Pages

  • Home
  • about
  • _the author
  • _faq
  • _partnership
  • beauty
  • _beauty empties
  • _beauty favorites
  • _beauty haul
  • _beauty tools
  • _best beauty finds
  • _j-beauty
  • _k-beauty
  • _local brand
  • _skincare 101
  • _skincare routine
  • skincare
  • _ampoule
  • _cleansing balm
  • _cleansing oil
  • _essence
  • _eye treatment
  • _face mask
  • _face oil
  • _face spray
  • _face wash
  • _make-up remover
  • _moisturizer
  • _retinol
  • _serum
  • _sheet mask
  • _spot treatment
  • _soothing gel
  • _sunscreen
  • _toner
  • make-up
  • _blush
  • _bronzer
  • _brows
  • _concealer
  • _cushion
  • _eyeshadow
  • _foundation
  • _highlighter
  • _lip balm
  • _lip gloss
  • _lip stain
  • _lipstick
  • _liquid lipstick
  • _mascara
  • _powder
  • _primer
  • _setting spray
  • bodycare
  • _body lotion
  • _body scrub
  • _body wash
  • _deodorant
  • _hand cream
  • _scents
  • haircare
  • _conditioner
  • _shampoo
  • lifestyle
  • _foods
  • _fashion diary
  • _music
  • _shopping
  • _travel
  • __bandung
  • __depok
  • __jakarta
  • __klaten
  • __magelang
  • __sarangan
  • __yogyakarta

Social Icons

Beauty With Dummy | Indonesian Beauty & Lifestyle Blog

Maska Technicolor Multimask Review


Siapa di sini yang suka banget maskeran? Aku sendiri termasuk yang jarang punya waktu buat maskeran, tapi karena aku sadar aku punya tipe kulit berminyak, pori-pori besar, dan acne prone, aku selalu berusaha untuk rajin pakai masker sebagai treatment tambahan, terutama masker dengan jenis clay mask. Seperti yang kita tahu, tipe kulit berminyak memang bersahabat banget sama clay mask karena mereka bisa membantu meregulasi minyak berlebih sekaligus memberikan pore treatment untuk menjaga pori-pori kita tetap bersih dan nggak tersumbat. Nah kebetulan banget akhir-akhir ini aku lagi pakai masker baru dari Maska yang baru banget launching yaitu Maska Technicolor Multimask.

Masker ini dikemas dalam kemasan sachet 7gr dengan jumlah 9pcs, jadi satu varian ada 3pcs. Dengan kemasan seperti ini, tentunya jadi travel friendly banget karena kalian bisa bawa masker ini ketika bepergian tanpa memakan banyak tempat. Maska Tehcnicolor Multimask terdiri dari tiga varian yaitu; Maska Oil Mask, Maska Fine Lines, dan Maska Pore Mask. Ketiga varian masker ini ditargetkan untuk membantu menangani masalah kulit seperti produksi minyak berlebih, adanya kerutan dan garis halus, serta pori-pori besar. Sounds right up my alley! Apalagi aku juga udah menginjak umur 24 tahun, jadi udah harus mulai merhatiin kulit supaya kerutan dan garis halus bisa disamarkan.

BACA JUGA: Beau Kirana Mud Mask Review


Maska Technicolor Multimask punya desain khas Maska dengan gambar retronya. Setiap varian maskernya dibedakan dengan ilustrasi yang berbeda, lengkap juga dengan gambar di bagian mana masker tersebut ditujukan untuk dipakai. Ketiga masker ini dapat digunakan bersamaan secara sekaligus, atau yang biasa disebut dengan multimasking. Makanya kenapa di gambar bagian depannya diberikan ilustrasi yang berbeda-beda. Di dalam clay mask ini terdapat anti-pollution ingredients yang dapat menjaga kulit kita dari radikal bebas, serta peppermint oil untuk memberikan sensasi dingin dan menyegarkan ketika dipakai di kulit.

Di sini aku akan jabarkan dulu satu-satu apa aja fungsi dari setiap varian di Maska Technicolor Multimask ini, baru setelahnya aku akan share gimana pengalamanku selama pakai mereka semua selama beberapa hari belakangan ini.

BACA JUGA: Aztec Secret Indian Healing Clay Mask Review


Maska Oil Mask dikemas dengan ilustrasi bernuansa hijau dan ditujukan untuk pemakaian di daerah T-zone karena biasanya di daerah T-zone kulit kita menghasilkan paling banyak minyak. Seperti namanya, Mask Oil Mask dapat membantu mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit. Dia juga satu-satunya masker dari ketiga varian yang ada yang mengandung scrub dari apricot scrub sebagai mild exfoliator untuk membantu mengangkat kotoran yang menyumbat pori-pori. Selain itu Maska Oil Mask juga mengandung grapeseed oil dan centella asatica untuk menghaluskan dan menjaga elastisitas kulit.

BACA JUGA: Rovectin Cica Care Balm Review


Berbeda dengan Maska Fine Lines yang ilustrasinya didominasi warna merah dengan ilustrasi yang menunjukkan bahwa masker ini ditujukan agar dipakai di bagian U-zone atau lower cheeks di mana kerutan rentan terbentuk, terutama di sekitar mulut dengan munculnya smile lines. Maska Fine Lines mengandung peach extract untuk membantu merawat garis halus dan kerutan pada wajah, serta ascorbyl tetraisopalmitate dan niacinamide yang membantu mencerahkan kulit. Nggak lupa juga ada hyaluronic acid untuk melembabkan kulit karena untuk melawan kerutan memang diperlukan asupan hidrasi dan kelembaban yang cukup.

BACA JUGA: Simple Water Boost Hydrating Gel Cream Review


Nah kalau Maska Pore Mask ini seperti yang bisa kalian lihat dari ilustrasinya, dia ditujukan untuk dipakai di daerah upper cheek, di mana biasanya pori-pori kita paling jelas terlihat. Dia mengandung mushroom extract yang dapat mengontrol kadar sebum dan merawat pori-pori besar, serta hyraluronic acid untuk melembabkan dan menghaluskan kulit.

Menurutku masker ini juga tergolong unik karena dilihat dari ingredientsnya, baru kali ini aku ketemu clay mask dengan kandungan mushroom extract, peach extract, dan apricot scrub. Oh iya, Maska Technicolor Multimask  diformulasikan tanpa paraben, alcohol, silicone, maupun sulfate.  Dia juga udah ber-BPOM dan cruelty free lho! Ini menunjukkan kalau Maska nggak cuma memperhatikan estetika produknya aja, tapi juga isi dari produknya itu sendiri karena at the end of the day, yang paling penting adalah keamanan produk yang kita pakai ke muka.

BACA JUGA: By Wishtrend Mandelic Acid 5% Skin Prep Water Review


Menurutku ini masker yang unik ya, selain dari sisi packagingnya tapi juga dari cara pemakaiannya. Selama beberapa hari belakangan ini aku cobain pakai masker Maska Technicolor Multimask. Untuk jadwal pakainya sendiri aku pakai setiap dua hari sekali. Kebetulan ini pengalaman pertama kali aku multimasking jadi aku penasaran banget gimana sama hasilnya. Satu hal yang aku notice setiap aku pakai masker ini adalah, ketiga varian masker sama-sama memberikan cooling sensation yang sama. Jadi ketiganya pas diapply ke kulit tuh rasanya dingin, benar-benar bikin relax banget! Dinginnya bukan dingin yang pedih gitu, ya cuma kayak kena angin semriwing aja, so I’m not mad about it!

Tekstur maskernya juga menurutku nggak ada bedanya kecuali untuk si Maska Oil Mask karena cuma dia sendiri yang punya scrub jadi terasa lebih bertekstur, sisanya baik Maska Fine Lines ataupun Maska Pore Mask punya tekstur yang creamy dan nggak pekat. Terus juga untuk wanginya sih lumayan didominasi sama wangi peppermint ya, tapi wanginya tetap enak dan nggak terlalu strong kok. Masker ini nggak butuh waktu lama untuk kering, ditinggal 10 menit juga udah kaku. Pas dibilas pun nggak sulit juga buat luruh sama air, dan setelahnya kulitku nggak terasa kering sama sekali dan dia juga nggak meninggalkan residu.

Seperti yang bisa kalian lihat di foto, sebelum dan sesudah aku pakai masker kelihatan lumayan beda ya. No edit sama sekali, setelah pakai masker  kulitku kelihatan lebih segar, nggak kusam lagi.  Pori-pori aku kelihatan bersih, dan karena bersih, jadinya ukurannya kelihatan lebih kecil. Untuk fine linesnya sendiri sih tentu belum kelihatan ya karena aku juga pakai baru beberapa hari aja.

Cuma nih kalau aku perhatiin, karena ini clay mask, dan satu sachet nggak bakal langsung habis dalam sekali pakai, aku jadi  harus pintar-pintar nyimpen sisanya  supaya maskernya nggak kena udara dan jadi kering karena kalau clay mask kan gampang kering tuh dan kalau udah keburu kering jadi nggak bisa dipakai kan.

Buat teman-teman yang punya permasalahan kulit yang aku sebutkan di atas, menurutku Maska Technicolor Multimask ini worth it banget buat dicoba, karena teknik multimasking begini justru jauh lebih efektif karena kita bisa langsung menargetkan masalah kulit spesifik dengan masker yang bisa menyelesaikannya. Produk ini bisa kalian beli di official marketplace Maska @maskaofficialstore dengan harga  Rp 210.000/box, yang di dalamnya udah dapat 9 sachet masker  (masing-masing varian dapat 3 sachet) + pouch. Tapi kalau lagi promo kalian bisa dapatkan semua ini dengan harga di bawah Rp 200.000 lho! Untuk info lebih lanjut bisa cek Instagram Maska aja di @maska.lab atau website Maska di maska.co.id!

November 11, 2020

read more

Skin Aqua UV Moisture Gel SPF 30 PA++ Review


Setiap ditanya rekomendasi sunscreen yang nggak bikin kantong jebol, kayaknya Skin Aqua nggak pernah nggak aku masukin. Sedikit cerita gimana akhirnya aku nyobain Skin Aqua; beberapa bulan lalu waktu aku masih di Jogja, waktu itu cuaca lagi kering, terik, dan sering banget panas tanpa ada awan di langit. Jadi sinar matahari benar-benar kencang banget, sampai-sampai aku nggak berani melangkahkan kaki keluar kosan karena panasnya bukan cuma sekedar panas biasa, tapi panas yang bikin sakit dan perih di kulit. Mungkin kalian yang follow Instagramku ada yang masih ingat karena aku sempat share masalah ini juga. Aku keluar kosan itu bisa dihitung jari, dan palingan cuma 20 menit paling lama karena beli makan aja, tapi kulit muka sampai leher benar-benar menghitam dan kelihatan banget bedanya sama dada. Aku sampai kaget karena baru kali itu aku lihat garis batas kulit yang intens banget.

Aku mikirnya saat itu apa sunscreenku kurang efektif ya, padahal aku selalu pakai SPF 50, dan tiap mau keluar kosan aku reapply lagi. Akhirnya aku memutuskan buat tanya ke teman-teman di Instagram dan mostly menyarankan aku untuk ganti sunscreen aja. Pergilah aku ke mall buat nyari sunscreen yang sekiranya bisa jadi jalan keluar dari kegosongan yang luar biasa ini. Karena budgetku nggak banyak, akhirnya aku cuma bisa berlabuh di Skin Aqua. Waktu itu aku belum pernah coba apapun dari brand Skin Aqua, baca review produknya juga belum, jadi blind shopping aja. Mereka ini jenisnya banyak banget, dan awalya aku mau beli SPF 50, tapi gara-gara si SPF 30 ini ada tulisan "Normal to oily skin", aku malah kepincut beli dia. Aneh banget kan emang, padahal selama ini pakai sunscreen SPF 50 aja gosong apalagi ini yang cuma 30.

BACA JUGA: Missha Aqua Sun Gel SPF50+ PA++++ Review


Salah satu yang jadi pertimbangan juga ketika aku ambil yang Moisture Gel ini adalah karena waktu itu aku masih suka condong ke gentle formulated skincare gara-gara influence dari GN dan list #GNApproved mereka. Padahal mah sebelum-sebelumnya juga aku nggak ada masalah dengan sunscreen yang secara formulasi nggak gentle, tapi ya begitu lah, ada masanya aku idealis banget haha. Sunscreen ini surprisingly punya cukup banyak klaim seperti yang bisa kalian lihat di bagian belakang botolnya ini udah tertulis semua. Ada beberapa notable ingredients seperti hyraluronic acid, vitamin B5, dan collagen yang bagus untuk menjaga kelembaban kulit.

Ingredients: Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol, Cyclopentasiloxane, Glycerin, Ethylhexyl Triazone, Polysorbate-60, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Betaine, Phenoxyethanol, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/​Vp Copolymer, Acrylates/​C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Hydrogenated Lecithin, Triethanolamine, Panthenol, Disodium Edta, Methylparaben, Propylparaben, Sodium Hyaluronate, Dipotassium Glycyrrhizate, Sodium Acetylated Hyaluronate, Arginine, Hydrolyzed Collagen, Tetrahexyldecyl Ascorbate, Tocopheryl Acetate

BACA JUGA: For Skin's Sake (FSS) Weightless Sunscreen Review


Dari pertama pakai aku udah langsung ngerasa sepertinya aku nggak terlalu sreg sama sunscreen ini. Pakainya agak tricky, karena kalau produk yang aku pakai sebelum sunscreen kurang bisa melembabkan, pas pakai sunscreen ini nanti finishnya bakal kerasa kering di kulit. Keringnya nggak sampai yang benar-benar kering sampai nggak nyaman, cuma untuk aku personal masih lebih suka yang lebih lembab lagi, biar kelihatan agak dewy mukaku. Sunscreen ini nggak bikin whitecast, mudah diblend dan nggak butuh waktu lama supaya bisa diratakan. Dia juga aku pakai di bagian sekitar mata dan sejauh ini nggak pernah tumbuh milia sih, nggak pedas juga walaupun pas keringetan dan sunscreennya mulai meleleh kena mata. Tapi untuk approach bagian mata ini mohon disesuaikan aja, kalau kalian takut malah bakal menimbulkan milia, ya nggak usah pakai sampai sekitar mata.

Apakah sunscreen ini worth it untuk dicoba? Menurutku sih dengan harga sekitar Rp 50.000-an dan SPF 30 aja, mending beli Nivea Sun Serum karena harganya di bawah Skin Aqua ini tapi SPF-nya udah 50. Tapi tentu aja kalau kalian lebih suka sunscreen yang finishnya kering, mending coba Skin Aqua Moisture Gel SPF 30.

November 06, 2020

read more

Pixy Stay Last Serum Foundation Shade 04 Golden Tan Review


Kalau ngomongin soal make-up, step kesukaanku adalah pakai foundation. Ada sesuatu sama aktivitas ngeratain foundation pakai beauty sponge yang bikin aku jadi puas aja gitu, ngelihat gimana warna nggak merata di kulit yang disebabkan karena bekas jerawat menghitam atau kemerahan perlahan menghilang dan berakhir sama lembaran kosong yang siap digambar. Ih sok puitis banget aku ya haha. Eh tapi benar lho, aku paling suka kalau udah pakai foundation, concealer, terus bedak. Rasanya muka udah siap aja diajak tempur bareng. Bukan berarti aku nggak pede tanpa make-up karena imperfection di muka aku ya, cuma aku menganggap mukaku itu sebagai canvas aja. Begitu dikasih foundation, aku jadi lebih inspired untuk pakai eyeshadow, blush, lipstik dll karena canvasnya udah "bersih".

Makanya ketika memilih foundation, aku mengutamakan coverage dan kenyamanan pakai. Karena ya namanya foundation ya, kalau coveragenya loyo menurutku mending pakai bedak two way cake aja atau cushion. Toh foundation memang nggak aku pakai setiap hari, hanya untuk ocassion tertentu aja. Cuma dengan kriteria coverage yang oke dan nyaman dipakai itu kadang jadi susah nyari yang pas. Karena kebanyakan foundation dengan coverage tinggi suka terasa berat di kulit. That is, sampai aku ketemu Pixy Stay Last Serum Foundation.

BACA JUGA: Wet N Wild Photofocus Foundation Shade Desert Beige Review


Jadi dari pertama Pixy ngeluaring produk ini aku langsung tertarik karena complexion product Pixy tuh cocok banget di aku. Sebelumnya aku udah cobain cushion dan two way cake mereka dan dua-duanya aku suka. Sempat diece sama beberapa orang karena kemasan Stay Last Serum Foundation ini mirip banget sama produknya Nyx sih, tapi aku nggak terlalu peduli haha. Toh kemasan kayak gini nggak iconic ya, terlalu umum aja jadi kalau Pixy mau pakai botol serum begini ya ngga perlu jadi masalah besar.

Aku tertarik untuk cobain karena tentu saja dengar-dengar dia coveragenya mantep banget, tapi tetap kerasa ringan di kulit. Wah, kalau udah kayak gitu aku mana bisa tahan kan. Pas lihat harganya juga nggak memberatkan karena cuma Rp 65.000, standard lah ya produknya Pixy memang nggak pernah mahal-mahal. Untuk belinya sih kemarin aku beli di Sociolla karena aku masih punya SOCO points buat ditukarkan jadi bisa motong sampai separuh harga, jadi kemarin aku cuma bayar Rp 30.000-an haha.

BACA JUGA:  BLP Face Base Foundation Shade W30 Review


Produk ini teksturnya memang cair banget sih, menurutku dia yang paling cair dari semua foundation yang aku punya. Produknya juga wangi banget, kayak wangi body lotion gitu. Untuk coveragenya sendiri seperti yang kalian bisa lihat, dia benar-benar bisa nutupin banyak banget jenis discoloration di kulit. Mulai dari bekas jerawat yang kehitaman, sampai yang kemerahan, semua bisa ditutup. Coveragenya termasuk medium to full, dia buildable banget dan benar-benar nggak kerasa dempulan. Untuk shade 04 Golden Tan ini awalnya dia kelihatan kayak lumayan whitecast gitu, tapi lama-lama bisa ngeset dan jadi satu warnanya sama kulitku. Agak oxidize sedikit, tapi masih kelihatan oke di muka nggak bikin kusam.

Untuk oil controlnya sendiri menurutku standard sih, mukaku yang memang udah dari sananya tipe yang berminyak ya tetap berminyak di bagian T-zone apalagi setelah lewat 3 jam pemakaian. Tapi masih standard berminyaknya, nggak yang sampai heboh banget. Dia juga nggak geser dan nggak hilang meski kena minyak. Mungkin karena pengaruh loose powdernya juga ya yang bisa ngunci foundation ini dengan baik. Kalau misalnya kalian butuh complexion product yang coveragenya tinggi dengan harga yang super duper murah, kalian bisa banget cobain Pixy Stay Last Serum Foundation.

November 03, 2020

read more

Biyu Pure Gentle Cleanser Review


Dari pertama aku belajar tentang skincare, aku langsung disadarkan kalau terkadang, permasalahan kulit nggak melulu butuh produk baru buat menyelesaikannya. Sesederhana mengganti produk yang menjadi penyebab masalah kulit tersebut bisa jadi solusinya malah. Dalam kasusuku, di awal aku belajar skincare, aku pakai sabun muka yang terlalu keras di kulit. Keras di sini dalam artian, dia bikin kulitku jadi kering dan kasar, akhirnya kulitku marah dan jerawat serta bruntusanku nggak mau berhenti. Setelah aku perhatiin polanya, aku memutuskan untuk ganti cleanser dari yang formulasinya harsh, ke yang lebih gentle. Langsung semua permasalahan kulitku hilang. Sejak saat itu aku jadi lebih pemilih kalau soal sabun muka karena ternyata memang kulitku sensi banget sama cleanser yang keras.

Nah di postingan kali ini, aku akan kenalin ke kalian teman baru kulitku. Ini adalah Biyu Pure Gentle Cleanser, masih terbilang baru karena memang baru kemarin dia launching. Aku berkesempatan buat cobain sample size ukuran 3ml mereka untuk dicoba beberapa hari. Dan karena aku puas banget dengan hasilnya karena semua ekspektasiku tercapai, aku mau share reviewnya ke kalian!

Baca juga: Rovectin Skin Essentials Conditioning Cleanser Review
 

Sepertinya gentle cleanser juga akhir-akhir ini lagi naik daun ya? Aku perhatikan semakin banyak brand yang keluar dengan cleanser yang formulanya gentle, which is totally a good thing! Karena akhirnya aku punya opsi lebih banyak, apalagi jadi nggak harus bergantung sama cleanser merk luar karena dari brand lokal udah menyuguhkan banyak pilihan. Pure Gentle Cleanser ini adalah gel cleanser yang diklaim lembut dan cocok untuk kulit sensitif karena dia diformulasikan  tanpa alkohol, fragrance, essential oil, paraben,  ataupun musuh bebuyutan kulitku yakni surfaktan seperti SLS. Untuk keberadaan SLES dalam cleanser itu sendiri aku pribadi nggak masalah karena SLES masih terbilang oke untuk kulit dibandingkan SLS. Selama ini juga aku pakai cleanser dengan SLES nggak ada problem apa-apa, jadi memang yang paling aku hindari dari sebuah cleanser itu SLS.

Ngomong-ngomong ini pertama kalinya aku ngereview produk yang ukurannya sample begini haha. Aku agak khawatir hasilnya akan jadi kurang maksimal, tapi berhubung ini cleanser, jadi bisa lebih cepat direview karena bisa langsung kerasa dan kelihatan gitu lho aku suka atau nggak. Oh iya tadi aku cek di website Biyu, kayaknya kita bisa minta sample size ini cuma dengan daftarin email kita ke website mereka deh. Lumayan sih karena isinya 3 sachet dan masing-masing dapat 3ml bisa dipakai minimal 6x cuci muka.

Baca juga: COSRX Low pH Good Morning Gel Cleanser Review


Kalau untuk ukuran full sizenya, produk ini dibanderol di harga  Rp 99.000 untuk ukuran 80ml.  Menurutku harganya masih termasuk affordable, ya walaupun standard affordable bagi setiap orang tuh bisa beda-beda. Aku sendiri untuk cleanser jarang mau invest di harga yang fantastis karena cleanser itu fungsinya yang penting bisa membersihkan muka dengan baik aja, jadi nggak perlu sampai overclaim. Batas budget cleanserku itu di angka Rp 120.000, jadi harga Biyu Pure Gentle Cleanser ini masih reasonable.

Ingredients: Aqua, Hamamelis Virginiana Leaf Water, Decyl Glucoside, Sodium Cocoamphoacetate, Disodium Cocoyl Glutamate, Polyacrylate Crosspolymer-6, Glycerin, Sodium PCA, Sericin, Dihydroxypropyl Arginine HCl, Citric Acid, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Phenoxyethanol, Ethylhexylglycerin, Disodium EDTA

Baca juga: Simple Kind to Skin Refreshing Facial Wash Review



Setelah menghabiskan 3 sachet sample size ini, aku bisa menarik kesimpulan kalau aku suka sama cleansernya! Nggak sulit untuk lihat apakah kulitku match sama sebuah cleanser atau nggak karena kalau nggak cocok pasti langsung bereaksi. Konsistensi gelnya itu sendiri menurutku cukup pekat kalau dibandingkan sama semua gel cleanser yang udah pernah aku coba sebelumnya. Dia juga nggak ada wangi apapun, yang kecium sih wangi khas sabun gitu. Terus produk ini juga nggak menghasilkan foam yang terlalu banyak, standard cleanser dengan less surfactant memang biasanya foamnya nggak banyak ya.

Setelah dibilas dia nggak bikin kulitku terasa kering atau ketarik dan perih gitu, which is a good sign! Bahkan setelah aku diamkan selama beberapa lama setelah dibilas tanpa langsung dikasih toner juga kulitku nggak terasa kering. Kemampuan membersihkannya tapi agak kurang sih. Untuk aku yang setiap hari pakai sunscreen, pakai cleanser ini aja nggak cukup bersih, harus dibarengi dengan first cleanser. But all in all, I can see myself repurchasing this product!

October 31, 2020

read more

Recent Sheet Mask Empties


Wah, udah lama banget rasanya nggak pernah update lagi soal sheet mask empties. Kalian yang udah lama follow aku juga pasti udah paham lah ya kalau udah cukup lama aku berhenti beli, koleksi, ataupun pakai sheet mask. Dulu, sekitar tahun 2018 akhir sampai pertengahan 2019 sih masih suka kalap kalau lihat sheet mask diskon, tapi suatu hari aku sadar kalau sheet mask itu bikin aku boros banget. Pertama, aku sendiri sebetulnya nggak terlalu suka pakai sheet mask, malas banget lah. Aku cuma senang beli dan ngumpulinnya aja. Kalau udah kayak gitu kan jadi nggak ada manfaatnya itu sheet mask haha. Kedua, udah jadi rahasia umum kalau sheet mask sebetulnya menyumbang limbah kecantikan cukup banyak. Ya walaupun sekarang ada jasa seperti Waste 4 Change buat mengolah sampah-sampah kecantikan kita, tapi tetap aja to. Makanya itulah aku perlahan mengurangi pembelian sheet mask, sampai akhirnya benar-benar berhenti beli lagi. Sampai sekarang aku cuma pakai sheet mask yang dikasih dari brand aja, tapi kalau beli sendiri udah nggak ada gairah haha.

Di sheet mask empties kali ini aku berhasil menghabiskan:

  • SNP Fresh Vita Firming Jelly Mask — Sebelumnya di blog aku udah pernah review soal sheet mask SNP yang Fresh Vita C dan itu jadi salah satu sheet mask favoritku. Kali ini aku cobain varian lainnya karena kebetulan beberapa waktu lalu waktu dikirimin PR package dari SNP, ternyata mereka nyelipin beberapa sheet mask, termasuk Fresh Vita, jadi ini untuk ngehabisin aja.
  • SNP Bird's Nest Aqua Fitting Cell Mask — Masih dari SNP, ini juga salah satu favoritku dari mereka. Menurutku kalau soal sheet mask tuh SNP cukup unggul. Kebanyakan sheet mask mereka aku suka, mulai dari faktor essencenya itu sendiri, ukuran lembaran maskernya, sampai harga yang masih termasuk affordable dan bersaing.
  • Mediheal P.D.F AC Dressing — Ngomongin masker favorite, kalau harus milih satu brand aja sih tetap pilihanku jatuh ke Mediheal. Pertama kenal merk ini dari salah satu mutualku di Instagram, dan yang pertama aku cobain itu masker Tea Tree mereka. Banyak masker Mediheal yang jadi favoritku, masker mereka nggak pernah fail. Ukuran lembarannya selalu pas, dan yang paling penting, kayaknya cuma masker Mediheal yang efeknya bisa langsung kerasa setelah pemakaian.
  • Mediheal Bio-cellulose Mask — Ini juga sheet mask yang lumayan mahal kalau harganya normal. Aku sempat beli dia waktu diskon dan dapat free sheet mask lainnya, terus malah nggak kepakai karena disayang-sayang harganya yang mahal haha. Sheet mask ini punya tube serum tambahan yang bisa dipakai lebih dari sekali gitu, makanya kenapa dia lebih mahal dibanding sheet mask Mediheal lainnya.
  • Pond's Glow Up Instabright Tone Up Milk Mask — Beli karena iseng, aku nggak banyak cobain sheet mask yang ada di Indomaret. Waktu itu rencananya mau beli full collection biar bisa review lengkap tapi ternyata di tengah jalan niatnya hilang haha. It's quite good, satu downfallnya cuma ukuran maskernya yang gede banget!
  • Pond's Plump Up Instabright Tone Up Milk Mask — Ini efeknya sama kayak yang varian Glow Up, menjadikanku bertanya-tanya apa bedanya... Hasilnya di muka bikin kelihatan cerah sih.
  • Nature Republic Bulgarian Rose — Ini sheet mask yang aku dapat sebagai bonusan dari belanja di online shop gitu. Belum pernah lihat sheet mask Natrep yang desainnya kayak gini sebelumnya, tapi memang dari awal aku sendiri kurang suka sama sheet mask Natrep sih. Dan ternyata yang Bulgarian Rose ini juga kurang sreg di aku...
  • SNP Charcoal Mineral Black Mask — Standard sih ini, enak, lembarannya pas, essencenya nggak lengket dan gampang diserap.
  • Blithe Abalone Intensive Mask — Ini adalah sheet mask termahal di empties kali ini. Aku dapat ini dari menang giveaway tahun lalu, dan nggak pernah aku pakai karena somehow sayang aja gitu :") Tapi berhubung expirednya udah dekat banget, jadi harus aku pakai sekarang. Sempat takut habis baca-baca reviewnya kalau essence sheet mask ini susah menyerap, tapi setelah cobain langsung ternyata nggak kok. Finishnya nggak lengket dan keringnya juga cepat.

Dari semua sheet mask ini kebanyakan aku suka, cuma satu yang benar-benar aku nggak suka si Nature Republic Bulgarian Rose karena dia bikin pedih di muka, terutama di bagian antara hidung sama mulut. Aku paling nggak suka sama sheet mask yang bikin pedih sih jadi itu udah downside yang nggak bisa aku tolerir, aku pasti nggak akan balik lagi. Untuk sheet mask lainnya sih beberapa ada yang ukuran sheet masknya nggak pas, tapi masih nggak masalah, karena kalau ukuran lembaran sheet mask yang nggak pas bisa aku akalin dengan dilipat-lipat aja. Aku nggak bisa pilih sheet mask favorite sih, mungkin antara Mediheal Bio-cellulose, SNP Bird's Nest, sama Blithe Abalone kali ya.

Teman-teman sendiri masih suka pakai sheet mask nggak sih? Kalau masih, kalian lagi suka pakai sheet mask apa? Dan sesering apa kalian pakai sheet mask?

October 28, 2020

read more
new posts old posts
Subscribe to: Posts (Atom)

hello!

hello!
Welcome to Beauty With Dummy, a blog for me and for you! My name is Dyn, I'm a 20-something blogger from Indonesia who's passionate about make-up and skincare. Join my journey as I venture into the beauty world!

new video on the tube!

Get in touch!

this week's highlight

  • Switching Lanes
  • Focallure x Tasya Farasya The Needs Face Palette Full Swatch
  • Into my wardrobe, quick!
  • Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Light Lotion Review
  • Currently reading: The Hunger Games trilogy
  • To all the boys I've loved before
  • Pengalaman Pertama Kali Main Teater di Sanggar Kesenian APAKAH!
  • Pengalaman Ikut Lomba MUN Tingkat SMA
  • Blogging 101
  • What time is it?

archive

  • ▼  2024 (2)
    • ▼  September (2)
      • Skin1004 Madagascar Centella Ampoule Review
      • Skincare Baru Bulan September! (Hi, I'm Back!)
  • ►  2023 (9)
    • ►  April (2)
    • ►  March (7)
  • ►  2021 (68)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  August (7)
    • ►  July (10)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
    • ►  April (6)
    • ►  March (10)
    • ►  February (9)
    • ►  January (9)
  • ►  2020 (109)
    • ►  December (9)
    • ►  November (14)
    • ►  October (13)
    • ►  September (8)
    • ►  August (10)
    • ►  July (11)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (6)
    • ►  March (9)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2019 (115)
    • ►  December (9)
    • ►  November (11)
    • ►  October (12)
    • ►  September (11)
    • ►  August (8)
    • ►  July (12)
    • ►  June (9)
    • ►  May (8)
    • ►  April (8)
    • ►  March (9)
    • ►  February (7)
    • ►  January (11)
  • ►  2018 (47)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (6)
    • ►  September (6)
    • ►  August (4)
    • ►  July (6)
    • ►  June (6)
    • ►  May (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
  • ►  2017 (31)
    • ►  December (2)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (3)
    • ►  August (2)
    • ►  July (4)
    • ►  June (5)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (5)
  • ►  2016 (19)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
    • ►  August (3)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2015 (49)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (7)
    • ►  July (2)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (5)
    • ►  March (8)
    • ►  February (8)
    • ►  January (6)
  • ►  2014 (27)
    • ►  December (2)
    • ►  November (4)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (6)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (10)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (23)
    • ►  December (2)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (5)
    • ►  August (3)
    • ►  July (4)
    • ►  June (5)

browse by brand

2SOL ARRA Beauty Acwell Aeris Airnderm Anessa Aubree Avoskin Axis-y Azarine Aztec Secret BLP Beauty Banila Co Barry M Base Beau Kirana Becca Benton Bertie Cody Bioaqua Biore Biyu Blithe Brun Brun By Wishtrend COSRX Catrice Clinelle Colourpop Corine de Farme Cressida Beauty Dal Cuore Dear Me Beauty Dorskin Dove Dr. Ceuracle ESQA Elf Elsheskin Emina Erha Erto's Essen HERB Etude House Fenty Beauty Focallure For Skin's Sake Garnier Glamglow Glowinc Potion Goban HDDN Lab Hada Labo Hanasui Harlow Head & Shoulders Heimish Herbal Essences Holika Holika Huang Jisoo IMAC Implora Innertrue Innisfree Jacquelle Beaute Joylab Jumiso Key by SA Klairs Kleveru Kojiesan Kose L'Oreal La Roche Posay Lacoco Laneige Leaders Looke Lovely Kefir Lululun Lulur Madu Luxcrime MAC Macaria Make Over Makeup Revolution Mario Badescu Masami Maska Maybelline Mediheal Miniso Missha Mizzu Moist Diane Naruko Nature Republic Neogen Nivea Nood Nu Skin O.TWO.O Omniskin Original Source POND'S Physicians Formula Pixy Pore Hero Beauty Pratista Purbasari Purivera Botanicals Qiansoto Revlon Rimmel Rose All Day Rovectin Runa Beauty SNP Safi Scarlett Whitening Secriss Senka Sho Skin Shu Uemura Simple Skin Aqua Skin Game Skin1004 Skinfood Some By Mi Somethinc St. Ives Studio Tropik Sugarpot Sulamit Teratu Beauty Terra Beaute The Bath Box The Body Shop The Face Shop The Ordinary The Soap Story Trueve Uriage Wardah Wet N Wild Whitelab YSL Yves Rocher eBright Skin iUNIK

followers

pageviews hits

© Beauty With Dummy | Indonesian Beauty & Lifestyle Blog.
Made by SoulMuse.