Showing posts with label Voyage. Show all posts
Showing posts with label Voyage. Show all posts
Rasanya udah lama banget nggak jalan-jalan jauh. Mungkin karena aku terlalu manja kalau mau keluar Jogja sukanya bepergian naik mobil daripada motor haha. Untungnya aku punya teman-teman yang bisa mengakomodir kemauan jalan-jalan jauh, sampai akhirnya aku bisa balik lagi ke Sarangan setelah 4 tahun yang lalu aku juga ke sana sama mantan, ups.
Sarangan punya pemandangan alam yang cantik banget, in my opinion. Aku dan teman-teman pergi ke Telaga Sarangan dari Jogja dan makan waktu 2 jam lebih. Mungkin karena waktu itu weekend dan kami lewat jalur yang berbeda dari biasanya. Sesampainya di sana udah sekitar jam 3-an kalau nggak salah, dan entah kenapa udara di Sarangan hari itu lebih dingin dari biasanya.
Baca juga: Main ke Cafe Lawas, Yogyakarta!
Sarangan punya pemandangan alam yang cantik banget, in my opinion. Aku dan teman-teman pergi ke Telaga Sarangan dari Jogja dan makan waktu 2 jam lebih. Mungkin karena waktu itu weekend dan kami lewat jalur yang berbeda dari biasanya. Sesampainya di sana udah sekitar jam 3-an kalau nggak salah, dan entah kenapa udara di Sarangan hari itu lebih dingin dari biasanya.
Baca juga: Main ke Cafe Lawas, Yogyakarta!
Kalau kalian baru pertama kali ke Sarangan, jangan kaget kalau tempatnya rame banget, karena di sekeliling telaganya ada pasar kayak kalau kalian ke Borobudur. Wait, bukan pasar juga sih, tapi toko-toko pernak-pernik, tempat makan, toko oleh-oleh, macem-macem deh pokoknya. Kemarin buat sampai ke telaganya aku harus jalan kaki lewatin banyak toko dari tempat parkir kendaraan. Dulu sih bisa parkir sampai ke dekat telaganya, tapi memang lebih enak parkir di tempat khusus parkir. Oh iya, di sini juga disediain jasa naik kuda lho kalau kalian tertarik!
Baca juga: Tebing Breksi
Waktu mau makan, kami sebenarnya bingung mau makan apa karena belum pernah cobain tempat makan satupun di sana, jadinya agak nggak berani coba-coba, karena takutnya zonk haha. Tapi akhirnya kami memutuskan untuk makan di tempat sate kelinci yang ternyata harganya cukup murah untuk ukuran tempat wisata, sekitar Rp. 15.000-an per porsi dengan jumlah sate yang lebih dari cukup dibandingkan harganya. Rasanya enak banget!

Nah, di Telaga Sarangan ini kalian bisa naik salah satu speed boat ini juga lho. Sekali putarannya cuma Rp. 40.000 dan satu boat bisa muat sampai 4 orang, jadinya harganya bisa dibagi barengan deh. Waktu pertama ke Sarangan, aku nggak sempat naik karena mantanku nggak mau hahaha, tapi karena kemarin beberapa teman ada yang penasaran pengen coba, mumpung udah sampai Sarangan katanya, jadi aku ikut deh. Aku benar-benar sarankan kalian buat cobain naik walau satu putaran aja. Beneran, kalian nggak akan nyesel karena seru banget! Bisa lihat pemandangan full telaganya, apalagi kalau naiknya pas menjelang golden hour, nanti sinar mataharinya cantik banget pas kena bukit di sekitar telaganya.
Untuk menutup postingan kali ini, aku mau nunjukin salah satu momen di mana cahaya mataharinya lagi membelah langit. Cantik banget kan? Aduuh, pergi ke Sarangan tuh memang nggak sia-sia deh. Cahaya matahari di sana bikin kita pengen mandang langit terus. Can't wait to go back!
Bicara soal tempat wisata di Jogja mungkin tidak akan ada habisnya. Saya sendiri sempat bertekad selama merantau menjadi mahasiswa di sini untuk bisa menaklukan semua tempat wisata yang ada di Jogja, tapi tentu saja hal tersebut selain membutuhkan banyak uang dan waktu, juga tenaga. Dan sekarang ini saya sudah tidak seambisius dulu ketika baru pertama merantau. Tempat wisata di Jogja itu seperti pepatah mati 1 tumbuh 1000, saking banyaknya. Mungkin ini adalah salah satu alasan kenapa saya senang sekali bisa menempuh pendidikan di kota ini karena untuk melepaskan penat ke tempat wisata, kemana-mana tidak seperti jika saya tinggal di kota besar lainnya yang rasanya apa-apa selalu jauh. Tapi jika teman-teman ingin mengunjungi tempat wisata lainnya di luar Jogja, mungkin tempat wisata ini bisa jadi masuk wishlist teman-teman semua.
Baca juga: The Lost World: Stonehenge
Baca juga: The Lost World: Stonehenge
Wisata kali ini saya menyempatkan diri ke kebun teh yang berada di Kulonprogo bersama teman-teman. Untuk mencapai ke lokasi kebun teh-nya itu sendiri membutuhkan waktu satu setengah jam. Termasuk tempat wisata yang terhitung jauh jika ditempuh dari Sleman. Kebun Teh Kulonprogo ini beralamat di Nglinggo Barat, Pagerharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, DIY 55673. Tempatnya buka dari jam 7 pagi hingga jam 6 sore. Saya dan teman-teman bertolak dari Sleman sekitar jam 1 siang setelah makan siang, dan sampai di sana sekitar pukul 2 siang. Harus saya akui, karena kebun teh ini berada di dataran tinggi, jadi akses jalan untuk ke lokasi memang terbilang menantang, karena harus hati-hati dengan jalannya yang cukup terjal dan berdampingan dengan jurang.

Sesampainya di lokasi, kami langsung disambut hamparan hijau kebun teh yang terlihat rapi di kanan dan kiri bukit. Kebetulan hari itu saya berkendara dengan mobil, sehingga mobil harus diparkir sebelum memasuki kawasan kebun teh karena di atas tidak ada lahan parkir. Tenang saja, antara parkiran dengan kebun teh-nya tidak jauh kok. Di Kebun Teh Kulonprogo ini, tujuan kami adalah untuk naik ke puncak bukitnya, karena di atas bukit ada semacam gardu pandang untuk melihat pemandangan. Tentunya tempat seperti itu adalah spot foto yang cukup Instagrammable. Namun untuk bisa sampai ke atas bukit, pertama-tama kita harus menaiki deretan anak tangga yang cukup curam dan luar biasa banyaknya. Saya yang jarang olahraga ini jadi agak kesulitan karena mendaki anak-anak tangga ini sangat amat melelahkan.
Baca juga: Kebun Anggur Bantul
Baca juga: Kebun Anggur Bantul




Meski melalui perjalanan panjang yang cukup melelahkan dengan diselingi beberapa kali istirahat, saya dan teman-teman akhirnya sampai di puncak bukit kebun teh. Di atas bukit, pemandangan seluruh daerah kebun teh terlihat jelas. Tempat ini memang disediakan untuk pengunjung mengambil gambar, makanya kenapa terdapat balkon kayu yang bisa menunjang pengunjung untuk berpose.
Baca juga: Tebing Breksi

Kalau sudah main-main ke kebun teh seperti ini, rasanya jadi teringat film masa kanak-kanak dulu, Petualangan Sherina. Udaranya sejuk, dan hijau sepanjang mata memandang. Untuk masuk ke Kebun Teh Kulonprogo ini tidak dikenakan biaya sepeserpun, selain membayar uang parkir, tentunya. Tapi untuk sekedar berjalan-jalan, mengambil foto bahkan di dalam kebun teh-nya langsung pun tidak dikenakan biaya. Saya dan teman-teman menghabiskan waktu hingga pukul 4 sore untuk mengambil foto di kebun teh sebelum akhirnya kelaparan dan bersantai di satu-satunya rumah makan yang ada di sana. Tentunya jika memesan makanan ataupun minuman di sini tidak gratis ya teman-teman. Tapi tenang saja, harganya tetap terjangkau kok. Hanya di kisaran Rp. 20.000 saja.
Kami menghabiskan waktu hingga hampir pukul 6 sore sebelum hujan akhirnya datang mengguyur dan kami memutuskan untuk kembali ke Sleman karena khawatir jalan yang kami lewati tadi akan menjadi licin dan tidak aman untuk dilewati. Nah, jika teman-teman di sini ada yang tertarik bermain di kebun teh, bisa coba mengunjungi Kebun Teh Kulonprogo ini. Dijamin betah dan tidak mau pulang saking indahnya.

Exactly a week ago my father came to town to pay me a visit and for work purpose as well. We decided to go visit a vineyard located in Bantul to kill time. I've never been to a vineyard before, it's hard to find one that's near my place. This one is pretty far from the main city and took us one and a half hour to get there.

I've been thinking about the content of my blog recently. As you guys can see that I've been very diligent in writing beauty reviews and honestly I enjoy doing it! It's just that when I sit back and take a whole look at my blog, I feel like I've changed. I no longer sit down and take the time to put my entire thoughts into a single post. I start to care more about the quantity of the posts I make in a month instead of the quality. I no longer do fun trips to cafe or places to for the sake of a blog content, since now I mostly do beauty reviews that can be done indoor.
So from now on I will stop writing about it in this blog. No, I will not stop writing about beauty, in fact I'm going to make a new blog for that alone. I hope this will get me back on track to write more about what truly makes me happy in life.
Cheers!
Ever since I religiously started to transform my blog into a sort of beauty blog with all the product reviews, I forgot that I also have other things to talk about, something that I've been doing in such a long time. I actually miss doing cafe hopping like I used to, but since I spend almost all of my money for my beauty necessities, I have nothing left for cafe hopping, or simply to do quick travel with my boyfriend. This trip was taken a few weeks ago after I got back from Bali, I guess. I promise I'll start working on that post too. It's just that I still don't know if I want to do the Bali posts based on the places or the days only.
Anyway, have you guys been to Tebing Breksi? This was my second trip already, but the first time I went here, I didn't get to hike all the way up to the top of the cliff because it was raining and the cliff became very slippery. The view was really beautiful, you can see the Merapi mountain in all its glory.
Pretty isn't it?
H&M sweater, unbranded bag, Lea jeans, Diadora shoes
I was a little upset looking at how many owls here being treated as recreational object for visitors to take photos with them. I was worried because all those birds had to stay awake during day time where as we know it, owls are nocturnal, meaning they sleep during day time and awake at night.



Hi! I'm back! I just realized that I haven't posted anything in April, wow! Honestly, I didn't really have anything to be posted at all. I was lacking in material to talk about and so I didn't want to push it. But now I'm back and I have a few plans coming up for the blog so I hope you don't leave me just yet :") Here are some pictures that I took (well, my boyfriend took) last Tuesday. It was national holiday of May Day and we all decided to go to the beach because the sky has been very clear for the past few days and the moon shone so bright it literally lights up the horizon. We didn't camp but we did sit around from 3 AM until sunrise before me and some of my friends went into the water. I can never get enough of being on the beach, really. The sky that night was very clear I even witnessed two falling stars!








As you can see here that I'm still wearing the same outfit with the one I wore during my trip to Ullen Sentalu because that day I kinda went all over the place with my boyfriend and one friend of ours. Friendly warning; this is not the original Stonehenge, lol. I've never been outside my country. Heck, I've never even been outside of the Java island :( Anyway, it was really hard for us to get to The Lost World. We had a terrible bumpy ride because trucks and other heavier vehicles destroy the lane pretty hard so you have to be very careful. I don't know how these people create the replica of the real Stonehenge I mean are they a good imitation or a bad one??? Considering I've never been to Stonehenge myself. But they look so good and nice, I mean they don't look cheap at all in the photos. I guess it's pretty okay? What do you think?

Ooo, it's rare for me to open a post with the face of my boyfriend's. There I give you the honor to enjoy his round and chubby cheeks before we get into today's post.
I've had this post laying in my draft for a year now, lol. Well, not exactly 365 days but I went to Ullen Sentalu last year. I was too busy preparing for the community service program that I couldn't even manage to write something about the trip on the blog. Because you guys know me. I'm not going to write a blog post with little writings to it. I think it's the only obstacle that I face whenever I want to post something. Either that, or I don't have any picture to add. I'm both visual and not. Deal with it.
I like trips to museums or art exhibitions. It's like zen mode, gives me a peace of mind. Because after a week full of responsibilities, all you need is a smol entertainment that makes you coming back to your sense. Ullen Sentalu is famous for its sloping stone wall that you can find in almost everyone's photo trip to Ullen Sentalu. The museum itself keeps a bounty of relics and paintings from the tale of two kingdoms, Jogja and Solo back in time when they were still led by a king. The collection inside the museum are personal collection of the owner of the museum himself. And the most important rules when you're visiting Ullen Sentalu, is you're not allowed to take photos when you're on the tour. Yes, it's a bit strict here in Ullen Sentalu. You'll go by batch every one hour and there will be a tour guide that'll explain you everything, take you to every section of the museum. That's what I like the most about Ullen Sentalu because nowadays people often forget to enjoy the inside of the museum itself because they're busy taking photos with the content. You do get to take pictures once you're on the end of the tour, which is in front of the famous sloping stone wall. That's like the only place you're allowed to since the wall itself was just a replica of the wall in certain temple in which I stupidly forget, sorry.

We were given this traditional herbal drink when taking a break halfway through the tour. You do get to take out your camera and snap some photos here too. They said the drink was the same drink that one of the princess there had been consuming during her lifetime to seem ageless. It tastes like wedang uwuh, it's so obvious that it contains a lot of traditional spices.





This is the famous sloping stone wall that I'm talking about. It represents the lack of knowledge of our young people nowadays about our own history, hence it's sloping down. There aren't many pictures I can show here but it was a very good visit indeed. Ullen Sentalu is located on Kaliurang highland and you can reach the place by basically anything since it has spacious parking lot. The entrance fee is IDR 50k for weekdays–it's a bit pricey but it's totally worth the money.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons