Showing posts with label Maybelline. Show all posts
Showing posts with label Maybelline. Show all posts
Wow, setelah sekian lama punya produk ini, baru sekarang reviewnya muncul di blog 😂 Aku sampai lupa ini tahun kapan. Yang pasti sih udah lama banget, kayaknya awal-awal aku baru mulai belajar make-up deh sekitar tahun 2018-an. Bibirku itu tipe yang gampang banget kering, kemungkinan sih karena aku jarang minum air putih jadi gampang dehidrasi dan jadi pecah-pecah. Kalau udah kayak gitu, kadang bisa parah banget karena tanganku gratilan suka ngopekin kulit mati dan bibirku jadi gampang berdarah. Pernah sampai bengkak dan kayak darahnya menggelap gitu, ah serem banget lah pokoknya. Nah, di saat-saat kayak gitu, pakai lipstik apapun rasanya udah kayak siksaan apalagi yang formulanya matte karena bakal bikin bibir tambah kering. Makanya kenapa kemudian aku nyobain beli lip balm. Cuma waktu itu aku belum banyak explore lip balm dari brand lokal, jadinya aku langsung beli dari Maybelline.
Untuk ukuran lip balm, menurutku Maybelline Baby Lips tuh udah bagus sih. Dia ngasih warna yang agak malu-malu gitu, nggak heboh gonjreng jadi dipakai sendiri pun juga nggak akan bikin tampilan muka kita pucat, tinggal pilih mau varian yang mana karena series Baby Lips ini punya beberapa varian dan warnanya beda-beda. Teksturnya lembut di bibir, nggak gritty, dan wanginya juga enak kayak permen. Tapi dia sih nggak ada rasanya ya kalau nggak sengaja kejilat gitu. Sheennya bagus, nggak kelihatan kayak kita habis makan gorengan tapi kayak pakai gloss tipis with the right amount of shine. Dia nggak bikin bibir kerasa licin banget, dan terbukti bisa menyelamatkan bibir pecah-pecah hihi. Very affordable and recommended!
Lagi-lagi review yang udah kelamaan nangkring di draft, dan baru sempat dipost sekarang. Kalau nggak salah ini aku beli sekitar pertengahan tahun 2019 dan belinya karena iseng-iseng. Waktu itu Sociolla lagi sale besar-besaran, salah satunya Maybelline The Loaded Bolds ini. Kalau kalian tahu, sebelum seri Powder Mattes mereka keluar, Maybelline memang punya seri namanya The Loaded Bolds yang pilihan shadenya jauh lebih bold, sesuai namanya. Warna-warna yang ada di seri The Loaded Bolds ini nggak cuma warna-warna biasa yang bisa kita pakai sehari-hari, tapi juga ada warna-warna nyentrik kayak putih, hitam, dan biru! Lucu banget kaan? xD Nah kebetulan biru itu warna favoritku banget. Aku sempat mau coba liquid lipsticknya Colourpop yang warnanya kayak biru laut gitu, cuma nggak banyak yang jual di Indo. Waktu aku lihat Maybelline ternyata punya dan pas banget juga lagi diskon, langsung lah aku nekat beli wkwkwk.
Dari segi kemasan sebetulnya dia masih sama aja kayak seri lip bullet Maybelline lainnya, body silver dengan tutup plastik yang warnanya serupa sama shade lipstiknya. Dari pertama lihat, aku udah jatuh cinta sih. Warna birunya lumayan deep, karena kalau muda biasanya rentan patchy di bibir, apalagi karena bibirku aslinya lumayan gelap, jadi kalau pakai lippies yang warnanya agak terang harus dikasih foundation dulu biar lebih keluar warnanya.
Untuk formulanya, aku nggak tahu ya The Loaded Bolds yang lain kayak gimana, tapi si Audacious Blue ini lumayan kering dan seret pas diaplikasiin ke bibir. Sama sekali nggak kayak Powder Mattes yang rasanya buttery dan pigmented dalam sekali oles, kalau Audacious Blue harus dibuild up berkali-kali supaya warna birunya bisa lebih ngecover bibir, kalau cuma sekali swipe aja sama sekali nggak kelihatan bagus wkwkwk. Aku agak kecewa sih karena namanya udah bikin aku berharap kalau ini bakal lebih strong lagi color payoff-nya di bibir dibanding Powder Mattes. Tapi ternyata hasilnya biasa aja di bibir. Untung dapat warna ini di harga diskon, kalau nggak kayaknya aku nggak akan beli karena dia dua kali lipat harga Powder Mattes.
Dia nggak transferproof juga, finishnya nggak terlalu basah, masih cenderung matte, cuma ini lumayan ngestain di bibir jadi kalau dipakai makan atau minum gitu nggak cepat hilang. Entah ya semua The Loaded Bolds formulanya sama atau nggak karena kadang beda shade tuh bisa beda formula.
Ini review yang udah lama banget nangkring di draft postingan. Aku beli concealer ini udah lama banget, waktu jamannya Fit Me lagi naik banget dan semua orang ngehype foundationnya mereka. Waktu itu aku baru punya concealer dari Colourpop, dan karena malas kalau mau beli Colourpop harus nunggu lama, aku coba cari penggantinya yang ada di drugstore biar kalau habis juga bisa tinggal beli aja nggak perlu nyari di online marketplace. Aku udah foto produknya dari lama banget sebetulnya, cuma dulu fotonya belum sama vibenya kayak yang sekarang jadi aku memutuskan retake fotonya. Makanya kemasannya udah agak bocel sana sini karena memang udah lama banget aku punya dia tuh.
Aku dulu kan suka follow online shop yang jual-jualin kosmetik KW ya, biar tahu produk apa aja yang sekarang udah ada KW-nya. Nah aku kaget dong dulu pas tahu ternyata concealer Maybelline juga di-KW-in! Sejak itu aku kalau beli cuma mau langsung di drugstore aja deh, malas kalau online takut ketipu huhu. Sayang banget deh pokoknya kalau duit dipakai buat beli kosmetik KW. Nggak seberapa sama efeknya di kulit di kemudian hari.
Karena belinya ini udah lama banget, aku jadi belum terlalu experienced pas milih shadenya. Walaupun belinya juga langsung di toko tapi nggak ada testernya waktu itu, jadi aku cuma nebak-nebak aja dari tampilan luar botolnya bakal masuk apa nggak warnanya di kulit. Kebiasaan kadang brand luar walaupun aslinya punya banyak shade, begitu masuk Indo tiba-tiba shadenya jadi sedikit banget. Nah Maybelline ini juga gitu. Ya mungkin karena menyesuaikan sama range kulit orang Indo ya tapi menurutku masih suka kurang pas aja shade yang masuk. Ujung-ujungnya harus tetap beli online, kayak waktu aku beli foundation Wet N Wild yang sebenarnya gerainya ada di Watson dan Guardian, tapi shade yang tersedia rata-rata buat kulit light atau medium aja, jadinya aku yang medium dark harus nyari online.
Nah di concealer Fit Me ini jadinya aku pilih shade 30 Honey dengan jurus capcipcup karena biasanya kulitku memang ada unsur "honey"nya. Perkiraanku sih shade dengan nama kayak gitu pasti punya warma undertone dan seenggaknya ada di tengah-tengah, nggak bakal terlalu gelap atau terlalu terang. Berhubung aku kalau pakai concealer biasanya buat bagian bawah mata juga, jadi wajar kalau lebih terang dibanding area muka lainnya sekalian buat efek highlighting.
Buat aplikatornya ini mirip aplikator liquid lipstick yang bentuknya doe foot gitu. Tongkatnya juga cukup slim, mengikut ukuran tubenya yang ramping. Panjang tongkatnya nggak pelit dan ujung doe footnya pas buat menjangkau bagian muka yang sempit atau di sudut-sudut gitu. Ngepack concealernya juga enak, nggak kebanyakan atau terlalu sedikit yang sampai harus dipping beberapa kali.

Nah ini before after pas udah diblend. Somehow, aku merasa dia agak abu-abu di kulitku nggak tahu kenapa. Apa aku salah undertone, tapi pas diswatch di tangan sih warnanya udah betul warm. Apa mungkin sebenarnya undertoneku itu netral atau cool, aku malah jadi bingung sendiri haha. Atau kayaknya undereye aku harus dikasih corrector dulu ya biar nggak ashy? Selama ini sih selalu pakai complexion product dengan warm undertone selalu pas, jadi harusnya benar warm. Coveragenya ini termasuk oke, medium tapi kalau dibuild sampai full kayaknya nggak bisa. Dia udah aku coba buat nutupis dark spot gitu masih suka kelihatan jadi nggak benar-benar bisa nutupin. Terus juga kalau udah lewat beberapa jam suka ngecrease, apalagi kalau aku mulai keringetan di bagian undereye. Gampang banget hilang, kecuali diset pakai powder bisa tahan lamaan sedikit.
Sekitar bulan Agustus sampai Oktober kemarin, banyak brand yang ngeluarin lipstik baru, baik dari brand lokal maupun luar negeri. Nah Maybelline jadi salah satunya. Kalau untuk urusan lipstik memang Maybelline nggak perlu diragukan lagi ya. Mereka baru aja mengeluarkan produk Liquid Matte Sensational dengan harga yang super duper terjangkau (di bawah Rp. 100.000) dengan shade yang beragam mulai dari yang gelap sampai yang terang ada. Ukuran tubenya juga lebih pndek dibandingkan liquid lipstick pendahulua, Superstay Matte Ink. Jadi pas banget buat dibawa-bawa karena bisa muat di tas kecil.
Waktu produknya keluar, aku jadi ngeh kalau selama ini Maybelline baru punya dua liquid lipstick. Kebanyakan lip product mereka masih yang bentuknya bullet lipstick, kayak Maybelline Powder Mattes atau The Loaded Bolds, bahkan ada yang baru lagi nama seriesnya The Brick. Mungkin mereka ngeluarin produk ini buat jadi opsi bagi customernya yang lebih prefer liquid lipstick tapi kurang cocok sama formula Superstay Matte Ink yang terlalu matte dan kering di bibir.
Aplikator Liquid Matte Sensational ini juga nggak seperti Superstay Matte Ink yang pipih dan lancip, jadi bentuknya doe foot seperti aplikator lipstik kebanyakan. Aku sih lebih prefer yang ujungnya lancip karena lebih memudahkan buat ngebingkai bibir. Tapi aplikatornya cukup oke karena bisa ngambil produk dari dalam tubenya dengan pas, nggak kebanyakan atau kesedikitan.
Aku beli ini di Watson Senayan City, dan waktu itu warnanya masih banyak yang in stock, cuma yang cenderung coklat udah pada habis. Kayaknya memang kalau soal lipstik, nggak perlu ditanya lagi ya, orang Indonesia pasti bakal ngincer warna-warna nude. Jadi aku pilih shade 11 Made Easy yang cenderung pink, plum, dan agak magenta muda.
Dari segi formula aku cukup suka, bukan formula yang bikin "wow" gitu sih, tapi termasuk yang memang enak dan nyaman di bibir. Kalau udah ngeset, lipstiknya bakal transferproof. Tapi kalau dipakai makan dan minum sih lama kelamaan bakal crumble di bagian dalam bibir. Cuma nggak bakal benar-benar hilang warnanya. Walaupun begitu dia nggak sekering Superstay Matte Ink, jadi pas banget buat yang butuh liquid lipstick yang tahan banting tapi formulanya nggak drying di bibir. Warnanya pun juga pekat dalam sekali swipe, nggak perlu berkali-kali dicelup ke tubenya buat sebibir full. Overall, aku suka sama produk ini dan dia sekarang udah jadi salah satu daily lipstick aku! Kalau kalian, lagi suka sama lipstik apa? Share ya di kolom komentar!
Dari segi formula aku cukup suka, bukan formula yang bikin "wow" gitu sih, tapi termasuk yang memang enak dan nyaman di bibir. Kalau udah ngeset, lipstiknya bakal transferproof. Tapi kalau dipakai makan dan minum sih lama kelamaan bakal crumble di bagian dalam bibir. Cuma nggak bakal benar-benar hilang warnanya. Walaupun begitu dia nggak sekering Superstay Matte Ink, jadi pas banget buat yang butuh liquid lipstick yang tahan banting tapi formulanya nggak drying di bibir. Warnanya pun juga pekat dalam sekali swipe, nggak perlu berkali-kali dicelup ke tubenya buat sebibir full. Overall, aku suka sama produk ini dan dia sekarang udah jadi salah satu daily lipstick aku! Kalau kalian, lagi suka sama lipstik apa? Share ya di kolom komentar!
-----
Where to buy? Watson
How much? Rp. 65.000
Maybelline Superstay Matte Ink ini adalah liquid lipstickku yang kesekian yang menunggu untuk dihabiskan. Kalau ngomongin liquid lipstick, kayaknya nggak bakal ada habisnya deh. Percaya atau nggak, dulu aku benci banget pakai lipstick. Aku inget waktu masih kecil dan harus didandanin buat ikut ke pernikahan sepupu, aku didandanin sama ibu-ibu tukang rias yang juga jadi rias pengantinnya, dan mukaku dikasih foundation dan bedak yang super whitecast dan lipstick warna merah sampai kalau dilihat di foto itu aku kayak hantu Juon karena mukanya putih :")
Fast forward belasan tahun kemudian, siapa yang sangka lipstick akan jadi salah satu produk make-up kecintaanku yang bisa mengubah vibe muka aku. Aku bisa pergi keluar tanpa ngalis, tanpa bedakan, tanpa concealer, tapi kalau tanpa lipstick atau pewarna bibir, aku bakal nggak PD. Karena bibirku ini kan udah dari sananya warnanya gelap, dan aku mulai bisa legowo kalau inilah warna asli bibirku, jadi nggak bakal mengharap lebih bahkan dengan perawatan seperti apapun dia bakal berubah warna pink. Makanya aku butuh lipstick yang high coverage, bisa langsung menutup warna asli bibirku tanpa perlu disapukan berkali-kali.
BACA JUGA: Colourpop Ultra Matte Lip Shade Bumble Review
BACA JUGA: Colourpop Ultra Matte Lip Shade Bumble Review
Nah, aku yakin banyak dari kalian yang udah tahu sama liquid lipsticknya Maybelline si Superstay Matte Ink yang terkenal karena ketahanannya yang luar biasa, saking luar biasa-nya sampai-sampai dia susah banget dibersihkan pakai micellar water biasa. Aku sempat maju mundur mau beli apa nggak karena kalau susah dibersihkan, berarti aku harus mencari pembersih khusus kan. Tapiii, gara-gara Watson kemarin diskon liquid lipstick ini, dari harga normal Rp. 115.000 jadi cuma Rp. 82.000, akhirnya aku beli lah satu. Setelah beberapa kali nyobain dan ngeswatch, aku pilih shade 135 Globetrotter.
BACA JUGA: Wardah Instaperfect Mattesetter Lip Matte Paint Shade 03 Chic Review
BACA JUGA: Wardah Instaperfect Mattesetter Lip Matte Paint Shade 03 Chic Review
Waktu lihat aplikatornya kayak begini, aku langsung ingat sama L'Oreal Infallible Pro-matte Liquid Lipstick Les Chocolats. Aku jujur, lebih suka sama aplikator liquid lipstick seperti ini karena ujungnya yang lancip itu jadi bikin lebih gampang buat menyapukan produknya ke bibir. Soalnya sampai sekarang ini kan aku nggak punya lip liner buat ngebingkai bibir dan biar lebih rapi gitu kan bentuknya, jadi kalau aplikatornya lancip begini jadi bisa lebih gampang buat bikin garis tepi di sekitar bibir. Kalian sendiri lebih prefer aplikator seperti apa?
Ini warnanya di bibirku cuma satu layer aja. Cakep yaa, warnanya orange dengan undertone coklat gitu. Maybelline Superstay Matte Ink ini juga ternyata ada wanginya gitu, wangi manis, enak deh. Aku malah baru tahu dia wangi manis, kukira tadinya dia wangi liquid lipstick biasa pada umumnya. Dia transferproof dan benar-benar bisa bertahan dari pagi sampai sore, dipakai makan apa aja nggak gentar! Downsidenya sih mungkin karena formulanya yang super matte, dia cenderung bikin bibir jadi kering dan kalau udah kelamaan di bibir jadi crumble sedikit saking keringnya. Cuma overall, aku sangat amat cinta sama dia. Pastiin aja bibir cukup lembab biar begitu pakai liquid lipstick ini nggak crack. Dia juga masih bisa dibersihkan pakai Garnier Micellar Cleansing Water yang biphase (oil-infused).
Kalian sudah cobain Superstay Matte Ink? Shade apa yang jadi favorit kalian?
Waktu aku lihat iklannya mulai sliweran di Instagram story, aku awalnya nggak terlalu peduli sama produk alis terbaru Maybelline ini karena aku sendiri udah setia banget sama pensil alis jeruk-nya Viva dari tahun ke tahun. Tapi, sebagai self-claimed beauty enthusiast, tentu aku nggak mau membatasi perjalanan alisku hanya di satu produk aja. Setelah semakin sering iklannya nongol, aku jadi makin penasaran apakah produk ini worth it atau nggak dengan harganya yang cuma Rp. 51.000!.Untuk ukuran pensil mekanik dengan spoolie, harganya standard lah ya. Seingatku dulu juga Etude harganya segitu. Aku lumayan tertarik sama produknya karena yang promosiin di dalam iklannya itu banyak beauty influencer, salah satunya Cindercella. Walaupun aku pribadi kurang suka sama pensil alisnya Maybelline dari pengalamanku beli Fashion Brow mereka yang pensil.
BACA JUGA: Maybelline 'Brow Precise' Fiber Volumizer Review
BACA JUGA: Maybelline 'Brow Precise' Fiber Volumizer Review
Aku beli ini di Watson, dan waktu itu shadenya cuma ada satu, grey brown. Tapi pas aku cek ke Guardian, ternyata ada shade lainnya yaitu natural brown. Aku kurang tahu kalau di Indonesia sendiri berapa shade yang masuk, tapi kalau kita cari di Google shadenya ada 4. Aku sebetulnya kurang sreg sama warna pensil alis yang mengarah ke abu-abu atau kecoklatan, karena rambutku aslinya hitam dan kulitku juga gelap, jadi dari shade yang ada aku nggak ada yang suka. Inilah salah satu alasan kenapa aku selalu pakai Viva karena warna pensil alis-nya Viva yang warna hitam itu benar-benar gelap dan pekat hitam.
Terus kalau dari segi desainnya pensilnya sih dia mirip sama Etude. Bukan yang jenis pensil kecil lancip tapi bentuknya segitiga dan tebal, jadi cocok buat orang yang alisnya tipis dan jarang-jarang karena ujung alisnya lebih banyak mengcover daerah alis. Oh iya, pro tip aja buat orang-orang yang sering ngerasa kalau ngalis masih ketebelan, mungkin kalian harus bervariasi soal shade pensil alis yang kalian pakai dan go with a lighter hand jadi nggak usah tebal-tebal apalagi kalau kulit kalian cenderung medium to light. Karena kulitku gelap, aku jadi lebih bisa bikin alis yang tebal dan 'ngeblok' warnanya karena kalau nggak, alisku bakal kelihatan awkward dan nggak nyaru sama keseluruhan elemen muka.
BACA JUGA: Innisfree Auto Eyebrow Pencil Shade Black Review
BACA JUGA: Innisfree Auto Eyebrow Pencil Shade Black Review
Masuk ke masalah performa produknya, aku akan bilang kalau aku cukup kecewa. Inilah hasil beli barang karena kemakan iklan dan bukan karena rekomendasi teman terpercaya hahaha. Foto swatch di tangan di atas itu hasil ngurek-ngurek pensilnya berjuta-juta kali. Beneran sesusah itu bikin warnanya keluar! Aku sampai bingung ini kok bisa pensil alis nggak pigmented kayak gini dijual di pasaran, di bawah nama sebesar Maybelline pula. Pigmentasinya jelek banget, kayak pulpen yang udah sekarat mau habis isinya, pensil alis ini butuh effort luar biasa besar dipakainya. Ini bukan masalah warnanya yang nggak cocok lagi, tapi memang formulanya yang kurang banget. Pensilku bahkan sampai patah saking aku terlalu keras ngeswatchnya.
Maaf aku nggak sertakan foto alisku yang udah dialis pakai ini karena susah banget ngalis pakai pensil alis yang nggak pigmented, aku jadi bingung sendiri. Sooo yeah, mungkin kalian bisa ambil review ini sebagai gambaran lah kalau kalian memutuskan buat beli.
Wow, I should totally give myself a pat on the shoulder because the last time I bought a mascara, I swore to myself I wouldn't buy another one because one thing for sure, mascaras don't work on me. I have the world's shortest eyelashes. So far, I have tried two mascaras, one of them not documented in this blog because back then I didn't take make-up seriously. But I've tried one from Mizzu and the other one from L'Oreal. Both unfortunately don't leave a great impression on me. I was about to give up on this entire mascara journey because let's just put on fake lashes and be done with it. I'm not interested in eyelash extension just because I'm not a tidy person and lash extension takes so much care into it I'm not sure I can manage. But on the other hand, I'm still looking for ways to make my cloudy eyes to look more awake and alive on a daily basis.
I've learned the hard way that sometimes what others find great, I don't. So I stop listening to what my friends say about certain products and stop looking for recommendations and start thinking what my lashes actually need. I'm not saying that what my friends have suggested to me in the past is a failure, but it's always better to get to know what I actually need before I start wasting my money on products I might or might not will throw away. I can't remember when did I first see this product but it was just a few days ago I thought to myself I wanted to get this Push Up Angel mascara. Despite the mixed reviews on its sister mascara; the Push Up Drama being considered too clumpy, I still hold my ground to get this on my hand.
And this is it, the main reason why I want to get this mascara so bad is because of the brush. L'Oreal Lash Paradise and Mizzu both have full-on bristles and figures like hourglass. To me, that kind of brush is way too fat for my small eyes and takes too much products with it that can make applying mascara messy. Of course, it's probably because I'm such a newbie in applying mascara that I tend to leave mess on my lids and lower lashes but that just proves to me that I need a slimmer brush. Push Up Angel mascara has this kind of friendly and not so in-your-face vibe, making me feel like 'ooh I can actually handle this'. I mean, just look at it, just look at the brush. I love how it's a one-sided brush and very slim and long so it can easily reach out to my inner corner. And may I say, with this kind of brush, it's most unlikely for the mascara to get clumpy.
I've tried this yesterday with a wax-base primer and it just does its work; my lashes are flying. After the last time I got so disappointed on Lash Paradise, I felt like I don't wanna spend another dollar just for a mascara because I thought I would never find the answer to my lash problem. But now, I can say it's almost over. Almost? Because even with its lifting power, it doesn't really give that much volume to my lashes. Wait... actually I'm not really sure about that because this makes my lashes visible and lifted and thick. But if you somehow find this being not voluminous enough, I suggest you to combine it with another mascara. I'm planning on using this together with Lash Paradise because it's a true voluminous mascara with a very bad lifting power. Push Up Angel also gives your lashes a winged look like the wings of an angel ;) So, does it work? Oh my god, it does.
Where to shop:
Guardian, Watson (or any kind of drugstore, really)
Price:
IDR 138.000
Hi, how are you guys doing? I'm still enjoying my semester break holiday at home with the family even though some of my friends are already planning to go back to Jogja to take care of some things. I hate having to go back to Jogja, honestly. That city has put so much burden on me that I feel like it's the biggest reason why my depression has gotten so much worse for the last few months. My main life goal for the next one year is to graduate from college, I have to graduate soon. And I'm just sad because my high school friends are graduating this August and I will be the only one left who still have to whip my ass to make a thesis. This kind of environment used to motivate me, but in this age? It just brings me down.
So that's a peek into my current life situation. Today's post will be yet another beauty and make-up review of my recent purchase; the Maybelline Baby Skin pink primer. So even after all this time wearing this and that, I don't have a single primer. I never wear my foundation or concealer with a primer because I didn't have one... I really don't know what to buy and where to start. And so I just go down to Maybelline because I remember they have this blue primer thing. I tried it once on my skin and it's so silicon-y and I'm not really sure it's going to work wonder with my T-zone because silicone-like primer tend to make my face super oily. But they run out the tester for the pink one so I couldn't try it out. But still, I bagged it home just because I'm in dire need of a primer. I smell it and it reminds me with that pink packaging day cream from Pond's.
I'm also very intrigued to buy this one because it feels very hydrating against my skin and it has SPF 35. I don't know if it's true or if it actually works but nyeeeaaaahhhhh. At least I do feel hydrated and that's important. I bought this on the counter and it costs me IDR 89.000. It's very cheap for a primer and gives me enough room to try a new one in case this one doesn't work out. I ask my friends for any recommendation because I feel like this 'primer' doesn't act like a primer to my skin aside from hydrating it. Some say I should try the one from Studio Tropik, or Nyx Angel Veil, Emina's newly launched primer, and Make Over. What about you? Do you have any recommendation for me?
Unlike the blue one with its silicone-like texture, this one is a cream. It feels so much more moisturizing on my skin and it doesn't make my T-zone super oily like the blue one does. Although I'm not really sure if this prepares my skin for make-up but it gives a subtle base for the foundation to stick around. Not to mention because it adds a little shimmer and has SPF so it's a bonus point. But I'm down to try new primer in the near future so this one is probably a pass because I don't feel any changes on my make-up longevity.
Halo, apa kabarnya semua? Maaf ya, lagi jarang update di blog, soalnya aku baru banget balik dari Jogja karena sekarang lagi libur semester dua bulan, jadi aku pulang ke Bekasi kumpul sama keluarga. Aku udah setahun nggak pulang karena tahun baru kemarin aku KKN, jadinya stay lebih lama di Jogja, dan baru sekarang bisa balik. It's good to be home!
Pas udah sampai rumah, ternyata ada beberapa paketku yang udah sampai duluan, salah satunya adalah brow mascara baru yang kubeli lewat Shopee beberapa waktu lalu. Jadi aku sempat nonton Cindercella lagi GRWM gitu di Instastory, dan kuperhatiin dia pakai produk ini. Katanya sih ini holy grailnya Cella, dan aku jadi tertarik banget karena aku memang lagi mau step up my brow game gitu haha. Nah karena penasaran itu lah aku akhirnya cari-cari di Shopee dan dapat di harga Rp 72.000. Lumayan banget kan? Setahuku sih di offline store harganya Rp 99.000-an.
Ini pertama kalinya aku pakai brow mascara, dan jujur kaget juga lihat brush aplikatornya yang pipih kayak gini. Aku kira tadinya bakal sama aja kayak mascara buat bulu mata, tapi ternyata nggak. Jadi di satu sisi dia ada kayak gerigi sisirnya gitu, sementara di sisi satunya polosan. Baunya tuh persis bau spidol, dan cukup menyengat juga. Brow mascara ini ada fibernya yang bisa bikin alis kita kelihatan lebih bushy, lebih lebat, lebih berisi lah istilahnya. Jadinya buat yang alisnya jarang-jarang atau agak botak, pakai brow mascara ini bisa kelihatan lebih nyata tanpa harus kelihatan ngeblok banget kayak pakai pensil alis alias bisa lebih natural.

Sebetulnya alisku itu masih termasuk ada ya alias nggak benar-benar hilang gitu haha. Cuma dia cukup tipis, dan bentuknya pun masih teratur. Malah sering aku cabutin beberapa di pinggirannya kalau tumbuhnya udah mulai berantakan, jadi penggunaan brow mascara ini benar-benar mempersingkat waktu dandan banget karena selain bisa ngasih warna ke alis supaya lebih tegas, juga bisa bikin rambut alis kelihatan lebih rapi dan bervolume. Aku sekarang kalau lagi malas ngalis pakai pensil alis, tinggal pakai brow mascara aja karena lebih simple dan cepat.
-----
Where to buy? cosmeticimport @ Shopee
How much? Rp 72.000
Maybe you haven't heard about it, or maybe you have, or maybe you've heard about it but you're still not convinced yet to buy... maybe it's Maybelline.
Oh my god, does that sound so cringeworthy? Because it does, in my head. LOL. Okay I'm back with another great product from my favorite drugstore make-up brand, Maybelline. As you guys have known, they have just released a new formula (and price too, for that matter) of the powder mattes lipstick. I remember I have never used any of Maybelline products before the entire Fit Me foundation and concealer were being raved by beauty gurus because I wasn't big on make-up either. But now that I have learned a thing or two about it, Maybelline quickly becomes such a good option if you're still learning to perfect your make-up skill because they're super affordable and they have literally everything you need from primer to blushes to mascara to highlighter and bronzer, you name it! And now, I present you; The Powder Mattes by Color Sensational, that only costs you for like IDR 55.000 (craaaazyyyy isn't it?).


I have never tried Maybelline's lipstick formula before so I wasn't expecting anything when I tried it on my lips and turns out, it's sooo buttery and smooth and yummy! All of my lipsticks have matte finish and since we're fasting, my lips get chapped even faster than usual so I avoid wearing lipstick as much as I can :( But that would be impossible because I look so bad without any lipstick. And this powder mattes from Maybelline comes into the light to finally save my chapped lips problem! It feels very light and moisturizing, it transfers, but not too crazy because it's not a dead matte lipstick so of course it will transfers. The color pay off is amazing, so pigmented, and it lasts for hours even after you eat. Over all, I'm so gonna buy another shade just because I really like the formula. I wonder if the other lipstick formula is as good as this one because I'm currently looking for a blue lipstick and I know Maybelline has one but it's not from the powder mattes collection, hmm.
How about you? Have you tried this lipstick? Send me your thoughts in the comment box!
Wah, akhirnya... setelah sekian lama cuma bisa ngelihatin produknya di video Youtube orang-orang, aku bisa punya juga! Jadi sejujurnya aku ini bukan tipe orang yang rajin pakai foundation atau concealer karena sejauh ini mukaku nggak banyak noda yang perlu aku cover. Cuma memang kalau untuk acara-acara tertentu, sekedar ngedate sama pacar atau pergi kondangan, aku merasa tetap butuh karena beda aja rasanya dandan dengan base complexion sama yang nggak pakai sama sekali. Salah satu yang jadi alasanku selama ini nggak pernah pakai foundation dan sejenisnya juga karena sebetulnya aku ini pemalas, haha. Aku tuh jarang banget memberikan waktu lebih buat ngurusin kulit ataupun penampilan. Kalau aku udah commit untuk pakai make-up, berarti aku harus meluangkan waktu juga buat membersihkannya dan biasanya aku udah keburu ngantuk huhu.
Aku udah lama ngincar produk ini selama beberapa bulan belakangan. Entah kenapa kayaknya aku ini selalu telat ngikutin trend make-up yang lagi booming deh. Soalnya aku selalu butuh nonton review dari beauty vlogger dulu sebelum benar-benar beli produknya. Aku juga udah ke sana kemari nanya teman-teman foundation Fit Me ini worth it atau nggak, karena banyak juga yang saranin aku buat cobain L'Oreal Infallible Pro-matte. Nah kebetulan waktu lagi jalan sama mas pacar, foundation Fit Me ini lagi diskon dari Rp 150.000 jadi Rp 112.000 aja di Matahari. Wah, lumayan banget kan? Langsung lah aku bungkus!
Aku udah lama ngincar produk ini selama beberapa bulan belakangan. Entah kenapa kayaknya aku ini selalu telat ngikutin trend make-up yang lagi booming deh. Soalnya aku selalu butuh nonton review dari beauty vlogger dulu sebelum benar-benar beli produknya. Aku juga udah ke sana kemari nanya teman-teman foundation Fit Me ini worth it atau nggak, karena banyak juga yang saranin aku buat cobain L'Oreal Infallible Pro-matte. Nah kebetulan waktu lagi jalan sama mas pacar, foundation Fit Me ini lagi diskon dari Rp 150.000 jadi Rp 112.000 aja di Matahari. Wah, lumayan banget kan? Langsung lah aku bungkus!
Foundation ini ada dua versi; Matte & Poreless dan Dewy & Smooth. Karena tipe kulitku oily, jadinya udah pasti aku pilih yang Matte & Poreless. Sebetulnya sempat swatch yang versi Dewy juga, dan dari teksturnya sih dia jauh lebih cair dibanding yang versi Matte.
Nggak kayak sebelumnya waktu aku beli concealer Colourpop di mana aku harus menebak-nebak shade aku, kali ini aku bisa cek langsung di muka biar nggak salah shade. In case kalian masih suka bingung gimana cara cari shade foundation yang tepat, caranya adalah dengan swatch foundationnya dari pipi melewati rahang dan turun sampai ke leher. Beberapa orang lehernya ada yang lebih gelap dibanding mukanya, dan saranku sih coba samain sama leher aja walaupun mungkin nanti jatohnya jadi gelap memang.
Waktu milih shade ini aku dibantu sama mbak-mbak BA-nya. Dia kasih aku beberapa pilihan shade, dan aku sempat bingung mau ambil 310 atau 330 karena keduanya benar-benar masuk ke kulit. Karena kata mbaknya foundation ini akan oxidize, jadinya aku mantap ambil yang 310 karena toh nanti kalau menggelap bisa tetap pas di kulit. Takutnya kalau pilih yang 330 malah nanti makin nggak masuk pas udah oxidize.
BACA JUGA: Maybelline Liquid Matte Sensational Shade 11 Made Easy Review
Nggak kayak sebelumnya waktu aku beli concealer Colourpop di mana aku harus menebak-nebak shade aku, kali ini aku bisa cek langsung di muka biar nggak salah shade. In case kalian masih suka bingung gimana cara cari shade foundation yang tepat, caranya adalah dengan swatch foundationnya dari pipi melewati rahang dan turun sampai ke leher. Beberapa orang lehernya ada yang lebih gelap dibanding mukanya, dan saranku sih coba samain sama leher aja walaupun mungkin nanti jatohnya jadi gelap memang.
Waktu milih shade ini aku dibantu sama mbak-mbak BA-nya. Dia kasih aku beberapa pilihan shade, dan aku sempat bingung mau ambil 310 atau 330 karena keduanya benar-benar masuk ke kulit. Karena kata mbaknya foundation ini akan oxidize, jadinya aku mantap ambil yang 310 karena toh nanti kalau menggelap bisa tetap pas di kulit. Takutnya kalau pilih yang 330 malah nanti makin nggak masuk pas udah oxidize.
BACA JUGA: Maybelline Liquid Matte Sensational Shade 11 Made Easy Review
Pertama kita akan bahas packagingnya dulu. Jujur, aku kurang suka sama jenis foundation yang botolnya nggak ada aplikator buat apply produknya karena jenis botol kayak gini sama sekali nggak handy dan bisa bikin berantakan ketika dituang ke tangan ataupun sponge kalau nggak hati-hati. Mungkin karena dari pihak Maybelline-nya mau bikin produk yang affordable, jadinya malah budget packaging diteken kali ya? Setahuku sih mereka jual pumpnya juga tapi terpisah dan beda harganya lumayan banget. Dan karena dia modelan yang dituang-tuang, jadinya kadang ada sisa produk menempel di mulut botol, jadi bikin botolnya kelihatan kotor deh.
BACA JUGA: Maybelline Define & Blend Brow Pencil Shade Grey Brown Review
BACA JUGA: Maybelline Define & Blend Brow Pencil Shade Grey Brown Review

Foundationnya itu sendiri gampang banget diblend, dia nggak jadi kering terlalu cepat, jadi kalian nggak perlu terburu-buru buat ngeblend produknya. Klaimnya sih bisa ngasih full coverage dengan tetap terasa lightweight di kulit, tapi menurutku sih dia bisa kerasa berat banget kalau kalian pakai lebih dari satu layer. Tapi coveragenya bisa dibuild dari medium sampai full memang. Kalau mau pakai foundation, selalu mulai dengan takaran sedikit, tipis-tipis diapply ke kulit, dan dibuild sedikit demi sedikit karena kalau udah kebanyakan di awal bakal susah banget buat ngehapusnya dan beresiko bikin tampilan jadi cakey.
Finishnya matte, tapi nggak yang dead matte gitu ya, jadi tetap bisa ngasih lihat glow asli kulitku. Aku prefer finish seperti ini karena sebagai orang dengan pemilik kulit berminyak, kadang susah mau terlihat glowing tapi bukan berminyak tuh haha. Jadi kalau finishnya dead matte malah repot, harus kasih highlighter atau strobing dulu baru kelihatan glowing. Oil controlnya menurutku kurang banget, karena nggak sampai 3 jam aja mukaku udah jadi kilang minyak, bahkan setelah diset dengan powder. Di bagian hidung juga dia bakal menghilang perlahan. Dan yang paling buruk sebetulnya dia oxidize jauh banget! Aku kaget karena kukira nggak akan terlalu jauh turun shadenya, tapi ternyata separah itu. Mungkin malah seharusnya aku ambil shade 228 karena di awal dandan mukaku kelihatan segar, tapi pas udah lewat beberapa jam jadi kelihatan kusam gitu.
Apakah aku bakal repurchase? Kayaknya nggak deh. Masih banyak foundation di luar sana yang menurutku performanya lebih bagus dengan harga yang kalau nggak sebanding, ya lebih murah.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons