Pages

  • Home
  • about
  • _the author
  • _faq
  • _partnership
  • beauty
  • _beauty empties
  • _beauty favorites
  • _beauty haul
  • _beauty tools
  • _best beauty finds
  • _j-beauty
  • _k-beauty
  • _local brand
  • _skincare 101
  • _skincare routine
  • skincare
  • _ampoule
  • _cleansing balm
  • _cleansing oil
  • _essence
  • _eye treatment
  • _face mask
  • _face oil
  • _face spray
  • _face wash
  • _make-up remover
  • _moisturizer
  • _retinol
  • _serum
  • _sheet mask
  • _spot treatment
  • _soothing gel
  • _sunscreen
  • _toner
  • make-up
  • _blush
  • _bronzer
  • _brows
  • _concealer
  • _cushion
  • _eyeshadow
  • _foundation
  • _highlighter
  • _lip balm
  • _lip gloss
  • _lip stain
  • _lipstick
  • _liquid lipstick
  • _mascara
  • _powder
  • _primer
  • _setting spray
  • bodycare
  • _body lotion
  • _body scrub
  • _body wash
  • _deodorant
  • _hand cream
  • _scents
  • haircare
  • _conditioner
  • _shampoo
  • lifestyle
  • _foods
  • _fashion diary
  • _music
  • _shopping
  • _travel
  • __bandung
  • __depok
  • __jakarta
  • __klaten
  • __magelang
  • __sarangan
  • __yogyakarta

Social Icons

Beauty With Dummy | Indonesian Beauty & Lifestyle Blog

Maybelline Baby Lips Lip Balm Shade Berry Crush Review


Wow, setelah sekian lama punya produk ini, baru sekarang reviewnya muncul di blog 😂 Aku sampai lupa ini tahun kapan. Yang pasti sih udah lama banget, kayaknya awal-awal aku baru mulai belajar make-up deh sekitar tahun 2018-an. Bibirku itu tipe yang gampang banget kering, kemungkinan sih karena aku jarang minum air putih jadi gampang dehidrasi dan jadi pecah-pecah. Kalau udah kayak gitu, kadang bisa parah banget karena tanganku gratilan suka ngopekin kulit mati dan bibirku jadi gampang berdarah. Pernah sampai bengkak dan kayak darahnya menggelap gitu, ah serem banget lah pokoknya. Nah, di saat-saat kayak gitu, pakai lipstik apapun rasanya udah kayak siksaan apalagi yang formulanya matte karena bakal bikin bibir tambah kering. Makanya kenapa kemudian aku nyobain beli lip balm. Cuma waktu itu aku belum banyak explore lip balm dari brand lokal, jadinya aku langsung beli dari Maybelline.

BACA JUGA: For Skin's Sake (FSS) Buttered Lip Balm Review


Untuk ukuran lip balm, menurutku Maybelline Baby Lips tuh udah bagus sih. Dia ngasih warna yang agak malu-malu gitu, nggak heboh gonjreng jadi dipakai sendiri pun juga nggak akan bikin tampilan muka kita pucat, tinggal pilih mau varian yang mana karena series Baby Lips ini punya beberapa varian dan warnanya beda-beda. Teksturnya lembut di bibir, nggak gritty, dan wanginya juga enak kayak permen. Tapi dia sih nggak ada rasanya ya kalau nggak sengaja kejilat gitu. Sheennya bagus, nggak kelihatan kayak kita habis makan gorengan tapi kayak pakai gloss tipis with the right amount of shine. Dia nggak bikin bibir kerasa licin banget, dan terbukti bisa menyelamatkan bibir pecah-pecah hihi. Very affordable and recommended!

July 30, 2021

read more

Crushlicious Citrus Glow On Mask Review


Kalau ngomongin masker, sebetulnya aku bukan tipe orang yang getol maskeran. Kalian yang udah ngikutin aku dari lama pasti juga udah hapal ya aku tuh anaknya termasuk mager maskeran. Walaupun waktu skincarean aku bisa pakai sampai 10 produk, tapi lucunya aku justru nggak suka maskeran karena menurutku maskeran makan waktu lama banget 😅 Cuma aku nggak pernah kemudian membatasi diri buat nggak pernah coba pakai masker ya, karena aku percaya kok ada beberapa produk yang memang bagus dan beneficial buat kulitku.

Nah ngomongin soal masker, hari ini aku mau ngereview salah satu masker dari brand lokal yang udah cukup lama aku terima. Kayaknya sekitar akhir tahun lalu, atau awal tahun ini? Aduh, lama banget pokoknya haha sampai lupa. Produk itu adalah Crushlicious Citrus Glow On Mask. Aku nggak terlalu asing sih sama nama Crushlicious, cuma di pikiranku Crushlicious itu identik dengan masker organik dengan kemasan amplop (?) gitu. Waktu mereka nawarin aku buat cobain masker mereka yang nggak perlu diracik-racik alias tinggal pakai aja, aku langsung mengiyakan. Penasaran soalnya sama klaimnya yang hydrating sekaligus brightening.

BACA JUGA: Axis-y Mugwort Pore Clarifying Wash Off Pack Review


Kalau dilihat dari ingredients listnya sih menurutku cukup oke ya. Yang langsung aku notice adalah kandungan honey di urutan kedua ingredients list, yang berarti masker ini bisa untuk bantu atas inflammation di kulit. Biasanya efek di masker itu bukan sesuatu yang sama efeknya kalau kita pakai serum alias biasanya cuma bertahan sebentar yaitu habis maskernya dibilas aja. Meskipun begitu aku pernah beberapa kali ketemu masker yang memang setelah dibilas, benar-benar bikin muka kelihatan fresh banget dan menurutku meskipun efeknya cuma sebentar, produk seperti ini cocok buat kita-kita yang butuh a little bit of oomph ketika ada acara keluar dan mau tampil lebih fresh. Masker ini punya beberapa klaim seperti:

  • Menghidrasi dan melembabkan wajah
  • Menutrisi kulit
  • Mencerahkan wajah
  • Membuat kulit wajah menjadi lebih sehat

Ingredients: Ingredients: Mel (Honey), Xanthan Gum, Butylene Glycol, PVP, Vaccinium myrtillus (Bilberry) Fruit Extract, Panthenol, Lecithin, Sclerotum Gum, Phenoxyethanol, Pullulan Luffa Cylindrica (Blustru) Fruit, Saccharum Officinalum (Sugarcane) Extract, Ascorbyl Tetraisopalmitat, Tocopherol, Glycerin, Glyceryl Glucoside, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Fruit Extract, Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract, Silica, Acer Saccharum (Sugar maple) Sap Extract, EDTA, Ethylhexylglycerin, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Sucralose

BACA JUGA: Pore Hero Matcha Clay Mask Review


Tesktur dan bau maskernya tuh benar-benar mengingatkanku sama selai jeruk. Wangi jeruknya strong banget, tapi menurutku nggak bikin eneg sih, aku cukup suka walaupun it's very citrusy. Teksturnya kayak gel, a bit on the watery side, dan ada serpihan macam bulir jeruk gitu yang bisa bantu eksfoliasi kulit mati tipis-tipis. Oh iya, bulirnya ini nggak kasar karena dia nggak terlalu besar ataupun rapat-rapat. Nah, waktu pemakaian pertama ini aku sempat kaget karena ternyata maskernya bikin panas di kulit, terutama antara hidung dan mulut. Kulit daerah sekitar mulut dan hidung bawahku memang gampang bereaksi sama masker, biasanya aku sengaja hindari karena rasanya nggak nahan banget bikin perih. Tapi baru kali ini aku maskeran rasa panasnya semuka-muka.

Terus gimana? Well, pertama kali sih aku coba tahan 15 menit sesuai anjuran pakai, habis itu baru dibilas. Dia nggak susah dibilas, tapi pas aku coba lap pakai toner setelanya ternyata residu kuning-kuning di muka masih bersisa. Untungnya setelah dibilas nggak ada tanda-tanda jerawat muncul sih :") Aku sempat takut buat pakai lagi, tapi habis curhat ke Twitter, ada yang bilang kalau memang efek awalnya kayak gitu, tapi lama kelamaan bakal nggak berasa lagi.

Akhirnya aku cobain lah setelah rehat dulu beberapa hari dari pakai masker ini dan ternyata benar apa yang mutualku bilang kalau rasa perihnya tuh cuma pas pertama pemakaian aja. Cuma setelanya aku nggak merasakan ada efek signifikan baik bahkan setelah dibilas, mukaku nggak kelihatan jadi fresh gitu wkwk. Overall, menurutku masker ini biasa aja sih. Untuk ukuran orang yang jarang maskeran dan jarang splurge on face masks, I'm not that tempted buat beli dia karena efeknya kurang terasa.

- BELI CRUSHLICIOUS CITRUS GLOW ON MASK -

July 28, 2021

read more

Nood Browmance Shade Kiss My Ash Review


Hal apa yang wajib banget aku lakuin kalau harus keluar rumah? Yes, ngalis. Tapi keluar rumah di sini maksudnya tiap aku ada urusan yang harus ketemu orang banyak dan tampil proper ya hehe. Kalau ke warung aja sih nggak ngalis, sayang dong nanti cepat habis produknya. Sebetulnya tuh alisku dibilang nggak ada ya nggak juga, ibaratnya nggak ngalis juga masih kelihatan punya alis. Tapi karena bentuknya yang nggak rapi sesuai selera, jadinya aku suka nyabutin sendiri dan berakhir dengan jadi tipis banget. Kalau udah gitu, mau nggak mau harus dibantu dengan pensil alis biar lebih kelihatan.

Menurutku ngalis itu termasuk step make-up yang game changing. Sama kayak make-up karakter, gimana bentuk alismu menggambarkan karakter yang mau kamu imply ke orang lain. Apakah mau kelihatan bold, mau soft kayak alis Korea, atau bold kayak alis Barat, on fleek atau sekedar diisi aja, semuanya bisa ngasih impact yang beda-beda sama keseluruhan muka kita.

BACA JUGA: Dear Me Beauty Perfect Eyebrow Contour Review


Kalau soal pensil alis, aku punya bentuk pensil favorit sebetulnya, yaitu pensil yang runcing dan bukan segitiga. Pipih masih oke, tapi aku tetap prefer yang memang small tip karena aku kalau bikin alis tuh pasti butuh detailing. Alisku tipis, tapi aku suka style alis ala Instagram yang full dan on fleek, makanya kenapa detailing is a must dan kadang susah kalau harus detailing pakai ujung pensil alis yang bentuknya segitiga. Bukan nggak bisa sih, tapi jadi lebih ribet aja hehe. But, that doesn't mean aku nggak mau pakai pensil alis dengan tip segitiga ya. Karena balik lagi, kalau formulanya bagus, biasanya aku gas aja beli.

Aku punya banyak wishlist pensil alis dari brand lokal sebenarnya, tapi sampai sekarang baru kesampaian coba beberapa. Nood ini sendiri aku akhirnya beli habis lihat review salah satu mutualku di Instagram dan dia bilang formulanya oke. Dia cuma ada 2 shade kalau nggak salah, dan aku pilih shade Kiss My Ash karena dia shade paling gelapnya. Aku memang kalau pilih shade pensil alis selalu yang paling gelap karena 1) rambutku warnanya hitam banget, dan 2) kulitku yang sawo matang kalau dikasih pensil alis yang coklat atau abu-abu malah jadi aneh.

BACA JUGA: BLP Brow Definer Shade Ash Brown Review


Nood Browmance ini harganya super murah, cuma Rp39.000 aja dan ada di Sociolla. Walaupun harganya murah, tapi kualitasnya sama sekali nggak murahan. Warnanya gampang keluar, nggak malu-malu kayak pengalamanku sama Maybelline Define & Blend yang sama sekali nggak ada warnanya pas ngalis. Walaupun begitu Nood Browmance nggak langsung tebal pas dipakai ngalis, masih lebih santai warnanya jadi menurutku cocok buat pemula karena nggak akan bikin alis jadi ketebalan kayak Shinchan haha. Formulanya juga gampang banget buat diblend, dan sikatnya nggak terlalu kasar.

Untuk ketahanannya sendiri dia juga cukup oke, waterproof, tahan seharian, dan oil proof juga. Kebetulan kulit bagian alisku itu gampang banget berminyak, jadi aku butuh pensil alis yang oil proof biar nggak tiba-tiba di pertengahan hari alisku hilang sebelah hehe. Menurutku kalau kalian lagi cari pensil alis yang affordable dengan kualitas yang oke, bisa banget cobain Nood Browmance!

- BELI NOOD BROWMANCE -

July 25, 2021

read more

Elsheskin Active Rejunevating Night Serum Review


Di umur yang udah memasuki seperempat abad, kayaknya nggak lengkap skincarean kalau nggak pakai produk anti aging, bener nggak? Mamaku masih suka heboh kalau lihat aku pakai produk anti aging dari umur segini karena menurut beliau, produk anti aging dipakainya ya pas kita udah kelihatan tua, padahal harusnya kan sebelum penuaan dimulai ya. Salah satu produk anti aging favoritku selain sunscreen adalah retinol. Aku sendiri bukan pengguna baru retinol karena aku udah mulai pakai retinol dari umur 22. I took an early start, karena seperti yang aku bilang tadi, aku mau mencegah penuaan sebelum penuaan itu terjadi. Aku sempat baca-baca kalau kolagen pada kulit mulai berkurang di umur 20-an, makanya dari awal aku berusaha mengenalkan kulitku ke retinol supaya ke depannya bisa semakin terbiasa.

Di postingan kali ini aku akan mereview salah satu retinol yang akhir-akhir ini lagi aku pakai yakni Elsheskin Active Rejunevating Night Serum. Aku udah lama naksir sih, dan beruntung aku sempat ditawari sama Elsheskin untuk cobain produk mereka. Langsung lah aku pilih si retinol karena stok retinolku sedikit banget, plus aku udah dengar banyak review bagus tentang si serum ARN. Kalau kalian mau tahu pendapatku, baca terus sampai bawah ya!

BACA JUGA: For Skin's Sake (FSS) Retinol Overnight Cream Review


Sama seperti serum Elsheskin pada umumnya, serum ARN dikemas dalam botol kaca berwarna coklat dengan aplikator berbentuk pipet. Aku selalu suka botol-botol yang kacanya coklat begini karena mereka bisa bantu melindungi produk di dalam botol dari sinar matahari supaya nggak cepat rusak.

Serum ini menggunakan 1% ecapsulated retinol, yang mana artinya formulanya lebih potent (kuat) tapi dia akan terasa gentle di kulit dibandingkan dengan retinol yang nggak encapsulated. Retinol seperti ini biasanya membutuhkan waktu untuk bekerja, jadinya dia aman untuk yang kulitnya sensitif sekalipun. Produk ini punya klaim untuk membantu mengencangkan kulit, mengurangi garis-garis dan kerutan halus akibat usia, dan membantu memudarkan flek hitam/age spots.

Ingredients: Aqua, Niacinamide, Pentylene Glycol, Propanediol, Glycerin, Cichorium Intybus Root Oligosaccharides, Tetradecyl Aminobutyroylvalylaminobutyric Urea Trifluoroacetate, Magnesium Chloride, Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate, Acetyl Hexapeptide-8, Caprylyl Glycol, Caesalpinia Spinosa Gum, Sodium Benzoate, Gluconolactone, Calcium Gluconate, Lecithin, Polysorbate 20, Retinol, Ethylhexylglycerin, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/​VP Copolymer, Xanthan Gum, Disodium EDTA, Hyaluronic Acid, Glycyrrhiza Glabra Root Extract

BACA JUGA: Perjalanan Sebulan Memakai Avoskin Miraculous Retinol Toner


Sejauh ini, retinol 1% adalah persentase retinol tertinggi yang pernah aku coba, sebelum-sebelumnya aku selalu pakai di bawah 1%. Tapi untungnya karena kulitku udah terbiasa pakai retinol, jadinya ketemu sama yang 1% pun nggak masalah, plus dia juga encapsulated. Aku pakai retinol ini masih sama dengan retinol lainnya; setiap dua hari sekali, malam hari aja, dan dibarengi dengan exfoliating product. Tekstur serumnya aku pikir bakal kental gitu, tapi ternyata cukup cair dan dia juga cepat menyerap di kulit tanpa meninggalkan rasa lengket. Biasanya retinol punya tendensi bikin kulit jadi kering kan, tapi serum ARN justru bikin kulit jadi lembab dan bouncy. Setelah pakai rutin selama sebulan terakhir, aku bisa lihat kulitku jadi benar-benar smooth dan halus banget, jerawat juga jadi cepat kering dan smile lines-ku tersamarkan.

Oh iya, tadi kan aku bilang aku juga pakai serum ini dibarengi dengan exfoliating product ya, tapi kalau misalnya kalian kulitnya sensitif dan nggak kuat kena dua produk dengan bahan aktif sekaligus, mending jangan ya. Aku pakai metode begitu karena aku udah coba dan kulitku ternyata kuat, malah hasilnya jadi bagus banget. Tapi balik lagi sesuaikan sama reaksi kulit masing-masing.

- BELI ELSHESKIN ACTIVE REJUNEVATING NIGHT SERUM -

July 23, 2021

read more

Studio Tropik Probiome Skin Tonic Review


Waktu pertama produknya launching, aku nggak bakal ngira Studio Tropik Probiome Skin Tonic bakal jadi produk yang laku keras di pasaran. Aku ingat banget sebelum produknya launching, aku udah sempat lihat Kak Amal @deszell ngetease produknya karena dia udah dikirimin duluan, tapi nggak ditunjukin dengan gamblang itu dari brand apa, cuma dilihatin warna dan bentuk botolnya aja. Pas akhirnya resmi launching, baru deh ngeh, oh ini produk yang selama ini dibahas sama Kak Amal.

Kalau boleh jujur sih stok tonerku waktu itu nggak lagi butuh-butuh banget buat beli baru, but you know me, kadang ada aja masa-masa di mana aku FOMO hahaha. Kebetulan juga waktu itu nggak ada produk baru yang bisa direview (tapi stok masih banyak di rumah) jadi iseng aja beli deh sekalian ngehabisin poin SOCO. Aku sempat nunggu lama dari produknya pertama sampai rumah sampai akhirnya aku buka dan pakai. Meskipun sampai detik ini produknya belum habis, tapi aku mau review sekarang karena toner ini emang ajaib banget!

BACA JUGA: Pratista Hyalu Hydrating Toner Review


Jadi apa si, Studio Tropik Probiome Skin Tonic? Mungkin kalau cuma dari judulnya aja masih agak samar ya ini tuh produk apa. Probiome Skin Tonic adalah hydrating toner dan dia direlease nggak sendirian tapi bareng sama kembarannya si Herbitus Skin Tonic. Keduanya punya dua kandungan yang berbeda dan tentunya fungsi yang berbeda juga. Aku memutuskan buat cobain Probiome lebih dulu karena aku rasa aku lebih butuh dia ketimbang si Herbitus. Probiome difokuskan buat bantu menghidrasi kulit, makanya seperti yang bisa kalian lihat di label produknya, tertulis;  Plumping formula for very dehydrated skin.  Buat aku yang kulitnya dehidrasi, tentu klaim kayak gitu terdengar menggiurkan. Sementara kalau Herbitus sendiri fokusnya lebih ke untuk kulit berjerawat. Walaupun aku juga acne-prone, tapi ketika kulitku well-hydrated, jerawat jadi jarang muncul, makanya kenapa aku selalu fokusin produk-produkku supaya bisa bantu menghidrasi kulit.

BACA JUGA: Review 1 Minggu Pemakaian SNP Prep Cicaronic


Probiome Skin Tonic punya beberapa klaim seperti:

  • Merangkap benefits toner & essence dalam satu produk
  • Konsentrasi bahan aktif tinggi & tekstur lebih kental
  • Membuat kulit lebih lembut dan kenyal, siap untuk menyerap rangkaian skincare berikutnya
  • Bifida ferment lysate + Lactobacillus - Menghidrasi kulit, menyeimbangkan microbiome, dan mengoptimalkan kondisi kulit. Bersifat anti-aging dan memperkuat skin barrier
  • Mempertahankan hidrasi kulit untuk mencegah TEWL (Transepidermal Water Loss) sehingga membuat efek kulit lebih sehat dan kenyal
  • 4 jenis Hyaluronic Acid dengan ukuran molekul yang berbeda. Dapat melembapkan kulit secara menyeluruh dari lapisan luar hingga ke dalam. Berfungsi untuk membantu mengunci kelembapan maksimal kulit
  • Ekstrak tanaman yang menenangkan dan kaya antioksidan
  • Mampu meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi kerutan halus di wajah

Wah, banyak banget yaa, makanya kenapa produk ini laku keras dan jadi favorit banyak orang. Probiome Skin Tonic seperti yang udah aku bilang sebelumnya kalau dia fokus ke menambah hidrasi pada kulit supaya kulit jadi plump. Kalau kulit plump, kulit akan jadi lebih elastis dan garis halus akan tersamarkan, wajah jadi terlihat awet muda. Kedengarannya ajaib banget ya, kayak too good to be true. Padahal nggak, memang itulah kehebatan kulit yang terhidrasi dengan baik. Makanya jangan pernah meremehkan hydrating toner atau produk-produk hydrating lainnya.

Ingredients: Aqua, Butylene Glycol, Caprylic/​Capric Triglyceride, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Propylene Glycol, Bifida Ferment Lysate, Lactobacillus/​Collagen/​Mesembryanthemum Crystallinum Leaf Extract Ferment Lysate, Betaine, Panthenol, Polyglutamic Acid, Sodium Hyaluronate, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Sodium Acetylated Hyaluronate, Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, Glycerin, Ethylhexylglycerin, 1,2-Hexanediol, Hydroxyethyl Cellulose, BHT, Styrene/​Acrylates Copolymer, Citric Acid, Phenoxyethanol, Chlorphenesin, Caprylyl Glycol

BACA JUGA: Nature Republic Vitapair C Toner Review


Tekstur toner ini sebetulnya nggak creamy-creamy banget sih, nggak sampai mirip cream moisturizer gitu, dia tetap cair. Warnanya putih susu dan ada wangi herbal yang aku kurang tahu sih itu wangi apa, maaf aku masih nggak bisa bedain wewangian beberapa ingredients tertentu hihi. Tapi wanginya enak, dan nggak bikin menusuk hidung. Toner ini bisa dipakai baik dengan kapas atau tanpa kapas, jadi dituangkan langsung ke tangan lalu ditap-tap ke muka langsung. Aku sendiri biasanya pakai tangan langsung aja sih soalnya kalau pakai kapas, yang terserap ke kapas cukup banyak, jadinya boros. Kalau ke tangan bisa lebih hemat dan tanganku juga jadi ikut kena tonernya sekalian jadi lebih halus.

Terus gimana efeknya? Wah, aku langsung jatuh cinta pada pemakaian pertama. Akhir-akhir ini kan aku sering malas skincarean ya, dan kalau udah kayak gitu bisa sampai tiga hari nggak skincarean sama sekali. Akhirnya kulitku dehidrasi parah, dan kalau udah dehidrasi, jerawat jadi bermunculan. Begitu aku mulai skincarean lagi kayak biasanya, begitu kulitku ketemu toner ini, rasanya kayak menemukan oase di padang pasir, benar-benar bikin kulit jadi minum! Dehidrasiku langsung hilang, kulitku jadi jauh lebih tenang, kalem, dan bouncy sesuai dengan klaimnya. Buatku yang rentan dehidrasi, produk ini benar-benar penyelamat banget karena sedikit aja pakainya udah bisa mengembalikan kesehatan kulit. Definitely a must try!

- BELI STUDIO TROPIK PROBIOME SKIN TONIC -

July 22, 2021

read more
new posts old posts
Subscribe to: Posts (Atom)

hello!

hello!
Welcome to Beauty With Dummy, a blog for me and for you! My name is Dyn, I'm a 20-something blogger from Indonesia who's passionate about make-up and skincare. Join my journey as I venture into the beauty world!

new video on the tube!

Get in touch!

this week's highlight

  • Switching Lanes
  • Focallure x Tasya Farasya The Needs Face Palette Full Swatch
  • Into my wardrobe, quick!
  • Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Light Lotion Review
  • Currently reading: The Hunger Games trilogy
  • To all the boys I've loved before
  • Pengalaman Pertama Kali Main Teater di Sanggar Kesenian APAKAH!
  • Pengalaman Ikut Lomba MUN Tingkat SMA
  • Blogging 101
  • What time is it?

archive

  • ▼  2024 (2)
    • ▼  September (2)
      • Skin1004 Madagascar Centella Ampoule Review
      • Skincare Baru Bulan September! (Hi, I'm Back!)
  • ►  2023 (9)
    • ►  April (2)
    • ►  March (7)
  • ►  2021 (68)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  August (7)
    • ►  July (10)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
    • ►  April (6)
    • ►  March (10)
    • ►  February (9)
    • ►  January (9)
  • ►  2020 (109)
    • ►  December (9)
    • ►  November (14)
    • ►  October (13)
    • ►  September (8)
    • ►  August (10)
    • ►  July (11)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (6)
    • ►  March (9)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2019 (115)
    • ►  December (9)
    • ►  November (11)
    • ►  October (12)
    • ►  September (11)
    • ►  August (8)
    • ►  July (12)
    • ►  June (9)
    • ►  May (8)
    • ►  April (8)
    • ►  March (9)
    • ►  February (7)
    • ►  January (11)
  • ►  2018 (47)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (6)
    • ►  September (6)
    • ►  August (4)
    • ►  July (6)
    • ►  June (6)
    • ►  May (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
  • ►  2017 (31)
    • ►  December (2)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (3)
    • ►  August (2)
    • ►  July (4)
    • ►  June (5)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (5)
  • ►  2016 (19)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
    • ►  August (3)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2015 (49)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (7)
    • ►  July (2)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (5)
    • ►  March (8)
    • ►  February (8)
    • ►  January (6)
  • ►  2014 (27)
    • ►  December (2)
    • ►  November (4)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (6)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (10)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (23)
    • ►  December (2)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (5)
    • ►  August (3)
    • ►  July (4)
    • ►  June (5)

browse by brand

2SOL ARRA Beauty Acwell Aeris Airnderm Anessa Aubree Avoskin Axis-y Azarine Aztec Secret BLP Beauty Banila Co Barry M Base Beau Kirana Becca Benton Bertie Cody Bioaqua Biore Biyu Blithe Brun Brun By Wishtrend COSRX Catrice Clinelle Colourpop Corine de Farme Cressida Beauty Dal Cuore Dear Me Beauty Dorskin Dove Dr. Ceuracle ESQA Elf Elsheskin Emina Erha Erto's Essen HERB Etude House Fenty Beauty Focallure For Skin's Sake Garnier Glamglow Glowinc Potion Goban HDDN Lab Hada Labo Hanasui Harlow Head & Shoulders Heimish Herbal Essences Holika Holika Huang Jisoo IMAC Implora Innertrue Innisfree Jacquelle Beaute Joylab Jumiso Key by SA Klairs Kleveru Kojiesan Kose L'Oreal La Roche Posay Lacoco Laneige Leaders Looke Lovely Kefir Lululun Lulur Madu Luxcrime MAC Macaria Make Over Makeup Revolution Mario Badescu Masami Maska Maybelline Mediheal Miniso Missha Mizzu Moist Diane Naruko Nature Republic Neogen Nivea Nood Nu Skin O.TWO.O Omniskin Original Source POND'S Physicians Formula Pixy Pore Hero Beauty Pratista Purbasari Purivera Botanicals Qiansoto Revlon Rimmel Rose All Day Rovectin Runa Beauty SNP Safi Scarlett Whitening Secriss Senka Sho Skin Shu Uemura Simple Skin Aqua Skin Game Skin1004 Skinfood Some By Mi Somethinc St. Ives Studio Tropik Sugarpot Sulamit Teratu Beauty Terra Beaute The Bath Box The Body Shop The Face Shop The Ordinary The Soap Story Trueve Uriage Wardah Wet N Wild Whitelab YSL Yves Rocher eBright Skin iUNIK

followers

pageviews hits

© Beauty With Dummy | Indonesian Beauty & Lifestyle Blog.
Made by SoulMuse.