kalau masih, kalian lagi suka pakai sheet mask apa? Dan sesering apa kalian pakai sheet mask?
Hi guys, apa kabarnya nih? Senang banget karena hari ini akhirnya aku bisa ngepost lagi tentang beauty empties setelah absen cukup lama nggak bikin konten empties. Aku udah sering bilang alasannya kenapa cukup susah buat aku bikin konten product empties, adalah karena dalam waktu sebulan aja belum tentu ada produk yang berhasil aku habiskan. Di Youtube aku aja video product empties terakhir dibuat sekitar empat bulan lalu. Padahal kalau lihat teman-teman di Instagram pada sering banget ngepost tiap bulannya empties mereka di bulan itu. Alasan lainnya kayaknya sih karena banyak produk yang aku rotasi dalam satu waktu, dan skincare routine aku hampir jarang sama, jadi setiap waktu produk yang dipakai bisa beda-beda, makanya jadi lama banget buat aku ngehabisin satu produk aja.
Di sini aku udah kumpulkan 9 produk yang berhasil aku habiskan dalam waktu empat bulan. Lagi-lagi yang berhasil dihabiskan kebanyakan skincare. Kalau make-up mah jangan ditanya :") Padahal aku selama masa karantina ini sering banget main make-up, apalagi sekarang kan aku sering bikin video di Youtube, dan setiap bikin video itu aku udah pasti dandan. Tapi ternyata ya jauh lebih susah ngehabisin satu produk make-up dibanding skincare!
- Dear Me Beauty 30 Seconds Cleansing Balm — Senang sekaligus sedih waktu aku sadar kalau cleansing balm ini udah mau habis. Sebelum dia benar-benar raib, aku udah pesan cleansing balm baru dari Heimish yang sekarang lagi aku pakai. Experience selama aku pakai cleansing balm Dear Me sih menyenangkan banget, ada kemungkinan untuk repurchase di kemudian hari.
- Lacoco Intensive Eye Treatment — Astaga ini benar-benar lamaaa banget buat dihabiskan! Udah nggak ingat butuh waktu berapa lama, mungkin setahun lebih. Tapi ini gara-gara aku nggak rajin pakai menjelang akhir-akhir produknya mau habis sih karena udah keburu bosan dulu. Eye serum ini nggak ngasih efek yang signifikan di aku, makanya kenapa aku bosan. Dulu ini pemberian dari Lacoco, tapi kayaknya aku ga tertarik buat beli sendiri.
- Elsheskin Radiant Skin Serum — Ini serum magical banget, benar-benar ampuh sesuai klaimnya buat memudarkan bekas jerawat yang kehitaman (PIH). Dalam waktu kurang dari dua minggu aja hasilnya udah kelihatan langsung, tapi tentunya nggak mengesampingkan kerja sunscreen ya karena gimanapun juga hyperpigmentation itu efek dari sinar UV, jadi ketika udah rajin pakai sunscreen setiap hari, ditambah serum ini setiap hari, hasilnya jadi makin makjos!
- Innertrue Awakening Cleansing Gel — Gentle cleanser dari brand lokal yang menurutku enak banget di kulit. Dia tipenya gel cleanser, nggak bikin kulit kesat atau ketarik setelahnya. Cuma dengan ukuran 100mL di harga Rp 120.000 sih ya bakal cepat habis aja dan aku sendiri prefer beli Simple aja karena harganya lebih murah dengan experience yang hampir sama. But it's a good cleanser tho, bisa berasa bersih tanpa ngasih kesan squaky clean.
- Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50 — Orang-orang tuh bisa cepat banget ngehabisin sunscreen mereka but not me! Ini karena dalam satu waktu aku ngerotasi produk cukup banyak, sekarang aja ada 7 sunscreen yang lagi dipakai makanya kenapa jadi lama banget buat satu produk buat habis. Anyway, sunscreen Skin Aqua ini salah satu kesukaanku. Nggak whitecast, nggak bikin kusam, hasilnya ngasih rasa halus di muka kayak pakai primer, terus ringan banget. Harganya juga super affordable dan gampang dicari di drugstore.
- SNP Lab+ Triple Water Cleansing Water — Karena selama karantina ini aku jadi sering bikin video Youtube dan main dandan-dandanan, jadinya aku cepat banget ngehabisin micellar water. Kalau lagi nggak main make-up biasanya aku nggak pakai ini sebagai first cleanser sih, jadi ini cuma aku pakai kalau aku melakukan triple cleansing (micellar water, cleansing balm, face wash) setiap habis selesai main make-up. Memutuskan beli ini lagi karena aku memang suka sama performanya yang kuat banget angkat make-up, nggak perlu banyak-banyak kapas untuk heavy make-up. Setelahnya juga nggak bikin kulit jadi makin kering. Terus kebetulan ini lagi diskon besar-besaran di Guardian beberapa waktu lalu, aku dapat ini Rp 40.000-an aja lewat orang lain di Shopee. Aslinya malah seingatku diskonnya sampai di bawah Rp 10.000 deh. Kacau emang hahaha.
- Garnier Micellar Water (Pink) — Sepertinya nggak akan ngomongin banyak soal micellar water ini heheh. Udah terlalu sering muncul di empties sejujurnya, bahkan di empties sebelumnya juga aku ngehabisin micellar water Garnier juga.
- Herbal Essences Argan Oil of Morocco Shampoo — Ya ampun, shampoo kecintaan! Nggak paham lagi gimana shampoo ini bisa bagus banget di aku. Rambutku yang gampang lepek, tipis, dan lemas ini bisa jadi cakep banget kalau pakai Herbal Essences. Kayak dikasih nyawa baru aja setiap habis keramas. Dia nggak ngaruh buat rontok sih, tapi bisa bikin rambut jadi halus dan gampang banget diatur. Ini udah botol keduaku dan aku masih ada stok satu botol lagi haha. I can't live without it!
Segitu dulu aja postingan beauty empties aku kali ini. Kalau kalian sendiri baru-baru ini berhasil ngehabisin produk apa aja nih? Yuk share di kolom komentar!
Akhirnya bisa ngepost beauty empties lagi setelah 2~3 bulan belakangan ini harus ngumpulin dulu. As always, aku nunggu kekumpul sampai 10 produk dulu baru aku post di sini. Selalu senang rasanya lihat banyak produk bisa dihabiskan karena aku susah banget bisa ngehabisin produk, kadang sering keduluan PAO atau expired padahal ya dipakainya juga nggak pelit-pelit. Aku juga jarang banget skip skincare routine karena selama WFH ini malah aku merasa mukaku lebih gampang kotor entah kenapa. Kayaknya karena mukaku tuh urutannya lebih kecil dari average muka orang-orang pada umumnya jadi jumlah produk yang dipakai lebih sedikit 😅 Anyway, empties kali ini fokusnya di skincare dan bodycare aja, belum ada make-up yang bisa habis. Susah banget emang ngehabisin make-up tuh, apalagi lipstik hahah. Bahkan kemarin ada yang udah jamuran dan terpaksa aku buang. Gitu-gitu tetep aja nggak mau berhenti belanja lippies.
- Uriage Thermal Water — Aku bukan penggemar fanatik face spray, tapi untuk ukuran face spray ya menurutku dia bagus-bagus aja. Segar, dan ada bau sulfurnya which surprisingly, aku suka! Dulu udah pernah pakai yang ukuran kecilnya, habis itu upsize ke yang ukuran lebih besar karena lagi diskon. Menurutku di antara beauty water lainnya, Uriage ini yang paling murah, kalau dijejerin sama Avene atau Evian. Aku belum pernah coba dari dua brand itu sih, but Uriage is quite good on its own.
- Etude Soonjung pH 5.5 Relief Toner — Senang banget akhirnya bisa menghabiskan toner ini! Sebuah perjuangan karena isinya yang 180ml dengan konsistensi kayak air bikin aku butuh waktu lama buat habisin dia. Padahal seingatku juga aku pakainya boros banget tapi dia tahan banget bisa sampai setahun baru habis.
- SNP Lab+ Triple Water Deep Clean Face Wash — Sabun muka yang awalnya oke oke aja di kulitku, eee lama kelamaan bikin kulit jadi super kering! >:( Dia bikin aku dehidrasi dan bruntusan, akhirnya kujadiin sabun tangan aja deh. Rasanya nggak gentle sama sekali di kulit.
- Somethinc Niacinamide + Moisture Beet Serum — An easy favorite! Bakalan repurchase ukuran lebih besarnya di kemudian hari, but for now aku mau explore serum niacinamide dari brand lain dulu heheh. Sangat enak buat bikin kulit lembab, dan buat PIH juga ngebantu banget supaya lebih cepat tersamarkan.
- Garnier Micellar Water (Pink) — Ini entah udah botol keberapa sih. Walaupun aku suka pakai oil-based cleanser sebagai first cleanser, kalau pakai make-up tetap aja nggak bisa lepas rasanya dari micellar water. Jadi kalau pakai make-up aku nggak cuma double tapi triple cleansing. You know, buat memastikan kulit benar-benar bersih. Karena I take cleansing step very seriously. Kulit yang kotor nggak bisa menyerap produk dengan baik, jadi aku akan selalu butuh micellar water dalam skincare routineku.
- The Body Shop Wonderfully Wonky Banana Body Yogurt — Pertama kalinya nyobain body yogurt dari The Body Shop dan sukaaa banget! Emang deh kalau urusan pelembab badan, The Body Shop tuh nggak ada yang bisa ngalahin. Wanginya enak banget, karena aku juga suka sama pisang, teksturnya ringan nggak berat di kulit, tapi moisturizingnya dapet banget!
- St. Ives Purifying Body Wash — Iseng nyobain karena warnanya biru (hahah) dan wanginya enak, kayak manis gitu. Turns out dia bikin kulitku lumayan kering. Scrubnya enak, bisa buat daily sih menurutku karena ukurannya nggak terlalu besar jadi nggak terasa kasar di kulit.
- Banila Co Clean It Zero Cleansing Balm — Nggak nyangka bisa habisin cleansing balm Banila secepat ini! Karena dia nggak terlalu murah, jadi kupikir mungkin bisa kutahan habiskan buat at least 6 bulan lah. Eh ternyata 4 bulan aja dia udah gone! :"( Aku suka banget karena dia nggak bikin pedih di mata, emulsinya bagus, lembut di kulit, nggak bikin kering, dan hapus make-up waterproof juga shanggup!
- Love, Beauty, & Planet Coconut & Mimosa Body Wash — Udah lama habisnya cuma baru dimasukin empties sekarang. Sejujurnya dia nggak jelek-jelek amat, aku suka wanginya, tapi rasanya biasa aja gitu. Kayak experiencenya nggak ada yang terlalu nempel di hati. Wanginya gampang hilang 5 menit setelah keluar dari kamar mandi. At least dia nggak bikin kulit tambah kering ataupun susah dibilas karena aku nggak suka sabun badan yang susah dibilas atau licin gitu. Kalau dari merk LBP ini aku lebih suka body lotion mereka sih.
- Sugarpot Waxing Wax — So sad waktu sugar waxnya Sugarpot habis... Harus segera repurchase karena sejak kenal waxing, aku udah nggak pernah cukur lagi bulu ketiak. Waxing lebih hemat waktu, apalagi kalau waxing sendiri jadi lebih hemat biaya juga, nggak perlu ke salon segala. Buat aku yang pertumbuhan bulunya termasuk cepat dan lebat, waxing di rumah tuh sangat membantu.
Oke deh, segitu dulu aja bahasan beauty empties kali ini! Udah lama nggak nulis di blog, rasanya agak capek ternyata huehehehe. Oh iya, aku juga bikin video soal beauty emtpies kali ini di Youtube channel aku lho. Yang mau nonton boleh banget main-main aja!
Aku jarang banget ngepost soal empties karena butuh waktu cukup lama buat ngehabisin produk buatku. Mungkin karena mukaku kecil kali ya haha, jadinya aku nggak terlalu butuh banyak tiap pakai skincare. Sebetulnya udah sering lihat empties dishare secara rutin di Instagram sama mutualku, dan aku juga niatnya mau bikin empties tiap bulan, tapi baru sadar kalau nggak secepat itu aku bisa habisin beberapa produk sekaligus. Ini aja aku baru berhasil kumpulin 9 produk dalam waktu 3 bulan. Jadinya untuk postingan empties berikutnya aku bakal bikin kalau udah kekumpul sekitar 10 produk biar gampang, walaupun nggak bakal sering-sering update jadinya.
- Pantene Gold Series Shampoo — Iseng cobain shampoo ini karena sempat lihat reviewnya di beberapa blog dan tertarik dengan klaimnya yang bikin rambut kelihatan hitam dan berkilau karena kebetulan rambutku tuh merah dan kering jadi nggak flattering :( Tapi ternyata efeknya nggak signifikan dan yang ada malah kepalaku cepat berminyak, jadinya rambut gampang lepek sampai harus keramas tiap hari, kalau nggak bakal nggak nyaman banget. Not going to repurchase.
- Klairs Supple Preparation Unscented Toner — Wah ini cukup mengejutkan karena jujur awalnya nggak terlalu suka sama dia karena di awal-awal pemakaian tuh tonernya malah bikin kulitku tambah kering. Tapi karena udah keburu dibuka juga jadi aku paksa habisin dan malah menjelang habis, kulitku jadi suka banget sama dia. Bakal repurchase!
- Acwell Cleansing Toner — Ini hype pada jamannya hahaha. Ini udah botol keduaku btw, jadi udah jelas ya aku suka sama dia. Cuma lama kelamaan bosan aja dan sebetulnya aku nggak butuh-butuh banget cleansing toner. Ada yang pakai dia di pagi hari sebagai ganti face wash karena ada orang yang memang nggak cuci muka pagi hari, tapi karena aku punya kulit berminyak dan acne prone, aku nggak bisa nggak cuci muka apalagi pagi hari di mana mukaku pasti berminyak tiap bangun tidur. Jadi kayaknya nggak bakal repurchase dalam waktu dekat.
- Beau Kirana Mud Mask — Nggak nyangka bakal jatuh cinta sama sebuah masker sampai sebegininya! Aku bukan orang yang doyan maskeran, dan aku nggak terlalu rely on masker buat menyelesaikan permasalahan kulitku, cuma pas dikirimin ini sama Beau Kirana dan aku rutin pakai, aku kaget karena ternyata efeknya bagus banget buat jerawat dan bekas jerawat! Dia bikin kulit halus dan setelahnya nggak bikin kering juga. Sayang harganya cukup mahal tapi kalau ada rejeki lebih bakal repurchase sih.
- Jumiso Brightening Serum — Salah satu serum kesukaan yang bagus banget buat ngasih efek glowing dan brightening. Rasanya hampir mirip sama serum Physicians Formula, lembab banget di kulit dan nggak pilling. Mungkin bakal repurchase.
- Physicians Formula Skin Booster — Hands down, ini serum terbaik buat memudarkan bekas jerawat kehitaman dan bikin kulit glowing! Sayang harganya cukup menguras kantong, sekitar Rp 300.000, jadi repurchasenya kalau ada rejeki lebih aja :")
- Nivea Sun Serum — Sunscreen terbaik sejauh ini karena harganya yang super affordable dan finishnya nyaman di kulit. Aku sering saranin sunscreen ini buat orang-orang yang nggak suka sunscreen dengan finish berminyak tapi juga nggak terlalu bikin kering. Dia benar-benar bisa jadi opsi yang pas buat pemula dalam skincare karena nggak bakal bikin kantong kering. Definitely will repurchase!
- Pixy Lip Cream — Haha ini liquid lipstick pertamaku dan udah tube kedua. Habisnya cukup lama, bahkan mungkin udah lewat expired date tapi aku nggak sadar. Jujur buat bisa ngehabisin lipstik itu sebetulnya PR banget, tapi aku tetap aja terus-terusan beli lipstik wkwkwk. Aku nggak bakal repurchase karena sejujurnya nggak terlalu suka finishnya yang kering dan gampang crack di bibirku. Dia juga crumbly dan nggak tahan banting.
- COSRX Low pH Cleanser — Ini produk banyak menyimpan kenangan karena dia sabun muka kedua yang aku beli dari pertama belajar soal skincare. Ini udah tube keduaku dan sama seperti Acwell, aku mulai bosan pakainya makanya kemungkinan nggak akan beli dulu lagi dalam waktu dekat. Tapi dia bagus banget, udah jadi holy grailku! Formulanya gentle di kulit, nggak bikin kulitku tambah iritasi, bahkan bisa bantu bikin jerawatku cepat kering dan semua bruntusan jadi lebih gampang diatasi. It's such an investment for your skin!
Nah segitu dulu buat postingan empties aku kali ini! Selalu seneng rasanya tiap bisa ngehabisin beauty products karena itu artinya uangku nggak terbuang sia-sia haha. Sekalian kan kalau udah pada habis berarti bisa jajan lagi yuhuuu :3
Memasuki bulan baru, berarti saatnya sheet mask empties, yay! Kebetulan di bulan Mei kemarin produk yang habis cuma hydrating toner aku, entah kenapa susah banget ya ngabisin produk skincare tuh haha padahal dipakainya tiap hari. Aku ngelihat orang-orang bisa cepet banget ngehabisin berbotol-botol toner dan serum, meanwhile aku sendiri bisa sampai 5 bulan apa-apa tuh baru habis. Maka dari itu seperti biasa kita akan bahas sheet mask empties aja yang memang paling gampang dihabisin!
Baca juga: Sheet Mask Empties Bulan Desember
Baca juga: Sheet Mask Empties Bulan Desember
Bulan Mei kemarin aku bertekad buat stop pembelian segala jenis sheet mask karena mereka udah numpuk banyak banget dan mencoba buat ngehabisin dulu stok yang ada. Harapannya sih juga karena sheet mask itu hitungannya cukup mahal buat produk yang satu kali pakai aja, apalagi essence yang suka nyisa-nyisa di kantongnya itu nggak baik kalau mau dipakai lagi, jadi memang semua harus segera dibuang. Sheet mask sekarang harganya macem-macem, bahkan ada yang sampai di atas Rp. 100.000 :( Padahal ditambah beberapa ribu lagi udah bisa beli toner/serum, sayang kan? Ya walaupun balik lagi ke kemampuan finansial masing-masing orang sih hehe.
Jadi sheet mask empties bulan kemarin aku pakai:
🍃 Mediheal Tea Tree, Collagen, Vita Lightbeam
🍃 Missha Tea Tree
🍃 Holika Holika Lemon
🍃 Garnier Pure Charcoal
🍃 SNP Jeju Marine Water, Diamond Ampoule
🍃 Secriss White Pearl
Dari semuanya, aku paling suka sama Mediheal Collagen yang kuning. Dari segi lembaran maskernya emang Mediheal udah nggak usah diragukan lagi, dia selalu fit di muka aku. Essence-nya Collagen ini enak banget, pas nggak kebanyakan dan nggak lama menyerap ke kulit. Dibiarin beberapa menit udah hilang aja menyerap nggak lengket dan nggak perlu dibilas lagi. Efeknya di kulit juga jadi kenyal dan mencerahkan banget, walaupun cuma sesaat ya haha.
Sisanya sih nggak ada yang terlalu signifikan, cuma ngasih hydration aja ke kulit. Yang paling aku nggak suka dari sheet mask kemarin cuma si Garnier. Padahal harapannya udah tinggi banget nih, secara kan ini salah satu varian sheet mask terbarunya Garnier. Aku sih pernah pakai yang varian Pomegranate dan rasanya sama aja kayak Pure Charcoal ini, agak bikin perih di sekitar mulut dan hidung karena kulitku di sekitar situ sensitif.
Kalau kalian bulan kemarin udah ada empties apa belum? Share di kolom komentar ya!
Aku salah satu orang yang hobinya beli sheet mask sampe menggunung, tapi ga pernah dipake. Apalagi kalo misal lagi promo dan diskon gede-gedean, beli 1 dapet 3, harga berapa dapet berapa, dan sejenisnya. Aduh udah deh itu pasti langsung kalap beli padahal mah ya butuh juga belum, stok di rumah masih ada. Cuma pelan-pelan aku berusaha ngabisin stok sheet mask yang aku punya sebelum mulai beli lagi. Nah, ini adalah sheet mask yang 'berhasil' aku pake bulan Desember kemarin. Walaupun ini udah masuk pertengahan Januari, sayang aja kalo ga dipost hehehe.
ATAS:
🌈 Mediheal H.D.P Pore Stamping 🌈
🌈 Mediheal Tea Tree Care Solution 🌈
🌈 Mediheal N.M.F Aquaring 🌈
Sebagai manusia dengan pori-pori segede jeruk Bali, tentu saja aku bakal gampang kecantol sama produk-produk yang klaimnya mengecilkan pori-pori. Dan varian Mediheal yang ini beneran ga pake babibu efektif buat bantu mengecilkan pori-poriku biar agak nyantai sedikit ga lebay gitu. Sebetulnya ini masih debateable ya friends, apakah sebeneranya pori-pori itu bisa membesar dan mengecil. Apalagi yang katanya air hangat ngebuka pori-pori, air dingin menutup pori-pori. Karena ada juga yang bilang pori-pori itu ga punya kemampuan membuka dan menutup karena dia ga punya muscle. Tapi yaudah, aku tetep seneng produk ini wkwkwk. Aku juga suka karena lembaran sheet masknya warna hitam. Kesannya exclusive gitu.
🌈 Mediheal Tea Tree Care Solution 🌈
Salah satu varian yang statusnya jadi holy grail, karena dia super duper oke banget buat menanggulangi berbagai jenis jerawat yang muncul, mau itu jerawat hormonal atau jerawat karena muka lagi kotor--you get it la. Pake ini rutin 2 minggu aja udah langsung hilang jerawat. Pokoknya salah satu staple buat ketika jerawat lagi melanda, enough said.
🌈 Mediheal N.M.F Aquaring 🌈
Kalo yang ini... aku pake kalo ngerasa muka lagi kering banget dan dehydrated. Walaupun hitungannya jarang sih, karena most of the time muka aku berminyak dan biasanya moisturizer aja udah cukup. Dia aku pake barengan sama yang Tea Tree karena kalo aku lagi jerawatan aku pasti bakal banyakin pake hydrating product. Makanya kenapa friends, pimple cream kayak Drying Lotion-nya Mario Badescu itu downfallnya malah bikin PR buat muka karena bakal susah ke depannya ngilangin bekas jerawat yang super kering. Remember to always hydrate the skin because hydration is the key!
BAWAH:
Innisfree Green Tea 🌈 Innisfree Tea Tree 🌈 Innisfree Honey
-----
Yang ini reviewnya digabung ya, karena sejujurnya aku ga ada impression yang bagus ke sheet masknya Innisfree. Ini pertama kalinya aku nyobain sheet mask mereka dan ternyata mereka biasa aja. Malah bikin muka aku bruntusan yang Green Tea. Aku masih ada varian lainnya yang belum aku coba sih, jadi agak ragu mau pake lagi karena aku kurang suka.
-----
So far aku tetep paling suka sama sheet mask dari Mediheal, karena mereka lembaran sheet masknya ga terlalu tebel ataupun tipis, essencenya cukup, dan maskernya itu sendiri ga gampang melorot dari muka, jadi sambil maskeran biasanya aku sambi ngerjain kegiatan lainnya. Baunya juga enak, kayak bau herbal gitu. Sementara Innisfree... well, aku ga terlalu suka. Essencenya kebanyakan, lama menyerap di kulit, dan lembaran maskernya juga ketebelan. Aku juga ga suka baunya. Waktu itu aku beli Innisfree karena lagi diskon aja, mumpung belum pernah nyobain jadi penasaran. Tapi kayaknya aku bakal tetep setia sama Mediheal karena so far mereka memang ga basa basi bikin kulitku jadi bagus.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons