Showing posts with label Cleansing balm. Show all posts
Showing posts with label Cleansing balm. Show all posts
Setelah kemarin enggak puas dengan cleansing balm dari Rose All Day, aku langsung beralih cobain cleansing balm lainnya, masih dari merk lokal yaitu Somethinc Omega Butter Deep Cleansing Balm. Berhubung aku udah agak lama enggak update dengan beauty news lokal, kurang ngeh juga sih mereka berdua tuh keluar bersamaan atau enggak. Awalnya mau cobain punya Somethinc duluan, cuma isinya kok kecil ya cuma 40g dengan harga Rp155.000 hiks. 😅 Enggak kebayang deh tuh kayaknya 2 minggu bisa udah habis.
BACA JUGA: Rose All Day Butter Be Gone Review
Yang paling pertama mau aku bahas adalah kemasan dari Omega Butter. Lucu banget enggak sih?? Gemes banget, lihat warnanya juga cakep gitu, biru dengan aksen kuning keemasan. Jujur, biru tuh warna favoritku, makanya pas lihat cleansing balm Somethinc aku langsung kepincut. Desainnya manis, enggak too much. Ukurannya bikin dia enak dibawa traveling karena enggak makan tempat.
Di dalamnya udah terdapat spatula yang bisa kita pakai buat ngambil produknya, dan yang aku suka tuh tempat penyimpanan spatulanya ada di luar, bukan di dalam kayak cleansing balm pada umumnya yang biasanya pakai separator lid buat jadi tempat simpan spatula. Setelah pakai Omega Butter, aku jadi sadar kalau ternyata memang aku prefer kemasan produk tanpa separator lid karena jauh lebih memudahkan pemakaian. Selama ini kalau ada separator lid, biasanya aku buang aja soalnya bikin ribet. 😅
Produk ini diklaim bisa membersihkan heavy makeup dalam waktu 20 detik aja, lebih cepat dari cleansing balm lainnya. Dia bisa digunakan untuk berbagai jenis kulit, bahkan untuk yang berjerawat sekalipun. Formulanya non-comedogenic, dan memiliki kandungan utama berupa:
- Sea buckthorn; Kandungan yang bikin produknya punya warna kuning alami. Kaya akan omega 3, 6, dan 9 yang merupakan antioksidan serta vitamin A dan E yang bisa bantu mengurangi iritasi.
- Mugwort; Memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan.
- Pyrus malus seed; Ekstrak apel yang bisa bantu menghaluskan kulit dan menghambat penuaan dini.
Awalnya aku enggak pasang ekspektasi apa-apa waktu mau cobain Omega Butter, karena dari pengalaman sama RAD aku kurang puas padahal udah berharap bakal suka. Tapiii, dari pertama aku cobain, aku langsung jatuh cinta. Aku ingat banget Kak Stefan waktu itu pernah bilang kalau cleansing balm yang bisa keluarin komedo sampai tuntas ya cuma si Somethinc ini. Dan ternyata benar dong! Semua komedoku langsung luruh, keluar semua! Setelahnya mukaku jadi berasa bersih dan lembut banget, mulus kayak pantat bayi. Mana dia wanginya super duper enak, fresh dan citrus-y gitu.
Untuk kemampuan hapus heavy makeup aku sendiri juga cukup puas, walaupun biasanya sih aku tetap triple cleansing dengan pakai makeup remover dulu ya. Tapi dibandingkan cleansing balm sebelumnya, Somethinc ini udah oke banget daya bersihnya. Sangat sangat recommended kalau kalian lagi cari cleansing balm lokal!
Sejak kenal sama double cleansing, rasanya kulitku enggak bisa survive kalau tanpa double cleansing. Aku udah pernah bahas detail tentang apa itu double cleansing dan produk apa aja yang bisa dipakai. Dulu sih aku pakai micellar water sama sabun muka aja, tapi sekarang aku beralih pakai cleansing balm/cleansing oil, bukan micellar water. Micellar water masih pakai sih, tapi cuma ketika aku habis pakai heavy makeup karena kalau pakai makeup tebal pasti aku triple cleansing, enggak cuma double supaya bersih maksimal.
Cleansing balm yang akhir-akhir ini lagi aku pakai adalah Rose All Day Butter Be Gone, yang masih terbilang baru banget ya keluarnya. Aku tertarik cobain karena jujur aja, kemasannya menggoda banget haha. Iya, sampai sekarang aku masih bucin packaging. Selain dari faktor kemasan, kayaknya enggak ada lagi sih alasan kenapa aku cobain dia. Cuma memang aku selalu penasaran sama skincare lokal jadi waktu tahu ada cleansing balm lokal yang baru keluar lagi, tentu harus aku cobain dong!
Sebelumnya brand Rose All Day tuh lebih dikenal dari produk makeup-nya ya. Aku kaget sih pas mereka tiba-tiba ngeluarin cleansing balm. Untuk makeup-nya sendiri aku cukup suka. Aku punya lip gloss dan foundation mereka, dan keduanya jadi favoritku banget. Makanya pas tahu mereka ngeluarin skincare, in this case, cleansing balm, aku penasaran sama performanya. Apa bisa sebagus produk makeup mereka?
Cleansing balm ini dibanderol di harga Rp249.000 untuk ukuran 100gr. Buatku termasuk enggak murah ya angka segitu, walaupun kalau kubaca-baca banyak yang bilang worth it karena isinya yang 100gr itu. Aku lupa udah berapa lama pakai jujur, tapi somehow ngerasanya tuh dia cepat banget habisnya dibandingin sama cleansing balm lain yang udah pernah kupakai. Oh iya, di dalamnya udah ada spatula buat nge-scoop produknya juga plus tentunya ada separator biar bisa naro spatulanya itu.
Produk ini klaimnya bisa bantu membersihkan minyak berlebih di kulit, sunscreen, dan tentunya makeup. Di dalamnya terkandung plant-based oils dan vitamin E sehingga kulit enggak akan terasa kering setelah pemakaian. Aku tahu banget tuh rasanya pakai cleansing balm tapi habis dibilas kulit malah jadi kesat dan dehidrasi enggak jelas wkwk.
Yang paling pertama aku notice dari pertama pakai cleansing balm ini adalah betapa lembutnya dia. Asli, aku sampai sering banget ngambil kebanyakan karena benar-benar teksturnya tuh lembuuut banget! Biasanya cleansing balm yang masih baru tuh lapisan atasnya suka keras, bahkan dari semua cleansing balm yang udah pernah kucobain enggak ada yang selembut Rose All Day. Emulsifying-nya cukup oke, walaupun kalau aku bandingin sama Dear Me Beauty dan Banila Co masih kalah sih, tapi cukuplah.
Kemampuan membersihkannya enggak terlalu kuat, butuh waktu lama buat angkat makeup waterproof, dan untuk debu sama minyak berlebih gitu aku ngerasanya juga dia kurang nendang. Padahal aku udah telaten banget kalau double cleansing, dan selama ini caranya selalu sama. Tapi double cleansing pakai Butter Be Gone ternyata masih suka menyisakan kotoran bahkan setelah pakai sabun muka. Menurutku kayaknya kalau kalian enggak punya budgetnya, you can just skip this. Aku mending rekomendasiin cleansing balm Dear Me Beauty yang harganya jauh lebih murah dengan daya bersih yang lebih oke.
Pas aku lagi buka-buka draft postingan buat lihat mana yang bisa kugarap, aku kaget banget karena ternyata cleansing balm Banila Co ini belum sempat aku tulis reviewnya! Ya ampun, padahal dia habisnya udah lama banget, dan di Instagram juga udah terbit reviewnya tapi malah di blog belum sama sekali huhu. Kebiasaan aku nih, karena kebanyakan nulis sponsored post dan produk-produk yang lagi hype malah suka kelupaan buat nulis produk yang bahkan udah habis. Jadi repot kan soalnya bisa-bisa aku lupa gimana kesan kesanku pakai produknya wkwk. Tapi tenang, cleansing balm Banila Co ini membekas banget di ingatan kok karena dia salah satu cleansing balm favoritku, bahkan jadi yang terfavorit dari semua cleansing balm yang udah aku cobain.
Kemasan cleansing balm Banila ini seingatku tersedia dalam beberapa ukuran. Mulai dari yang kecil-kecil seukuran 7ml, 100ml, sampai yang paling besar 180ml. Yang aku punya di sini warna jarnya pink karena dia varian yang original. Cleansing balm ini tersedia dalam beberapa varian dengan warna jar yang berbeda-beda, ada yang bilang sih performa tiap cleansing balm juga kerasa beda, mungkin karena tiap variannya diperuntukkan untuk jenis kulit dengan masalah yang berbeda juga. Di dalamnya seperti biasa, ada penutup plastik yang bisa dilepas pasang, dan spatula untuk ngambil produknya jadi produk tetap terjaga kebersihannya.
Ingredients: Ethylhexyl Palmitate, Cetyl Ethylhexanoate, PEG-20 Glyceryl Triisostearate, PEG-10 Isostearate, Synthetic Wax, Onsen-Sui, Phenoxyethanol, Butylene Glycol, Lithospermum Erythrorhizon Root Extract, Tocopheryl Acetate, Fragrance, Ethylhexylglycerin, Water, 1,2-Hexanediol, Bambusa Vulgaris Leaf/Stem Extract, Aspalathus Linearis Extract, Angelica Archangelica Root Extract, Malpighia Glabra (Acerola) Fruit Extract, Polydiethyleneglycol Adipate/Ipdi Copolymer, Acrylates/Ammonium Methacrylate Copolymer, Acrylates/Methoxy PEG-15 Methacrylate Copolymer

Sebelumnya aku udah pernah coba pakai cleansing balm, tapi waktu itu aku belum paham betul sebenarnya cara pakai cleansing balm itu kayak gimana, jadinya malah nggak efektif buat membersihkan muka. Setelah baca sana sini tentang cleansing balm, baru aku memutuskan untuk coba dari Banila Co, jadi bisa dibilang dia cleansing balm pertama yang benar-benar aku perhatiin gimana performanya. Balmnya itu sendiri lembut banget di kulit, terlembut dari yang pernah aku cobain selama ini. Aku masih ingat banget gimana si balm ini meleleh begitu dipijat ke muka, sama sekali nggak kerasa keras ataupun kering.
Kemampuan membersihkannya juga oke banget, semua make-up, mau yang waterproof ataupun nggak semuanya bisa dibersihkan sama dia. Meltingnya cepat, nggak perlu digosok kencang-kencang untuk meluruhkan kayak waterproof mascara gitu. Dia nggak bikin pedas di mata, jadi safe enough buat ngehapus eye make-up. Overall, ini cleasing balm yang benar-benar bikin aku jatuh cinta sama kegiatan double cleansing.
Ah, ngomongin soal first cleanser selalu bikin excited buatku. Menurutku, step paling menyenangkan ketika pakai skincare adalah waktu cleansing. Kenapa? Karena benar-benar kerasa banget, dari yang seharian muka kena debu dan polusi, belum ditambah kalau pas pakai make-up dan kena AC, jadi kering dan kisut, begitu mulai cleansing, langsung semuanya luruh dan kembali lagi dari 0 hahaha. Aku juga nggak pernah asal-asalan waktu step cleansing ini, karena aku percaya, kulit yang bersih bisa menerima produk yang diapply setelahnya lebih baik lagi. Makanya kenapa apapun kondisinya, aku selalu usahakan kalau mau pakai night skincare routine, pasti double cleansing. Selain supaya kulit lebih terjamin bersihnya, juga karena aku hobi aja mijat-mijat muka pakai first cleanser hihi.
Beberapa waktu lalu aku kaget banget waktu tahu Dear Me Beauty ngeluarin first cleanser! Aku nggak terlalu tahu banyak skincare products dari Dear Me, di kepalaku mereka lebih condong ke make-up, makanya aku excited buat lihat first cleanser dari local brand satu ini. Dear Me memang bukan yang pertama dari brand lokal buat ngeluarin cleansing balm, sebelumnya udah ada Fanbo yang juga punya beberapa varian cleansing balm, cuma aku belum terlalu tertarik karena jujur aja, visualnya Dear Me lebih masuk di hatiku.
Kebetulan banget cleansing balm aku dari Banila Co udah mau habis (dan baru ingat juga belum direview di blog astaga Dyn wkwkwk), jadi sekalian aja aku cobain deh. Lumayan, kalau memang performanya oke dan cocok di aku, selain bisa support local brand juga harganya jauh lebih murah jadi bisa menghemat lumayan banyak.
Cleansing balm ini dikasih nama "30 Seconds Meltaway Balm" karena klaimnya bisa melelehkan make-up dengan mudah dan effortless dalam waktu 30 detik aja , wow! Eh tapi ya jujur, aku sendiri nggak pernah ngitungin juga sih berapa lama waktu yang dibutuhkan cleansing balm/oil aku selama ini buat bisa lelehin make-up hahah. Tapi ya cukup promising lah, apalagi karena katanya "effortless", jadi nggak perlu ada gerakan yang terlalu kencang atau kasar ke kulit. Klaimnya juga dia non-stripping, alias nggak akan bikin kulit jadi kering atau terasa ketarik setelahnya. Menurutku ini salah satu faktor yang cukup penting dalam menentukan first cleanser, karena ada beberapa jenis first cleanser yang setelah dibilas dengan air (tanpa sabun muka) rasanya justru bikin kulit jadi nggak nyaman.
Salah satu faktor yang bikin aku makin tertarik buat cobain cleansing balm Dear Me adalah karena kemasannya yang terbilang cukup inovatif. Well, aku memang belum coba banyak jenis cleansing balm, baru beberapa aja, tapi sejauh ini yang aku lihat, biasanya cleansing balm pakai tutup pemisah dari plastik buat tempat meletakkan spatulanya (beberapa malah nggak dapat spatula sama sekali ataupun tutup pemisah). Tapi Dear Me ini sistem tutupnya ada dua, satu sebagai tempat spatula, satu lagi tutup jarnya yang kalau dibuka langsung kelihatan isi balmnya. Menurutku ini ide yang bagus banget karena nggak perlu khawatir si tutup plastik bakal hilang karena keseringan dibuka-tutup, dan spatulanya itu sendiri juga terjamin aman dan higienis karena udah ada tempatnya sendiri. So kudos for Dear Me for creating this kind of packaging!
Baca juga: Kose Softymo Speedy Cleansing Oil Review

Cleansing balm ini punya dua varian; Peach sama Honey. Aku pilih yang Peach karena kata Hasya yang Peach wanginya dominan manis gitu, malah aku sempat kira yang Peach bakal agak asam. Dan benar aja, wangi yang varian Peach persis kayak permen ! Wanginya juga nggak menyengat, jadi aku nggak ada masalah sama sekali. Teksturnya sih nggak selembut Banila, tapi begitu diblend ke kulit langsung leleh balmnya tanpa butuh waktu lama.
Seperti biasa, buat ngetes seberapa bagus performa first cleanser, aku ambil beberapa produk yang aku tahu memang butuh effort lebih dibanding yang lainnya buat dibersihkan. Ada liquid lipstick yang susah banget dibersihkan kecuali pakai oil based cleanser, ada eyeliner, ada brow mascara, ada concealer juga, sama pensil alis. Klaimnya yang 30 detik langsung leleh sih nggak tepat sasaran, karena untuk produk yang memang cukup bandel, dia butuh digosok-gosok dulu biar bisa meleleh. Jadi soal klaim effortlessnya juga tergantung lagi, produk yang dipakai seperti apa dulu. Karena waktu aku coba bersihkan liquid lipstick aku harus benar-benar gosok supaya dia bisa mulai keangkat.
Begitu kena air, emulsinya juga cepat, walaupun nggak terlalu heboh sih berubah jadi susunya hehe. Rasanya nggak bikin kulit kering, dan sejauh ini dia agak bikin pedas di mata, apalagi kalau aku lagi pakai eye make-up dan butuh gosok bagian mata, jadinya mataku berembun dan pedas banget :( Aku saranin sih kalian hapus dulu eye make-up pakai make-up remover biasa, baru lanjut pakai cleansing balm ini biar nggak terlalu perih. Tapi overall, aku cukup suka sama performanya. Bisa jadi opsi buat yang butuh first cleanser dari brand lokal.
-----
Where to buy? Sociolla
How much? Rp 149.000 (excl. shipping fee)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons