Showing posts with label Scarlett Whitening. Show all posts
Showing posts with label Scarlett Whitening. Show all posts
Sebagai pemilik kulit berminyak, moisturizer atau pelembab itu bisa jadi penyelamat, bisa juga jadi nemesis alias musuh bebuyutan. Aku yakin teman-temanku yang tipe kulitnya berminyak pasti bisa relate, apalagi untuk pemilihan moisturizer di pagi hari, jangan sampai malah bikin muka semakin berminyak karena masih harus dilayer lagi dengan sunscreen. Aku sendiri suka skip moisturizer di pagi hari karena kadang muka bisa jadi berat dan berminyak banget ketika aku pakai moisturizer dan dilanjut sunscreen. Bikin beraktivitas seharian jadi nggak mood, ditambah lagi ribet kalau harus pakai make-up setelah skincarean karena harus nunggu muka agak "kering" dulu baru bisa ditemplokin foundation.
Kemudian beberapa waktu lalu aku baru ngeh kalau Scarlett ternyata ngeluarin produk baru buat line skincare mereka yaitu satu set day dan night cream buat series Acne dan Brightly Ever After mereka, melanjutkan dari yang sebelumnya cuma ada serum aja. Sejujurnya waktu dulu aku coba serumnya, aku cuma suka sama Acne Serumnya, kalau yang Brightly Ever After justru kurang terasa efeknya di muka. Nah karena itu kali ini aku memutuskan buat gantian fokus cobain moisturizer Brightly Ever After. Kebetulan juga aku lagi nggak banyak jerawat, tapi masih ada beberapa bekasnya jadi mau lihat gimana efeknya di kulitku.
BACA JUGA: Harlow All Day Glow Cream Review
Produk baru dari Scarlett ini dikemas dalam jar mungil yang masing-masing isinya 20gr, baik Acne maupun untuk Brightly Ever After. Semua produknya punya tutup warna putih, dengan warna jar yang senada dengan varian serum mereka; ungu untuk Acne dan pink untuk Brightly. Antara day cream dengan night cream juga dibedakan dengan warna label produknya, kalau day cream labelnya berwarna putih sementara night creamnya mengikuti warna jarnya jadi nggak perlu dibaca dulu juga dari jauh udah langsung kelihatan which is which. Aku perhatikan penempatan labelnya ini masih agak berantakan, nggak tahu kenapa ya tapi sebagai orang yang merhatiin estetika produk, ini agak sedikit mengganggu aja. Tapi overall informasi yang tertera di label udah cukup lengkap. Mulai dari klaim, ingredients list (paling penting), PAO, isi produk, sampai nomor BPOM juga semuanya udah tercantum di setiap jarnya.
BACA JUGA: Pond's Age Miracle Whip Review
Untuk Brightly Ever After cream ini, mereka punya klaim untuk meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit, mencerahkan dan memudarkan bekas-bekas jerawat, menyamarkan pori, garis halus, serta mengencangkan kulit wajah. Di dalamnya ada beberapa key ingredients seperti: niacinamide, glutathione, vitamin C, dan peptide yang menurutku memang ingredients yang biasa diandalkan untuk produk brightening. Kalau untuk Acne creamnya sih kurang lebih klaimnya sama tapi dia lebih ke untuk menyembuhkan jerawat aja bukan mencerahkan. Masing-masing cream dibanderol di harga Rp 75.000 aja, dan menurutku cukup bersaing ya harganya dengan moisturizer yang ada di drugstore untuk ukuran 20gr.
Mungkin kalau di foto nggak terlalu kelihatan, tapi aslinya ada perbedaan signifikan dari tekstur day cream dengan night cream. Kalau day cream cenderung lebih cair dan ringan, sementara night cream lebih kental dan warnanya agak kekuningan. Keduanya sih sama-sama ringan, tapi kalau dibandingkan antara dua ini ya paling ringan si day cream. Menurutku dengan tekstur kayak gini, bakal cocok banget buat teman-teman yang kulitnya berminyak kayak aku, apalagi kalau kalian suka pakai banyak skincare dalam satu routine. Karena kalau biasanya moisturizer suka bikin muka jadi berat atau pengap, kedua produk ini sama sekali nggak kayak gitu. Cuma kalau untuk yang kulitnya kering kayaknya bakal kurang puas sama kelembabannya sih.
BACA JUGA: Rovectin Cica Care Balm Review

Aku udah pakai produk ini di dalam skincare routine aku selama beberapa waktu terakhir, pagi dan malam. Dan aku nggak nyangka bakal suka banget sama keduanya, bahkan sekarang produknya udah tinggal setengah padahal baru jalan berapa minggu deh ini :") Aku tuh lama banget kalau ngehabisin moisturizer karena ya tahu lah, kulitku berminyak, udah gitu produk yang aku pakai dalam satu routine tuh nggak sedikit, jadi moisturizerku harus ringan dan aku pakainya sedikit-sedikit. Tapi sama moisturizer Scarlett ini aku bisa pakai banyak dan tetap nggak bikin berat di muka. Kulitku juga kelihatan lebih cerah, glowing banget sukaaa! Ini aku take photo habis selesai pakai skincare pagi dan aku kaget banget kulitku benar-benar kelihatan sehat gitu.
Aku awalnya takut kalau day creamnya bakal bikin muka kelihatan abu-abu, karena produk-produk dari Scarlett erat banget sama efek tone up-nya (and there's nothing wrong with that). Tapi pas aku cobain, ternyata creamnya nggak ngasih efek tone up (yay!). Aku pribadi nggak suka produk muka yang ngasih efek tone up karena kulitku sawo matang dan kebanyakan produk tone up tuh bikin muka jadi abu di kulitku, makanya mereka aku jauhin. Tapi Brightly day cream ini nggak ngasih efek tone up, mau dilayer berapa kalipun nggak akan kelihatan aneh di muka. I truly love them, mereka sangat aku rekomendasikan buat kalian yang kulitnya berminyak dan mau muka kelihatan lebih glowing lagi!
Kalau ngomongin produk bodycare lokal, aku yakin brand Scarlett ini yang paling nyantol di kepala. Hayo, bener nggak? Kayaknya nggak mungkin deh nggak ada yang kenal sama brand satu ini. Selain terkenal dengan rangkaian produk bodycare-nya, Scarlett sekarang juga udah masuk ke dunia skincare dengan mengeluarkan serum dan face wash lho! Dan nggak main-main, peminatnya benar-benar banyak banget. Nah di kesempatan kali ini, aku bakal ngereview varian lotion mereka yang terbaru yaitu Freshy. Setiap varian body lotion Scarlett ini udah ada warna pembedanya masing-masing dan lotion Freshy ini labelnya berwarna kuning, buat menggambarkan kesan segar.
Varian Freshy ini adalah varian terbaru dari lini body lotion yang dikeluarkan oleh Scarlett. Untuk fungsi dan klaimnya sendiri masih sama dengan varian lainnya yakni untuk mencerahkan kulit, bukan memutihkan! Ingat ya, beda soalnya mencerahkan dengan memutihkan. Body lotion Scarlett mengandung glutathione yang udah terkenal banget ampuh buat bantu mencerahkan kulit, ditambah kandungan vitamin E untuk memastikan kulit tetap lembab. Sayangnya di bagian ingredients list botol Scarlett ini entah kenapa ya selalu ditutupi sama label cara pakai lotionnya... Sebelumnya aku punya lotion mereka juga yang Charming dan sama juga, posisi info ingredients list-nya ketutupan label lainnya.
Tapi tenang aja, karena untuk keamanannya tentu bisa dijamin karena seluruh produk Scarlett udah ber-BPOM, halal, dan cruelty free. Untuk wanginya sendiri, Freshy ini punya base note patchouli, buah pear, dan fressia putih. Katanya sih yang ini dupe dari parfumnya Jo Malone, walaupun aku sendiri kurang tahu juga karena aku belum pernah nyium parfum Jo Malone kayak apa hehe. Dari namanya udah ketebak banget ya, Freshy ini bakal punya wangi yang segar-segar gitu, dan sejujurnya aku sendiri bukan termasuk penyuka wewangian segar karena aku lebih suka wangi manis. Tapi tentunya ini balik ke masalah selera masing-masing orang aja, kebetulan mungkin buat yang selama ini masih merasa kurang sreg sama wangi varian lotion Scarlett yang udah ada kayak kurang segar gitu, nah si Freshy ini akhirnya hadir sebagai jalan keluarnya!
Untuk kemasannya masih sama aja kayak lotion Scarlett lainnya. Ketika kalian beli produknya, di bakal dibungkus ketat dengan plastik dan pumpnya sendiri juga udah ada lock/penguncinya, jadi kalau sewaktu-waktu mau dibawa bepergian juga aman-aman aja. Di sini nggak aku tunjukin posisinya sama pengunci karena sorry banget, penguncinya udah menggelinding entah kemana huhu.
Baca juga: Kojiesan Skin Lightening Soap Review


Untuk teksturnya sendiri, menurutku dibandingkan dengan varian lotion Scarlett yang sebelumnya, Freshy ini teksturnya lebih creamy dan mudah diratakan. Dia juga gampang menyerap, dan kalau kena keringat atau dibasuh air nggak bikin licin sama sekali, which is a plus point! Karena kan di masa pandemi begini aku sering cuci tangan, pakai lotion, cuci tangan lagi, begitu terus sampai nggak kehitung. Jadi aku butuh lotion yang bisa nyaman meski diguyur air. Kemampuan melembabkannya juga jauh lebih oke ketimbang varian lainnya, aku nggak harus ngelayer banyak-banyak supaya lembabnya terasa. Menurutku lotion Freshy ini udah jadi improvement dari Scarlett sih. Sementara buat efek brighteningnya sih menurutku masih standard aja, mungkin karena aku kulitnya tan jadi agak susah buat kelihatan ya.
Cuma sayangnya seperti yang aku bilang di awal, karena aku bukan penyuka wewangian yang segar, jadinya aku kurang enjoy pakai dia haha. Aku lebih suka wanginya Charming, karena ada hint manisnya gitu. Tapi kalau dari segi formula sih aku suka banget sama Freshy ini.
-----
Where to buy? Shopee
How much? Rp 75.000
Brand lokal semakin ke sini perkembangannya semakin keren banget, setuju nggak sih? Sekarang baik skincare maupun make-up, bodycare sampai haircare, nggak perlu jauh-jauh nyari produk yang kualitasnya kece badai sampai ke brand luar negeri karena di Indonesia, brand lokal udah berani ngeluarin terobosan baru dan terus-terusan berinovasi nggak mau kalah sama brand luar. Nah, ngomongin brand lokal, Scarlett ini baru banget ngeluarin produk baru lho. Mungkin selama ini kita kenal Scarlett dari rangkaian produk bodycare-nya, tapi kali ini mereka keluar dari zona nyaman dan mulai merambah ke dunia skincare dengan mengeluarkan dua serum untuk wajah!
Dua serum yang dikeluarkan ini namanya Brightly Ever After Serum, yang berfungsi untuk mencerahkan kulit wajah, dan Acne Serum yang berfungsi seperti namanya, untuk mengatasi permasalahan jerawat pada kulit. Waktu tahu aku ditawarin sama Scarlett untuk cobain dua-duanya, aku langsung excited banget karena pas banget kulitku lagi bermasalah sama jerawat, jadi pas dong buat ngetes seberapa oke nih Acne Serum-nya di kulitku.
BACA JUGA: 2SOL Facial Recovery Booster Review
Kedua serumnya datang dalam satu ukuran yaitu 15ml dengan harga Rp 75.000 baik untuk Brightly Ever After maupun Acne Serum-nya dan keduanya juga sudah memiliki BPOM. Botolnya terbuat dari frosted glass yang terasa berat, nggak ringkih atau terkesan murahan sama sekali. Keduanya sekilas memang terkesan mirip, tapi bisa dibedakan dengan mudah dari label warnanya aja. Kalau Brightly Ever After Serum labelnya orange, sedangkan Acne Serum labelnya ungu, jadi tanpa harus baca judulnya juga bisa ketahuan dari jauh hehe.

Brightly Ever After Serum
Brightly Ever After serum ini punya tekstur yang menurutku sedikit lebih kental dibandingkan Acne Serum. Warna cairannya pun lebih keruh, agak kekuningan. Tapi tenang aja, walaupun dia lebih kental, tapi nggak susah sama sekali untuk mengeluarkan dari pipetnya kok. Baunya menurutku mirip tape basi, nggak enak-enak banget, tapi untungnya wangi ini nggak kecium sama sekali waktu diapply ke kulit, jadi hanya bisa kecium kalau kita sengaja mau ngendus serumnya wkwk. Kalau kalian sensitif sama wangi-wangi seperti itu, kalian nggak perlu khawatir karena nggak akan mengganggu. Nah, seperti namanya, serum ini memiliki beberapa klaim yang fokusnya ada pada mencerahkan kulit, termasuk membantu memudarkan bekas jerawat. Di dalam serum ini terdapat beberapa star ingredient seperti:
- Lavender Water: Melawan bakteri penyebab jerawat, mengatasi peradangan pada kulit, detoksifikasi kulit, meningkatkan sirkulasi darah, dan menghaluskan kulit.
- Phyto Whitening: Mencerahkan wajah dalam waktu singkat dan sangat aman bagi kulit, tapa menyebabkan iritasi
- Niacinamide: Melembabkan kulit, mengatasi jerawat, menyamarkan noda hitam, dan mencegah kanker kulit melanoma
- Glutathione: Meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit, memberikan perlindungan dari radikal bebas, membuat kulit lebih sehat dan terlihat glowing
- Vitamin C: Membantu menghilangkan flek dan bekas jerawat, mencegah dan melindungi kerusakan sel dan jaringan kulit akibat paparan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini pada kulit
Ingredients: Aqua, Nicotinamide, 1,3 Butylene Glycol, Lavandula Angustifolia (Lavender) Water, Ascorbyl Glucoside, Arisaema Amurense Extract, 2-Phenoxyethanol, Hydroxyethylcellulose, Glutathione, Aminomethyl Propanol, Ethyl Macadamiate, Decyl Glucoside, Pentane-1,2-diol, Di Na EDTA, Ethylhexylglycerin, Tamarindus Indica Seed Gum, Biosaccharide Gum-1, 1,2-Hexanediol, 2-Amini-1-Butanol, Tocopherol, Malic Acid, C.I 16255.

Acne Serum
Dari awal terima paketnya, ini yang langsung menarik hati karena seperti aku bilang di awal, aku lagi jerawatan purging. Warna serumnya transparan tapi masih agak butek sedikit, nggak lengket sama sekali di kulit, finishnya tacky yang kesat gitu, mengingatkan aku sama serum niacinamide kebanyakan. Baunya si Acne Serum ini menurutku mirip bau spidol hahah. Kayaknya nggak perlu aku jelaskan lagi ya apa fungsinya dia karena udah jelas dari judulnya kalau dia buat jerawat. Aku sendiri punya beberapa pengalaman ketemu skincare dengan ingredients salicylic acid dan kurang cocok, cuma aku nggak mau membatasi diri dengan nggak nyobain serum ini karena menurutku beda formulasi, beda efeknya juga di kulit. Di dalam serum ini terdapat beberapa star ingredient seperti:
- Tea Tree Water: Melawan bakteri penyebab jerawat, mengatasi jerawat, melembabkan kulit, membantu mengurasngi bruntusan dan mengurangi minyak di wajah
- Jeju Centella Asiatica: Menjaga kelembaban kulit, mengurangi peradangan, mencegah dan mengurangi kerusakan kulit, dan mempercepat penyembuhan luka pada kulit
- Vitamin C: Membantu menghilangkan flek dan bekas jerawat, mencegah dan melindungi kerusakan sel dan jaringan kulit akibat paparan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini pada kulit
- Salicylic Acid: Meredakan peradangan yang terjadi saat jerawat muncul, mengangkat kotoran penyumbat pori-pori yang berpotensi menjadi komedo
- Licorice Extract: Kaya akan vitamin dan mineral untuk menutrisi kulit, melindungi kulit dari jerawat dan kulit kemerahan, mencegah hiperpigmentasi, dan menyerap kelebihan minyak di wajah
Ingredients: Aqua, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water, Annona Cherimola Fruit, Isopentyldiol, Centella Asiatica Extract, PEG-8, Phenoxyethanol, Salicylic Acid, Ascorbyl Glucoide, Aminomethyl Propanol, Hydroxyethylcellulose, 1,3-Butylene Glycol, Pentane-1,2-diol, Di Na EDTA, Ethylhexylglycerin, Isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethosulfate, Sodium Hydroxide, Sodium Citrate, 1,2 Hexanediol, Tamarindus Indica Seed Gum, Biosaccharide gum-1, Phenylpropanol, Sodium Dehydroacetate, Propylene Glycol, Citric Acid, 2-Amini-1-Butanol, Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil.


Aku mulai pakai serumnya sekitar tanggal 23 Juli, jadi kalau dihitung sampai hari ini udah ada seminggu progressnya. Foto di atas diambil tanggal 25 Juli sampai tanggal 31 Juli, tanpa filter, tanpa editan ya jadi pure begitulah kondisi kulitku. Seperti yang kalian lihat, di foto versi atasnya kulitku lagi banyak jerawat kecil-kecil pustules yang kebanyakan udah siap keluar matanya. Biasanya jerawat kayak gini di aku baru hilang 3 minggu kemudian, tapi begitu aku rutin pakai Acne Serum dari Scarlett, hasilnya jadi mempercepat proses penyembuhan jerawat dalam waktu seminggu! Jerawatnya memang belum sepenuhnya hilang, beberapa juga meninggalkan bekas jadi setelahnya aku harus lanjutin sama Brightly Ever After Serum buat memudarkan si bekas jerawat.
Selama pakai serum ini aku nggak merasakan ada rasa nggak nyaman di kulit. Serumnya mudah dibaurkan ke kulit, dan menyerapnya juga cepat. Teksturnya masih termasuk watery (walaupun sedikiiit mengarah ke kental) jadinya nggak bikin muka tambah berat dan dilayer dengan produk skincare lainnya juga tetap oke, nggak jadi pilling atau bikin muka kerasa sumuk. Tentunya review ini belum final ya, karena ini juga baru seminggu pemakaian. Nanti akan aku update terus perkembangannya lewat Instagram.
Ah, Scarlett by Felicya Angelista, siapa sih yang nggak tahu brand bodycare satu ini? Produknya udah banyak banget dibahas di berbagai kalangan, dan klaimnya untuk mencerahkan kulit dalam waktu singkat itu jujur, memang menarik banget. Sebagai pemilik kulit sawo matang, aku gampang banget gosong kalau terlalu terekspos sinar matahari. Kulitku jadi gelap, dan bahkan di beberapa bagian tubuh ada yang belang, dan belangnya itu cenderung lama sekali hilangnya. Maka dari itu aku selalu tertarik dengan produk bodycare yang memang punya tujuan mencerahkan (bukan memutihkan ya) supaya belang di kulitku bisa semakin memudar dan kembali ke warna kulit asliku.
Nah kebetulan nih, aku mendapatkan kesempatan buat cari tahu sendiri secara langsung apakah benar produk-produknya bekerja sebagaimana apa kata orang-orang. Di sini aku dikirimin satu paket rangkaian bodycare dari Scarlett yang terdiri dari body scrub, shower scrub, dan body lotion mereka. Yuk simak reviewnya satu-satu!
Body lotionnya ada dua varian; Romansa dan Charming , shower scrub; Pomegranate, Mango, dan Cucumber , serta body scrubnya dengan satu varian saja yaitu Romansa . Ketiga produk Scarlett ini semuanya mengandung glutathione dan vitamin E yang terkenal bagus untuk mencerahkan, melembabkan, serta menutrisi kulit . Glutathione itu sendiri adalah antioksidan alami yang ditemukan dalam sel manusia yang menetralkan radikal bebas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendetoksifikasi tubuh. Dia juga dapat mencerahkan kulit dengan mengubah melanin menjadi warna yang lebih terang dan menonaktifkan enzim tyrosinase, yang membantu menghasilkan pigmen.
Baik varian Charming, Romansa, atau Fantasia, semuanya sama-sama memiliki fungsi untuk membantu mencerahkan kulit, makanya kenapa mereka bisa bekerja lebih efektif kalau dipakai berbarengan dalam satu rangkaian. Oh iya, semua produk Scarlett Whitening juga sudah terdaftar di BPOM, tidak dites pada binatang, dan harganya masing-masing hanya Rp 75.000 saja . Sayangnya sih entah kenapa bagian ingredients listnya malah ditutupi label, jadinya kan kita konsumen nggak bisa lihat secara langsung dan harus lihat di internet.
Baca juga: Love Beauty & Planet Coconut Water and Mimosa Flower Lotion & Body Wash Review
Baca juga: Love Beauty & Planet Coconut Water and Mimosa Flower Lotion & Body Wash Review
Body Scrub Romansa
Buat yang belum tahu, aku ini pecinta body scrub/lulur. Aku paling suka luluran karena rasanya satisfying banget ngelihat sel-sel kulit mati berjatuhan pas digosok. Kebetulan karena aku sendiri orangnya gampang berkeringan dan punya banyak aktivitas di luar ruangan, jadinya kotoran dan sel kulit mati bisa menumpuk dengan cepat. Jadi dalam seminggu itu aku bisa scrubbing badan tiap dua hari sekali. Waktu tahu di dalam paketnya ada body scrub, aku excited banget buat nyobain, karena penasaran sama performanya. Tekstur body scrub Romansa ini kering, jadi dia bukan tipe scrub yang basah gitu. Dan karena tipenya ini kering, jadinya dia bisa efektif banget buat ngangkat sel kulit mati dan daki di kulit . Kalau yang tipe scrub basah biasanya nggak terlalu kuat, dan aku sendiri juga prefer yang tipenya kering. Dari wangi sih menurutku dia kayak bedak bayi gitu, enak dan wanginya bertahan lama di badan bahkan setelah dibilas dengan sabun. Aku pakainya selalu dalam kondisi kulit masih kering, jadi sebelum mulai mandi aku scrubbing badan dulu pakai body scrub Romansa. Setelah diratakan ke seluruh badan, baru digosok dan nanti sel kulit mati bakal berjatuhan deh.
Oh iya, untuk teman-teman yang punya kulit sensitif, mungkin harus pelan-pelan ketika pakai body scrub ini karena butiran scrubnya yang besar-besar bisa bikin kulit jadi merah-merah. Digosoknya pelan-pelan aja, atau kalau terlalu kering dan bikin perih di kulit, bisa dikasih air sedikit baru scrubbing seperti biasa. So far aku suka sama performanya, cuma yang bikin repot sih dia susah dibilas dan residunya bikin licin banget di kulit .
Baca juga: Lulur Madu Olive & Honey Rice Scrub by Ibu Soraya Review
Baca juga: Lulur Madu Olive & Honey Rice Scrub by Ibu Soraya Review
Shower Scrub Pomegranate
Nah, kalau si shower scrub ini agak membingungkan sih. Visualnya cantik banget ngomong-ngomong, karena sabunnya warnanya pink terus di dalamnya ada butiran scrub biru sama ungu gitu, so cute! Wanginya mengingatkanku sama sabun anak-anak, bahkan pacarkupun bilang aku wanginya kayak anak-anak haha. Dia bukan jenis sabun yang susah dibilas, jadi nggak akan bikin kulit lengket setelah mandi. Aku tahu banyak orang yang nggak suka tipe sabun seperti itu. Setelahnya agak bikin kulit kering , jadi aku saranin langsung pakai body lotion aja.
Walaupun namanya shower srub, tapi sejujurnya aku kurang merasakan efek scrubbingnya. Mungkin karena aku sudah terbiasa pakai scrub yang butirannya besar-besar kali ya. Kalau body scrub Romansa dirasa masih terlalu harsh di kulit, bisa sih cobain pakai shower scrubnya karena dia menurutku cukup mild. Wanginya nempel banget di kulit , tapi beberapa jam kemudian bakal memudar perlahan sih.

Body Lotion Charming
Nah, mungkin ini bagian yang paling ditunggu-tunggu karena body lotionnya ini yang paling dicari sama orang-orang karena klaim mencerahkannya yang instan. Kalau yang aku lihat sih selama ini, dia memang bisa bikin kulit kelihatan cerah langsung setelah pemakaian, karena body lotionnya itu sendiri ada efek tone upnya. Walaupun awalnya aku sempat ragu sih karena kulitku kan termasuk sawo matang, dan kebanyakan produk bodycare yang punya efek tone up biasanya either bakal bikin aku kelihatan abu-abu, atau malah nggak kelihatan tone up sama sekali. Body lotion Scarlett ini tapi surprisingly bisa kelihatan tone upnya di aku. Dia juga nggak lengket sama sekali ketika diapply ke kulit, dan wanginya itu lho, aduh… enak banget! Body lotionnya yang varian Charming ini banyak yang bilang wanginya mirip banget sama parfum Baccarat Rouge 540 EDP . Aku sendiri belum pernah cium wangi Baccarat kayak apa, jadi nggak bisa mengkonfirmasi, tapi memang enak banget wanginya. Manis, dan ngasih kesan mewah banget. Wanginya itu tahan lama banget bahkan waktu malam mau tidur aku pakai, paginya masih harum semerbak.
Lotionnya juga ada safety locknya , jadi kalau mau kalian bawa-bawa travelling, dia sangat handy karena nggak perlu khawatir bakal tumpah kemana-mana karena nggak sengaja kedispense. Sayangnya, body lotion ini nggak terlalu melembabkan di kulitku :( Bahkan setelah dipakai berlayer-layer pun rasanya tetap kurang melembabkan. Kulitku masih sering pecah-pecah dan ngelupas.

Aku sudah pakai ketiga rangkaian produk Scarlett ini selama kurang lebih dua minggu. Aku pakai tiga produk ini religiously setiap hari, dan sejujurnya perubahan yang terlihat di kulit termasuk pelan sekali. Aku coba fokus ke belang di bagian kakiku yang udah lama nggak bisa pudar karena sering terpapar matahari, dan bisa dilihat di foto di atas, belangnya masih ada. Tapi memang lebih pudar dan kondisi kulit kakiku juga kelihatan membaik karena di foto pertama, bagian kulit yang menggelap kelihatan kering banget dan pecah-pecah, sementara di foto kedua sudah jauh lebih sehat dan nggak pucat lagi.
At the end of the day, masih banyak faktor yang menentukan produk mencerahkan seperti ini buat bekerja secara maksimal. Seperti warna kulit alami kita sendiri, dan faktor ekesternal lainnya. Kebetulan memang aku ini kan sudah dari sananya sawo matang, jadi pasti ada batasan seberapa bisa badanku jadi cerah. Ada beberapa cara yang bisa dibarengi ketika sedang fokus mencerahkan atau mengembalikan warna kulit:
- Pakai perlindungan physical seperti: baju lengan panjang/sarung tangan, topi, kaos kaki
- Sebisa mungkin mencari tempat teduh ketika ada matahari
- Rutin scrub badan 2-3x seminggu agar sel kulit mati dan kotoran terangkat, sehingga body lotion yang dipaka ke badan bisa bekerja lebih maksimal
Kalau ditanya mana yang paling jadi favorit, aku pilih body scrub sama body lotionnya karena aku suka scrubbing dan wangi body lotionnya yang tahan lama bikin aku jadi nggak perlu pakai parfum hihi. Kalian bisa dapatkan semua produknya di Instagram mereka di @scarlett_whitening!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons