Siapa di sini yang masih ingat sama produk yang bikin dunia skincare heboh banget dulu? Yap, si serum Snail Truecica dari Some By Mi ini pernah bikin orang-orang sampai adu pendapat karena klaim serum ini benar-benar terkesan magical banget. Buat yang mungkin nggak sempat ngikutin gonjang-ganjing produk ini dulu, serum Snail Trucica SBM diiklankan dengan pakai model yang kulit mukanya mengalami bopeng cukup visible. Di situ dikasih lihat kalau serum ini bisa bikin bopeng jadi hilang hampir seluruhnya tanpa bekas. Tentunya klaim kayak gitu terkesan menggiurkan banget kan, makanya banyak orang langsung beli serum ini.
Nggak lama setelah iklan serum Snail Truecica SBM release, banyak banget orang-orang yang langsung skeptis termasuk aku. Karena sepanjang pengetahuanku sih yang namanya bopeng atau acne scars yang udah physical, itu nggak cukup kalau pakai skincare aja, tapi juga harus didampingi dengan treatment khusus seperti laser dan lain-lain. Aku sendiri nggak punya masalah kulit bopeng, jadi waktu serum ini keluar aku nggak terlalu menaruh minat buat nyobain. Tapi tiba-tiba temanku ada yang nawarin buat kasih ke aku Snail Truecica punya dia karena di dia nggak cocok. Aku mikirnya karena I've got nothing to lose jadi akhirnya aku iyakan aja sekalian ngetes gimana efeknya.
BACA JUGA: Terra Beaute Citrea Brilliance Serum
Sebetulnya apa sih isi dari serum Snail Truecica? Kenapa bisa klaimnya seheboh itu untuk bisa menghilangkan bopeng? Sebetulnya kalau dilihat sih dari ingredients listnya nggak ada yang heboh banget ya. Aku lihat ada niacinamide, allantoin, centella asiatica, dan madecassoside. Ingredients ini adalah deretan ingredients yang di aku sendiri udah terbukti punya efek yang bagus buat melembabkan, mencerahkan, mengurangi jerawat dan kemerahan. Jadi sebetulnya secara keseluruhan this serum is not so bad! Tapi aku ragu kalau dengan itu aja bisa sampai bisa mengurangi acne scars atau bopeng.
Ingredients: Water, Butylene Glycol, Niacinamide, 1,2-Hexanediol, Snail Secretion Filtrate, C12-14 Pareth-12, C12-14 Pareth-7, Carbomer, Tromethamine, Dioscorea Japonica Root Extract, Trehalose, Ethylhexylglycerin, Beta-Glucan, Hydrolyzed Corn Starch, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Allantoin, Adenosine, Disodium EDTA, Sucrose, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Agrimonia Eupatoria Extract, Salvia Officinalis (Sage) Oil, Centella Asiatica Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Chamaecyparis Obtusa Leaf Extract, Silybum Marianum Seed Extract, Perilla Frutescens Leaf Extract, Sodium Chondroitin Sulfate, Broussonetia Kazinoki Root Extract, Propolis Extract, Artemisia Capillaris Extract, Cimicifuga Dahurica Root Extract, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Pentylene Glycol, Madecassoside, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Flower Extract, Asiaticoside, Asiatic Acid, Madecassic Acid, Phenoxyethanol
BACA JUGA: Trueve BHA & Cica Acne Serum Review
Dari segi desain luarnya, produk ini udah dilengkapi dengan pump, jadi untuk mengeluarkan produknya lebih higienis nggak seperti kalau pakai pipet. Dia juga mudah untuk dipencet, nggak macet-macetan. Tekstur serum ini tipikal serum-serum dengan kandungan snail yang agak lengket dan slimey gitu, tapi begitu diaplikasikan ke kulit dia finishnya nggak lengket kok. Justru karena dia lumayan pekat, jadinya nggak perlu pakai banyak-banyak supaya kulit jadi lembab dan bouncy.
Selama aku pakai serum ini, efek yang paling kerasa adalah dia bikin kulitku lembab. Dan ya udah, itu aja rasanya. Jadi buatku, Snail Truecica ini rasanya kayak hydrating serum aja, which is not a bad thing! Again, karena untuk aku yang kulitnya dehidrasi, menjaga kulit supaya tetap terhidrasi tuh penting biar nggak jadi menimbulkan masalah kulit lainnya kayak jerawat atau bruntusan. Jadi worth it apa nggak? Well, balik lagi sih. Menurutku kalau kalian mau cobain serum ini, mending jangan berkaca dari iklan, tapi dari ingredients listnya kalian cek.
Udah cukup lama aku nggak update apa-apa di blog. Bulan Juni aja aku baru ngeh beberapa waktu lalu kalau aku baru ngepost satu postingan (yang untungnya sekarang udah nambah haha). I've been very busy, itu alasan yang udah sering banget aku lontarkan tapi memang benar adanya. Dan sebetulnya juga karena aku udah menemukan hobi lain di luar beauty blogging jadi platformku pada nggak keurus semua. I still do reviews sih, tapi sekarang udah mainly focused di blog aja, jadi platform lainnya kayak Instagram sama Twitter buat supporting aja dan nggak dibawa seserius blog.
Despite that situation, di mana aku timbul tenggelam di socmed, surprisingly masih ada ternyata tawaran dari brand-brand buat ngajak kerjasama. I will forever be grateful sama brand-brand ini karena mau kerjasama denganku, walaupun sekarang aku udah nggak ambil sponsorship alias aku nggak take charge buat review karena aku udah nggak peduliin insight lagi. It's getting tiring having to keep up this job jadi aku balik jadiin ini sebagai hobi aja.
Well anyway, enough about my life. Di postingan kali ini aku mau bahas salah satu produk baru dari Dear Me Beauty hasil kolaborasi mereka dengan Yupi beberapa waktu lalu. Aku jujur nggak nyangka aja bisa jadi salah satu blogger yang bisa nyobain palet ini sebelum launching, I felt honored! Waktu terima paketnya aku nggak sabar banget buat share foto-fotonya tapi harus ditahan karena belum waktunya launching. Oke biar nggak kelamaan bisa langsung scroll aja buat baca reviewku!
Waktu pertama tahu kalau Dear Me Beauty mau ngeluarin eyeshadow, pikiranku adalah mereka akan pilih warna-warna yang neutral lagi sama kayak kolaborasi mereka sebelumnya. Tapi pas lihat paketnya sampai di rumah dengan packaging holo yang super cute, kayaknya nggak mungkin deh kalau kayak gini color selectionnya neutral. Dan ternyata benar aja, begitu aku buka, aku disuguhi sama warna-warna cantik yang super beragam. Mulai dari coklat, merah, ungu, orange, sampai hitam dan putih, semua ada di palet ini. Formulanya juga nggak tanggung-tanggung, di dalam palet ini ada 4 formula sekaligus yaitu matte, shimmer, satin, dan glitter.
Semua warna di eyeshadow ini punya klaim pigmented, ringan di mata, tahan lama, dan nggak akan creasing meski udah lewat berjam-jam. Total ada 25 shades dan semuanya aman dipakai di area mata bahkan untuk yang matanya sensitif sekalipun.
Kemasan eyeshadow ini bentuknya beruang dan dia holo, jadi warnanya kayak pelangi keunguan gitu. Di dalamnya udah ada cermin persis di balik tutup eyeshadownya, dan antara tutup sama tempat eyeshadownya itu sendiri terpisah, jadi dia nggak disambung pakai engsel. Aku nggak tahu kalau orang lain gimana tapi awalnya aku sempat ngerasa ribet dengan tutup yang misah gini karena butuh space lebih buat naronya. Tapi jadinya juga tangan bisa lebih bebas sih megang cerminnya nggak akan merasa berat karena harus ngangkat setempat eyeshadownya. Cerminnya cukup helpful, ukurannya pas buat eye make-up.
Di sini aku udah swatch semua warna di palet eyeshadow Dear Me Beauty x Yupi. Menurutku kalau diswatch pakai tangan, color payoffnya masih terbilang bagus. Tinggal gimana nanti performanya kalau pakai brush aja karena biasanya swatch pakai jari sama pakai brush itu bisa kelihatan beda hasilnya. Overall rasanya memang buttery dan nggak banyak falloutnya, nggak berasa kering bahkan untuk yang matte sekalipun jadi dia nggak patchy pas diswatch.


Selain swatch pakai jari, di sini aku juga tunjukin ke kalian gimana kalau misalnya aku bikin eye look pakai eyeshadow ini. Baby Bears eyeshadow punya klaim kalau dia bisa dipakai bagi untuk sehari-hari ataupun occassion tertentu karena pilihan range warnanya yang cukup luas. Di sini aku kasih contoh gimana kalau aku bikin look yang cukup neutral dengan warna-warna coklat dan bronze di satu mata, sementara di mata lainnya aku coba pakai warna yang nggak biasa kalau buat sehari-hari yakni ungu. Ternyata performa eyeshadow ini tetap oke dengan brush sekalipun. Gampang diblend, falloutnya juga nggak ada, pigmentasinya oke dan gampang dibuild up. Satu yang aku perhatiin sih ada shade dengan glitter formula yang kurang oke kalau diaplikasikan pakai brush, mendingan pakai tangan aja karena lebih keluar warnanya. Tapi secara keseluruhan menurutku eyeshadow ini cukup oke buat kalian yang mau punya palet yang bisa sekaligus untuk sehari-hari ataupun buat berkreasi bikin look warna-warni.
Pertama kali kenal sama Terra Beaute sebetulnya berawal dari iklan yang asal lewat di Instagram story. Aku langsung kepincut karena desain produknya yang beda banget dari yang lain. Terra Beaute ini punya desain bernuansa kayu, tiap produknya didominasi warna coklat dan botolnya gelap sehingga nggak gampang tembus cahaya buat mengurangi chance produk di dalamnya rusak karena sinar matahari. Emang aku tuh bucin packaging banget ya, mau gimana lagi karena produk-produk ini kan cenderung baru bisa menjual kalau dari luarnya udah menarik. Habis lihat iklannya di Instagram Story itu aku langsung main-main ke akun mereka dan ada satu produk yang paling menarik yaitu Terra Beaute Citrea Brilliance Serum. Dari namanya aja udah kayak keren banget, ditambah waktu lihat ingredients listnya aku semakin tergoda karena kelihatannya serum ini fokus untuk brightening.
Sebelum masuk ke ingredients serumnya, aku mau kasih lihat dulu detail packaging dari Citrea Brilliance Serum. Cantik banget kan? Packaging produk mereka yang lainnya juga nggak kalah cantik lho. Terra Beaute ini kayaknya brand punya selebgram setahuku, dan biasanya aku suka skeptis apalagi kalau kemasannya kurang cakep gitu tapi dari pandangan pertama aku langsung kepincut sama Terra Beaute dan dia ngasih vibe yang "Hmm, kayaknya produknya nggak main-main nih".

Terra Beaute Citrea Brilliance Serum adalah serum yang mengandung vitamin C, Palmitoyl Tripeptide-5 dan Hydrolized Collagen yang berfungsi untuk mencerahkan kulit serta membantu menyamarkan garis garis halus atau kerutan pada kulit wajah. Dengan klaim kayak gitu, siapa coba yang bisa nolak? Not me! Dari informasi yang tertera di websitenya ini memang nggak banyak informasi yang bisa didapatkan sih, selain dari apa kandungan dan klaim serta harganya. Serum ini isinya 15ml dengan harga Rp175.000. Botolnya yang mungil bikin agak kaget sih waktu pertama tahu harganya hahah. Tapi aku positive thinking harga segitu karena mungkin dia kecil-kecil cabe rawit nih.
Tekstur serum ini cair banget, dia juga nggak ngasih finish yang lengket jadi enak banget buat dilayer sama produk-produk lainnya. Aku mulai pakai serum ini sejak beberapa bulan yang lalu dan aku approachnya nggak pasang ekspektasi apa-apa karena aku cuma mau stok skincareku berkurang jadi makanya aku akhirnya buka serum ini dan rajin dipakai. Tapi setelah sekian lama waktu aku coba ambil foto progress kulitku lagi aku ngeh ada sesuatu yang beda.
Biasanya kulitku itu kusam banget, apalagi kalau udah ketemu sunscreen. Tapi sejak skincare routineku ada serum dari Terra Beaute ini aku merasa kulitku jadi jauh lebih segar dan cerah bahkan walau ketemu sunscreen di pagi hari. Aku jadi PD banget untuk nggak pakai make-up karena tone kulitku benar-benar kelihatan fresh banget. Menurutku buat teman-teman yang struggling dengan kulit kusam, atau tone kulit yang kurang rata bisa banget cobain serum ini. Walaupun dia isinya sedikit dan harganya lumayan mahal tapi it really works! Aku jadi penasaran sama produk dari Terra Beaute lainnya deh.
Kalau ngomongin soal Skin Game sebagai sebuah brand, rasanya aku jadi throwback ke masa-masa awal aku mulai menjajaki dunia beauty reviewing. Sebagai orang yang memulai kegiatan ini karena hobi nulis bukan karena hobi dengan dunia kecantikan, ada masanya aku ngerasa suntuk dan bosan aja nulis topik yang sama dalam kurun waktu yang lama. Dulu waktu followersku masih 500-an, tiba-tiba aku dapat DM dari Skin Game, nawarin aku buat cobain produk mereka, yaitu Skin Game Pore Rescue Mask. Itu adalah partnership pertamaku, sekaligus yang bikin engagement Instagramku naik setelah aku ngereview produknya.
Well, long story short, kalau dibandingin dulu dan sekarang, Skin Game udah berkembang jauh banget. Both of us have grown a lot, dan Skin Game bahkan udah dapat banyak penghargaan karena produk-produk mereka jadi favorit banyak orang. Mereka nggak lagi berkutat di masker aja, tapi bahkan udah sampai punya essence dan yang terakhir ini mereka ngeluarin serum! Tapi di postingan kali ini aku belum bakal ngereview produk baru mereka, melainkan spot treatment mereka yang benar-benar bikin gempar dunia kecantikan Indonesia karena dirave sama banyak banget orang. For the record, produk ini dikasih sama Skin Game ke aku sebagai gift, but don't worry karena review yang ditulis as always akan tetap jujur!
Ini adalah spot treatment yang pengaplikasiannya harus ditinggal, jadi bukan jenis yang bisa diblend ke kulit kayak Pratista, atau Benton (keduanya udah pernah aku review, bisa kalian cek label spot treatment). Sebagai pemilik kulit acne prone, spot treatment adalah sesuatu yang aku nggak bisa lepas. Rasanya kayak ada yang kurang aja kalau skincarean tanpa pakai spot treatment. Padahal dulu banget aku nggak terlalu bergantung sama produk spot treatment buat mengatasi jerawat, tapi somewhere along the line akhirnya ngerasain juga manfaatnya dan gimana beda jauhnya antara pakai spot treatment sama nggak.
Ingredients: Aqua, Glycerin, Calamine, Bentonite, ZnO, Kaolin, Sulfur, Propylene Glycol, Polysorbate20, Salicylic Acid, Polyacrylamide, Phenoxyethanol, C13-14 Isoparaffin, C9-11 Pareth 6, Carboxymethyl Cellulose, Sodium Chloride
BACA JUGA: Pratista Derma Pure Gel Treatment Review
Acne Warrior ini punya tekstur yang lumayan kering dan padat, hampir sepeti clay mask. Dengan tekstur seperti itu jadi muda buat dia untuk nempel di kulit dan nggak gampang hilang kalau misal nggak sengaja kena tangan. Baunya sendiri karena dia mengandung sulfur, jadinya benar-benar tercium wangi belerang yang khas. Setiap aku mau pakai Acne Warrior, aku selalu pastikan aku pakai banyak produk yang bisa bantu menunjang kelembaban di kulitku sebelumnya karena spot treatment ini bikin kulit jadi cukup kering apalagi setelah dibilas keesokan paginya. Jadi saranku kalau kalian punya kulit yang kering, pastikan pakainya memang pas dan jangan kebanyakan karena dia memang bikin kulit kering banget.
Aku sering lihat review dari orang-orang kalau Acne Warrior Skin Game efektif banget di jerawat mereka, tapi di aku dia justru nggak terlalu oke performanya, nggak tahu juga kenapa. Dia nggak bisa mengatasi jerawat mendem, benar-benar terbatas untuk jerawat yang udah keluar matanya (pustules) itupun memakan waktu lama banget. At some point, aku ngerasa kurang puas aja sama dia dan akhirnya beralih ke spot treatment lainnya yang bekerja lebih cepat dan efektif.
Sejak pandemi dimulai, aku jadi sering mengalami kebiasaan untuk skip pakai skincare, entah itu skincare pagi atau malam. Bisa skip salah satunya aja, atau kadang bisa dua-duanya. Kadang bisa skip sehari doang, tapi nggak jarang kebablasan sampai dua bahkan tiga hari nggak skincarean sama sekali. Alasannya cuma satu; keburu malas hehe. Padahal dulu aku termasuk orang yang rajin banget skincarean, makanya produk skincare yang aku pakai bisa sampai 10 produk dalam satu routine karena aku memang suka aja duduk lama-lama di depan cermin pakai ini itu ke muka. Tapi makin lama malah aku jadi merasa beban duluan lihat berapa produk yang harus kupakai.
Kalau udah kayak gini biasanya kulitku langsung jadi dehidrasi dan kusam. Aku memang rentan banget sama dehidrasi, makanya sebenarnya aku nggak bisa kalau kelamaan nggak skincarean karena efeknya bakal buruk ke kulit. Nah kebetulan beberapa hari belakangan ini aku lagi nyobain pakai produk yang punya klaim bisa membantu di dua masalah tersebut yakni SNP Halloasis Sheet Mask. Mereka ini ada dua varian, yang satu untuk Brightening dan satunya lagi untuk Moisture.
BACA JUGA: Review 1 Minggu Pemakaian SNP Prep Cicaronic
Jadi SNP Halloasis Moisture Hill Mask ini mengandung dengan Cactus Stem, Flower, Fruit Extract (Opuntia Ficus Indica) yang dapat menjaga kelembaban dan elastisitas kulit wajah kita. Kandungan Cactus extract ini juga bisa memberikan hidrasi untuk kulit yang dehidrasi. Jadi seperti yang aku bilang tadi, sheet mask ini akan cocok buat aku atau teman-teman yang juga memiliki masalah kulit yang sama yakni dehidrasi. Essence dari sheet mask ini cukup kental, bahan sheet mask nya juga tipis, lembut, dan nggak terasa kasar atau perih ketika dipakai di wajah.
Lembaran sheet masknya benar-benar tertutupi sama essencenya yang cukup banyak, tapi herannya dia nggak bikin berantakan sampai netes kemana-mana. Untuk ukurannya sendiri sih cukup pas di mukaku, kecuali untuk bagian mulut sepertinya sih agak kurang lebar sedikit. Tapi untuk bolongan mata dan hidung udah pas. Efeknya setelah pakai si Moisture Hill Mask ini langsung kerasa banget kulitku yang tadinya terasa bertekstur langsung jadi lebih bouncy dan supple karena mendapat asupan hidrasi yang baik dari sheet masknya bahkan dalam sekali pemakaian langsung. Salah satu downside yang aku kurang suka sih essence sisa yang ada di wajah setelah sheet masknya dilepas butuh waktu cukup lama buat menyerap ke kulit. Untuk aku yang kurang sabaran, hal kayak gini bisa cukup mengganggu.

Nah berikutnya ada SNP Halloasis Brightening Sheet Mask yang punya star ingredients Adenium Obesum Leaf Extract atau yang lebih dikenal dengan atau tanaman bunga Kamboja. Sheet mask ini memiliki klaim dapat membantu melembabkan serta mencerahkan kulit yang kusam. Lagi-lagi pas banget sama permasalahan yang biasa aku hadapi akibat dari kurang rajin skincarean akhir-akhir ini. Kulit memang cenderung gampang kelihatan kusam terutama ketika dehidrasi. Makanya kenapa kalau udah dehidrasi, wajahku juga pasti kusam.
Bahan sheetnya sih aku rasa sama-sama aja dengan varian Moisture Hill, sama-sama tipis dan lembut di kulit, nggak kasar. Bolongan mata dan hidung juga pas, tapi sama juga untuk bagian mulut buatku kurang lebar heheh. Agak repot jadinya karena essence jadi ada sedikit yang masuk ke mulut selama dipakai. Essencenya juga masih sama dengan varian Moisture Hill, bening dan cukup kental jadi nggak gampang netes dari sheetnya.

Untuk yang varian Brightening ini aku lebih takjub lagi waktu lihat hasilnya karena ternyata bisa langsung kelihatan wajahku jadi kelihatan lebih segar, lebih cerah dalam satu kali pemakaian. Sepertinya sheet mask kayak gini cocok buat kalau misalnya kita mau ada acara penting kayak kondangan atau party gitu, beberapa jam sebelum dandan bisa banget pakai sheet mask Halloasis yang varian Brightening biar muka kelihatan fresh!
Overall, aku sih merasa di antara keduanya nggak ada perbedaan signifikan in terms of pengalaman selama pemakaian. Tapi dari hasilnya memang jelas beda, kalau yang Brightening bisa bantu bikin kulit jadi lebih segar. Keduanya juga sama-sama melembabkan kulit. Untuk teman-teman yang mau cobain langsung sheet mask Halloasis dari SNP ini, kalian bisa langsung cek ke Sociolla karena untuk akan ada discount 10% untuk harga per piecesnya dari Rp20.000 jadi Rp18.000, dan discount 20% kalau kalian beli bundle yang berisikan 10 pieces sheet mask dari harga Rp200.000 jadi Rp170.000. Jangan lupa juga untuk follow Instagram SNP untuk mendapat info dan promo menarik lainnya!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Social Icons