Pages

  • Home
  • about
  • _the author
  • _faq
  • _partnership
  • beauty
  • _beauty empties
  • _beauty favorites
  • _beauty haul
  • _beauty tools
  • _best beauty finds
  • _j-beauty
  • _k-beauty
  • _local brand
  • _skincare 101
  • _skincare routine
  • skincare
  • _ampoule
  • _cleansing balm
  • _cleansing oil
  • _essence
  • _eye treatment
  • _face mask
  • _face oil
  • _face spray
  • _face wash
  • _make-up remover
  • _moisturizer
  • _retinol
  • _serum
  • _sheet mask
  • _spot treatment
  • _soothing gel
  • _sunscreen
  • _toner
  • make-up
  • _blush
  • _bronzer
  • _brows
  • _concealer
  • _cushion
  • _eyeshadow
  • _foundation
  • _highlighter
  • _lip balm
  • _lip gloss
  • _lip stain
  • _lipstick
  • _liquid lipstick
  • _mascara
  • _powder
  • _primer
  • _setting spray
  • bodycare
  • _body lotion
  • _body scrub
  • _body wash
  • _deodorant
  • _hand cream
  • _scents
  • haircare
  • _conditioner
  • _shampoo
  • lifestyle
  • _foods
  • _fashion diary
  • _music
  • _shopping
  • _travel
  • __bandung
  • __depok
  • __jakarta
  • __klaten
  • __magelang
  • __sarangan
  • __yogyakarta

Social Icons

Beauty With Dummy | Indonesian Beauty & Lifestyle Blog

SNP Cafferonic Shampoo & Treatment Review


Siapa di sini yang suka minum kopi? 🙋‍♀️ Aku termasuk yang enggak pernah bisa skip 1 hari tanpa minum kopi. Bahasa kerennya, I can't function properly before I get my coffee hehe. Karena kesukaanku minum kopi itu, aku jadi suka banget sama semua hal yang berbau kopi, rasanya kalau nyium bau kopi tuh jadi lebih fresh dan segar aja. Nah, baru-baru ini aku nyobain produk baru dari SNP yang ada embel-embel kopinya nih, yaitu SNP Cafferonic Shampoo & Treatment! Wah, penasaran banget enggak sih sama performa produknya? Yuk, simak terus sampai akhir ya!

Who here likes coffee? ️ I'm one of those who can never skip a day without drinking coffee. In other words, I can't function properly before I get my coffee hehe. Because I like drinking coffee, I really like all things that smell of coffee, it feels like when I smell the smell of coffee, I feel refreshed and energized. Well, recently I tried a new product from SNP that has coffee as the main ingredient, namely SNP Cafferonic Shampoo & Treatment! Wow, aren't you curious about the performance of the product? Come on, stay tuned until the end!

BACA JUGA: Solusi Rambut Lepek: Herbal Essences Argan Oil of Morocco Shampoo


Jadi di dalam series SNP Cafferonic ini ada 2 produk: Shampoo & Treatment (conditioner). Seperti biasa, aku bakal bahas dari kemasan luarnya dulu ya. SNP Cafferonic Shampoo & Treatment ini dikemas dalam botol yang mirip dengan produk skincare mereka si Peptaronic dan Cicaronic, cuma bedanya warna botolnya warna coklat kemerahan.  Yang shampoo isinya 500ml sementara untuk treatment isinya 310ml dengan harga masing-masing Rp180.000.  Botolnya dilengkapi dengan pump, jadi memudahkan untuk ngeluarin botolnya karena cuma perlu dipijit aja tanpa harus angkat-angkat botolnya karena tangan tuh suka licin ya kadang. Dari segi packaging pokoknya aku enggak ada keluhan, menurutku dia khas SNP banget, dan botolnya juga kamar mandi-friendly alias enggak perlu takut selip dari tangan atau insiden lainnya.

Untuk klaim produknya sendiri, SNP Cafferonic ini katanya sih bisa  membantu menutrisi dan melembabkan kulit kepala serta rambut kita  karena di dalamnya ada kandungan kopi arabica dan 5 jenis hyaluronic acid.

So in this Cafferonic SNP series there are 2 products: Shampoo & Treatment (conditioner). As usual, I'll talk about the outer packaging first. SNP Cafferonic Shampoo & Treatment is packaged in a bottle similar to their skincare products, Peptaronic and Cicaronic, only the color of the bottle is reddish brown. The shampoo contains 500 ml, while the treatment contains 310 ml at a price of IDR 180,000 each. The bottle is equipped with a pump, so it's easy to take the bottle out because you only need to massage it without having to lift the bottle because hands are slippery sometimes. In terms of packaging, I don't really have any complaints, I think he's very typical of SNP, and the bottle is also bathroom-friendly, aka you don't have to be afraid of slipping from your hands or other incidents.

For its own product claims, SNP Cafferonic is said to be able to help nourish and moisturize our scalp and hair because it contains Arabica coffee and 5 types of hyaluronic acid.

BACA JUGA: Moist Diane Fresh & Hydrate Shampoo & Conditioner Review


SNP Cafferonic Shampoo

Nah, sekarang kita bahas satu-satu mulai dari shampoonya dulu. SNP Cafferonic Shampoo mengandung beberapa kandungan utama yakni:  biji kopi arabica, 5 macam hyaluronic acid, 17 macam asam amino, dan 4 macam probiotik.  Seperti yang bisa kalian lihat, tekstur shampoonya bening, dan wanginya enaaak banget, wangi kopi yang cenderung ke arah manis. Waktu pertama pakai produknya dan nyium wanginya, langsung bikin mood aku jadi enak. Untuk cara pakainya sama aja ya dengan shampoo pada umumnya, tinggal basahi dulu rambut secara menyeluruh baru pakaikan produknya ke seluruh rambut. Untuk pemakaiannya sendiri sih enggak ada sensasi apa-apa ya pas kena kulit kepala, kan biasanya ada tuh shampoo yang suka ngasih rasa dingin, nah kalau SNP Cafferonic ini enggak.

Biasanya aku shampooan enggak lama-lama, aku pernah nonton di channel YouTube hairdresser luar negeri kalau shampooan itu memang enggak usah dilama-lamain. Jadi selama aku udah ngerasa shampoonya udah merata, yaudah lanjut bilas aja. Aku juga fokus shampooan di area kulit kepala, kalau bagian ujung cukup sekenanya.

Now, let's discuss one by one starting from the shampoo first. SNP Cafferonic Shampoo contains several main ingredients, namely: arabica coffee beans, 5 kinds of hyaluronic acid, 17 kinds of amino acids, and 4 kinds of probiotics. As you can see, the texture of the shampoo is clear, and it smells really good, the smell of coffee tends to be sweet. When I used the product for the first time and smelled the fragrance, it immediately put me in a good mood. For how to use it, it's the same as shampoo in general, all you have to do is wet your hair thoroughly and then apply the product all over your hair. As for the use itself, there is no sensation when it hits the scalp, usually there are shampoos that like to give a cool feeling, so it's not SNP Cafferonic.

Usually I don't shampoo for long, I've watched on the foreign hairdresser's YouTube channel if the shampoo doesn't have to be prolonged. So as long as I feel the shampoo is evenly distributed, then just rinse it off. I also focus on shampooing in the scalp area, if the ends are quite casual.

SNP Cafferonic Treatment

Nah setelah selesai shampooan, lanjut pakai SNP Cafferonic Treatment alias conditionernya. Teksturnya sih sama aja juga ya kayak conditioner pada umumnya, putih dan agak berminyak, lebih licin juga di tangan. SNP Cafferonic Treatment memiliki kandungan yang sama dengan shampoonya yakni: biji kopi arabica, 5 macam hyaluronic acid, 17 macam asam amino, dan 4 macam probiotik. Wanginya sendiri sih mirip dengan varian shampoonya, kopi yang cenderung manis.

Untuk conditionernya aku pakai cukup di ujung rambut aja, karena memang udah jadi kebiasaan kalau conditioner aku pakainya enggak sampai di kulit kepala. Conditioner cenderung bikin lebih berminyak, makanya disebut treatment karena dia lebih ke arah penanganan khusus untuk kondisi rambut tertentu aja. Kondisi rambutku memang kering banget di ujungnya, makanya kenapa conditioner cuma aku pakai di ujung aja untuk menghindari kulit kepala jadi berminyak dan bikin rambut cepat lepek.

Now, after finishing shampooing, continue using SNP Cafferonic Treatment aka conditioner. The texture is the same as a conditioner in general, white and a bit oily, more slippery in the hands too. SNP Cafferonic Treatment contains the same ingredients as the shampoo, namely: arabica coffee beans, 5 kinds of hyaluronic acid, 17 kinds of amino acids, and 4 kinds of probiotics. The scent itself is similar to the shampoo variant, the coffee tends to be sweet.

For the conditioner, I only use it at the ends of my hair, because it's a habit that I don't use conditioner to reach my scalp. Conditioner tends to make it more oily, that's why it's called a treatment because it's more towards special treatment for certain hair conditions. My hair is really dry at the ends, that's why I only use conditioner at the ends to prevent my scalp from becoming oily and making my hair limp.

BACA JUGA: Head & Shoulders Supreme Smooth, Supreme Moisture, and Supreme Anti-Hairfall Shampoo Review


Aku udah pakai kedua produk ini selama dua minggu terakhir, dan aku merasa rambutku jadi enggak bervolume. Aku biasanya keramas 2 hari sekali, enggak bisa lebih dari itu karena memang kulit kepalaku cepat berminyak dan kalau udah berminyak bakal jadi gatal. Mungkin itu kenapa rambutku jadi kelihatan kurang bervolume karena produk ini terlalu melembabkan kulit kepalaku. Bukan berarti produknya enggak oke ya, tapi kurang tepat aja untuk aku. Aku juga menyayangkan wanginya yang kurang nempel di kepala apalagi setelah selesai keramas, padahal wanginya enak banget! Untuk shampoo dan conditionernya sendiri mereka enggak susah untuk dibilas, dan enggak bikin kulit kepala jadi gatal setelahnya. Menurutku produk ini akan cocok banget buat kalian yang kulit kepalanya super duper kering sih.

I've been using both of these products for the past two weeks, and I feel like my hair is losing volume. I usually wash my hair every 2 days, I can't do more than that because my scalp gets oily quickly and when it's oily it gets itchy. Maybe that's why my hair looks less voluminous because this product is too moisturizing for my scalp. That's not to say the product isn't good, but it's just not right for me. I also regret that the scent doesn't stick to my head, especially after washing it, even though it smells really good! As for the shampoo and conditioner, they are not difficult to rinse off, and don't make the scalp itchy afterward. I think this product will be perfect for those of you who have super duper dry scalp.

Oke deh, segitu dulu aja review hari ini, jangan lupa nih buat follow akun @snpofficial.id di Instagram supaya kalian enggak ketinggalan sama promo yang lagi berlangsung! Dan untuk teman-teman yang mau cobain SNP Cafferonic Shampoo & Treatment, kalian bisa cek langsung aja ke toko online resmi SNP di:
  • Shopee
  • Tokopedia
  • Lazada
  • Sociolla
  • iStyle

November 08, 2021

read more

Pratista Retinol Renewal Serum Review


Sejak menginjak umur 25, aku mulai ngerasain perbedaan signifikan dari produk-produk skincare yang aku pakai. Kalau dulu masih bisa rajin double cleansing dan pakai sunscreen aja, sekarang harus benar-benar kencang di hidrasi, pelembab, dan tentunya senjata anti aging andalanku; retinol. Kalian udah pernah pakai retinol? Aku pertama kali coba retinol di umur 22 tahun, dan retinol pertamaku itu For Skin's Sake Retinol Overnight Cream. Waktu itu aku penasaran banget mau coba retinol tapi masih takut-takut karena banyak yang bahas efeknya bikin kulit kering bahkan sampai purging. Makanya kenapa retinol pertamaku dalam bentuk moisturizer, biar seenggaknya dia enggak langsung kontak sama kulit.

Balik lagi soal skincare yang kupakai di umur 25, kalau aku skip jadwal pakai retinol sekali aja, langsung kerasa bedanya gimana kulit langsung jadi lusuh dan yang paling kelihatan adalah smile lines. Padahal aku selalu double toning, aku juga enggak pelit pakai pelembab, tapi ternyata tanpa retinol kulitku enggak kelihatan seprima biasanya :") Sejak itulah aku sadar, aku harus punya retinol dalam skincare routineku. Nah, retinol yang akhir-akhir ini lagi suka banget pakai adalah Pratista Retinol Renewal Serum. Hari ini bakal aku kupas tuntas produk ini, jadi jangan skip baca ya!

BACA JUGA: Elsheskin Active Rejunevating Night Serum Review


Aku selalu suka produk retinol dengan kemasan botol coklat gelap begini karena mereka bantu melindungi produknya dari paparan sinar matahari yang bisa merusak produk. Terus juga serum ini pakai pump, bukan pipet jadi produknya bisa tahan lebih lama karena enggak sering kontak dengan oksigen. Tapi kayaknya Pratista ganti desain kemasannya ya, sekarang malah pakai pipet dan botolnya bening.

Produk ini mengandung 0,5% retinol, yang menurutku masih termasuk moderate. Aku pernah pakai retinol dengan konsentrasi 1% dan itu benar-benar intens banget efeknya di muka. Buat yang baru mau coba retinol, aku selalu sarankan buat coba dengan konsentrasi di bawah 1% dulu, baru nanti seiring berjalannya waktu, kalau kulit udah terbiasa, bisa dinaikkan persentasenya. Selain retinol dia juga ada niacinamide sebesar 4%. Angka ini menurutku cukup lumayan, karena niacinamide bisa bantu melembabkan kulit jadinya efek retinol yang suka bikin kulit kering enggak akan terlalu terasa.

BACA JUGA: Erto's Retinol Serum Review


Tekstur produknya cukup kental, warnanya agak kekuningan, dan rasanya bikin lembab di kulit. Benar-benar enggak seperti retinol karena pakai dia kulitku malah jadi supple dan lembut banget. Seperti biasa kalau aku pakai retinol, pasti aku tandemi dengan pakai exfoliating toner juga karena gabungan keduanya udah terbukti bikin kulitku jadi sehalus pantat bayi hahaha. Retinol Pratista ini menurutku kelihatan banget efeknya. Dia ampuh bikin smile lines memudar dan jerawat jadi lebih cepat hilang. Salah satu kelebihan retinol juga yang aku suka adalah karena mereka bagus buat jerawat, jadi buat aku yang acne prone (dan kulitnya mulai berumur) retinol is truly my holy grail!

- BELI PRATISTA RENEWAL RETINOL SERUM -

October 19, 2021

read more

Clinelle UV Defense SPF 50 PA+++ Review


Sunscreen, sunscreen, sunscreen, siapa yang bisa hidup tanpa sunscreen? Buat yang belum paham pentingnya sunscreen, mungkin nganggepnya mereka nggak penting-penting banget ya, tapi buat aku pribadi, aku nggak bisa hidup tanpanya. Sunscreen tuh produk anti-aging paling ampuh yang pernah aku pakai. Apalagi buat aku yang sering beraktivitas di luar ruangan, dan kulitku yang gampang gosong kalau ketemu matahari, susncreen adalah senjata andalan buat mastiin kulitku terlindungi.

Walaupun begitu, dalam perjalanannya nemuin sunscreen yang bisa pas di kulit, kantong, dan hati tuh bukan perkara gampang, bener nggak? Sering kejadian, tekstur udah oke banget, tapi ternyata bikin whitecast. Atau harganya ramah di kantong, tapi bikin berminyak dan kusam. Semuanya memang harus dicoba langsung sih biar tahu cocok atau nggaknya. Nah kali ini aku mau bagiin ke kalian sunscreen yang baru-baru ini berhasil masuk jajaran sunscreen favoritku yaitu Clinelle UV Defense SPF 50 PA+++. Penasaran dong, gimana performa produk ini? Baca terus sampai selesai ya!

BACA JUGA: Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ Review


Aku dapat sunscreen ini kalau nggak salah dari Female Daily. Waktu itu mereka buka sesi Try & Review, dan aku langsung ikutan karena aku bucin banget sama sunscreen. Untuk kemasannya sih nothing special ya, bentuknya tube kayak kemasan sunscreen pada umumnya aja. Dia enggak sulit buat dikeluarin produknya, malah agak gampang bleber sih, entah lubang tubenya yang kebesaran atau teksturnya yang terlalu cair.

Sunscreen ini enggak mengandung alcohol, fragrance, ataupun essential oil. Di dalamnya ada glycerin yang bagus untuk bantu melembabkan kulit, dan aloe vera extract untuk menenangkan kulit. Tadinya aku sempat mikir, isinya cuma 30ml dengan harga Rp159.000 tuh enggak murah. But then again, sunscreen lokal juga ada yang harganya hampir Rp200.000 dengan isi yang sama, jadi kayaknya memang sunscreen harga segini tuh wajar ya.

Ingredients: Aqua, Butylene Glycol, Glycerin, Ethylhexyl Methoxycinnamate, 1,2-Hexanediol, Benzophenone-3, Phospholipids, Arginine, Carbomer, Phenoxyethanol, Polysorbate 20, Xanthan Gum, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Glycogen, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Water, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Water, Jasminum Officinale (Jasmine) Flower Water, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Water, Mentha Piperita (Peppermint) Leaf Water

BACA JUGA: Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF 45 Review


Kalau ngomongin soal sunscreen yang enak, apa sih kriteria kalian? Kalau aku selama dia enggak pilling, enggak terasa panas di kulit, enggak bikin kusam, dan daya proteksinya oke, dia udah bisa masuk jajaran sunscreen favorit. Nah, percaya atau enggak, sunscreen ini berhasil memenuhi semua ekspektasi yang tadi aku sebutkan. Agak enggak nyangka sih ternyata enak sunscreen ini nyaman banget di kulit. Dia teksturnya enggak berat sama sekali, but at the same time tetap bisa melembabkan kulit jadi kalau pagi hari mau skip pelembab dan langsung pakai sunscreen aja juga enggak masalah, apalagi kalau kulit kalian yang gampang berminyak. Pakai sunscreen ini aja udah cukup melembabkan dan bikin kulit enggak memproduksi minyak berlebih.

- BELI CLINELLE UV DEFENSE SPF 50 PA+++ -

October 06, 2021

read more

Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream Moisturizer Review


Seiring bertambahnya umur, ada satu hal yang aku sadar jadi concernku banget adalah munculnya garis halus di muka. Dulu tuh enggak peduli-peduli amat, tapi entah kenapa sejak menginjak umur 25 tuh jadi sering merhatiin aja. Aku jadi sering ngecek di sekitar mata udah mulai berkerut apa belum, kulitku elastisitasnya udah mulai berkurang atau belum, jidat dan smile lines udah mulai kebentuk belum. Rasanya jadi ada ketakutan tersendiri hahaha. Takut sih jadi obsesi enggak sehat, padahal yang namanya menua itu itu kan pasti.

Makanya isi skincareku sekarang enggak lepas dari yang namanya pelembab. Enggak peduli kulit mau seberminyak apa, lagi ada masalah kulit apa, pelembab tuh enggak boleh lepas! Selain pelembab ada retinol juga, tapi yang pasti setiap waktu ada tuh pelembab. Nah, pelembab yang akhir-akhir ini lagi aku pakai adalah Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream. Wuh, namanya panjang juga ya. Ini udah cukup lama keluar ya, cuma baru aku review sekarang. Yang mau tahu apakah pelembab ini worth to try, baca terus sampai habis ya!

BACA JUGA: Elsheskin Hydra Boost Oil Free Moisturizer Review


Waktu pertama produknya keluar, sebenarnya aku masih banyak stok pelembab lain. Tapi karena ukurannya yang kecil, aku pikir dia enggak bakal lama buat dihabiskan jadinya enggak beban gitu. Kenyataannya sih ya susah juga buat dihabiskan hahaha, karena stok pelembabku tuh memang banyak banget meanwhile muka cuma ada satu. Tapi memang dia ukurannya cukup mini sih. Isinya 30gr dengan harga Rp129.000 aja.

Di dalamnya ada beberapa kandungan seperti:
  • 5% niacinamide: Mencerahkan kulit yang terlihat kusam, mengontrol minyak berlebih dan mencegah jerawat.
  • Ceramide: Memperkuat lapisan skin barrier, mencegah transepidermal water loss.
  • Hyaluronic acid: Memberi hidrasi agar kulit terasa kenyal, mempertahankan kelembaban kulit.
  • Centella asiatica: Membantu meredakan iritasi, menjaga kadar kelembaban.
  • Adenosine: Membantu melawan tanda penuaan dini, menjaga kekenyalan dan kekencangan kulit.
  • Watermelon extract: Kaya akan antioksidan untuk melawan radikal bebas, merevitalisasi kulit yang terlihat kusam.

Kalau dilihat dari star ingredientsnya memang cakep-cakep banget, ya enggak sih? Kayak udah all in aja semua yang kita butuhkan buat berbagai macam permasalahan kulit ada. Bisa melembabkan, mencerahkan, mencegah jerawat, dan melawan penuaan dini. Oh iya, pelembab ini juga klaimnya aman buat dicampurkan dengan bakuchiol.

Ingredients: Ingredients: Water, Cyclopentasiloxane, glycerin, niacinamide, cyclohexasiloxane, butylene, glycol, dimethicone, 1,2-hexanediol, sodium chloride, cetyl peg/ppg-10/1 dimethicone, phenoxyethanol, lauryl peg-9 polydimethysiloxyethyl dimethicone, betaine, dimethicone/ peg-10/15 crosspolymer, silica, sodium citrate, sodium hyaluronate, adenosine, panthenol, pentylene glycol,allantoin, panthenol, pentylene glycol, allantoin, dimethicone crosspolymer,anthemis nobilis flower extract, dipotassium glycyrrhizate, lactic acid, disodium edta, dipropylene glycol, rosmarinus officinalis (rosemary) leaf extract,palmitoyl tetrapeptide-7, caffeine, tocopheryl acetate, centella asiatica leaf water, madecassoide, chrysin, tocopherol,macademia integrifolia seed oil, asiaticoside, ceramide np,phytosphingosine, centella asiatica leaf extract, citrullus lanatus (watermelon) fruit extract.

BACA JUGA: Dorskin Matcha Glow Dream Mask Review


Kemasannya ini benar-benar kecil, hampir sama dengan ukuran paling besarnya lip mask Laneige. Di dalamnya ada tutup pemisah dan spatula kecil yang bantu kita buat ambil produknya. Aku pribadi jarang pake spatulanya karena mohon maap, ribet hahaha. Jadi langsung aja deh tuh colek pakai jari. Teksturnya persis sesuai dengan namanya, "water cream", jadinya dia ringan banget dan enggak berat di kulit. Waktu diblend dia langsung menyerap ke kulit tanpa ada rasa lengket atau berminyak.

Cuma sayangnya menurutku kemampuan melembabkannya kurang kencang. Untuk aku yang kulitnya berminyak aja aku merasa harus ngelayer produk ini beberapa kali supaya dia bisa kasih tingkat kelembaban yang pas. Jadi mikir, gimana kalau orang dengan kulit kering pakai? Pasti butuh lebih banyak lagi layernya. Tapi dia finishnya memang enak banget sih di kulit, cocok buat dipakai sebagai pelembab pagi yang enggak bikin muka jadi berat karena akan dilayer dengan sunscreen.

Untuk klaim-klaimnya sendiri sebetulnya aku enggak tahu apakah dari pelembab ini sendiri karena aku pakai banyak produk kayak serum dan toner yang juga untuk mencerahkan dan mengurangi jerawat. Tapi satu yang aku notice sejak aku rutin pakai ini sebagai pelembabku sih kulitku jadi lebih kenyal dan kelihatan sehat.

- BELI DEAR ME BEAUTY SKIN BARRIER WATER CREAM MOISTURIZER -

October 04, 2021

read more

La Roche Posay Effaclar Deep Cleansing Foaming Cream Review


Ya ampun, enggak sadar ternyata udah lama banget aku enggak ngepost apa-apa di blog! Tahu-tahu udah ganti bulan aja dan sekarang udah Oktober :") Maaf ya guys, jujur bulan September kemarin aku lagi hectic banget di kantor. Benar-benar kerjaan lagi banyak banget dan super padat, jadinya buat ngereview aja aku keteteran. Karena kerjaanku sehari-hari tuh nulis, jadinya pas udah clock out aku udah enggak ada tenaga lagi buat duduk dan nulis review karena kepala udah keburu meledug haha. But I hate neglecting my blog, belum pernah kayaknya benar-benar enggak ngereview apa-apa selama sebulan penuh, I feel ashamed!

Jadi hari ini aku bakal ngereview salah satu produk yang sempat aku terima dari Female Daily beberapa waktu lalu yaitu La Roche Posay Effaclar Deep Cleansing Foaming Cream. Aku dapat ini barengan sama spot treatment mereka (yang akan aku review terpisah nantinya). La Roche Posay ini buatku termasuk brand yang lumayan high end, karena harganya tidaklah murah hahaha. Kalau bukan karena FD mungkin aku enggak akan bisa nyobain produknya, so thank you, Female Daily!

BACA JUGA: Avoskin Natural Sublime Facial Cleanser Review


Kalau ngomongin soal sabun muka, kalian yang udah lama ngikutin aku pasti hapal kalau aku suka sama sabun muka dengan tekstur gel. Aku enggak masalah kalau sabunnya enggak ngasih busa banyak karena buatku busa itu cuma tambahan aja, buat sekedar entertainment. In most cases, aku justru suka menghindari yang foaming karena biasanya mereka bikin muka kering. Makanya pas baca deskripsi produk ini aku agak deg-degan bakal cocok apa enggak. Dari pengalaman, sabun muka yang foaming cenderung bikin kulitku dehidrasi dan kalau udah dehidrasi, jerawat bisa merajalela.

La Roche Posay Effaclar Deep Cleansing Foaming Cream kayaknya cocok buat orang dengan kulit berminyak, karena klaimnya yang bantu membersihkan kulit berminyak dari pori-pori tersumbat. Produk ini mengandung salicylic acid yang dikenal bagus untuk jerawat, dan glycerin yang dapat memberikan hidrasi pada kulit.

Ingredients: Aqua/Water, Dipropylene Glycol, Glycerin, Betaine, Propanediol, Pentylene Glycol, PEG-8, Polysorbate20, PEG/PPG/Polybutylene, Glycol-8/5/3 Glycerin, Sodium Hyaluronate, Ammonium Polyacrylotldimethyl Taurate, Hydroxyacetophenone, Caprylyl Glycol, Citric Acid, Acetyl Dipeptide-1 Cetyl Ester.

BACA JUGA: Huang Jisoo Pure Daily Foaming Cleanser Review


Meskipun ada rasa takut dia bakal bikin kulit dehidrasi (karena udah pernah ada pengalaman kurang menyenangkan dengan cleanser yang bikin kering), aku tetap penasaran dan langsung cobain produknya setelah sampai. First impressionku cobain sabun muka ini aku ngerasa dia hampir sama seperti foaming cleanser lainnya, menghasilkan banyak busa dan setelah dibilas bikin muka jadi lebih "bersih". Tapi yang membedakan adalah, setelah beberapa lama aku biarkan, dia enggak bikin kulitku jadi kering banget kayak foaming cleanser pada umumnya. Akhirnya aku pakai dia sebagai sabun muka utamaku selama beberapa hari buat lihat cocok apa enggak di kulitku yang lumayan sensi ini.

Hasilnya? Ternyata kulitku enggak kenapa-kenapa. Malah aku kagum sama daya bersihnya. Biasanya kan habis cuci muka aku selalu usap muka pakai toner buat ngecek udah bersih atau belum cleansingku, dan waktu pakai Effaclar Deep Cleansing Foaming Cream mukaku benar-benar bersih enggak ada sisa kotoran di kapas. Menurutku ini adalah sabun muka yang cukup oke buat dicoba, karena dari sisi cleansingnya dia bagus, dan di kulit pun enggak bikin kering.

- BELI LA ROCHE POSAY EFFACLAR DEEP CLEANSING FOAMING CREAM -

October 01, 2021

read more
new posts old posts
Subscribe to: Posts (Atom)

hello!

hello!
Welcome to Beauty With Dummy, a blog for me and for you! My name is Dyn, I'm a 20-something blogger from Indonesia who's passionate about make-up and skincare. Join my journey as I venture into the beauty world!

new video on the tube!

Get in touch!

this week's highlight

  • Into my wardrobe, quick!
  • Switching Lanes
  • Focallure x Tasya Farasya The Needs Face Palette Full Swatch
  • To all the boys I've loved before
  • Currently reading: The Hunger Games trilogy
  • Pengalaman Ikut Lomba MUN Tingkat SMA
  • Pengalaman Pertama Kali Main Teater di Sanggar Kesenian APAKAH!
  • Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Light Lotion Review
  • Blogging 101
  • Maybelline The Powder Mattes Lipstick Shade Chili Nude Review

archive

  • ▼  2024 (2)
    • ▼  September (2)
      • Skin1004 Madagascar Centella Ampoule Review
      • Skincare Baru Bulan September! (Hi, I'm Back!)
  • ►  2023 (9)
    • ►  April (2)
    • ►  March (7)
  • ►  2021 (68)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  August (7)
    • ►  July (10)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
    • ►  April (6)
    • ►  March (10)
    • ►  February (9)
    • ►  January (9)
  • ►  2020 (109)
    • ►  December (9)
    • ►  November (14)
    • ►  October (13)
    • ►  September (8)
    • ►  August (10)
    • ►  July (11)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (6)
    • ►  March (9)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2019 (115)
    • ►  December (9)
    • ►  November (11)
    • ►  October (12)
    • ►  September (11)
    • ►  August (8)
    • ►  July (12)
    • ►  June (9)
    • ►  May (8)
    • ►  April (8)
    • ►  March (9)
    • ►  February (7)
    • ►  January (11)
  • ►  2018 (47)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (6)
    • ►  September (6)
    • ►  August (4)
    • ►  July (6)
    • ►  June (6)
    • ►  May (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
  • ►  2017 (31)
    • ►  December (2)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (3)
    • ►  August (2)
    • ►  July (4)
    • ►  June (5)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (5)
  • ►  2016 (19)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
    • ►  August (3)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2015 (49)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (7)
    • ►  July (2)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (5)
    • ►  March (8)
    • ►  February (8)
    • ►  January (6)
  • ►  2014 (27)
    • ►  December (2)
    • ►  November (4)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (6)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (10)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (23)
    • ►  December (2)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (5)
    • ►  August (3)
    • ►  July (4)
    • ►  June (5)

browse by brand

2SOL ARRA Beauty Acwell Aeris Airnderm Anessa Aubree Avoskin Axis-y Azarine Aztec Secret BLP Beauty Banila Co Barry M Base Beau Kirana Becca Benton Bertie Cody Bioaqua Biore Biyu Blithe Brun Brun By Wishtrend COSRX Catrice Clinelle Colourpop Corine de Farme Cressida Beauty Dal Cuore Dear Me Beauty Dorskin Dove Dr. Ceuracle ESQA Elf Elsheskin Emina Erha Erto's Essen HERB Etude House Fenty Beauty Focallure For Skin's Sake Garnier Glamglow Glowinc Potion Goban HDDN Lab Hada Labo Hanasui Harlow Head & Shoulders Heimish Herbal Essences Holika Holika Huang Jisoo IMAC Implora Innertrue Innisfree Jacquelle Beaute Joylab Jumiso Key by SA Klairs Kleveru Kojiesan Kose L'Oreal La Roche Posay Lacoco Laneige Leaders Looke Lovely Kefir Lululun Lulur Madu Luxcrime MAC Macaria Make Over Makeup Revolution Mario Badescu Masami Maska Maybelline Mediheal Miniso Missha Mizzu Moist Diane Naruko Nature Republic Neogen Nivea Nood Nu Skin O.TWO.O Omniskin Original Source POND'S Physicians Formula Pixy Pore Hero Beauty Pratista Purbasari Purivera Botanicals Qiansoto Revlon Rimmel Rose All Day Rovectin Runa Beauty SNP Safi Scarlett Whitening Secriss Senka Sho Skin Shu Uemura Simple Skin Aqua Skin Game Skin1004 Skinfood Some By Mi Somethinc St. Ives Studio Tropik Sugarpot Sulamit Teratu Beauty Terra Beaute The Bath Box The Body Shop The Face Shop The Ordinary The Soap Story Trueve Uriage Wardah Wet N Wild Whitelab YSL Yves Rocher eBright Skin iUNIK

followers

pageviews hits

© Beauty With Dummy | Indonesian Beauty & Lifestyle Blog.
Made by SoulMuse.